alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Gebrakan Jaksa Agung : Kemarin, Kami Jemput 87 Tersangka dan Terpidana Korupsi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54882b8f14088d66628b457c/gebrakan-jaksa-agung--kemarin-kami-jemput-87-tersangka-dan-terpidana-korupsi

Gebrakan Jaksa Agung : Kemarin, Kami Jemput 87 Tersangka dan Terpidana Korupsi

Jaksa Agung: Kemarin, Kami Jemput 87 Tersangka dan Terpidana Korupsi

Gebrakan Jaksa Agung : Kemarin, Kami Jemput 87 Tersangka dan Terpidana Korupsi

Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Senin (8/12) kemarin melakukan operasi penjemputan terhadap 87 tersangka dan terpidana korupsi. Ada di antaranya yang merupakan bagian dari proses penahanan, ada juga yang merupakan upaya eksekusi putusan hakim.

"Berdasarkan dari Jampidsus (Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus) bahwa sampai detik ini, para Kajati melakukan upaya paksa penahanan terhadap tersangka korupsi sebanyak 85 orang, terus di Jampidsus ditambah lagi 2 orang, seluruh Indonesia," ucap Prasetyo di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2014).

Terakhir kali, jaksa penyidik di Jampidsus Kejagung menyeret mantan Bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin alias Yance untuk diperiksa. Yance yang juga menjabat sebagai Ketua DPD I Golkar Jawa Barat itu kemudian ditahan setelah 4 tahun lalu dinyatakan sebagai tersangka.

"Ini bukan hal mudah, tapi terus dilakukan sehingga harapan terhadap kejaksaan bisa dipenuhi‎," kata Prasetyo.

Kemudian, Prasetyo menyebut bahwa korupsi itu adalah kejahatan kemanusiaan bukan hanya merampas hak-hak ekonomi rakyat. Tapi juga merampas hak-hak sosial.

"Seperti sekolah tidak sesuai bangunannya, harga-harga semakin meningkat, ini akibat korupsi. Selama ini pemahaman kita bahwa korupsi tidak ada korbannya, tapi korupsi merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat. Sekali lagi saya imbau korupsi itu musuh bersama dan harus diperangi secara bersama-sama sampai ke akar-akarnya," pungkas Prasetyo.



87 Tersangka Ditahan Serentak
Rabu, 10 Desember 2014 Penulis: Sri Utami
MI/Tiyok
KEJAKSAAN Agung mulai menampakkan tajinya dalam memerangi korupsi. Sedikitnya 87 tersangka korupsi dari seluruh Indonesia, kemarin, serentak ditahan oleh Korps Adhyaksa itu dalam satu hari. Penahanan serentak itu, menurut Jaksa Agung HM Prasetyo, sebagai aksi nyata keseriusan Kejaksaan Agung memberantas korupsi.

"Ini bentuk keseriusan kami untuk melakukan tugas dan salah satu yang penting memberantas korupsi tentunya," ujar HM Prasetyo seusai acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Kejaksaan Agung, kemarin. Lebih lanjut dia menjelaskan, sesuai masukan dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejagung, semua kepala kejaksaan tinggi (kajati) melakukan upaya paksa penahanan terhadap tersangka korupsi sebanyak 85 orang dan ditambah lagi dua orang yang ditahan di Kejaksaan Agung di waktu yang sama.

Jaksa Agung menegaskan kembali Kejaksaan Agung tidak akan mengabaikan kasus-kasus korupsi lama yang terkesan mangkrak dan memastikan akan tetap mengusut kasus tersebut.

"Kita tidak mengabaikan perkara-perkara lama yang belum terselesaikan secara tuntas. Tentunya yang lama tidak boleh dilupakan dan diabaikan karena mengejar perkara baru," ujarnya.

Prasetyo mengakui lamanya waktu untuk menuntaskan kasus korupsi, terutama kasus lama, karena banyak hal yang mewarnai kasus tersebut.

"Kenapa? Karena adanya kekuasaan (dalam lingkaran korupsi) dan korupsi yang dilakukan secara berjemaah sehingga para pelaku terkadang bekerja sama untuk menghilangkan barang bukti," paparnya.

Selain itu, adanya batasan-batasan yang tidak bisa dilanggar, seperti kesulitan ketika akan memeriksa pejabat karena harus melalui perizinan serta perlawanan balik para koruptor kepada Kejaksaan.

"Menegakkan hukum tidak harus melanggar hukum," ucapnya.

Pengembalian aset kepada negara dari koruptor juga terus dilakukan oleh kejaksaan. Kejaksaan, imbuhnya, juga tidak hanya fokus kepada korupsinya, tapi juga terhadap tindak pidana pencucian uang.

