alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[Action, Special Ability] Erik the Vampire Hunter
4.21 stars - based on 19 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55069b45d675d4b8608b456e/action-special-ability-erik-the-vampire-hunter

[Action, Special Ability] Erik the Vampire Hunter

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ane mau share novel buatan ane sendiri gan

Novel ane bergenre action, horror, romance, school-life dan supranatural

Inspirasi dapat dari alur game, film, anime, kehidupan, komik, mitologi, legenda dan novel yang pernah ane amati


Part 62: Erik dan Vela Versus Pengendali Tulang

Spoiler for Begini gan ceritanya::



Gan, setelah baca mohon komennya, ya

Ane sangat menerima kritik dan saran

Pertanyaan juga sangat dianjurkan, supaya agan2 dapat lebih memahami cerita yang rumit ini

emoticon-Malu (S)Kalau terjadi kesalahan seperti tanda baca, kurang jelas, ketidak konsistenan cerita mohon diingatkan ya ganemoticon-Malu (S)

emoticon-Blue Guy PeaceTerima kasih ganemoticon-Blue Guy Peace
Diubah oleh: Shadowroad
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 28

Universe

Universe di sini bertujuan untuk menjelaskan seluk-beluk dunia Erik the Vampire Hunter
Mulai dari ras, organisasi, artifak, kemampuan supranatural dan semacamnya
Cerita ini agak kompleks karena banyak menggunakan referensi dari sejarah dan mitologi

Ras dan Sub-ras
Bagian ini menceritakan semua ras dan sub-ras yang ada di cerita ane. Di Bumi yang dipenuhi manusia ini, cukup banyak ras lain yang tersembunyi dan tak diketahui manusia biasa.
Spoiler for Race:


Organisasi dan Kelompok
Bagian ini menjelaskan semua organisasi yang ada di cerita ane. Mulai dari organisasi manipulator di tiap negara hingga organisasi jahat dan illegal yang berusaha melawan para manipulator
Spoiler for Kelompok:


Artefak dan Senjata
Bagian ini menjelaskan benda-benda kuno berkemampuan hebat yang dicari-cari oleh para manipulator. Mulai dari yang bermanfaat hingga yang jahat dan berbahaya.
Artifact

Beastiary
Universe Beastiary ini menjelaskan semua jenis hewan mitologi dan hewan kriptids. Dideskripsikan dengan penjelasan singkat dan disertai dengan quotes dari para Immortal, Dewa dan para anggota organisasi.
Spoiler for Beastiary:


Immortals
Immortals adalah karakter-karakter yang diberkahi umur yang panjang. Tidak bisa mati karena penyakit atau usia. Meskipun begitu, kaum Immortals masih bisa dibunuh. Hanya saja, membunuh mereka sangat sulit. Kkarena semakin lama hidup mereka, maka kekuatan dan pengalaman mereka semakin hebat.
Berikut adalah daftar Immortals dan biografi singkat mereka yang diurutkan sesuai abjad. Nantinya akan ada biografi yang lebih detail lagi.
Spoiler for Immortals:


Special Abilities
Spesial Abilities adalah daftar kekuatan yang digunakan oleh para karakter. Special Abilities meliputi kekuatan pengendalian, kekuatan mata dan kekuatan mental.
Spoiler for Special Abilities:
Diubah oleh Shadowroad

Side Story

Spoiler for Supernatural Investigation Department:


Spoiler for Side Story: Stadt der Untoten:
Diubah oleh Shadowroad

Part 1: Arthur Datang Menjenguk

Bel rumah Erik berdering berkal-kali. Dengan tertatih-tatih Erik berjalan membuka pintu untuk tamunya. Erik langsung mengerucutkan bibirnya ketika dia melihat siapa yang bertamu. Seorang pria dengan celana jeans hitam, jaket dan sarung tangan kulit hitam. Tamu Erik juga memakai kacamata hitam. Rambutnya yang pirang sangat klimis. Dilihat dari mukanya, tamu Erik masih berusia sekitar dua puluh lima tahun.

