alexa-tracking

[TRUE STORY] The Love Letters

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54b6a016c3cb17ce768b4574/true-story-the-love-letters
[TRUE STORY] The Love Letters
Hallooo para agan dan sist penghuni SFTH.. Salam kenal yaa emoticon-Smilie

Sebenarnya aku newbie disini, since I've no idea what Kaskus is before hehe emoticon-Big Grin Tapi beberapa minggu yang lalu salah satu teman ku kasih link dari SFTH tentang TS nya seorang sist yang lagi hits belakangan ini. Karena aku suka baca dan sad ending, katanya. After reading TS itu aku jadi kepikiran untuk nulis tentang diri aku sendiri.

To be honest aku kagum sama sist itu yang berani blak-blakan nyeritain kisah hidupnya. Kisah ku memang ga se-spektakuler hidupnya, tapi aku punya sisi tersendiri yang ngebuat aku yakin untuk mulai nulis emoticon-Malu (S) hihi

Ini 90% true story.. kenapa ga 100%? karena beberapa kejadian dimulai dari tahun 2005-2006 jadi seingatnya, namun diusahakan sedetil mungkin karena alhamdulillah ingatan ku cukup kuat dan untuk menghormati privacy dia yang jadi tokoh utama di TS ini walaupun sudah izin langsung ke orangnya. Untuk nama tokoh lain juga aku samarkan ya emoticon-Big Grin

Sebelumnya maaf kalau nulisnya agak acak-acakan, since I decided to write this just because I want to refresh my brain.. biasa anak tingkat akhir yang setiap malam begadang ngerjain TA, jadi TS ini sebagai selingan. Karena aku baru di sini aku mohon saran dan kritik dari para kaskuser senior lainnya, I'll really appreciate it emoticon-angel

Ok I think it's enough, now let the story begins...

Spoiler for :
wooo cerita baru dari anak tingkat akhir huehuehue...
salken yo gan emoticon-shakehand

Part 1 : A Prologue

Halloo again emoticon-Kiss (S)

Sebelumnya kenalan dulu ya, nama ku Karlina Putri atau biasa dipanggil Karlin (bukan nama sebenarnya), Desember lalu umur ku genap 22 tahun. Aku asli turunan suku Lampung, kalau bingung Lampung itu dimana lihat saja bagian ujung selatan pula Sumatera emoticon-Wink hihihi, tapi orang sering salah sangka karena face ku yang Chinese habis. Yup ciri-ciri fisik ku yaitu; kulit ku kuning langsat, mata sipit berwarna coklat terang, dan tinggi sekitar 160an dengan rambut coklat kemerahan sebahu. Nah bisa dibayangin kan aku gimana emoticon-Ngakak

Sekarang aku kuliah di salah satu universitas negeri di Bandung. Aku tipe perempuan yang bisa dekat dan cepat akrab dengan siapa pun termasuk orang yang baru dikenal, tapi aku susah sekali untuk suka dan jatuh cinta pada seorang pria. Aku perempuan yang sangat bawel, kata orang aku bisa terus bicara tanpa jeda bahkan untuk sekedar mengambil nafas hahaha emoticon-Big Grin

"Karlin itu punya hati, tapi sayang ga pernah digunakan."
- Rani

Rani adalah salah satu teman ku disini yang gemas karena sikap dingin ku. Begini, aku kerap kali dekat dengan pria namun selalu berakhir kurang baik. Kata mereka mereka aku perempuan tukang PHP garis keras, but in my theory PHP itu ga ada, cuma pihak seberang yang terlalu GR atau menaruh harapan lebih, harapan yang sebenarnya tidak pernah ku tawarkan.

Malam ini seperti biasa, aku disibuk kan dengan skripsi ku yang sudah mendekati deadline. Skripsi ini sudah mulai ku kerjakan dari tahun lalu, iya aku lebih cepat 1 tahun / 2 semester dari mahasiswa kebanyakan. Dosen wali ku selalu bilang "Boleh mengambil full 24SKS asal 1. Pacarnya satu aja, 2. Mau kerja keras." Berhubung aku tidak punya pacar aku bisa mengambil hingga 12 mata kuliah per-semester dan disemester 5 aku sudah bisa mengambil kuliah Research Methods atau mata kuliah pengantar Skripsi dan disemester selanjutnya sudah maju seminar. (yeeyy hidup jomblo! emoticon-Stick Out Tongue)

