alexa-tracking

[Fiction] Jalur cepat jadi seorang penyendiri

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54af8249582b2e7e348b456c/fiction-jalur-cepat-jadi-seorang-penyendiri
Poll: Gimana gan?
Lumayan 0% (0 votes)
Apanya? 100.00% (2 votes)
[Fiction] Jalur cepat jadi seorang penyendiri
Di Masyarakat penyendiri dianggap sebagai seseorang yang payah dan dianggap sebagai seseorang yang tidak pintar dalam bergaul terlebih jika pada masa-masa sekolah.


Masa sekolah yang indah dan bahagia di identikan dengan punya banyak teman , semakin banyak teman dan semakin akrab maka kehidupan Sekolah akan dianggap makin bahagia apalagi sampe punya pacar.


Tentu aja banyak yang berganggapan kaya gitu ,sebab Cinta dan Persahabatan adalah hal yang dianggung2kan dan dicari oleh semua orang , tetapi banyak yang ga sadar kalo Cinta dan persahabatan hanya untuk mereka yang menang lotre kehidupan yang dari awalnya diberi anugerah berlebih baik dalam penampilan maupun materi dan bersumber dari hal tersebut muncul sikap percaya diri luar biasa yang jadi senjata ampuh untuk memenangkan Cinta dan persahabatan .


namun bagi mereka yang kalah dan gagal meraih cinta dan persahabatan, tangisan mereka akan jatuh ketelinga yang ga mendengar dan ke hati yang ga merasakan apapun. bahkan sampe ada istilah Forever alone dan Jones yang artinya jomblo ngenes , yaitu mahluk hidup yang entah gimana jadi bahan celaan mereka yang menjalin hubungan antar lawan jenis(atau sesama jenis, tergantung pilihan masing2 gue ga ngejude)


dan berbekal pengetahuan tentang psikologi manusia dan kemampuan mereka membangun tembok mental untuk melindungi diri dari kehidupan sosial yang kejam yang kadang penuh dengan sentimen dan dugaan yang ga kalah kejamnya dengan vonis hukuman seumur hidup para Penyendiri (loner) punya mekanisme pertahanan diri sendiri yang seiring waktu membuat mereka menjadi orang yang super perceptive terhadap lingkungan mereka dan mampu mengatasi badai sosial yang kadang menerpa kehidupan mereka.


dan masi banyak lagi, dan satu lagi kalo lo coba nyebutin apa yang barusan gue bilang ke orang lain untuk ngebela diri lo sendiri atau menjelaskan kenapa lo loner maka kurang dari 5 detik lo bakal dapet respon diantara "Ih Creepy" "Dasar Freak" "GA PEDULI" 'mlengos' Etc


dari lamunan gue yang barusan dengan posisi masih pura-pura tidur gue ngeliat jam yang ngegantung males2an diatas tembok depan kelas , hmm.. ternyata masih 7.20


dan seperti biasa kelas 10-B masih sepi , cuma beberapa murid aja yang masih diluar kelas dan masih sibuk ngobrol becanda bareng temen mereka dan dari sini gue bisa denger tawa sama candaan mereka yang seakan ingin nunjukin kalo mereka punya temen yang bisa diajak becanda dan akrab akan satu sama lain yang merupakan salah satu ritual para mahluk sosial yang berusaha menjauhkan diri mereka dari kategori loner dan mencoba memperkuat rasa eksistensi mereka , apalagi buat mereka yang ngerasa punya temen yang populer disekolah.


gue ga bisa ngebayangin seandainya kalo gue harus berjuang untuk mendapatkan eksistensi diri setiap hari dengan cara memaksakan tawa palsu dan senyum tiruan untuk memuaskan ego mereka yang dianggap populer saat mereka dengan bangganya melontarkan candaan yang jauh lebih buruk dari nilai rata-rata ujian nasional.