Quote:


Arthur mengambil sebuah koran yang tergulung dari balik jaket kulitnya. Kemudian dia meletakkannya di meja dan membuka-buka halamannya. Sampai dia berhenti membalik halaman ketika Arthur melihat foto sebuah sungai yang cukup besar. Koran yang dibaca Arthur adalah koran internasional. Jadi memakai Bahasa Inggris.

Quote:


Erik melihat judul artikel yang ditunjukkan oleh Arthur. Again, Six Elementary School Students Lost at Kapuas River. Di sini, Erik mengira bahwa enam bocah SD itu diculik vampire di daerah Sungai Kapuas. Lalu, Erik membaca beberapa judul lagi. Animal Husbandry at Riverbank Completely Destroyed, Ten Cows Brutally Butchered, Local Tribe: Water Dragon is Root of Our Problems, Myth: Water Dragon of Kapuas, Is It Real?

Erik tersenyum dan tertawa. Tentu saja dia tidak mempercayainya. Setelah melirik muka Arthur yang tampak serius berpikir. Erik mengubah sikapnya.

Quote:


Dalam hatinya, Erik juga ingin membantu seniornya. Entah vampire, naga air ataupun wabah penyakit sekalipun. Erik merasa sangat berhutang budi pada Leon. Seniornya yang seorang fire manipulator itu yang menyelamatkannya dari kerusuhan yang disebabkan oleh para vampire di Kepulauan Seribu. Sebuah kerusuhan yang membunuh orang tua dan adik Erik. Membuatnya menjadi sebatang kara dan menjadi yatim piatu. Tragedi yang membuatnya begitu dendam dengan vampire. Erik tahu dia sangat lemah dan tak memiliki kekuatan cukup untuk menjadi pemburu vampire. Dendamnya pada para vampirelah yang begitu kuat. Leon lalu mempertemukannya dengan Arthur hingga akhirnya menjadi seorang pemburu vampire. Setelah beberapa bulan dilatih pengendalian listrik oleh Arthur dan dukungan Leon, akhirnya dia bergabung di organisasi pemburu vampire di Indonesia yang bernama Knights of the Silver Sword.

Arthur adalah seorang Awakened Human. Seorang manusia yang telah dibangkitkan kemampuan supranaturalnya. Sama seperti Erik. Kemampuan pengendalian listrik Arthur bangkit ketika dia berumur lima belas tahun. Awakened Human lebih mengandalkan kekuatan fisik daripada pengendalian alam.

Leon dan Radu berbeda dengan Arthur dan Erik. Mereka berdua adalah Manipulator. Seorang manipulator sudah menyadari kemampuan supranaturalnya sejak kecil. Manipulator lebih mengandalkan kekuatan alamnya daripada kemampuan fisik. Yah, pada umumnya begitu. Namun, Leon dan Radu berusaha menyeimbangkan keduanya. Karena itulah mereka berdua sangat kuat. Leon dan Radu adalah anggota Paladin. Sebuah organisasi yang berada di atas Silver Sword. Anggota Silver Sword tidak terlalu peduli dengan kegiatan Paladin. Paladin memang menangani masalah yang lebih luas daripada Silver Sword.

Maria adalah pacar Radu. Meskipun wanita itu seorang vampire berumur seratus tahun, Erik mengangggapnya seperti kakak sendiri. Maria adalah vampire yang menolak menghisap darah manusia secara langsung dan mendukung perdamaian antara vampire dengan manusia.

Leon, Radu, Arthur dan Maria menjadi keluarga baru bagi Erik. Rasa kesepian Erik sejak orang tua direnggut oleh kematian perlahan-lahan menghilang. Hanya saja, dendamnya pada para vampire semakin lama semakin kuat.

Quote:

Part 2: Sekolah

Dengan kaki yang agak perih, Erik berjalan ke kelasnya. Menahan rasa perih, Erik menggertakkan gigi-giginya. Untuk menjaga keseimbangannya, Erik berpegangan di tembok. Nikolai keparat, begitu pikirnya. Di satu sisi dia menyalahkan Nikolai, di sisi yang lain dia menyalahkan kelemahannya sendiri.

