alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Surat Pembaca /
Ongkos Kirim Lazada yg Berlipat Ganda.
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/549468a3902cfe7f6a8b4572/ongkos-kirim-lazada-yg-berlipat-ganda

Ongkos Kirim Lazada yg Berlipat Ganda.

Nomer order barang saya di Lazada #309788791.
Lokasi saya di Garut. Saya memesan sebuah sweater dengan harga satuannya Rp. 69.500,- dan ongkos kirim sebesar Rp. 25.600. Karna saya tertarik dengan barangnya maka saya memesan barang tersebut sebanyak 5buah. Dan alangkah terkejutnya ketika saya melihat ongkos kirim yg tercantum sejumlah Rp. 128.000 yang ternyata adalah JUMLAH TOTAL 5 kali ongkos kirim per satuan barangnya (25.600 x 5).
Padahal saya memesan dari suplier yang sama. Dan barang kurang dari 2Kg untuk keseluruhan barang tersebut.
Apakah ongkos kirim dari Jakarta ke Garut mencapai Rp. 128.000?? Apakah ini sebuah trik untuk mengambil keuntungan dari pelanggan??
Mohon penjelasannya.
Terima kasih.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 3
Ane bantu doa sama upnya aja ya gan hahaha
Berguna sekali pencerahan agan-agan semuanya
Hallo,

Bagi yang pernah berbelanja di zalora, lazada, bhinneka dan blibli.com, mohon bantuannya untuk mengisi kuesioner penelitian untuk tugas akhir saya pada link http://goo.gl/forms/4zBvbtwqKR

Saya akan sangat berterima kasih apabila anda meluangkan waktu untuk ikut berpartisipasi dalam survei ini.

Jangan lupa memasukkan nomor telepon anda di halaman terakhir untuk memenangkan undian pulsa 25.000 kepada 5 orang yang beruntung!

Pengumuman pemenang akan diberitahukan pada tanggal 13 April 2016

Terima Kasih
klo setau ane sih sistemnya mungkin gan
susah klo udah bicara sistem

coba transaksi diluar lazada aja gan
sapa tau ada barang yg agan cari
Diubah oleh acikupop
Lumayan deh dikorup duit 3kg
Quote:


kalo di toped, otomatis perhitungan ongkirnya,
kalo belanja di merchant yg sama, ongkir akan digabungkan dengan syarat layanan yg sama,
misal order pertama pake reg, order kedua pake reg, itu otomatis digabungkan.

tp di cek juga, kadang ada seller nakal yg markup ongkir dengan fitur biaya tambahan.

Ada kok toko online yg hitungnya berat asli diakumulasikan

Contohnya:
*nt*rkomput*r
J*k*rt*notebook
harusnya dikirim per pengiriman itu gan, ga dikali jumlah lagian berapa si sweeter masa satunya sekilo
Gan ane makin lama ke lazada makin aneh. setahun yang lalu pembelian di atas 90 ribu gratis ongkir ke jawa tengah. 2 bulan yang lalu ane mau beli ongkir 20% di tanggung sama lazada dari ongkir normal. ongkir normal ke tempat ane kalo pake JNE REG cuma 25 ribu, pake pos kilat khusus cuma 23 ribu. pake wahana cuma 18 ribu. tapi sejak kemarib ane mau beli ongkirnya sekarang jadi 40 ribu. beli 2 produk jadi 80 ribu.

yang ane bingungin kenapa sekarang ongkirnya 40 ribu sementara ongkir normal ke tempat ane cuma 25 ribu. kira kira mereka kirim pake apa ya sampai ongkirnya segitu? awalnya ane ngira jne naik tarif. setelah ane cek jne tetep tarifnya

JAWABAN CS LAZADA

Balasan email dari lazada tertanggal 28 Desember 2014. Pkl. 09.30 WIB


MohLukman, Dec 28 09:30:

Dear Bapak Ahmad,on maaf atas ketidaknyamanan yang dialami,

Sehubungan dengan pertanyaan Bapak Ahmad mengenai kebijakan ongkos pengiriman. Kami informasikan bahwa Per 1 Oktober 2014, Lazada memiliki mekanisme baru mengenai perhitungan biaya pengiriman. Pengiriman ke wilayah zona 1 (DKI Jakarta, Bogor, Depok, Kota Tangerang dan Kota Bekasi), pengiriman gratis berlaku untuk pembelian minimal Rp. 45.000 dan berat kemasan dibawah 10kg. Untuk pesanan dengan berat diatas 10kg, Lazada akan memberikan subsidi biaya pengiriman sebesar maksimal Rp.80.000,-.

Pengiriman ke wilayah yang termasuk ke dalam zona 2 dan 3, seluruh pemesanan barang akan dikenakan biaya pengiriman. Besarnya biaya pengiriman akan ditentukan dari dimensi produk setelah dikemas, lokasi pengiriman barang dan jenis barang yang dipesan. Bapak akan dapat melihat besarnya biaya pengiriman barang saat Bapak melakukan checkout pembelian barang. Lazada akan menanggung 20% biaya pengiriman untuk pengiriman untuk pesanan di atas Rp 90.000.