Bel sekolah yang nandain pukul 7.30 mulai memaksa mereka yang masih diluar kelas untuk masuk , bagi gue kelas yang kosong merupakan salah satu tempat gue bisa relaks tanpa harus khawatir , karena saat seorang loner berada di keramain , loner yang gagal menyamarkan keberadaan mereka akan dijadiin target pandangan prihatin yang meghina batin. seiring mereka masuk kelas maka gue mulai mengeluarkan salah satu jurus standar untuk menyamarkan keberadaan gue , yaitu dengan pura2 sms-an dengan orang lain lewat handphone gue.



image-url-apps
gelar tiker gan, ane suka gaya penulisan ente..
Mereka yang mengaggung2kan masa Remaja sebagai masa yang harus di isi dengan berbagai hal yang membuat hidup lebih hidup seperti kesalahan , kebohongan , kegagalan , rasa frustasi , dan melakukan hal secara sembunyi-sembuyi serta menyimpan rahasia dan perasaan agar dapat diterima orang lain. dimana semua orang berusaha merubah diri mereka menjadi apa yang diharapakan orang lain atau yang mereka pikir diharapkan orang lain dengan mengorbankan hal penting dalam hidup mereka adalah orang yang membodohi diri mereka sendiri dan orang yang disekitar mereka. dan dengan melakukan hal tersebut mereka sangat yakin bahwa di masa Remaja apa yang mereka lakukan itu adalah sebuah kewajaran dan mereka pikir semua yang disekitar mereka mendukung setiap aksi yang mereka lakukan. dan jika semua hal tersebut adalah arti dan makna Masa Remaja , Maka para Penyendiri lah yang benar-benar menghabiskan Masa Remaja mereka dengan penuh makna, ya kan? , Para penyendiri yang gagal dalam mencari teman ,Para penyendiri yang berusaha merubah diri mereka sendiri dengan segala sesuatu yang diluar logika. tapi seandainya hal tersebut diungkapkan mereka pasti tidak akan pernah setuju , dan hal tersebut bukan sesuatu yang aneh melainkan sikap Double Standar mereka yang sedang beraksi. dan intinya adalah mereka yang menikmati Masa Remaja adalah orang2 Blo'on.


"Incen... kemaren kan pengurus majalah dinding mintanya Artikel tentang Masa SMA koq isinya malah beginian sih ...?. kamu itu kalo ngerjain sesuatu yang serius donk, apa perlu ibu kasih kerjaan yang lebih sulit kaya bersihin lingkungan sekitar sekolah"

baru denger kata suruh bersih2 gue udah bisa ngerasa mual , ngebayangin harus angkutin sampah di terik siang matahari

"sabar dlu bu , dengerin dlu penjelasan saya nulis kaya gitu"

"heh... , ayo buruan bilang apa alasan kamu"

"anu bu itu maksudnya"
aduh males banget kalo gue harus jelasin

"apa perlu dijewer dlu biar bisa jawab"

"eeng enggak bu , kuping saya tar caplang , iya nanti saya tulis ulang deh"

"kamu ini , ya udah nanti buruan tulis ulang , abis ini ikut ibu dulu... "

ga lama ikutin bu Riska, seorang guru wanita umur sekitaran 27 tahun, termasuk salah satu guru muda disekolah ini, gue dah berada disebuah ruang kelas , gue dan bu siska masuk ke sebuah ruang kelas yang agak kosong dimana meja2 dan bangku di tata dipojok ruangan.

agak pojok deket jendela ada seorang cewe yang tadinya sibuk baca buku

"bu Riska kalo mao masuk ketok pintu dulu dong"

"iya -iya "

"trus ada apa ibu kesini"

ah gue kenal nih cewe , Yuki Amanda murid kelas internasional salah satu murid dengan nilai NEM tertinggi waktu masuk sekolah ini . selain itu tampangnya yang cantik juga salah satu alasan dia l terkenal disekolah ini.