Quote:


Erik menoleh ke teman yang merangkulnya. Yang ada di hadapannya sekarang adalah cewek bermuka putih. Dia memakai kacamata berbingkai pink. Rambutnya berponi dan panjangnya hingga ke punggungnya. Kepalanya dihiasi bando berwarna pink pula. Mukanya bundar dan tersenyum lebar memandangnya. Dia memakai sweater pink. Nama gadis yang serba pink adalah Audrey.

Quote:


Baru memasuki kelas, Erik dan Audrey melihat kerumunan di pojokan kelas. Erik dan Audrey saling berpandangan dan mengangkat bahu. Penasaran, mereka berdua langsung menghampiri kerumunan dan mencari tahu kenapa teman-teman sekelas berkerumun seperti itu.

Quote:


Pikiran Erik cukup tajam. Mendengar kata ‘anak pindahan’, sudah cukup mengingatkannya tentang pembicaraannya dengan Arthur kemarin. Ini berarti partner barunya sudah datang. Hanya saja Erik tidak mengira bahwa partner barunya ini akan sekelas dengannya.

Quote:


Kerumunan itu mulai membuka jalan untuk Erik dan Audrey. Erik dan Audrey menghampirinya. Tangan kanan Erik sudah siap bersalaman. Audrey, yang dengan cepatnya menepis tangan Erik dan langsung bersalaman dengan si anak baru. Erik menepuk jidatnya melihat tingkah Audrey.

Quote:


Darah Jerman yang diwarisi dari sang kakek sangat kental pada Dietrich. Fisiknya benar-benar seperti orang Jerman. Hidungnya mancung seperti orang Eropa. Rambutnya yang berwarna kecoklatan memakai gaya harajuku. Kulitnya lebih ke pucat daripada putih. Ini mengingatkan Erik akan tiga vampire yang dibunuhnya dua malam lalu. Sekilas dia mengira bahwa Dietrich ini vampire.

Quote:


Erik tidak menghiraukan kerumunan teman-teman sekelasnya yang memulai berbisik. Dia hanya memberikan kejutan listrik di tangan Dietrich yang digenggamnya. Karena terkejut, Dietrich menarik tangannya dan memandang Erik. Blasteran Jerman itu tersenyum puas melihat kemampuan Erik.

Quote:


Erik berjalan ke bangkunya. Dia duduk dan menyandarkan punggungnya di tembok. Pikirannya menerawang jauh. Memikirkan misi pertamanya dengan timnya. Dia juga bertanya-tanya siapa partner barunya yang satu lagi dan seperti apa kekuatannya. Mata Erik melirik orang-orang yang mengerumuni Dietrich. Entah kenapa sekarang kerumunan itu sudah dipenuhi oleh cewek semua. Bahkan cewek kelas lain juga mulai berdatangan. Erik hanya menggelengkan kepalanya.

Quote:


Erik berani bicara begitu karena jarak bangku antara Erik dan Dietrich empat deret bangku. Tentu saja Dietrich tidak akan mendengarnya.
Rama, teman sebangku Erik, baru saja datang. Dia berjalan di depan kelas dengan pandangan yang penuh rasa penasaran ke kerumunan itu. Bahkan, ketika sudah duduk di sebelah Erik, mata dan tubuhnya masih saja fokus ke kerumunan.

Quote:


Rama menoleh ke belakang dan melihat seorang cewek yang tersenyum lebar. Cewek itu memakai kacamata pink, sweater pink dan bando pink. Rama mendapati Audrey memandanginya dalam-dalam kemudian dengan mata yang jahil melirik Winda yang kini sudah duduk dengan seorang temannya.

Quote:

Diubah oleh Shadowroad

Part 3: Kekuatan Dietrich

Spoiler for Part 3: Kekuatan Dietrich:
Diubah oleh Shadowroad
keep update.. emoticon-Big Grin

Part 4: Amanda Myrna

Quote:


Erik tidak menjawab. Dia hanya mengangguk dan tersenyum.