Informasi lebih terperinci mengenai mekanisme biaya pengiriman dapat diakses melalui tautan http://www.lazada.co.id/shipping/
(perhitungan tersebut adalah produk yang terinformasi pengiriman dari gudang Lazada.co.id)

Sebagai informasi untuk perhitungan ongkos kirim produk yang terinformasi di (Dijual dan di kirim oleh Supplier/merchant) akan terakumulasi otomastis jika alamat pengiriman telah di input sebelum konfirmasi pemesanan. ( dikarenakan pengiriman supplier dari masing masing wilayah gudang)

Apabila Bapak Ahmad memerlukan informasi lebih lanjut silahkan kunjungi alamat Layanan Konsumen kami di : www.lazada.co.id/contact/

Hormat Kami,
Lukman | Customer Service Assosiate | Lazada.co.id

Maaf gan gak tau cara attach foto. Jadi saya copas aja.
Gara2 hal beginian jadi makin banyak org yg takut belanja online deh...

Di Indo emang belum bisa kaya di Amrik sono ya, disana system belanja online kaya ginian udah canggih dan melindungi bener ke konsumen, ane pernah beli sepatu dan aksesoris gadget dari Amazon US, dikirim ke alamat saudara ane di US juga (saudara ane yg pesen, dari komputer dia di US), dan itu pelayanannya bener2 profesional.
Quote:


Kalo system ongkir di qoo10 bukan otomatis by system gan, tapi harus diinput manual oleh seller. Repotnya pembagiannya per area (Area I, II dst sampai IX). Jadinya seller menghitungnya ambil ongkir termahal untuk suatu grup area. Misalnya Jateng - Jatim Termurah 16.000 termahal 42.000, tentu seller ambil yg termahal, karena siapa yg mau nombokin kekurangan ongkirnya. Jadi kalo ada yg order dari kota yg ongkirnya di bawah ongkir yg di tetapkan di areanya, ya jadi keuntungan tambahan buat si seller.
Diubah oleh jaliprit
Quote:


Untuk lazada,
Setahu saya ongkir dibagi 4zona gan,
Zona 1 itu jabodetabek ( gratis )
Zona 2 masih pulau jawa ( agak mahal )
Zona 3 udah pulau sumatera,
Zona 4 diluarnya

Untuk ongkirnya dibagi perzona kayaknya gan, dipukul rata,
Kayaknya lazad emang ambil untung dr ongkir jg sih, habis margin d dia it kecil banget gan ( dibawah 10% ) sedangkan e-commerce lain menetapkan margin 10%++
CMIIW

kalau agan mau belanja dgn ongkir yg benar2 agan cek d web jne, bagusnya d tokoped / eleven gan ( eleven aja yg lg bakar voucher ) emoticon-Smilie
Post ini telah dihapus oleh si_komo
Quote:


kalo di q**10 kayaknya sama deh perhitungannya tentang per-ongkiran. biasanya JNE jakarta-balikpapan cuma 30-37, di sono nyampe 60an ribu. ga jadi beli deh -_-. barangku berat di ongkir emoticon-Mewekemoticon-Mewek
Diubah oleh alandhitya
Ane agak lupa, kalo gak salah ada beberapa yang seperti itu...

Ongkir diitung berdasarkan per jumlah barang... ane juga dulu pernah mau beli barang, ongkir langsung dikalikan dengan jumlah barang yang dipesan, bukan berdasarkan berat... emoticon-Nohope

Akhirnya ane gak jadi beli... karena perhitungannya udah by system dan menurut ane gak worth aja beli barang beratnya ringan, tapi dikenakan biaya pengiriman berlipat-lipat seperti itu...


Edited: ane pernah belanja di dis**s, beli pocer KaEfCi harganya 27rb + ongkir jd 35rb (kalo gak salah inget), ane beli lima, harganya 35rb langsung dikali lima, padahal harganya harusnya 27rb x 5 + ongkir 8rb... karena lagi iseng pengen beli ya beli aja deh... emoticon-Ngakak (S)
Post ini telah dihapus oleh si_komo
Quote:


Iya gan. Saya beli sweater 5biji. Total belanjaan saya 325.000. ongkirnya 128.000. Ongkirnya seharga 2 buah sweater. Parahhhh...
Ditambah lagi pas belanja, tertulis barang sudah termasuk PPn. Tapi pas di totalan belanjaan, ada PPn lagi
heheh kirain ane doang yg dapet zonk kaya gini. kemaren2 sempet mau belanja di lazada, item nya sama tapi mau beli 2 buah. pas ane liat kok ongkirnya sampe setengah harga barang dan itu diitung per item. jadi kalo ane beli 2 items ane harus bayar barang+ongkirnya sebesar kalo ane beli 3 barang. misal harga barang 100rb, berarti total yg harus ane bayar buat 2 barang dan ongkirnya jadi 300rb. ane pikir2 kok sadis amat ongkirnya, jadi ane ga terusin aja, rugi banget
rugi bandar klo belanja kyk gitu,
+ onkir per item.
Halaman 1 dari 3
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di