"ibu mao minta tolong, "

"incen.." seakan ngasih gue sinyal buat memperkenal kan diri sambil ngedorong gue maju

"engg. gue Incendio Indigo Kelas 10-b salam kenal"

"incen mulai sekarang kamu ikut osis bareng Yuki jadi bagian Troubleshooting, eits.. ga ada alasan , ini wajib dan ibu ga mau denger alasan kamu ga mau ikut , kamu udah terlalu sering dan ibu khawatri masa masa depan kamu , liat aja Artikel yang kamu tulis barusan"

'eh kegiatan lagi? makin lama donk jam pulang gue'
gue yang tadinya mao protest lgs ga jadi ngomong gara2 argument bu Riska

"Koq mendadak banget Bu , Maaf saya ga bisa nolong ibu soal urusan itu"

"Ini permintaan personal ibu , sebelumnya "
bu Riska ngasih Artikel yang gue tulis ke Yuki

ga lama Yuki baca tulisan gue

"kamu ngerti kan, ibu khawatir sama masa depan anak ini kalo dia sampe terus2an begitu "

"Maaf bu , kalo begitu Saya juga khawatir sama keselamatan jiwa dan mental saya kalo harus 1 eskul bareng dia" balas Yuki dengan gesture membalikan badan dengan lengan disilangkan didepan dadanya

HUH? maksudnya apa .. lagian body rata gitu apanya yang mao gue liat coba

"tenang aja nih anak, walau sikapnya ga terlalu cerah , tapi dia punya pikiran yang logis dan rasional dan ga akan mengambil resiko yang ga sebanding dengan hasil yang akan dia dapat "

"owh Penakut ya .. , Lagian Saya ga punya hak untuk nolak Permohonan guru sejak awal karena eksul ini juga bagian dari OSIS"

"hoi kenapa ga bilang aja kalo gue orang yang rasional dan punya pengendalian diri yang tinggi" protes gue .

"ok kalo begitu ibu harap kamu bisa meluruskan jalan pikiran ini anak, Makasih ya Yuki" kata bu riska sambil jalan keluar ruangan

'hoi emangnya pikiran gue bengkok ato gimana?'

Eh yang bener aja , koq jadi kaya gini ... diruang kelas yang kosong berdua bareng cewe selalu bikin gue ke inget kenangan pahit yang selalu pengen gue lupain,

kenangan dimana waktu smp dulu gue yang udah berusaha sekuat tenaga ngumpulin keberanian untuk nembak cewe yang gue suka sejak dulu , hanya untuk dapat jawaban ...

Kita tetep temenan aja ya.. ,

Temenan ? jangankan temenan Ngomong lagi aja kita ga pernah sejak saat itu.

dan dari dulu gue selalu sadar kalo hidup gue ga bakal kaya cerita Cinta di Novel Remaja dimana selalu ada canda dan cinta. beberbakal pengalaman dan latihan gue selama ini sebagai seorang loner , gue ga bakal lagi kena jebakan Komedi Cinta Romantis ala Novel Remaja yang ga bakal pernah ada di dunia nyata.

dan udah jadi fakta kalo cewe-cewe cuma suka sama cowo yang Ganteng dan Menawan yang kadang memperlakukan mereka tanpa rasa hormat.

yang artinya buat gue cewe cantik macem yuki cuma jadi jebakan ... dan mereka adalah musuh alami seorang loner.

dan dihadapan musuh seorang prajurit yang terlatih selalu menggunakan cara yang paling efektif untuk memenangkan pertarungan , dan saat ini cara yang paling cepat dan efektik menghindari jebakan Komedi cinta ala Novel remaja adalah mendapatkan rasa benci dari Yuki.
KASKUS Ads
Dengan niat untuk membuat yuki benci sama gue , langsung aja gue pasang tampang sangar ke yuki , biasanya dengan begitu orang-orang bakal ninggalin gue sendiri dan ga coba untuk ngomong sama gue.

tapi yuki malah ngebalas pandangan gue dengan lebih sangar lagi , dan langsung nawarin gue untuk duduk

"duduk aja dulu ..."

gue yang ga biasa sama tatapan mata seorang cewe yang cantik lgs refleks malingin muka dari yuki dengan gaya yang akward dan gue coba tutupin dengan ngambil kursi

"ohh.. iya"

gue naroh kursi agak jauh dari yuki sekitar 5-6 meter sementara gue coba duduk dengan nyaman , gue masih belom ngeh apa yang sebenernya terjadi , dan suasana hening antara gue dan yuki juga bikin gue merasa ga nyaman , yuki yang ngeliat gue ngerasa resah tiba tiba nanya..