Mereka sudah sampai di kelas IPA 5. Erik segera masuk ke kelas dan dia disapa oleh teman-temannya. Erik memang cukup populer di kalangan teman-temannya karena dia tahu cara bersosialisasi. Sambil menanggapi sapaan teman-temannya, Erik melihat ke sekeliling kelas. Mencari cewek bernama Amanda Myrna atau entah siapa namanya. Yah, seingat Erik, begitulah nama partner barunya yang dia diketahui dari Arthur.

Ya, Erik melihatnya. Seorang cewek yang bermata lebar. Gaya rambut dikepang yang duduk di pojokan kelas. Cewek itu sedang berbicara dengan tiga siswi lain yang sama-sama penghuni kelas IPA 5. Cewek-cewek tetap asyik mengobrol satu sama lain.

Merasa ada yang terlupa, Erik menoleh ke belakang dan melihat Dietrich bersandar di tembok di luar kelas. Karena melihat tingkah Dietrich yang seperti itu, Erik segera keluar kelas dan menarik Dietrich ke dalam. Begitu masuk, muka Dietrich langsung memerah. Seluruh penghuni kelas IPA 5 pun berbisik-bisik melihat Dietrich. Tentu saja, yang paling terlihat jelas adalah para siswi yang langsung bisik-bisik.

Quote:


Itulah yang dibicarakan para cewek penggosip. Tentu saja Erik mendengarnya. Tapi tetap tidak mempedulikan. Hanya Amanda yang dia pikirkan. Erik bertanya-tanya, bagaimana kira-kira Amanda melihat dirinya dan Dietrich.

Perlahan, Erik melirik grup cewek penggosip dimana Amanda berada. Sekarang malah Amanda yang membuat Erik bergidik ngeri. Amanda memandang Erik dan Dietrich dengan mata yang tajam dan tersenyum mengerikan. Dia dan Amanda saling memandang. Jari-jari Amanda yang lentik dan berkuku tajam digunakan untuk menopang dagu sambil terus memperhatikan Erik dan Dietrich.

Erik mengalihkan pandangan ke teman-temannya. Dia tidak kuat melihat pandangan Amanda. Terlalu mengerikan menurutnya. Penampilan Amanda dengan kuku yang panjang dan tajam itu menurut Erik seperti penyihir.

Arthur memang gila. Dia memasukkan seorang penyihir dalam tim ini? Pikir Erik.

Erik melihat Dietrich. Bertanya-tanya apakah blasteran Jerman ini juga menyadarinya? Ah ternyata tidak. Justru Dietrich masih malu-malu. Blasteran Jerman itu benar-benar pemalu. Erik tahu hal ini terlalu mendadak untuknya. Yang membuat Erik bertanya-tanya adalah kenapa di kelas tadi Dietrich terlihat yakin? Ah, tidak. Dia sempat keceplosan beberapa kali. Mungkin ketika berkenalan, otak blasteran Jerman itu bingung mana yang harus diprioritaskan. Apakah menutup-nutupi pekerjaannya sebagai pemburu vampire atau menutupi rasa malunya dengan cara meningkatkan rasa percaya dirinya?

Quote:


Cowok-cowok IPA 5 menyambut Dietrich dengan baik. Sekarang Erik menyuruh Dietrich mengobrol dengan cowok-cowok IPA 5. Sementara Erik sendiri menarik tangan Gery, cowok yang memberitahu Erik soal adanya siswi baru di kelasnya tadi. Mengajaknya bicara di tempat duduk yang kosong. Dekat dari Dietrich yang mulai mengobrol dengan siswa IPA 5.

Quote:


Gery mengangguk dan mengacungkan ibu jarinya pada Erik.

Quote:


Erik mengajak Dietrich untuk beranjak dari kelas IPA 5. Ketika berjalan menuju kelas, beberapa siswi berbisik-bisik sambil melirik Dietrich. Melihat kondisi yang seperti itu, timbul di otaknya untuk memanfaatkan kepopuleran Dietrich demi kepentingan misi. Segera setelah masuk kelas pelajaran Biologi sudah dimulai.

