alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54e558eaa2cb1760388b456e/10-perbedaan-orang-sukses-dengan-orang-biasa
Thumbs up 
10 Perbedaan Orang Sukses Dengan Orang Biasa
10 Perbedaan Orang Sukses Dengan Orang Biasa

Menjadi seseorang yang sukses dalam segala hal merupakan impian dan keinginan setiap manusia di dunia ini. Untuk meraih kesuksesan, seseorang dituntut untuk memiliki nilai tambah, keunggulan, dan perbedaan yang mendasar dibandingkan dengan orang-orang biasa lainnya, baik dalam segi mental, strategi, maupun faktor lainnya.

Namun tahukah Anda hal apa saja yang membedakan orang sukses dengan orang biasa tersebut? Jika Anda belum mengetahuinya berikut kami berikan ulasan mengenai perbedaan antara orang sukses dan orang biasa tersebut.

1. Harta Adalah Alat Bukan Tujuan.


Bagi orang yang biasa-biasa saja, “sukses” adalah memiliki banyak uang dan harta. Selain simpanan yang aman di berbagai bank, sukses juga berarti bisa bersekolah di sekolah elite, memiliki gadget terbaru, bisa ke luar negeri sesering mungkin, atau punya mobil lebih dari satu. Orang yang sukses adalah orang yang bisa memiliki kenikmatan-kenikmatan di atas.

Nyatanya bagi mereka yang benar-benar sudah merasakan kesuksesan, “sukses” bukanlah tentang cara mendapatkan sebanyak-banyaknya kenikmatan. Sukses adalah tentang memikirkan bagaimana cara memanfaatkan kenikmatan-kenikmatan itu untuk mewujudkan tujuan yang lebih besar lagi. Ya, orang sukses tidak akan puas hanya bisa bersekolah di tempat baik, memiliki gawai yang canggih, atau pergi ke luar negeri. Lebih dari itu, mereka juga akan memikirkan cara terbaik untuk mengaplikasikan ilmu yang sudah mereka dapat di sekolah ke masyarakat. Mereka mengambil pelajaran hidup terbaik dari perjalanan-perjalanan mereka ke luar negeri, dan menjadi pribadi yang lebih rendah hati. Prinsip mereka, kenikmatan-kenikmatan itu hanyalah alat untuk memiliki hidup yang lebih bermakna. Karena menghidupi makna adalah kesuksesan yang sebenarnya.

2. Memiliki Waktu Istirahat Yang Cukup.

Selama ini, kita selalu diajarkan untuk bekerja keras. Mengorbankan reuni dengan teman lama, waktu luang di akhir pekan, hingga waktu tidur malam agar bisa menghasilkan karya terbaik yang bisa ada. Menunda kesenangan-kesenangan pribadi agar bisa lebih berkonsentrasi meraih ambisi.

Kita lupa bahwa yang tak kalah pentingnya dari bekerja keras adalah bekerja cerdas. Mengetahui ritme kerja tubuh, memaksimalkan kapasitas otak, menghindari distraksi. Dengan ini, kita tak perlu mengorbankan banyak waktu luang demi target-target pekerjaan. Kita pun tak perlu menggunakan waktu istirahat untuk bekerja.

Karena istirahat adalah hak setiap manusia. Dengan istirahat, tubuh serta pikiran kita akan menjadi segar dan siap untuk menghadapi segala tantangan. Jika kita memaksa untuk bekerja secara terus-menerus, kita tak akan memiliki waktu untuk berpikir jernih. Lagipula, apa kita mau menghabiskan masa muda hanya untuk bekerja, sebelum tiba-tiba menjadi tua lalu meninggal dunia?

3. Kesuksesan Tidak Datang Sekejap Mata.


Kesuksesan tak datang sekejap mata, bahkan segala macam ketakutan dan kekhawatiran mengenai masa depan selalu mewarnai langkah manusia. Maka tak jarang banyak orang yang menghalalkan segala cara demi mendapatkan keinginan mereka. Berbuat curang, korupsi, mengambil yang bukan haknya, menipu, adalah contoh yang sering temui di masyarakat. Alih-alih tergiur dengan keuntungan instan, orang-orang sukses justru tetap berpegang teguh pada prinsip mereka.

4. Percaya Dengan Rencana Tuhan.

Meski telah diterpa dengan berbagai macam cobaan, mereka tetap tegar dan berusaha untuk bangkit lagi. Tak ada kata menyerah dan putus asa di dalam kamus mereka. Cobalah kalian lihat sendiri, adakah orang sukses yang dalam perjalanannya sama sekali tak menemui kegagalan? Kamu bahkan akan terkejut jika menemukan fakta bahwa orang-orang yang paling sukses justru lebih banyak mengalami hal buruk dibanding mereka yang ‘kurang sukses’.

