alexa-tracking

karena aku ingat kamu...

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54cb2daea09a397c2a8b457f/karena-aku-ingat-kamu
karena aku ingat kamu...
“Kamu percaya takdir”??

“aku percaya…!”

Pernah gak kamu merasakan cinta yang teramat dalam untuk seseorang yang kamu cintai?  Pernahkah kamu mencintai seseorang yang bisa membuat hari-harimu lebih berwarna, hari-harimu lebih bermakna? Dan pernahkah kamu kehilangan seseorang yang sangat kamu cintai sepenuh hati kamu?

Banyak orang mendefinisikan arti cinta dalam versi mereka masing-masing. Orang yang patah hati, yang kecewa karena cinta, mungkin akan mendefinisikan cinta dari apa yang telah mereka rasakan. Menyakitkan…tragis!!. Tapi jika dengan kehadiran cinta justru bisa membuat hidup mereka berwarna, mereka akan mendefinisikan cinta sebagai suatu hal yang hakiki, sesuatu hal yang indah, yang semua harus merasakan cinta. Aku sendiri juga punya definisi cinta dari apa yang telah aku rasakan sebelumnya. Dan itu semua kudapatkan setelah aku mengenal seseorang perempuan bernama Filda.

Sebuah takdir mempertemukan kami berdua di sebuah acara peringatan 6 tahun tsunami di Ulhe Lhee. Saat acara itu sedang berlangsung, ada satu cewek yang sangat menyita perhatianku. Seorang cewek SMP berparas manis itu duduk tidak jauh dariku. Terus-terusan kupandang wajahnya, sampai akhirnya tiba-tiba dia tersenyum kepadaku. Langsung saja aku panik, dan mengalihkan pandanganku. Aku pun langsung salah tingkah dibuatnya.

Sepulangnya dari acara itu, aku masih saja kepikiran sama cewek SMP tadi, ingin sekali rasanya bertemu dengan dia, dan berkenalan dengannya. “Ah.. semoga saja suatu hari nanti aku bisa bertemu kembali dengannya” batin ku.

Sambil menunggu waktu adzan maghrib aku pun iseng membuka akun facebook yang sudah lama tidak pernah ku buka. Ada satu pesan dinding dari Filda Riana Ficand

Yo,, tadi sombong banget kamu! Tadi di ulhe lhee kenapa gak nyapa aku ?

Aku membacanya keheranan. “Filda.. Filda siapa ya? ” ucapku dalam hati. Lalu kubuka saja beranda facebook miliknya. Sungguh aku sangat kaget, ternyata Filda ini adalah cewek  manis yang aku lihat di acara siang tadi. Dan aneh nya lagi ternyata kami sudah berteman di facebook sejak lama.

Aku : ini filda yang tadi duduk di samping aku tadi ya ? eh hehe sorry fie, aku tadi gak tanda sama kamu.

Filda : jahat ni .. yaudah kalau entar ketemu aku lagi, harus ingat tu muka aku kayak gimana ya . emoticon-Big Grin

Obrolan kami pun terus berlanjut, ternyata si Filda ini anaknya sangat asik, manja, dan sangat ramah, pokoknya tipe cewek yang menyenangkan lah. Hingga akhirnya dia pamit untuk off. Dan dia pun memberikanku nomor hp nya . what a lucky day, sir!!!

Hari demi hari berganti, hubunganku dengan Filda pun semakin dekat. Kami jadi lebih sering sms-an, dan kadang-kadang kami juga sering ngobrol lewat telepon. Kami juga punya banyak kesamaaan, mulai dari nomor provider yang sama, hobi yang sama, lagu kesukaan yang sama, bahkan selera humor kami juga sama. Hingga aku berada pada sebuah perasaan lebih dari teman. Ya, aku akhinya jatuh cinta dengan si Filda.

Dan di tanggal 9 oktober 2010, aku dan Filda sepakat untuk berpacaran.                                                       ****

kamu percaya takdir Fie??

Aku percaya yo.. buktinya dulu kita gak sengaja ketemu kan di Ulhe Lhee. Trus kita jadi dekat, terus pacaran deh…  ”jawab Filda

Aku ingat percakapan kita waktu itu Fie.. aku ingat semua tentang kamu. Kamu yang selalu percaya kalau kita emang ditakdirkan untuk bersama. Aku ingat .

Segalanya tentang kamu masih tersimpan jelas di ingatanku.

Aku ingat kamu yang sangat menyukai warna ungu. Aku ingat kamu yang selalu ngambek tiap kali aku panggil kamu tembem. Aku ingat kamu selalu yang manggil aku si bawel. Aku ingat air mata yang jatuh pertama kali waktu kita lagi berantem. Aku ingat waktu aku melingkarkan kalung di leher kamu. Aku ingat kamu yang selalu nyanyikan aku lagu-lagu cinta tiap malam lewat telepon. Aku ingat saat kita pernah memakai baju yang sama padahal kita tidak pernah merencanakan sebelumnya. Aku ingat saat aku mengecup kening kamu lembut, aku ingat kamu yang selalu suka saat aku mengelus rambut kamu. Tapi aku juga ingat saat sebuah kata itu terucap dari bibir mungil  kamu. PUTUS.

Ya .. tepat saat 6 bulan hari jadi pacaran kita. Kamu  putuskan untuk memutuskanku.  haha.. betapa ambigu nya pemakaian kata itu. tapi sayangnya aku gak mungkin tertawa diatas penderitaanku sendiri. Ya Filda memutuskanku karena kami sudah tidak cocok lagi. Kami putus karena ke egoan kami masing-masing. Bukan tidak berusaha untuk diperbaiki, bukan. Kami sudah berupaya untuk memperbaiki hubungan ini. Kami sudah pernah putus nyambung sampai 2 kali.

Setelah putus dari Filda, hidupku jadi berantakan. Aku jadi lebih sering emosi. Hidupku hampa.

Kata penyair cinta , cinta itu adalah sesuatu yang abadi??? Omong kosong!!!!

Mana???  Dimana cinta itu? Kenpa dia tidak bisa menyelamatkan cinta kami berdua?

Aku benci sekaligus aku cinta akan cinta itu sendiri.

Hingga sampai suatu ketika aku mencoba move on. Aku pun berada di suatu titik untuk mencoba ikhlas dengan semua ini.

Aku pun berada disuatu pemikiran bahwa cinta itu sama saja seperti sebuah bunga. Sebagus apapun kita merawatnya, baik itu diberi pupuk, suhu yang pas, sinar matahari yang pas. dia bisa saja berbunga , mekar dengan indanya. Tapi suatu saat nanti pasti dia akan mati. Akan layu. Tidak perduli sebesar apapun usaha kita merawatnya. Waktu. Ya, bunga yang mekar dengan indahnya itu Cuma tunggu waktu aja , sampai dia menjadi layu suatu hari nanti. Sekarang aku pun sadar bahwa gak ada cinta yang abadi kecuali cinta kita kepada Allah. Semuanya pasti akan hilang suatu hari nanti. Kita hanya perlu menunggu nya saja.


Aku ingat kita berdua sangat mempercayai takdir. Mungkin inilah takdir kita. Takdir yang mempertemukan kita. Dan takdir jugalah yang memisahkan kita. SELAMANYA… 
×