alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
cerita masalalu menghebatkan dan menguatkan kita ke masa depa
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54ad4c00de2cf29f348b4569/cerita-masalalu-menghebatkan-dan-menguatkan-kita-ke-masa-depa

masalalu ku tidur terlantar

Ini sebanarnya cerita ku yg sedikut berbeda dan singkat. Tentang aku yg pernah tidur terlantar. Mohon maaf jika tulisan2 atau rangkaian kata2 yg kurang bagus dan kurang benar. Sekali lagi sebelumnya maaf ya gan.
Pada suatu hari sebut saja orang yg berinisial C ini hidup di suatu daerah tempat dia di besarkan yg namun bukanlah tempat tinggal yg selayaknya ia berdiam.
Tepatnya di jakarta,di mana segimana yg kita tahu kota jakarta itu seperti apa.bila anda beruntung,anda akan merasa bahagia di jakarta. Bagaimana dengan orang2 yg tidak beruntung? Hidup terlantar di pinggiran,tidur di pinggir jalan raya,di bawah kolong jembatan,tidur di depan toko dan dimana pun mereka akan merasa nyaman yg terpenting adalah dia bisa terlelap tidur. Tapi bagaimana dengan anak yg masih kecil2 yg terpaksa tidur seperti itu?mereka tak memiliki kampung di jakarta,hanya dari luar daerah dan nekad hidup di jakarta dengan tujuan yg sama,yaitu merubah nasib agar menjadi lebih baik.
Ok aku mo mulai kisah nyata ku sendiri. Aku ingin kalian membaca ini memandang dari segi optimis bahwa kalian harus sadar kalian lah orang yg beruntung.
Inilah kisah ku.
Ibu ku dan ayah ku berbeda,ibu orang jawa barat dan ayah orang jakarta.
Dimana pada waktu sketika ayah ku meninggal dunia pada waktu aku masih kelas 4sD. aku hanya bisa menangis dan gak bisa mengembalikan ayah untuk hidup kembali. Semua terasa sangat lah berubah. Tadinya aku tinggal dengan ayah,ibu,nenek dari ayah dan aku. Semua berpencar setelah ketiadaan ayah.
Aku pernah mengalami Tinggal di suatu tempat di jakarta di daerah aku sendiri tapi bukan di rumah bukan jg nebeng di rumah trmen dan bukajuga di kosan.tapi aku tidur di luar,di daerah ku sendiri,masih di jakarta.
Aku tidur di luar dimana asal ada tempat yg kosong bisa buat aku tidur dan aku akan tidur di tempat itu ,tak peduli dengan kotor.
Tiba2 saat malam sekitar pukul jam 03.00 wiB aku terbangun dari tidur karna hujan telah turun dan aku terpaksa untuk sementara tidak tidur karna hujan yg sudah membasahi tempat ku tidur. Dan setelah beberapa menit hujan pun reda,aku masih harus membersihkan tempat tidur ku dengan lap yg ada atau ngambil lap dari orang lain yg mungkin ada di luar rumah. Ku ambil dan ku berihkan tempat aku untuk tidur kembali.
Tubuh yg Di balut dengan helai pakaian dan jaket tipis untuk menyelimuti tubuh ku saat terlelap Agar gak terlalu kedinginan.
Hampir cukup lama aku merasakan hal itu. Walaupun ngamen atau setelah udah kerja pun,aku gak pernah mau ngontrak karna sayang uang nyadan takut gak cukup untuk kebutuhan ku sendiri.
Aku tidur gak ada tempat,seperti orang2 jalanan yg tidur di mana saja.
Tapi beda nya aku punya daerah dimana daerah itu adalah tempat aku juga waktu kecil walaupun kini sudah tidak punya rumah tapi daerah ku sudah seperti rumah aku sendiri meski pun aku tidur terlantar. Karna aku masih punya teman di daerah ku walaupun pada agak celeng temen2 ku ini tapi mereka tetap teman karna mereka yg kdang bikin aku merasa kuat di jakarta. Aku sudah terbiasa tidur di Luar seperti itu. Walau pun aku merasa sedih dan bertanya2 mengapa aku begini?aku tetap optimis bahwa gak mungkin akan selamanya aku seprti ini. Itu kata2 yg terbesit di hati ku sendiri . Namun aku terbiasa dengan hal seperti di gigitin nyamuk,kedinginan ,belum lagi kalau hujan turun.harus siap2 bangun.
Pernah pada waktu malam skitaran jam 12an karna masih blum pngen tidur .uang di kantong udah gak megang sama sekali.minjem uang sama salah satu temen gak di kasih,mungkin tmen juga lagi gak punya uang karna biasanya temen aku ini suka ngasih wlupun aku gk punya.
Setelah ga dapat uang akhir nya aku minjem 10rb sama hansip yg lagi jaga di depan rumah orang kaya,akhirnya di kasih juga.uangnya di pakai buat makan dan aku sisain buat pagi besok sarapan juga. Hansip itu baik,aku kembalikan uangnya pas aku udah punya uang tapi dia gak mau nerima.dia bilang buat aku aja uangnya gak apa2 kok.
Jjur,ngenes banget sama hidup sendiri yg seperti ini.kadang pun pengen ada yg lebih merhatiin.walaupun aku sebagai cowok tapi jjur.hati tuh suka ngenes n mudah haru,tapi kadang emosian.walaupun emosian aku gak pernah ribut sama temen sendiri.gak mau ribut sama temen sendiri.
Aku tidur di luar masih sejak umur nya seinget aku skitaran 15th'an lebih. Tapi aku agak agak lupa detailnya karna aku juga udah gak terlalu mau inget masalalu yg bikin aku sedih.
Aku cuma mau memcoba mengingat masalalu yg sedih di kehidupan aku dan mau mengerti pada saat kita merasa hebat kita seakan terhentak kepada Masalalu yg membesarkan kita yaitu rasa derita dan Pahit dahulu yg pernha kita alami, dan agar kita bisa saling menghargai orang2 lain yg kurang mampu dan kurang beruntung dan bisa dapat berbagi bersama mereka.
Salam kasih hangat dari saya.
Diubah oleh sash.zhou
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!

PERTAMAX gan..

Wah semangat gan...

waktu itu sekitar tahun berapa gan?


Salam PERSAHABATAN emoticon-Sundul Gan (S)
Quote:

Sekitaran tahun 2007 kyaknya c kalau gk salah gan. Ane sendiri udah gak terlalau inget soalnya.
Jadi kelanjutan sekarang gmn gan emoticon-Matabelo
Ane tertarik baca kisah agan emoticon-Matabelo yg semangat ya gan emoticon-Matabelo
ternyata ada yg lebih ngenes hidupnya dari ane
emoticon-Matabelo
lanjutkaan gan emoticon-Big Grin
ceritanya terlalu pendek susah ngingetnya emoticon-Hammer
tapi mirip sama temen gua nih cerita
Diubah oleh DidiMzifc


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di