alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
[Relatif Coyy] Harga UPS Miliaran Rupiah, DPRD: Harga itu Relatif
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54f059cf92523328428b4575/relatif-coyy-harga-ups-miliaran-rupiah-dprd-harga-itu-relatif

[Relatif Coyy] Harga UPS Miliaran Rupiah, DPRD: Harga itu Relatif

Jakarta - Anggaran ‎Uninterrupted Power Supply (UPS) dalam APBD DKI disorot lantaran harganya yang miliaran rupiah. Namun DPRD melihat harga UPS itu relatif, tak bisa dinilai mahal tidaknya.

"Saya bukan ahli UPS, nanti kita teliti dulu, Kalau soal barang, itu relatif," kata Sekretaris Komisi E Fahmi Zulfikar di Gedung DPRD, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2015).

Fahmi menyatakan untuk menilai harga barang, maka perlu ditinjau ke sekolah-sekolah yang menerima UPS itu. Menurutnya, UPS-UPS yang tersebar itu adalah barang bagus.

"Soal barang mahal atau tidak, silakan telusuri di pasar. Coba anda tinjau di sekolah-sekolahan (yang menerima), itu paling bagus," ujarnya.

Untuk pengadaan UPS di sekolah-sekolah tahun 2014, bahkan perusahaan-perusahaan pemenang tendernya sudah terungkap ke publik. Namun sebenarnya, menurut Fahmi, bila pengadaan UPS itu dirasa tak perlu maka bisa saja pengadaan itu tidak direalisasikan sebelumnya.

"Kalau nggak berguna ya jangan dilelang. Keluarkan rekomendasi bahwa 'ini' barang tidak berguna," kata Fahmi yang dikenal sebagai initiator hak angket DPRD terhadap Wakil Gubernur Basuki T Purnama (Ahok) ini.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Arie Budiman‎ menyatakan tak pernah mengusulkan pengadaan UPS tahun dalam APBD 2015. Menurut Fahmi, bisa saja DPRD yang mungkin menjadi pengusulnya lewat rapat kerja bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Namun Fahmi menyatakan tak pernah berhubungan dengan Kepala Dinas Pendidikan secara pribadi."‎Saya belum pernah berhubungan dengan Arie Budiman, sebelum sebelumnya juga tidak pernah. Mereka sulit dihubungi‎. Jadi kalau ada anggaran intervensi ya, buset...," ujarnya.

http://news.detik.com/read/2015/02/2...if?nd772204btr


Sama DPR semua relatif, TOMAT juga bisa jadi Milyaran Coyy............

Diubah oleh katak.ijoh
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
memang benar kok itu harganya relatif, relatif mahal
ya semua harga barang nya itu relatif sih ..yang penting jangan lupa pelicin nya eaaa..emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh nuwantor513
Baiknya kalau terbukti korupsi biar rakyat yg mengadili


BAKAARRRR........emoticon-Marah
Quote:


Relatif maksudnya semua bisa diatur emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
ini kok wakil rakyat makin rame2 tebar ketololan ya, bkin malu aja emoticon-Nohope
yg kyak gni dibakar ga nih ?
saya bilang sih ini jelas terbaca.
komentar2 anggota DPRD yang cenderung mewajarkan harga barang itu mempertegas posisi mereka sebagai pengusulnya.

coba kalo ga merasa mengusulkan. pasti kesel liat harga segitu.
coba tampilin komuk si pahmi emoticon-Marah
Yang penting pada kebagian jatahnya, di jamin solid tuh DPRD emoticon-Ngakak
beda pendapat boleh
beda pendapatan itu yang bikin rumit emoticon-Malu (S)
Lihat saja klo 20 30 % kemahalan dari harga pasaran masih bisa di bilang relatif klo kemahalan di atas 30% dan beli dalam jumlah besar sudah kaga wajar....
Quote:


emoticon-Hammer (S)
Panggil tuh kepala dinas pendidikannya suruh jelasin...

Hati hati tuh duit besar jangan sampai dia di bunuh atau bunuh diri nanti kasusnya ngak ter ungkap.....
Harga mmg relatif, tp asal masuk akal ya gpp.
Quote:


Modusnya kan dari dulu seperti itu gan,

dHewan kasi tau pemda/SKPD nih gw turunin anggaran sekian buat barang A, nnti kita atur ya proyeknya, ntar yang eksekusi proyek ini harus si "orang" ini ya atau si "kontraktor" itu ya, nanti fee buat dhewan 15% buat kepala daerah 15% buat kepala SKPD 10%, buat panitia lelang 5%, buat pengamanan dibawah 10%, pajak PPH dll 10% Dalam beberapa kasus seperti nazarudin, si dHewan nya bikin perusahaan abal-abal sendiri buat eksekusi proyek karena pengen untung gede (15% ngak cukup keles emoticon-Big Grin)

Total buat bagi-bagi fee sudah habis 65%, apa kagak teler bingung tuh kontraktor nyari untung?? emoticon-Ngakak (S)

Kalau pemda mau ikutan 'loby' dan "deal" dari anggaran dHewan ini ya lanjut, tapi kalau nemu kepala pemda macam si AHOK yang KEPALA BATU begini, ya pasti sakit perut dah anggota dHewan emoticon-Ngakak (S)
picnya mana
besok gua gak bakal pilih dia lagi
yang muda mabok.
yang tua korup.
emoticon-Ngakak (S)
Memang relatif, cuma masalahnya ini kan dipakai buat sekolah, ga ada urgensinya sama sekali pakai unit yang "paling bagus".. Sama aja buang duit.. Ntah kenapa ane merasa dari omongan ini orang masih aja membela pengadaan ups emoticon-Big Grin
Oke lah klo memang seperangkat UPS dgn kapasitas coverage ratusan watt harganya 'relatif'... Tapi mbo yah mikir aja ngapain juga disekolah SMP or SMA mesti pake UPS yg Super Duper 'relatif' itu ?? Sepenting itu kah ?

Sebagai perbandingan aja neh, ane kerja di BUMN yg mana 90% dari 80 org pegawainya menggunakan Komputer sbg sarana penunjang pekerjaannya dan dipergunakan dari mulai jam 8 pagi ampe jam 5 sore... Kita cuma pake UPS per unit Komputer yg harganya ngga nyampe 500 rb an... Aman ampe skrg klo listrik mati.

Ini proyek UPS yang disodorkan anggota dhewan terlalu berlebihan.. Ga efisien
Sungguh terlalu klo kata bang rhoma emoticon-Malu
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di