Tiba-tiba hp ku berdering, ada notif dari seseorang teman yang sekarang cukup intens chatting tiap malam. Ingat dia, aku ingat TS dari Kaskus yang dia beritahu beberapa waktu lalu. Yah ternyata belum ada update terbaru, pikirku. Dan aku pun kembali berkutat didepan layar laptop ku sambil sesekali mengecek lembaran draft-draft skripsi yang penuh coretan dosen pembimbingku yang tampan sekali namun super galak emoticon-Nohope

Tiba-tiba aku teringat tentang seseorang, seseorang yang dulu pernah menyemangati ku untuk terus menulis. Kemudian tanpa pikir panjang ku raih hp ku dan mengirimkan nya sebuah pesan:

Spoiler for :


Yeeyy, izin didapat dan aku pun langsung meraih laptop kesayangan ku untuk lanjut menulis kisahnya, kisah kami berdua...

[TRUE STORY] The Love Letters
KASKUS Ads
Quote:


iyooo senior hehe emoticon-Shakehand2

Part 2: First Grade of Junior High [2005]

17 July 2005 aku resmi meninggalkan seragam merah-putih lama ku dan kini berganti dengan seragam biru-putih. Aku ingat benar betapa bangga nya aku saat itu, mengingat aku masuk SMP favourite dikota kecil tempat aku tinggal, hasil test ku cukup memuaskan.. aku masuk ke 5 besar dari total 200 siswa yang berhasil lolos.

Aku masuk ke kelas 7.4 saat itu. Saat masuk kelas aku sadar aku benar-benar sendirian. Tidak ada 3 sahabat SD ku yang masuk SMP ini. Hanya aku dari kami berempat yang lolos test masuk. Semua kursi hampir penuh kecuali kursi dimana seorang gadis duduk sendirian. Seorang gadis berkulit coklat dengan rambut panjang gelap yang manis. Namanya Senja, dan hingga saat ini (hampir 10th) kami masih bersahabat.

Dibelakang tempat duduk ku dan senja, ada Lia dan Ine. Di seberang sebelah kanan ku ada gadis berkulit putih bernama Diah dan di seberang Senja ada perempuan berperawakan tinggi besar bernama Irma. Yah mereka-mereka lah yang nanti nya akan menjadi sahabatku hingga aku terpisah sendiri merantau ke pulau Jawa.

Masa ospek terasa begitu menakutkan, hehe wajar bayangan ku soal ospek adalah kekejaman para senior emoticon-Takut (S) Dan benar saja, nama ku menjadi terkenal. Salah satunya adalah karena diantara 5 kelas yang ada hanya aku satu-satu nya ketua kelas yang perempuan. Wajah ku dipandang jutek dan belagu oleh para senior, terlebih para senior perempuan. Ah mungkin mereka hanya iri. emoticon-Ngakak (S)

Aku dikerjai habis-habisan, disuruh maju kedepan berkali-kali. Dimarahi karena seragam ku yang terlalu berani. Padahal ku pikir rok selutut masih wajar dan atasan ku yang membentuk badan itu ide nya Bunda, supaya aku tidak terlihat begitu kurus ceunah bukan karena ingin tampil sexy seperti yang mereka kira emoticon-Ngakak (S)

Di tahun pertama masa SMP ku, ada teman sekelas yang jatuh cinta kepada ku, namanya Alfa. Ohya selain dekat dengan teman gengs cwe-cwe, aku juga dekat dengan gengs cwo-cwo dikelas ada Alfa, Tyo, Akbar, Ibam (dia sepupu ku yg kebetulan sekelas), dll.

Aku tau Alfa suka kepada ku, Akbar suka kepada Senja, Ibam kepada Diah, dan Tyo yang memendam rasa kepada Senja. Yeah cukup complicated untuk ukuran anak SMP ditahun pertama pada jaman itu. emoticon-Malu (S) hihihi

By the end of the semester aku lolos dengan meraih juara 1 dikelas, agak mencengangkan awalnya, terlebih aku tidak terlalu tekun belajar seperti saat di SD. Disemester genap pun aku kembali aku meraih peringkat 1 lagi. Kali ini aku tidak heran lagi. Toh belajar ataupun tidak aku tetap yang terbaik dikelas saat itu hihihi emoticon-Najis (S)

Tahun pertama ku berjalan begitu mulus, teman perempuan dan pria yang asyik, semua pelajaran yang lancar, lingkungan sekitar yang mendukung.. hampir semua definisi dari kata "bahagia" ada didalam hidup ku. Iya semua nya nampak sempurna, siapa yang tidak ingin menjadi seorang Karlina Putri?