Yang membedakan mereka adalah kepercayaan yang tak pernah pudar pada rencana Tuhan. Ketika terpuruk karena kegagalan dan bahkan hampir mencapai kebangkrutan, mereka tidak mengkhianati nilai-nilai kegigihan yang selama ini mereka percaya. Bagi mereka, ini hanyalah cara Tuhan menyuruh mereka mempersiapkan diri sebelum menjemput rezeki yang lebih besar lagi. Karena Tuhan adalah satu-satunya dzat yang tak pernah mengkhianati perkataan-Nya sendiri.

5. Belajar Mencintai, Bahkan Dengan Lawannya Sendiri.


Mereka sadar, dengan membenci musuh-musuh atau saingan mereka, akan mengakibatkan rasa sakit di dalam hati yang bahkan bisa berimplikasi kepada kebencian dan rasa khawatir yang berlebih. Daripada membenci, toh lebih baik saling bekerja sama untuk mendapatkan tujuan yang ingin dicapai. Bahkan kekuatan dan keberanian yang sebenarnya adalah bagaimana caranya mencintai mereka yang tak mudah untuk dicintai.

6. Berbagi Ilmu.

Mungkin di dunia ini kita akan sering dihadapkan pada orang yang enggan membagi ilmunya. Baik di teman kampus maupun teman kantor, ada saja yang tidak mau membagi pengetahuaanya kepada para junior. Mungkin karena alasan tidak mau disaingi, atau tak ingin jabatannya diambil oleh mereka yang lebih berkompeten. Tipe-tipe orang yang seperti ini biasanya adalah orang yang malas, dan tak mau pindah dari zona nyamannya.

Orang yang sangat sukses justru sadar bahwa membagi ilmunya kepada orang lain justru akan sangat bermanfaat bagi tujuan-tujuan mereka. Mereka sadar bahwa generasi muda-lah yang akan menjadi penerus.

7. Tidak Bergosip.


Orang-orang yang sukses memperlakukan orang lain dengan sangat hormat, dan menghargai setiap perbedaan dan karakter masing-masing individu. Mereka tak akan pernah tertangkap basah memulai percakapan dengan kalimat:

Bagi mereka, orang lain itu ada bukan untuk dibicarakan keburukannya. Orang lain ada untuk menawarkan pelajaran dan inspirasi kepada kita. Bukannya mencari celah buruk orang sekitar, orang-orang yang benar-benar sukses justru memperlakukan mereka dengan penuh penghargaan. Ini karena mereka tahu, dari mana saja mereka bisa belajar.

8. Kebahagiaan Itu Nyata Hanya Jika Bisa Dibagi.


Apalah arti hidup ini jika kita hanya menikmati nikmat yang didapat seorang diri. Dengan berbagi kepada orang lain menunjukkan bahwa kita peduli, kita sadar bahwa kita tak dapat hidup tanpa bantuan orang lain, dan yang lebih penting adalah kita dapat berbagi secuil kebahagiaan kepada mereka yang lebih membutuhkan. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain?

9. Rendah Hati.

Daripada menebak-nebak dengan jawaban yang klise dan terkesan dibuat-buat, mereka lebih memilih untuk mengatakan bahwa mereka memang tidak tahu. Mereka berhati-hati, dan lebih memilih untuk meminta saran atau nasehat kepada orang yang lebih ahli untuk menghindari kesalahpahaman dan keputusan yang salah.

10. Memiliki Kesetiaan.

Mereka tak mengorbankan kehidupan pribadi mereka. Alih-alih terus bekerja dan berusaha, mereka juga ingat akan keluarga, sahabat, dan Tuhannya. Mereka yang ‘kurang sukses’ biasanya tak mengindahkan bagian ini.

Ketika banyak orang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang tanpa memperhatikan kehidupan pribadi, mereka justru sadar bahwa untuk mendapatkan kesuksesan yang sesungguhnya, mereka juga harus menjaga kehidupan pribadi mereka sendiri, baik dari segi fisik, mental, dan spiritual.

Berikut adalah beberapa perbedaan mendasar yang ada di dalam diri seseorang yang sukses dengan orang yang biasa saja. Lalu bagaimana dengan diri Anda? Semoga informasi ini dapat bermafaat untuk Anda.

Spoiler for Sumber:

Gitu ye gan
btw pertamax nih