alexa-tracking

Doa di Sekolah Akan Diatur Rezim Jokowi, MUI: Islam Seperti Sudah Tak Dihargai Lagi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5488433e96bde6f93d8b4578/doa-di-sekolah-akan-diatur-rezim-jokowi-mui-islam-seperti-sudah-tak-dihargai-lagi
Doa di Sekolah Akan Diatur Rezim Jokowi, MUI: Islam Seperti Sudah Tak Dihargai Lagi
Doa di Sekolah Akan Diatur Rezim Jokowi, MUI: Islam Seperti Sudah Tak Dihargai Lagi

JAKARTA (Panjimas.com) – Wakil Sekretaris Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Luthfie Hakim mengatakan upaya tata cara dan tata tertib doa di sekolah yang akan di revisi oleh pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) merupakan tanda kurangnya rasa hormat pemerintah bagi Islam yang menjadi agama mayoritas.

Menurut Luthfie, penggunaan doa secara Islam di sekolah merupakan sebuah wujud penghargaan bagi umat yang paling banyak dianut di Indonesia. “Hal ini menandakan bahwa Islam sepertinya sudah tidak dihargai lagi,” tegasnya, pada Selasa (9/12/2014) seperti dilansir RepublikaOnline.

Luthfie menjelaskan, agama Hindu di Bali sendiri mendapat penghargaan yang lebih dibanding dengan minoritas di sana, termasuk Islam. Di Bali, ungkap Luthfie, masyarakat beragama Hindu memperoleh penghormatan karena kemayoritasnya.

Maka dari itu sebagai agama mayoritas seharusnya Islam lebih dihormati. Namun melihat situasi ini, Luthfie mengaku sangat menyesalkan statemen dari Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan tersebut. Menurutnya, lebih baik Mendikbud hapus dahulu kata ‘Assalamu’alaikum’.

“Setelah itu, Anies barulah membuat peraturan berdoa dengan memakai bahasa yang umum. Kalau perlu Mendikbud hapus saja agama sekalian,” sindirnya. (Baca: Astaghfirullah! Menteri Pendidikan Anies Baswedan Akan Atur Tata Cara Berdoa di Sekolah)

Menurutnya bukan hal yang tidak mungkin lama-kelamaan akan terjadi seperti itu. Pernyataan Luthfie Hakim ini terkait dengan rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan yang mengevaluasi tata cara membuka dan menutup proses belajar. Anies menyebut masalah doa di sekolah menimbulkan masalah.

Seperti diberitakan Panjimas.com sebelumnya, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan mengatakan, saat ini masih ada fenomena sekolah negeri yang sering menjalankan praktik agama sesuai agama mayoritas saja. Maka dengan hal itu, fenomena tersebut tidak boleh terjadi lagi.

“Sekolah negeri harus mempromosikan sikap Ketuhanan Yang Maha Esa bukan satu agama,” sebut Mantan Rektor Universitas Paramadina itu dalam konferensi pers usai pelaksanaan silatuhrami dengan seluruh kepala dinas pendidikan seluruh Indonesia di Gedung Kemendikbud, Jakarta, pada Senin (1/12/2014).

Anies menambahkan, untuk mencegah persoalan ini semakin keruh, dirinya akan segera menyusun tata cara dan tata tertib. Peraturan itu akan mengatur mengenai penggunaan doa sebelum dan sesudah sekolah agar tidak didominasi oleh satu agama tertentu, yakni agama Islam saja.

Namun, mantan Rektor Universitas Paramadina yang dikenal sebagai kampusnya para kalangan Liberal ini mengatakan belum bisa memastikan kapan peraturan itu selesai dibuat dan bisa diterapkan. Dirinya akan segera meminta badan hukum kementeriannya agar segera bekerja membuat peraturan terkait hal ini. [GA]
Share this post
Tweet

Sumber I

Sumber II

Tanggapan agan dan mbaknya gimana ni

Jangan lupa cendolnya gan emoticon-Rate 5 Star
masa sih?

perasaan yg bikin aturan orang2 islam juga... pasti udah dipertimbangkan



Spoiler for bantu ts naruh di pekiwan:
Quote:



Begitu ya gan, Jangan lupa bantu emoticon-Rate 5 Star trit ane gan
KASKUS Ads
image-url-apps
Jokowi itu abangan, si Anies dan mendagnya liberal, ya gini jadinya...rusaaak....rusaaak.
Quote:


kalo ente sendiri apa gan?

brani nyebut orang islam abangan.. islam rusak
Sup emoticon-No Sara Please Sup emoticon-Sundulemoticon-Sundul Up

Jangan lupa cendolnya gan kalau berkenan
pengene dihargai mulu emoticon-Ngakak
jika bisa menghargai orang lain, maka orang lain akan menghargaimu
image-url-apps
Islam yang ga islam gitu lah...alergi sama agamanya sendiri

image-url-apps
Makin banyak thread macam ni.
Astaga hasil plintiran kalimat si Anies laku juga

emoticon-Cape d... (S)
Quote:


rusak gimana ?
apanya yang rusak ?
emang ada agama yang jadinya dilarang ?
kembali kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, dan menghargai semua agama. gak penting itu mayoritas atau minoritas, harus bisa saling menghargai !
itu !!!!!
kalau dalam satu kelas ada murid dengan agama yang berbeda apakah harus doanya menurut agama yang mayoritas saja ? ingat sila pertama.
ini berlaku untuk sekolah negri. kalau swasta ya atur dewe...
swastanya yayasan mana ? kan gitu bro
bangun...... bangun.... !
image-url-apps
korban kagak tabayun lagi kek nya ni orang emoticon-Cape d...
padahal ada ajaran tabayun tapi kenapa masih aj pada dangkal otak nya dalam menanggapi berita
image-url-apps
sejak awal mmg ADA niat busuk Anies u susun tatib doa, tp krn keburu ketahuan,akhirnya dibatalkan rencana tatibnya.
image-url-apps
MUI tuh siapa sih ? yg jualan sertifikat haram halal itu ya? emoticon-Ngacir2
Quote:


ente pasti penganut islam bener gan emoticon-Cendol (S)

tapi tata kata ente busuk bener dari tadi emoticon-Angkat Beer
image-url-apps
sumbu pendek dot com
Lah agama minoritas dihargai gak sama MUI ini? emoticon-Embarrassment
image-url-apps
Pasti banyak komen yang nyerang islam nih!
image-url-apps
sejak awal mmg ADA niat busuk Anies u susun tatib doa, tp krn keburu ketahuan,akhirnya dibatalkan rencana tatibnya.
2014 - 2019 baswedans rule....

like it or not,... its baswedans way..... emoticon-Ngakak

jgn lupa pak mentri,.... team paramadinanya di ajak nimbrung bikin / design tata tertib berdoa pak,..... Doa di Sekolah Akan Diatur Rezim Jokowi, MUI: Islam Seperti Sudah Tak Dihargai Lagi
×