Spoiler for J Rock - Ceria:


image-url-apps
ninggalin jejak sis...izin selonjoran deh emoticon-Shakehand2

Part 3: The first time I saw him [2006]

Memasuki tahun kedua aku duduk di bangku SMP. Aku lengser dari jabatan ketua kelas dan memilih menjadi Sekretaris, alasannya karena aku mulai sibuk menjadi anggota OSIS yang sebenarnya vakum emoticon-Hammer (S) dan aku lolos seleksi regu inti Pramuka di SMP ini. Menjadi anggota regu inti Pramuka saat itu nilai plus sekali, you know lah.. makin eksis cerita nya hihihi ditambah tinggi badan ku yang sedang dalam pertumbuhan maksimal menjadikan ku seorang pinru atau pimpinan regu hahaha emoticon-Malu (S)

Di awal tahun kedua ini pula Ibam (sepupuku) resmi jadian dengan Diah, mereka kalau pacaran seringnya dirumahku hingga jadi bahan godaan Ayah dan Bunda emoticon-Ngakak (S) Sedangkan aku? Haha masih awet menjomblo. Walaupun saat itu Alfa gencar sekali mengode sama seperti Akbar gencar mendekati Senja. Mereka berdua hobby sekali mengirim salam ke radio dengan sebuah lagu yang hingga saat aku mengetik cerita ini masih mampu membuatku tertawa terbahak-bahak emoticon-Ngakak

Spoiler for radio:


14 Agustus adalah hari HUT Pramuka dimana tanggal 12-13-14 selalu diadakan perkemahan dalam rangka memperingati HUT Pramuka. Pagi itu tanggal 13 Agustus 2006 aku bertingkah layaknya anak kecil yang tidak mau makan, alasanku mual so sifat benci nasi nya lagi kumat. Akkhirnya salah satu senior perempuan ku, Mbak Dita, memakasa menyuapi ku mie katanya biar saat upacara apel pagi aku tidak pingsan, masa ketua nya malah yang pingsan ledeknya emoticon-Shutup (S)emoticon-Takut (S) hahaha

Ditengah acara suap-suapan itu *astaga* datanglah seseorang. Yang ku ingat mulutku sedang mangap dalam ukuran diameter paling maksimal saat dia datang. Entah bagaimana rupa ku saat itu, yang pasti terlihat konyol sekali hahaha. Dia hanya mampir sejenak ke tenda putri, berbicara dengan salah seorang guru kami dan senior lainnya lalu pergi meninggalkan tenda.

"Mbak Dita itu siapa?"
"Yang mana Kar?"
"Itu yang tadi datang, yang kecil kurus itu?
"Oh itu nama nya Kak Kun. Dia dulu anak Pramuka SMP X juga, sekarang dia SMA X dan menjabat ketua DKR."
"Oh gitu.."
"Hayoo kenapa tanya-tanya? Hahaha"
"Gapapa Mbak, cuma pengen tau aja."

Hahaha padahal mah tertarik banget, secara dari awal Kak Kun datang ga ngalihin pandangan sedikitpun, yaah walaupun curi-curi malu-malu kucing ala anak SMP gitu emoticon-Kiss (S)emoticon-Kiss (S)emoticon-Kiss (S) hihihi

Sepagian itu aku terus saja mencari sosok Kun, sosok pria kurus sekali namun sungguh menarik itu. Namun, mencari sosok kecil ditengah lapangan luas berisi ratusan hingga ribuan orang itu tidak mudah. Hingga akhirnya panggilan untuk upacara apel pun dimulai.

Ah itu dia, teriak ku dalam hati. Pantas saja tidak ketemu, ternyata orang nya ada di tengah lapangan. Kak Kun sedang bertugas menjadi danton dan lucky me dia jadi danton di barisan ku. Destiny, it's destiny!! Dan pikiran ku pun mulai ngaco kemana-mana. Aku hanya bisa melihat sosoknya dari arah samping kirinya, melihat nya silau membelakangi cahaya.. aku tidak pernah membayangkan jika 7th kemudian aku akan melihatnya silau seperti ini lagi emoticon-Malu (S)emoticon-Malu (S)

Waktu upacara yang biasanya lama kini terlihat begitu cepat, bahkan belum selesai aku menghitung bulir-bulir keringatnya yang jatuh hahaha emoticon-Betty (S)emoticon-Hammer (S)

Harusnya aku berani menghampirinya saat itu juga...
Harusnya aku tau akan ada tahun-tahun kejam yang menjadi jarak...

