alexa-tracking

Cinderella dan Batu Akik

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5509b495bccb1748338b4567/cinderella-dan-batu-akik
Cinderella dan Batu Akik
CINDERELLA DAN BATU AKIK


Cinderella dan Batu Akik


Spoiler for prolog:




The beginning

Alkisah hiduplah seorang putri berparas cantik, bertubuh mungil bernama Cindy Cinderela. Cindy begitu panggilan akrabnya adalah gadis kelahiran Brunei Darusalam. Sejak lahir Cindy sudah menjadi anak yatim. Ibunya, Sumenep, sudah terlebih dahulu meninggalkan Cindy ke pangkuan yang maha kuasa karena penyakit yang dideritanya.

Di Rumah sederhana berukuran 3x3 cm, Cindy hanya tinggal bersama ayah dan kedua kambing kembar siam yang sisa umurnya tinggal 3 hari lagi.

Walaupun hidupnya sangat sederhana Cindy selalu gembira menjalani hari-harinya karena ada ayah yang sangat mencintai dan menyayanginya sehingga ia tak pernah merasa kesepian.

2 Mei 1998

Saat itu terjadi gejolak politik hebat di Brunei darussalam, ayahnya berencana pindah ke Indonesia untuk memulai kehidupan baru.

“Nak Cindy , besok kita pindah ke Indonesia ya “ kata ayah Cindy sambil mengelus-ngelus bulu kuduk anaknya
“Aseek, Indonesia pa ? Gunung Semeru dong pa “ kata Cindy
“Iya nak , ayok kemasi barang-barangmu“

Keesokan harinya Cindy dan ayahnya berangkat menuju Indonesia. Mereka menggunakan sepeda polygon yang dicuri dari tetangga sebelah. Cindy dan ayahnya menempuh perjalanan darat beribu-ribu kilometer untuk bisa sampai ke Indonesia.

Setelah 18 jam di perjalanan,

Nasib malang menimpa mereka, saat perjalanan melintasi perbatasan Indonesia, Cindy dan ayahnya dicegat kawanan begal. Kawanan begal itu bernama begal kapak putih, kawanan begal yang sudah mendapat ijin membegal dari pemerintah Indonesia ini menjadi momok menakutkan bagi kebanyakan masyarakat.

Terjadi pertengkarangan hebat ketika itu antara ayah Cindy dan salah seorang begal yang disinyalir baru berusia 6 tahun. Ayah Cindy yang kelelahan akibat mengayuh sepeda terlalu lama tak kuasa menahan pukulan bertubi-tubi dari begal kapak putih. Ia tersungkur ke tanah dengan luka mengalir dari ubun-ubun kepalanya. Kawanan begal tersebut berhasil membawa pulang sepeda polygon roda tiga milik ayah cindy.

Sementara itu Cindy berhasil kabur, Cindy yang ketika itu baru berusia 10 tahun histeris ketakutan dan terus mengayuh sepedanya menyusuri hutan belantara untuk mencari perlindungan. Sepanjang perjalanan cindy terus menangis memikirkan keselamatan ayahnya.

“Lari nak, lari “

Ia terus saja mengingat pesan terakhir ayahnya. Cindy tak tau akan keadaan ayahnya sekarang yang ia pikirkan hanyalah pergi sejauh mungkin dari kawanan begal kapak putih.
Sudah terlalu jauh mengayuh sepeda, Sampailah Cindy di suatu gubuk tua.

“ Tok..tok..tok “
“Iyaa siapa ya ? “

Tampak suara nenek tua dari dalam gubuk. Nenek tua itu bernama Nenek Cio. Nenek Cio sudah lama tinggal seorang diri. Suaminya Haji lalung pergi entah kemana. Besar harapan Nenek Cio, suatu hari nanti haji lalung pulang dengan membawa uang banyak yang nantinya dapat digunakan untuk membeli keperluan sehari-hari. Setelah berbulan-bulan lamanya ternyata Haji lalung tak kunjung datang itulah mengapa nenek cio hanya hidup menyendiri.

