alexa-tracking

Fitnah Mengenai Arangga Kusuma

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54de8e4898e31bd0308b456e/fitnah-mengenai-arangga-kusuma
Fitnah Mengenai Arangga Kusuma
Buat kaskusers yang kemarin baca dan menyebarkan postingan mengenai remaja 13 thn yang mengakhiri hidupnya sendiri, yang anda percaya begitu saja, ini permintaan maaf dari Dian Fitriana, penulis tsb.

Iya, tidak satupun pihak keluarga mau berbicara pada wartawan, karena duka kami bukan komoditas berita. Media telah menyebarkan berita karangan yang anda konsumsi mentah-mentah. Lalu orang-orang khilaf ikut-ikutan dengan membuat karangan bebas yang isinya memojokkan kami dan membuat marah seluruh keluarga dan teman-teman keluarga.

Semoga Allah mengampuni kekhilafan sdr Dian Fitriana, Berikut ini capture post klarifikasinya

Fitnah Mengenai Arangga Kusuma

Fitnah Mengenai Arangga Kusuma

Fitnah Mengenai Arangga Kusuma

Fitnah Mengenai Arangga Kusuma






Tahukan anda, post awal yang berisi fitnah telah di share sekitar 19000 share! Post klarifikasi ini hanya di share orang sekitar 20 kali!!

Bisa anda pahami kan, betapa keburukan seseorang meskipun itu fitnah, sangat anda semua nikmati, sedangkan berita baik yang berisi kebenaran, tidak ada yang mau baca. Anda pikirkan saja sekarang anda berahlak yang mana. Jika anda masuk golongan pertama, minta maaflah pada Tuhan anda sekarang. Umur anda bisa berhenti kapan saja, dan jangan sampai doa pihak keluarga yang terdholimi terjawab doanya oleh Allah, karena siksa neraka sangatlah perih untuk manusia yang suka bergunjing dan menyebarkan fitnah.

Berikut ini satu dan hanya satu klarifikasi dari ibunda Arangga Kusuma melalui JakTV.
Duka kami bukan komoditas berita, itulah mengapa kami tidak mau berbicara pada wartawan.

Post yang ditulis adik kami:

Ini pertama dan terakhir kakak saya (ibunda aga) muncul via telewicara utk klarifikasi. Tidak akan ada klarifikasi berikutnya di media manapun.
Klarifikasi Berita Aga, part 1 & 2 Narasumber: Arist Sirait, (ketua KPAI), dr. Sani, psikolog keluarga, mengundang ibunda Aga (by phone).

#1



# 2


Untuk anda para wartawan yang telah dengan mudah menulis berita bohong yang efeknya amat sangat merusak ini,
ingat doa orang-orang yang terdholimi amat sangat dashyat. Dan kami, keluarga dan ribuan teman-teman keluarga, tidak pernah berhenti berdoa.


Berikut adalah curahan hati ibunda

Ada sebuah film yang awalnya terputar terus di otakku. Seiiring dengan bantuan ahli agama, psikolog, dan doa2, pelan2 mulai memudar dan suatu saat aku harap akan berhenti berputar....:

Adegan pertama ketika duniaku runtuh mendengar jeritan adikku meneriakan nama anakku tercinta, lalu namaku, lalu namanya, lalu namaku.... bergantian berulang2... dan menyuruhku pulang. Dalam bbrp jam kedepan sepasang orang tua yang histeris menuju pesawat yang tersedia ditemani dua bocah kecil yang kebingungan...

Adegan berikutnya ketika keramaian memecah rumah ibuku, beberapa pria berseragam melaksanakan tugasnya, menutup resleting kantong jenazah berwarna kuning, lalu dengan bantuan keranda dimasukkan dalam ambulans diiringi pandangan dan isak tangis seluruh tetangga, menuju rs untuk menjalani visum dan menunggu kedatangan orang tuanya yang berhati hancur, untuk dimandikan terakhir kali.

Disaat yang bersamaan: seseorang memulai paginya dengan gembira, kopi dihirup tangan lincah mengetik, kalimat demi kalimat yang vulgar dan dingin, nama anakku, nama sekolahnya, penyebab kematiannya dan kisah bohongnya, yang dalam hitungan jam menyebar seperti virus kanker yang kejam....oh betapa beruntungnya dirinya ia pikir, terbayang2 pujian atasan dan amplop tebal, headline seperti apa yang terpampang, menyentak keras sudut2 ruang dipenjuru nasional, yang sudah bosan dengan berita lama...

Keesokan harinya gelombang simpati dan reaksi berdatangan. Sst, jangan bilang2, ini kan aib, bisik seorang keluarga. Aku tersentak, terluka, untuk kesekian kalinya. Aibkah? Kulirik suamiku yang menatap kami dengan wajah kaku menahan tangis. Anakku..tidak seperti itu kau dimata kami... Tidak...anakku pembawa hikmah dan pelajaran, seperti itulah kematiannya dimata kami.

Suatu saat film ini bisa aku simpan dalam kotak memori dan tidak perlu membukanya lagi.


memoryofaga.tumblr.com
fb ibunda aga: Deisy Fitriana
Follow Blog: Jiwayangpergi.com


Anda bisa lihat di fb ibunda Aga, dari sejak ia buka FB bertahun-tahun yang lalu pun isinya mengenai cintanya pada anak-anak.

Semoga anda belajar dari pengalaman ini untuk tidak mudah termakan fitnah, dan semoga anda tidak perlu mengalami apa yang kami alami.
image-url-apps
Terkadang saya juga bingung dengan tingkah laku kita, kita sering kali menerima mentah mentah informasi yang kita terima tanpa pernah mau mencari tau berita/informasi yang sebenarnya.
Dimulai dari contoh kecil terkadang kita langsung men-forward sebuah bm yang gak jelas isinya, terkadang isi yang salah pun kita broadcast.
Let's be smart guys
Teringat kata pujangga yang mengatakan bahwa ujung pena jauh lebih tajam dari sebuah pedang.
gak ada orang tua yang gak sayang sama anaknya ... tapi sayanng atau cinta ke anak kalau cuma sebatas di mulut apa yang mau di hasilkan ? kerugian kan ? pelajaran yang bisa kita ambil adalah jaga anak .. apapun yang terjadi .. jangan pernah tinggalkan mereka dalam waktu lama.. terutama untuk kaum ibu
×