[TRUE STORY] The Love Letters
*Tubuh Kun sekarang (25th, 7bln) masih sekurus dulu saat berumur 17th.
Quote:

monggo gan, tiduran juga boleh hehe emoticon-Shakehand2
mumpung ts nye prempewi bikin pondasi candi dulu emoticon-Ngakak

mampir mampir sis ke trit sableng ane sapa tau sableng juga gegara baca baca kisah sableng ane hahaha. sukses sis dan jangan kentang yak, kalo doyan kentang kita ke mekdi aja yuk hahaha
image-url-apps
hai karlin salken dulu emoticon-shakehand
sering sering update ya :$
image-url-apps
ijin nenda dimari sis emoticon-Shakehand2
salam kenal btw emoticon-Big Grin
Quote:


yang kokoh gan biar ga terbang ketiup angin badai emoticon-Ngakak (S)
sudah mampir dan izin bangun tenda juga gan, salken yo emoticon-shakehand

Quote:


hallo agan steve emoticon-shakehand
iyaaa gan Karlin usahain rutin yaa hehe

Quote:


yang kuat gan, bisi roboh ketiup angin emoticon-Ngakak
salam kenal juga gan emoticon-shakehand

nitip jejak dlu sist , kayanya bakal asik nih ceritanya emoticon-Jempol
ditunggu updatenya sist emoticon-Jempol
image-url-apps
Asikk....ada lapak baru.....
Ijin nenda ya sist...
Keep update yoo....
---------------------------------------
Itu foto "kun" nya??weeww....kumis tipis...ahahaha

Part 4: Unpredictable coincidence [2006]

September 2006, aku kembali ke dunia nyata. Maksudku, mulai melupakan si misterius Kun dan kembali ke real life sebagai siswa kelas VIII SMP. Senja finally jadian dengan Akbar dan tidak lama aku menyusul jadian dengan Alfa. Aku memang pacar pertama Alfa meskipun Alfa bukan pacar pertama ku. Aku pernah sekali pacaran saat kelas 6 SD selama kurang lebih 2 bulan, haha I know itu konyol sekali, anak kelas 6 SD dan sudah pacaran emoticon-Ngakak

Malam minggu itu adalah malam minggu pertama ku dengan Alfa, walapun itu juga malam minggu kesekian Senja dan Akbar serta Diah dan Ibam. Triple date ala ala anak SMP tahun 2006 dulu hahaha. Bianglala pasar malam itu menjadi saksi dimana aku setengah mati menahan tawa melihat tingkah laku Alfa yang kaku dan tegang, sedangkan aku tetap dengan sikap ku yang selalu pede dan berisik. Aku ingat benar betapa pucatnya wajah Alfa saat aku meraih tangannya dan menariknya agar jalan lebih cepat karena antrian kami sudah mencapai akhir, Alfa lucu sekali.. and I started to think "Do I love him for sure?"

[TRUE STORY] The Love Letters

***


Oktober 2006, hubungan Senja dan Akbar berakhir setelah hanya bertahan kurang dari 3 bulan. Aku lupa alasannya mengapa, yang jelas Senja tidak galau sama sekali saat itu. Ternyata ada sesosok pria lah alasan kandasnya hubungan mereka. Pria itu adalah salah satu alumni SMP kami yang bersekolah di sebuah SMA di kota seberang. Pria itu sebenarnya pria yang cerdas, mengingat masuk ke SMA itu bukanlah hal yang mudah apa lagi kami yang berasal dari kota kecil bukan kota besar dimana SMA favourite itu berada.

Kalian pernah mempunyai pria sempurna yang hanya ada dalam imaginasi kalian? Ayo jujur saja kalian pasti punya. Aku punya. Aku selalu membayangkan sosok pria kurus tinggi berkulit terang, dengan mata teduh, berambut sedikit acak-acakan, dengan suara khas yang menenangkan, dan aku memberi nama sosok pria itu Mario...