"Ada apa?"

"eh enggak , gue masih ga ngerti aja"

"apanya?"

"misalnya kenapa bu Riska nyuruh gue gabung ekskul ini belum lagi, ekskul Troubleshootig ? trus kegiatannya ngapain aja coba?"

yuki nyentuh dagunya sendiri
"hee , kalo gitu coba tebak kira-kira apa kegiatannya?"

"hmm.. ngeliat dari ruang kelas yang kosong dan minim properti macem ekskul lain , dan juga bagian dari OSIS kemungkinan besar kayaknya kegiatannnya soal Paper work untuk OSIS ya" jawab gue ragu-ragu

"salah!" balas yuki singkat

"trus ngapain kalo begitu?"

"Orang-orang yang memiliki bakat dan pengetahun luas punya kewajiban untuk melakukan yang terbaik, bukan hanya untuk diri mereka sendiri tapi juga untuk orang lain, kalo hanya melakukan yang terbaik untuk diri sendiri hal tersebut adalah hal yang mudah , yang sulit adalah melakukan hal yang terbaik untuk orang lain , kapan kira-kira kita dapat melakukan yang terbaik untuk orang lain? jawabannya adalah disaat mereka memiliki masalah, tujuan dibuatnya Ekskul ini adalah Troubleshooting atau menyelesaikan masalah bagi mereka yang membutuhkan dan meminta bantuan kepada ekskul ini"

"dan contohnya adalah seperti apa yang kita lakukan saat ini"

"Incendio kapan terakhir kali kamu berbicara dengan wanita?"

pertanyaan yuki sedikit menghentak gue , hmm kalo ga salah kira-kira dua tahun yang lalu, waktu itu dikelas tiba2 ada cewe yang duduk samping tempat duduk dikelas gue tiba-tiba ngajak gue ngobrol , "eh pr kemaren susah banget yah" dengan nada riang , "iya yang kemaren lumayan susah. apalagi nomor 5-10"jawab gue namun setelah denger jawaban gue si cewe seakan kaget dan ngejawab "eh? ohh.. iya" dengan canggungnya .. abis itu hening sebentar dan gue langsung sadar kalo dia nanya ke temennya yang ada dibelakang gue , dan buka gue. dan sampe malem hari itu gue masih ga bisa tidur saat memikirkan betapa memalukannya "kyaaa" teriak gue sambil jedotin pala gue kebantal tiap kali gue ke inget"

ngeliat raut wajah gue yuki seakan bisa nebak apa jawaban gue dan ngelanjutin omongannya

sambil bediri dari kursinya yuki

"Selamat datang di TSO (Troubleshooting OSIS) . kami bertugas menyelesaikan masalah bagi mereka yang membutuhkan bantuan , dan mulai saat ini kami akan coba bantu menyelsaikan masalah kamu, sesuai dengan apa yang diminta oleh bu Riska, mulai sekarang masalah kamu adalah tanggung jawab TSO juga, jadi kamu patut bersyukur ada yang mau membantu kamu"

'this bitch'

"Masalah ? Tanggung jawab?"

"Asal lo tau aja ya , gue ini termasuk pintar dan berbakat , gue peringkat empat test fisika dikelas gue , dan penampilan gue juga rapih dan punya tampang yang lumayan ganteng dibanding kebanyakan orang, lu bisa bilang kalo gue adalah high quality person dan merupakan mereka yang terbaik di masyarakat , seandainya lo ga memperhitungkan soal gue ga punya pacar ataupun sahabat"

"faktanya kamu bisa nyebutin hal-hal tersebut dengan bangga, bener-bener luar biasa ya? dasar Aneh , Freak!"