Setelah pulang sekolah, Erik dan Dietrich langsung ke kantin. Mereka duduk-duduk dengan dua gelas soda di atas meja. Sambil menunggu Amanda, mereka membicarakan berbagai macam hal.

Quote:

Setelah menunggu selama lima belas menit, Amanda akhirnya datang. Mereka pun bersalaman dan saling berkenalan.

Quote:


Erik dan Dietrich langsung tersedak ketika mendengar kata ‘manipulator’ disebut oleh Amanda. Mereka mengira bahwa mereka, dengan penuh kebanggaan, akan menjaga sebuah berlian yang sangat berharga. Kenyatannya sekarang adalah sepertinya para awakened humanlah yang malah dilindungi manipulator.

Quote:

Diubah oleh Shadowroad

Part 5: Kisah Raja Arthur

Erik dan Amanda saat ini sedang berada di depan gerbang sekolah. Mereka menyandarkan punggung di depan agar. Menunggu Dietrich dan Arthur yang tak kunjung datang. Di depan SMA mereka adalah sebuah taman yang biasa digunakan para remaja untuk berkencan. Yang mereka lihat sekarang adalah beberapa pasangan sedang bermesraan di taman. Pasangan-pasangan itu benar-benar merasakan bahwa dunia ini hanya milik mereka berdua.

Malam ini begitu dingin untuk seukuran kota yang sepanas Jakarta. Suhunya yang dingin membuat Erik memakai jaket hitam dan syal yang melingkari lehernya. Dia benar-benar tidak menduga hawanya sedingin ini.

Quote:


Amanda mengangguk dan memejamkan mata. Awalnya Erik tidak merasakan apapun. Baru beberapa detik kemudian, Erik merasakan hasilnya. Suhu dinginnya menghilang sedikit. Kemampuan Amanda yang baru saja dikeluarkan ini adalah thermokinesis. Bisa juga disebut pengendalian suhu.

Quote:


Erik baru ingat suhu dingin yang dirasakannya sebelum Amanda membuat suhu buatan. Sebelum berangkat, Erik membukakan pintu untuk Amanda. Ketika membuka pintu, sengatan suhu yang sangat dingin ini langsung menghambur dari luar rumahnya. Ternyata suhu ini dari Amanda.

Quote:


Amanda hanya tersenyum. Matanya sayu memandang ke bawah. Terlihat sangat jelas bahwa Amanda sedang risau. Ada yang sedang dipikirkannya.

Quote:


Amanda menunjukkan foto Amanda dengan adik perempuannya. Mereka melakukannya di ruang keluarga. Amanda memakai jersey Real Madrid sedangkan adiknya memakai jersey Barcelona. Amanda dan adiknya mengerucutkan bibir. Tak ada yang aneh di foto itu, sehingga Erik menggeleng pada Amanda.

Quote:


Erik mengamatinya baik-baik. Awalnya Erik berpikir itu adalah noda biasa. Lama-lama dia menyadari bahwa itu adalah tangan. Tangan seseorang yang merangkul Dinda. Erik tidak bisa melihat jelas bagaimana muka pemilik tangan itu. Hanya terlihat asap hitam yang membentuk telapak tangan.

Quote:


Sebuah mobil sedan berwarna perak tiba-tiba berhenti di depan Erik dan Amanda. Kaca bagian kiri depan terbuka dan muncullah Dietrich yang tersenyum lebar. Yang mengemudi adalah Arthur, pemimpin dari mereka bertiga. Erik dan Amanda segera masuk ke mobil. Arthur segera menjalankan mobilnya.

Quote:


Kaki Erik menginjak sesuatu di bawah jok. Ketika menyentuh kulit kakinya, rasanya seperti sesuatu yang terbuat dari kulit. Penasaran, Erik mengambil benda itu dan mengamatinya baik-baik.

Quote:


Dietrich dan Amanda tidak mengerti hubungan antara nama Arthur dan nama pedang itu. Mereka pun menanyakannya pada Erik.

Quote:


Erik dan Amanda hanya bengong mendengar pertanyaan Dietrich. Erik pun membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan Dietrich. Yang keluar hanyalah kalimat yang terbata-bata.