"Kar kenalin ini pacar baru ku." kata Senja.
"Hai, gw Mario. Panggil aja Rio atau Iyo." sahut sosok itu.
"What? Mario? How come? What the..." pikir ku dalam hati.
"Heh kok bengong Kar?" suara Senja mengagetkan ku.
"Eh iya sorry, hallo Mario aku Karlina.. teman sebangku sekaligus sahabatnya Senja hehe." sahut ku gugup sambil menjabat tangannya.
"Hai cantik, nice to meet you Kar." Mario tertawa melihat kegugupan ku.
"Haha cantik kan? Aku bilang juga apa yang." Senja ikut tertawa.
"Waah kalian pasangan yang kompak sekali yah." ujar ku yang kemudian ikut tertawa, meski aku tidak paham apa yang lucu sebenarnya.
"Well, I think I've to go now.. Alfa nungguin diparkiran deh kayaknya." kata ku. (saat itu kita di kantin)
"Mau kemana kalian?" tanya Senja.
"Kita mau daftar Les nih. Aku diancam Bunda jangan sampai ranking turun gara-gara sibuk ekskul dan OSIS hehe." jawab ku.
"Ok hati-hati yaa Kar." Senja memeluk ku.
"Sure, bye honey.. bye Mario." aku high five dengan Mario, menyentuh nya sekali lagi.
"Bye Karlin." ujar Mario sambil tersenyum.

Aku melangkah meninggal kan kantin sambil sesekali menoleh kebelakang. Mario masih tersenyum kepadaku. Senyum teduh yang selama ini selalu ada di dalam imaginasi ku. Apa ini? Kebetulan kah? Kebetulan macam apa ini? Aaaaaarrrgghh damn it!! Aku terus menggerutu sampai tidak sadar sudah sampai parkiran.

"Cantik kenapa?" tanya Alfa. (FYI, hingga saat ini 10th kemudian Alfa tetap memanggil ku neng/cantik.)
"Hah memang kenapa a?" tanya ku. (Dan aku juga tetap memanggilnya aa', panggilan untuk orang Sunda karena dia orang Sunda tulen.)
"Itu muka nya dilipet begitu, sudah kayak baju yang siap mau dimasukin ke lemari hehe." ujar nya sambil mencubit pipi ku yang chubby.
"Aw sakit a, jangan dicubitin mulu.. kalau tambah melar gimana?" aku berkata sambil cemberut.
"Iya deh stop, jangan ngambek atuh neng geulis. Hayuk ah, nanti keburu sore." Alfa mulai menghidupkan motor Yamaha biru kesayangannya. Ah sekarang 10th kemudian aku tidak tahu lagi bagaimana nasib motor itu soalnya sekarang Alfa setia dengan Avanza silvernya, padahal itu kendaraan wajib pacaran dengan nya saat kelas VIII SMP hehe emoticon-Ngakak (S)

Alfa yang sekarang sudah banyak kemajuan, tidak lagi pendiam dan kaku seperti Alfa disaat kami awal pacaran, tidak lagi pucat saat aku menggandeng tangan nya. Hehe pada dasarnya aku usil jadi suka sekali mengusili dia tiap saat. Hidup ku mulai berjalan lagi seperti biasanya. Bahagia tanpa beban. Hanya PR matematika yang jadi beban terberat saat itu dan you know selalu ada Alfa yang siap sedia ketika aku malas mengerjakan PR hihi until know I dont know why he never got a rank while I was always in the first position in our class emoticon-Ngakak (S)

***


Hari itu Alfa tidak masuk sekolah. Dia dan keluarganya pergi ke Palembang untuk menjenguk nenek nya yang sedang sakit. Alhasil aku tidak ada tebengan sama sekali hari itu. Ohya aku anak perempuan yang sama sekali tidak diizinkan bawa kendaraan oleh orang tua ku, kemana-mana selalu diantar jemput Ayah atau Alfa. Ayah Bunda selalu khawatir, Bunda selalu bilang "Anak perempuan Bunda cuma satu, kamu permata nya dirumah ini, permata yang harus selalu dijaga baik-baik jangan sampai lecet sedikitpun. Karena jika sang permata itu rusak, seluruh keluarga akan ikut merasakan nya juga." Ini berhubungan juga dengan nama baik keluarga bla bla bla. Berhubung Ayah kerja, maka Alfa yang selalu setia menemani kemana-mana. Bahkan hingga saat ini di 10th kemudian hehehe emoticon-Kiss (S)