"jijik dengernya"

"berisik , lagian lo orang terakhir yang mao gue denger ngomong gitu , dasar cewe aneh "

hening sejenak yuki lanjutin omongannnya

"ngeliat dari tingkah laku kamu , kayaknya kamu selalu sendirian pasti gara-gara sikap kamu yang buruk dan sensian yah? dan lagi pula soal tampang kamu , asal tau aja yang nentuin kamu cakep ato enggak itu yang ngeliat kamu bukan diri kamu sendiri, jadi yang bisa nentuin kamu cakep apa enggak ya saat ini aku"

"egh.. gue benci harus ngakuin kalo apa yang lo omongin ada benernya"

"ok cukup , latihannya saat ini , kamu mungkin ga sadar , tapi sekarang kamu udah bisa berbicara dengan aku , seorang cewe yang cantik dan berbakat disekolah ini , dan seandainya kamu udah bisa berbicara dengan normal dengan aku , kamu pasti bisa bicara dengan normal dengan cewe-cewe lain, bisa dibilang aku udah berhasil sedikit merehabilitasi kamu"
balas yuki sambil nunjukin senyum kemenangan

"HUH?"

"biar gue perjelas, gue bukannya ga bisa ngomong sama orang lain, tapi gue ga mao ngobrol soal-soal ga penting sama orang lain dan gue ga perlu rehab"
balas gue sambil malingin muka dari yuki

"kalo kamu ga merubah diri kamu, kamu bakal dapet masalah terus di kehidupan sosial kamu loh"

"Yuki"

tiba-tiba bu Riska masuk ke kelas

"dibilang ketok pintu dlu kalo mau masuk"

"iya maaf- maaf"

"wah kayaknya kamu kesulitan nyelesain masalahnya si Incendio ya"

"Susahnya kalo yang punya masalah ga mau nyadar kalo dia punya masalah"
jawab yuki dengan raut muka frustasi

"bukan begitu kenapa gue harus berubah coba, dan seandainya gue harus berubah gue ga mao orang lain yang nyuruh gue untuk berubah,dan gue rasa diri kita sendirilah yang berhak untuk menentukan untuk berubah ato enggak"

"kalo begitu kamu cuma lari dari masalah"

"tapi merubah diri sendiri juga berarti lari dari masalah kan ? ga bisa kah kita menghadapi masalah sebagai diri kita sendiri dan apa adanya?

bu riska yang denger argumen gue yang masuk akal mulai ngelirik yuki.

"kalau begitu"
pause sebentar lalu yuki lanjutin omonganya

"kalau seandainya begitu masalahnya ga akan bisa diselesaikan dan ga akan bermanfaat untuk orang lain sama sekali"

denger yuki ngejawab dengan sedikit emosi gue sedikit tersentak

"dah, dah sabar dulu kalian berdua" bu riska coba menenangkan

"gini aja karena kalian berdua punya alasan masing-masing , dan kalian berdua dah jadi bagian dari Troubleshooting , gimana kalo kita bikin taruhan , siapa yang paling banyak menyelesaikan masalah orang lain berhak nyuruh yang kalah apa aja?"

'taruhan?. boleh nyuruh apa aja?,maksudnya beneran apa aja termasuk (telen luda)??? emang boleh ya guru nyuruh gitu' pikir gue heran sedikit

"aku ga mau bu , kalo yang menang boleh nyuruh apa aja , apa ibu ga takut kalo incendio minta yang macem2?"

"hoi-hoi .., enak aja emangnya yang dipikiran anak SMA saat ini cuma itu aja , masih banyak tau hal lainnya , misalnya.. err Pemberatasan kemisikan? Perdamaian dunia ?mungkin" enggak deh kayaknya gue ga pernah kepikiran soal dua hal tersebut

"he~~ ternyata Yuki yang penuh bakat dan terbaik dikelas Internasional masih ada yang di takutin toh?"
"jangan-jangan kamu takut kalah ya?"
kata bu riska seakan memprovokasi dengan senyumnya

"ok kalo begitu, tapi asal tau aja ya bukan karena provokasi terang2an ibu tadi"

"ok deal ya kalo begitu"

gue yang ga ngomong apa-apa seakan udah dianggap setuju taruhan tersebut , seandainya gue kalah dan yuki minta apa-apa dari gue , gue harus gimana coba? apakah gue yang masih lugu harus .....

tapi seriously ? kenapa ga nanya gue setuju apa enggak..