Quote:


Erik dan Amanda langsung tersentak mendengar pendapat Arthur. Mereka memilih diam untuk mendengarkan cerita Arthur.

Quote:


Tawa para murid Arthur pun meledak. Mereka sekarang sedang berhenti di lampu merah. Karena mereka tertawa terlalu keras, pengemudi kendaraan yang berada di sekeliling sedan memandang mereka. Erik, Dietrich dan Amanda pun tak peduli dengan pandangan itu. Mereka melepaskan tawanya begitu keras. Arthur pun juga tertawa.

Quote:
Diubah oleh Shadowroad
wah serius nih bikin novelnya...

btw ane merasa terpanggil.....(krn nama tokohnya)
gw suka nih sama cerita kaya gini emoticon-Big Grin

Part 6: Pelabuhan

Begitu turun dari mobil, Dietrich dan Arthur berjalan lebih dulu di depan. Mereka mengamati keadaan sekitar. Di depan mereka ada kapal-kapal yang besar terapung di atas air laut. Angin laut yang dingin menerpa wajah mereka. Hanya ada beberapa orang yang berlalu-lalang di pelabuhan. Mereka sepertinya orang yang sedang piket. Selain itu, besok adalah hari libur. Para pekerja pelabuhan lebih memilih menghabiskan malam bersama keluarga.

Quote:


Mendengar kata ‘dingin’ disebut dan merasakan suhunya juga dingin, Erik langsung melirik Amanda dengan penuh curiga. Ya, gadis itu bisa memanipulasi suhu.

Quote:


Erik dan Amanda mempercepat langkah mereka untuk menghampiri Arthur. Arthur dan Dietrich bersandar di peti besi yang digunakan untuk mengirim barang antar pulau. Mereka mulai untuk mendengarkan arahan dan deskripsi misi dari Arthur.

Arthur mengeluarkan sebuah teropong dari tasnya. Kemudian, pria Inggris itu mengajak murid-muridnya untuk memanjat peti besi diam-diam. Karena tentunya mereka tidak ingin dikeluarkan dengan paksa oleh para penjaga pelabuhan. Setelah semuanya sampai di atas, Arthur menunjuk sebuah kapal di arah barat laut. Kapal yang ditunjuk oleh Arthur terlihat mencurigakan dengan kapal-kapal yang lain karena tidak menggunakan cahaya sedikitpun. Ketika Erik melihatnya dengan teropong, kapal itu hanya terlihat benda besar yang gelap yang terapung di atas air laut. Setelah cukup melihat, Erik memberikan teropongnya pada Dietrich.

Quote:


Dietrich dan Amanda tentu saja sangat terkejut mendengar hal itu. Mata mereka yang terbelalak memandang Arthur dengan penuh rasa penasaran. Berharap Arthur menceritakannya lebih detail tentang pengkhianatan yang ada di internal Silver Sword. Penasaran tentang apa yang dia rasakan dan apa yang dia ketahui. Hati Dietrich dan Amanda gundah. Ketika masuk Jakarta, mereka berdua sudah siap mental ketika harus menghadapi vampire-vampire yang mungkin lebih kuat dari kota asal mereka. Masalahnya mereka berdua belum siap untuk menghadapi musuh yang ada di dalam organisasi sendiri. Begitu masuk Jakarta, Dietrich dan Amanda merasakan bahwa tantangan yang mereka hadapi lebih kompleks dari yang mereka kira. Hanya saja mereka tidak siap jika harus menghadapi teman sendiri jika pengkhianatan yang dikatakan Arthur benar.

Quote:


Ketiga murid Arthur mengangguk dengan mantap.

Quote:


Arthur dan Dietrich pun memandang Erik. Tatapan mereka sama dengan pertanyaan Amanda barusan.

Quote:


Dietrich dari tadi juga memandang Amanda dengan mulut menganga. Sepertinya blasteran Jerman itu juga tak kalah terkejut dari Erik.