Sedari pagi perut ku nyeri sekali, biasa kalau lagi datang bulan nyeri nya minta ampun. Kadang suka bercandaan sama Diah gini "Aarrggh tau sakitnya begini mending minta dibuahin lah sama Ibam." dan itu adalah kalimat favorite nya setiap kali datang bulan hahaha gilaaa emoticon-Ngakak (S)emoticon-Hammer (S)

Aku memutuskan untuk stay dikelas sementar yang lain mengikuti pelajaran olahraga dilapangan voli. Bosen duduk dikelas membaca novel favorite ku, aku memutuskan untuk pergi ke kantin. Maybe a cup of hot tea would calm me down, pikir ku saat itu. Fyi aku punya novel favorite yang selalu aku baca berulang kali dan aku bawa ke mana pun.. Bahkan saat 10th kemudian aku terdampar di kota Bandung sendirian.

Judulnya Cintapuccino. Settingnya ada dikota Bandung, percaya atau tidak ini adalah mengapa aku mendaftar di universitas ini. Karena aku percaya aku akan menemukan cinta sejatiku di kota ini. Mungkin sudah banyak yang dengar atau baca tentang novel chicklit ini, karena sudah difilm kan juga. Cintapuccino berkisah tentang obsesi akut seorang perempuan bernama Rahmi kepada seorang pria bernama Nimo. Awalnya Nimo adalah sosok pria imajiner Rahmi, dengan sosok dan nama yang sama persis pula. Aku merasa banyak sekali kebetulan-kebetulan yang terjadi belakangan ini. Ya aku suka sekali dengan Cappuccino, dan aku juga mempunyai cwo imajiner dalam hidup ku. Berbeda dengan Rahmi yang bertemu dengan Nimo saat SMA, aku malah bertemu dengan sosok bernama Mario di SMP, parahnya dia pacar sahabatku, dan lebih parahnya lagi aku sudah mempunyai pacar namun tidak berhenti memikirkan sosok lain. Maafkan aku Alfa...

Aku menggelengkan kepala ku, mengusir semua pikirian-pikiran buruk yang ada. Walaupun aku belum sepenuh hati kepada Alfa, aku memegang prinsip untuk selalu loyal kepada satu pria saja. Dan itu adalah Afla, mengingat dia pacar ku. Aku terus melangkah kan kaki ku menuju kantin. 10 meter sebelum mencapai pintu kantin aku melihat sosok itu lagi. "Bukan kah seharusnya dia berada dikota lain? Mengingat ini hari Senin, bukan Sabtu.. karena kata Senja SMA nya hanya masuk Senin-Jum'at." kata ku dalam hati.

Aku membalik kan badan ku, ragu melanjutkan langkah atau berbalik menuju kelas. Hingga aku mendengar nama ku disebut...

"Karlin, mau kemana?" ujar seseorang sambil menepuk bahuku.
Quote:

Monggo sist emoticon-Shakehand2

Quote:

yang kuat tenda nya gan biar ga roboh ketiup angin emoticon-Ngakak (S)emoticon-shakehand
iyaa gan kumis tipis sexy emoticon-Wowcantik ahaaaayy
image-url-apps
Ijin ninggalin jejak tante...
mudah2an ceritanya menarik kyk cerita tante vanya...
image-url-apps
Quote:


Temen ane ada yang nama nya mario juga, tapi endut, kulit gelap, mata sipit dan sama bewokan, mungkin bisa di jadiin referensi untuk di jadiin cowo imajiner nya ente....wekekekeke
image-url-apps
Mumpung masih pekiwan..
Ijin nanam puun buat beteduh sis..

Dr sd udah cinta2an.. lah gw.. masih cupu abis.. cinta2an annya ama belut di sawah. #ups.. emoticon-Shutup
Quote:

amin amin amin emoticon-angelemoticon-angelemoticon-angel
Quote:


[TRUE STORY] The Love Letters
kurang lebih si Mario begini lah gan kayak sosok si Nimo dari Cintapuccino tapi face nya lebih tirus aja, sama dada nya ga sebidang Nimo, cuma dada kurus biasa bukan dada bidang yang seolah-olah berkata come-to-me-and-you're-save hehe emoticon-Wowcantik


×