keren, numpang ngegelar tikar dulu.....
emoticon-Matabelo walaupun cuman fiksi, tapi ceritanya kaya gua ngeliat cermin aja ni gan.
ijin bangun tenda deh.
emoticon-Kiss salam para penyendiri
image-url-apps
Bagus gan gaya penulisannya
Izin nenda ya emoticon-shakehand
Kaum introvet emoticon-Big Grin
For RESERVE AND UPDATE
UPDATE and RESERVE
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:




welcome gan .. buat yang suka sama apa yang ane tulis , bisa di rate , share , atau comment
jdi penyendiri kaga perlu jalur cepat gan emoticon-Big Grin
badewe, penyendiri itu keren emoticon-Cool
kalau ente lanjot, ane ksih cendol bray emoticon-Cool
bahasanya agak gahol2 gitu emoticon-Big Grin
mantab ini gan, pas banget dah
spikles ane emoticon-Big Grin
image-url-apps
Kek anime "angel beats" ni mah om, TSO ntar kerjanya ngabulin permintaan orng2 gag??
Just my personal opinion
Quote:


emoticon-Toast

Quote:


full bar ya gan?

Quote:


iya gan ! bahasanya diluar EYD , kalo punya editor mungkin ane udah di tamparin gara2 pemakaian bahasa yang sok gahol

Quote:


angel beats ya gan.. endingnya sedih bgt gan! emoticon-Matabelo , tapi kalo angelbeats itu kalo ga salah orangnya abis di kabulin permintaan pada ngilang .. , btw TSO nanti bakal lebih jelas kalo agan lanjutin bacanya , selain angel beats lumayan banyak anime yang ada organisasi bantuin orang , macem Sket Dansu jg , trus ... (nyebut banyak tapi cuma bisa kasih contoh 1)
image-url-apps
Quote:


gue bacanya malah kyk oregairu apa gitu judulnya panjang... baca pembukaannye sangat menarik cuma pas posting kedua rada kecewa, ane udah sering liat cerita macem begini.. tapi bagaimana pun ini menarik keep update gan.
Quote:


oreigairu juga gan...
mungkin karena chara favorite ane macem Jintan ano hi mitta hana (loner jg) , trus hikigaya hachiiman sama mad scientist hoouin kyouma .. , mungkin sering buat agan karena sering nonton anime yang genre tersebut macem ane gan , jadi ya kurang lebih pasti ada pengaruhnya.. cuma nanti berusaha dibuat lebih menarik sesuai inspirasi
Quote:


hanjer, kaga kuat ane klo mpe fullbar, kek jasa cindul aje emoticon-Hammer
tapi berhubung menghormati sesepuh, ane ksih aja gan emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


menurut ane sih jintan gak looner gan, selalu ada teman² nya, mungkin karena menma mati bikin semuanya kehilangan arah dan pada merasa bersalah. akhirnya mencari tujuan baru, tapi siapa yang sangka menma malah balik lagi cuma buat bikin jintan nangis this is good anime, I really love it. tapi menurut ane cerita ente bagus kok gan,klo ane disuruh bikin macem tulisan ente, ane juga belom tentu bisa. saran ane sih jangan terlalu terpaku sama anime gan. terus kembangin ceritanya. ane tunggu in cerita selanjutnya..
Mereka yang bekerja keras akan sukses dalam karir dan hidup, hampir semua orang percaya akan hal tersebut , bahkan beberapa orang rela hidup sebagai workaholic atau malah kerja lembur berhari-hari tanpa kompensasi apapun dengan harapan karir mereka akan jadi jauh lebih baik , seandainya benar kerja keras sama dengan keberhasilan ataupun kesuksesan , kalau begitu para buruh yang bekerja sejak dari subuh hingga malam tiba pasti sangat sukses dan kaya , namun fakta berkata lain sebagian besar mereka yang kaya bekerja lebih santai daripada para buruh yang mereka gaji dan seandainya mereka ditanya apakah mereka bekerja keras , mereka akan dengan sangat bangga dan menyatakan bahwa mereka telah bekerja keras dan dibuktikan dengan kekayaan dan kesuksesaan yang mereka dapatkan , tetapi yang sebenernya terjadi adalah mereka yang kaya dan sukses berhak menentukan apa arti kerja keras , mencari klien dengan menelepon berbagai perusahaan ataupun kenalan mereka anggap sebagai kerja keras , sedangkan seandainya buruh yang mereka gaji bekerja seharian penuh di pabrik yang mengeluarkan keringat sejak pagi hingga subuh pasti punya pendapat lain jika mereka tau bahwa atasan mereka duduk dikursi empuk diruangan yang ber-AC dan bermodal telpon sana sini disamakan dengan apa yang mereka kerjakan di pabrik yaitu kerja keras. dan tentunya hal tersebut adalah suatu ketidakadilan, oleh karena itu saya menolak untuk bekerja keras.