Quote:



Setelah mendengar kalimat terakhir Arthur, semuanya langsung menatap Erik dengan penuh harap.

Quote:


Mereka menuruti cara Erik. Diawali dari Arthur, mereka turun dari peti muatan yang besar itu. Perlahan berjalan menuju barat laut. Tidak ada sesuatu yang berbahaya ketika mereka berjalan. Hanya saja, Amanda dan Dietrich sedang membicarakan sesuatu. Ketika Erik melirik mereka, berkali-kali Amanda dan Dietrich memandang ke arah barat. Seakan ingin melihat sesuatu yang membuat mereka penasaran.

Quote:

Diubah oleh Shadowroad
Quote:


Wah emang nama agan siapa?

Quote:


Beneran gan? Sejujurnya awalnya ane ragu juga mau masukin di SFTH. Kebanyakan genrenya kehidupan normal.
Quote:


enelan gan,.. ane erik something.. emoticon-Ngakak (S)

bisa kan disisipin adegan dari kehidupan normal ente ke story-nya..?

nanya dikit, itu yg pake quote tiap paragraf maksudnya gmn gan? cuma style aja kan..?
Diubah oleh zaddock
Quote:


Itu yg pake quote tiap paragraf pas dialog aja gan.

Iya gan rencananya selang seling. normal misi normal misi gitu gan

Oh iya gan, nanya, universenya apakah mudah dimengerti?
Ane mikir kayaknya ini cerita agak susah, maka ane buat universenya biar pembaca paham dunia di cerita ini gimana

Makasih masukannya gan
Quote:


hm... utk ras sebenernya ane ga terlalu familiar dengan detail"/jenisnya.. krn ga hobi nonton vampire... tp ntar kl dibaca pasti ngerti deh.. hwhwhw..santai aja gan...
hm.. utk ability yg pengendali listrik dsb.. ini kyk kemampuan ninja gitu ya gan... kl gitu ntar ada ga bentrokan sama ninja-nya? krn ane suka ninja gan.. tp cerita model gini ya suka aja sih sebenernya, ane lagi baca novel the magician (by michael scott)..
Quote:


Ras vampire, lycan dan ghoul sebenarnya sudah umum di film2 gan
Cuma kalau subrasnya itu ane yg ngarang gan
Contohnya Dark Path Human itu ane dapat inspirasi dari Star Wars gan. Kan ada Dark Sidenya

Kalo ability ane lebih terinspirasi dari x-men dan beberapa sumber yg karakternya memiliki kemampuan seperti itu

Ane baca the alchemyst aja gan belum lanjutannya
Ya. Ane juga terinspirasi dari novel itu kok.
Ntar di tulisan ane ada pahlawan2 dari sejarah dan mitologi juga kayak Scathach dan suami istri Flamel.
Quote:


Scathach emoticon-Kiss
wah perlu dilengkapi mulustrasi dong gan biar nambah gairah wkwkwk..
kl ttg vampire (yg nyata) ane taunya spirit gan.. jd bukan makhluk yg gampang terlihat mata..blm pernah piara sih... takut... wkwkwk
Quote:


Kalo yg ane pelajari di forsup sih vampire emg wujudnya spirit gan

Iya ntar tak tambahi mulustrasi karakter cewek yg cantik2 biar kita, para cowok, seneng emoticon-Malu (S)
Quote:


yiah..hahaha... main di forsup juga nih... udah keep brp gan? ane baru mau coba.. semoga ga ribet..
wah jadi OOT

kl ane bayangin scathach kok jadi kyk tokoh anime ya gan...hehehe.. sama ga dgn visualisasi agan?
Quote:


Hahaha
Belum berani spirit keeper gan
Takut gak bisa momong
Hahaha

Wah visualisasi ane cewe berambut merah gan. Terus pake nunchaku dan jago martial art
Ya kalo dijadiin anime sih kira-kira sama gan
Kalo visualisasi di the alchemyst gimana?

Kalo agan pernah tahu nama pahlawan Irlandia namanya Cu Chulainn. Scathach ini gurunya Cu Chulainn lho.

Halaman 1 dari 28


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di