Pekerjaan Nenek Cio sebagai pedagang batu akik. Penghasilannya yang kurang lebih 15 ribu per hari hanya cukup digunakan untuk membeli kue cubit tak jauh dari gubuknya. Sudah 15 tahun Nenek Cio menggeluti bisnis batu akik ini. Wajar saja di sebelah gubuknya terdapat batu akik besar yang belum diketahui warga.

“ kreeeek “ suara pintu yang dibuka oleh nenek Cio.
“Gubrakkkkk “

Cindy yang kelelahan jatuh tepat di pelukan Nenek Cio.

Semenjak kejadian itu Cindy tinggal di gubuk tua bersama Nenek Cio

Cindy Beranjak Dewasa

“ Happy birthday to you, Happy birthday to you ”

Tak terasa 7 tahun sudah Cindy menghabiskan hari-harinya di gubuk tua bersama nenek cio. Nenek cio sudah menganggap cindy seperti anaknya sendiri. Kini usia Cindy 18 tahun, ia juga semakin cantik dengan tato ulat bulu di ubun-ubun kepalanya. Hobby Cindy mengecat alis membuat cindy semakin ditakuti lawan-lawannya apalagi postur tubuhnya yang ideal 201 cm menambah daya tarik para kaum lelaki.

Cindy juga mulai melupakan tragedi 7 tahun lalu tragedi yang hampir merenggut nyawanya, namun sesekali ia masih menyimpan kerinduan terhadap ayahnya yang tak pernah lagi ia jumpai.

“ Wahhhh nenek cioo makasi bingitt “ kata cindy kegirangan diberikan kejutan
“Iya nak sama-sama, sukses ya buat kebelakangnya“ kata nenek cio sambil menempelkan kue ulang tahun ke wajah cindy
“Nenek kok ingat ulang tahunku ? “
“Iya cindy waktu pertama kali kamu datang kesini , nenek liat dari raut wajahmu kalau zodiakmu aquarius jadi nenek putuskan kalau kamu lahir tanggal 18 februari ”
“ wah nenek tau aja “
“nak cindy “
“I…i…i ya nek “
“Jadi gini Nak, Sekarang kamu sudah semakin dewasa sudah tidak seperti dulu lagi, banyak perubahan yang nenek lihat dalam dirimu “
“ah nenek “
“Serius cindy, Sudah saatnya kamu pergi ke kota buat memulai kehidupan baru, disana kelak kamu akan temui orang –orang yang akan merubah nasibmu “
“ Tapi kan nek, nanti nenek tinggal sama siapa di gubuk tua ini ? “
“ Jangan pedulikan nenek, cindyyyyy. nenek sekarang sudah semakin tua dan lagi pula kalau kamu tetap tinggal disini bagaimana kelanjutan cerita yang dibuat yogi ini agar lebih menarik “ kata nenek sambil menahan air kencing.
“ Ayok nak segera kemasi barang-barangmu “

Atas amanat dari nenek cio Cindy segera merapikan barang-barangnya, dan tak lupa mengecek keadaan sepeda polygon yang akan ia gunakan esok

Keesokan harinya.

Pagi-pagi sekali nenek cio sudah menyiapkan makanan buat cindy, satu porsi ayam goreng kfc yakiniku dan es josua yang telah ia minum sebelumnya.

“ Nak nanti sesampaimu di kota jangan lupa mencari pekerjaan ya “
“ iya nek pasti “
“ dan jangan pernah lupakan nenek ya cindy“ kata nenek sambil menahan haru
“ nenek, cindy sedih :’( “
“ Sudah.. sudah gak usah sedih, usap air matamu nak ”
“ nenek, cindy berangkat dulu ya “
“ ehh cindy “
“ apalagi nek ? “
“ ini nenek beri kamu batu akik jenis pancawarna, Kelak batu akik ini yang akan melindungimu dan menuntunmu ke jalan yang benar, dijaga baik-baik ya jangan sampai jatuh ke orang lain “

Nenek cio memeluk erat cindy , ia berat hati melepas kepergian cindy, Cindy yang sudah ia anggap seperti hewan peliharannya sendiri harus dipisahkan oleh waktu. Tapi dibalik semua itu nenek cio harus tetap ikhlas, kepergian cindy untuk kebaikan masa depannya.