"bu sabar dulu... tulisan saya itu maknanya sekedar filosofis aja koq bu"

"adu du duuh.." gue pura2 kesakitan waktu bu riska ngejewer kuping gue

"kamu ini ga berubah-berubah ya... dapet ide darimana kamu ampe nulis kaya gini coba.. "

"kalo saya gampang berubah harusnya ibu malah curiga donk , soalnya orang yang gampang berubah itu ga bisa dipercaya, lagian ibu kan guru bahasa inggris koq tugas bahasa indonesia saya ada di ibu?"

"kamu ini... "
sambil geplak pala gue pelan pake kertas tugas gue

" selain guru bahasa inggris , ibu juga guru bimbingan, ya udah sana balik ke kelas "


selain gue menolak kerja keras gue juga orang yang mencintai lingkungan dan bumi ini , makanya gue dari dulu menganut gaya hidup hemat energi(hemat tenaga) , yang artinya gue hanya akan melakukan hal-hal yang penting, tapi bagi sebagian orang mereka mengangggap gue itu males

setelah gue cek hp ternyata jam istirahat udah hampir selesai, dan gue udah kelar makan siang , tinggal ngabisin minuman gue aja , abis itu sampah sisa gue makan lgs gue lempar ke keranjang sampah di deket parkiran sepeda dan motor. dan lgs menuju kelas buat ganti baju untuk pelajaran olahraga.

"ok semua cari pasangan untuk latihan basket"
teriak guru olahraga ke smua murid

"pak saya rada ga enak badan, takut ngerepotin pasangan latihan saya , saya latihan free throw aja ya"

"oh , ya udah"

salah satu hal yang paling dibenci loner adalah disuruh cari pasangan untuk kegiatan sekolah , dan berusaha mencari orang yang mau menjadi pasangan latihan bisa dibilang sebuah usaha yang sia-sia karena hampir smua orang pasti sudah punya pasangan seperti dilatihan2 sebelumnya. dan jika seorang loner bersikeras untuk mencari pasangan maka paling-paling mereka dipilih jika salah satu pasangan tersebut ga masuk sekolah atau sedang sakit , dan berusaha mengajak orang lain yang tidak akrab bukan sesuatu yang gampang , setiap penolakan berarti sama dengan hancurnya rasa percaya diri dan harga diri seorang loner, lebih buruk lagi jika disuruh mencari group.


untuk gue yang menganut gaya hidup hemat energy bisa dibilang free throw adalah latihan paling cocok buat gue , selain gue ga perlu lari2an kesana kemari , juga berguna buat gue kalo mao ngelempar sampah ke keranjang sampah tanpa harus jalan.


saat gue lagi asik-asik ngelempar bola basket , tiba2 gue ngerasain ada yang membentur kepala gue dari belakang

"oi eh.. err.. Can... , tolong lemparin donk bola basketnya kesini" teriak Andri salah satu anggota tim basket sekolah gue yang terkenal sok gaul dan selalu jadi sidekick buat orang yang lebih populer

'Can? sapa coba yang namanya can'

setelah gue ambil tuh bola basket gue lempar agak tinggi ngelewatin Andri yang coba nangkep lemparan gue ,tapi meleset

"woi can lo lempar yang bener , payah lah ga pernah maen bask..."