Tidak kalah pentingnya ialah menciptakan budaya bebas korupsi.Kejaksaan akan menerapkan kebijakan punishment and reward secara konsisten dan konsekuen. "(Kita juga melakukan) pembersihan dan penertiban terhadap internal kejaksaan," ujarnya.

Menurut Prasetyo, penindakan tegas terhadap pelaku korupsi tidak hanya dilakukan pada momen hari antikorupsi, tetapi juga akan terus dilakukan selama korupsi masih ada di Indonesia sehingga harapan masyarakat pada kejaksaan dapat terpenuhi. "Korupsi musuh kita bersama, yang harus kita perangi bersama, karena tidak hanya merampas hak-hak ekonomi rakyat, tapi juga hak-hak sosial," pungkasnya.

Pemiskinan
Menurut pengamat hukum Todung Mulya Lubis, pemerintah sudah harus memperhatikan tindak lanjut pemberantasan korupsi dengan berani menerapkan upaya pemiskinan terhadap koruptor. Tidak hanya itu, pencabutan hak politik para pelaku korupsi ini juga menjadi penting untuk memberikan efek jera selain tetap berupaya menutup semua celah korupsi.

"Saya setuju hukuman berat dijatuhkan kepada koruptor seperti juga pencabutan hak politiknya. Semua upaya ini harus dikaitkan dengan upaya pemiskinan koruptor," jelasnya.

Selama ini, menurut Todung, pemiskinan koruptor itu juga tidak boleh kompromi. Alasan Todung, banyak koruptor yang masih punya tabungan untuk dimanfaatkan saat keluar penjara nanti. Hal itu bisa terjadi karena yang dikorupsi lebih besar daripada denda yang dijatuhkan di pengadilan.

SUMBER

SUMBER

Kemana aja jaksa agung sebelumnya, ini baru greget emoticon-Mad (S)
kalo ga salah salah satunya juga ada tersangka dari partai nasdem, masih bilang tebang pilih? emoticon-Bingung (S)
Kalo kepalanya lurus, bawahannya juga lurus.emoticon-Cendol (S)
Kalo kepalanya tegas, bawahannya juga tegas.emoticon-Malu (S)
Diubah oleh messicobain
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
wih ternyata mantab juga JA baru nie emoticon-Ngakak




btw ane pertamax emoticon-Cool
Diubah oleh cekuntul
ane nunggu sumber PKSPiyungan aja de, lebih afdol emoticon-Malu (S)
Quote:




walah nunggu sumber barokah PSK Puyengan to gan emoticon-Ngakak
dijemput pake mobil jemputan ya
Post ini telah dihapus oleh KomodoJogging
Quote:


Ga penting di jemput pake apa, tapi di JEMPUT KEMANA
Quote:


justru lagi sibuk jadi ojek payungan gan....musim hujan nih....lumayan penghasilannya.......abis korupsi sapi dah susah.....


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
kritis tak mesti selalu melawan toh gan........... ane sih dukung kayak gini, asal terus dilakukan, jgn berhenti di pintu politik...........emoticon-I Love Indonesia (S)
Ane nunggu daftar namanya n partainya tentunya emoticon-Big Grin
Tambah lg gebrakan nya
Semoga tdk berbeda yg diucapkan dan yg dilakukan sampai akhir masa jabatannya
Quote:


sama, ane nunggu itu jg emoticon-Big Grin
kalau hukuman koruptor adalah hukuman mati dan disita smua hartany baru ane salut
Quote:


itu jemputnya pake apa?
mobilnya keluaran taun berapa?
siapa sopirnya?
bensinya abis berapa?
pake dikawal polisi ndak?
polisinya digaji berapa?
and so on and on..

tipikal inlander,
yg simpel dibikin ribet..
tabahlah dalam BSH..
Quote:


Haha... you have the same thought like mine :beer
Pengen tau ada yg dari banteng apa ngga emoticon-Najis
Diubah oleh reichsmarschall
mantap.. TS mana list namanya

siapa tau tersangka dari kroni2nya ringKIH gak kemasukin
sbg tes.. 3 org anggota DPR berstatus tersangka dari PDIP

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
tetep konsisten ya om emoticon-Malu (S)
Quote:


Gengnya Jokoplo kan emang gitu gan.... emoticon-Big Grin
Naik bajay, naik sepeda, nyemplung got, semua diberitain... emoticon-Big Grin
Penting tuh buat detik, kompas, dkk emoticon-Najis


Quote:


Pengen tau yg kmarin tersangka dr nasdem di jemput jg gak yah?
Cuma gitu doang?


Ane pikir langsung mengendus 87 tersangka korupsi baru


ternyata MELANJUTIN punyanya SBY (lagi)
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di