belom sempet dia nyelesain omongannya bola basket yang gue lempar mantul di dinding dan ngenain belakang kepalanya dia, diikutin tawa orang-orang disekitar dia , "wah karma tuh Ndri" celoteh yang lain


selesai pelajaran olahraga harusnya waktunya gue pulang , tp berhubung gue dipaksa masuk TSO , maka gue lgs aja menuju ruang kelas tempat ruang ekskul TSO

gue masuk tanpa ngetok pintu dan lgs nyelonong gitu aja , Yuki yang masih sibuk baca buku seakan nyadar gue masuk ke ruang dan dia lgs nyapa gue

"Siang"

"eh.. err Si siang"

"koq balik lagi kesini? bukannya kamu ga mau ikut TSO, owh kamu pasti takut dimarahin bu Riska ya?, wajar aja kamu kan penakut ya"

"rasa takut itu adalah hasil evolusi manusia dimana rasa takut itu jadi salah satu alat manusia supaya bisa beradaptasi dengan lingkungan dan menghindari bahaya supaya bisa melanjutkan peradaban manusia hingga saat ini , jadi sebenernya penakut itu adalah suatu sikap yang mulia! dan gue bangga akan hal tersebut"

"tuh kan , bangga banget ama hal yang memalukan , dasar FREAK , weirdo "

"berisik , lagian koq lo cepet banget ada disini ? emangnya lo ga.."

sebelum gue selesain omongan gue

"aku sudah terbiasa untuk datang tepat waktu di setiap kegiatan"
jawab yuki cepat

"permisi"
tiba-tiba ada yang mengentuk pintu ruangan

"masuk.. " yuki ngebales ketukan pintu tadi

"Bu Riska nyuruh aku dateng kesini"

"eh? Koq Indi ada disini?"

"huh?" gue nengok ke Yuki, owh ternyata yang dimaksud indi tuh gue
eh siapa coba nih cewe , trus manggil gue Indi pula

"dia salah satu anggota disini"

"owh... . aku tadi tanya bu Riska katanya suruh minta tolong kesini"

"Rin Irina dari kelas 10-B ya , mau minta tolong apa?"

"eh koq Manda tau namaku? gini jadi ekskul basket lagi ngadain penentuan tim Inti untuk kejuaraan bulan depan dengan ngadain pertandingan sparring antar tim inti yang sekarang dengan anak-anak yang baru gabung , nah tadinya kita mao minta tolong guru olahraga untuk jadi wasit , tapi beliau udah pulang , dan jam ekskul kaya gini susah cari orang yang ga sibuk , jadi kata bu Riska bisa minta tolong kesini"

"oh begitu , kapan pertandingannya? " tanya yuki

"15 menit lagi, maaf agak mendadak"

"Incendio kamu bisa kan jadi wasit Basket?"

"Nope , Not a chance hari ini ada pelajaran olahraga dan pakaian olahraga yang gue pake masih basah gara-gara keringet , gue ga mao pake lagi , dan lagi gue ga terlalu ngerti peraturan soal basket"

"wah ternyata kamu bener-bener ga ada manfaatnya... seperti yang udah aku duga"

'rewel'

"ya udah Rin nanti 10 menit lagi aku Kesana , Incendio kamu juga ikut tapi skrg kamu keluar dlu aku mau ganti baju , dan Rin tolong jagain pintu depan ya jangan sampe Incendio ngintip ato masuk kesini "

"eh? ternyata Indi orangnya mesum dan pervert ya? wah stalker ya?"

"this Bitch , kalo lo terlalu kepedean gue bakal ngintipin lo, maaf aja ya, ga sebanding sama hukuman yang bakal gue terima dan asumsi dari mana kalo gue stalker , emangnya gue pemuja rahasia yang jatuh cinta sama yuki gitu? yang ngikutin dia kemana aja?"

"bitch? indi jgn sembarangan ya aku ga pernah kaya gituan.. dasar mesum , stalker , cabul" protes Rin sedikit jengkel

yuki dengan cepat nimpalin

"loh bukannya kamu jatuh cinta ya sama aku yang cantik ini, makana kamu balik lagi ke TSO padahal sebelumnya bilang ga mau ikut"

"please deh , tingkat kepedean stinggi itu udah diluar batas gue untuk ngasih tanggapan"

"ya udah sana keluar" balas yuki cepet

"Ayo indi buruan keluar" timpal Rin

'woi jgn panggil gue Indi'

×