alexa-tracking

Pawai 'Tikus Raksasa' Berjubah 'Uang' Diarak ke Kridosono

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5487c08ec1cb1765308b456f/pawai-tikus-raksasa-berjubah-uang-diarak-ke-kridosono
Pawai 'Tikus Raksasa' Berjubah 'Uang' Diarak ke Kridosono
Pawai 'Tikus Raksasa' Berjubah 'Uang' Diarak ke Kridosono

Pawai 'Tikus Raksasa' diarak menuju Stadion Kridosono Yogyakarta dalam pawai 'Gropyokan'. Tema Gropyokan Korupsi diartikan sebagai upaya seluruh masyarakat untuk melawan korupsi dengan serius.

Jakarta, Aktual.co — Seekor "tikus raksasa" dengan tinggi sekitar 3,5 meter yang mengenakan jubah dari lembaran "uang" pecahan Rp100.000 yang juga berukuran besar diarak menuju Stadion Kridosono Yogyakarta dalam pawai "Gropyokan", Selasa (09/12).

"Pawai ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan 'Gropyokan Korupsi'. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Antikorupsi Internasional yang diperingati setiap 9 Desember," kata anggota panitia "Gropyokan Korupsi" Agung Kurniawan.

Tema Gropyokan Korupsi diartikan sebagai upaya seluruh masyarakat untuk bersama-sama melawan korupsi dengan serius. Gropyokan adalah istilah dalam Bahasa Jawa yang biasanya dipakai untuk memburu hama tikus di persawahan secara bersama-sama.

Di dalam kegiatan "Gropyokan Korupsi", tikus juga menjadi simbol korupsi yang harus diberantas.

"Korupsi sudah menggerogoti negara ini dan harus segera diberantas. Slogan pemberantasan korupsi adalah 'lihat, lawan dan laporkan'," kata Agung.

Selain "tikus raksasa", pawai tersebut diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai kelompok dan elemen masyarakat, di antaranya pasukan pengibar bendera, organisasi kepemudaan, kelompok kesenian, dan pasukan Keraton Yogyakarta.

Rute yang ditempuh peserta adalah dari Wisma LPP di Jalan Urip Sumoharjo, melalui Jalan Sudirman, simpang empat Gramedia, Jalan Suroto dan berakhir di Stadion Kridosono.

Pawai dari berbagai kelompok masyarakat tersebut diakhiri dengan penyerahan naskah proklamasi antikorupsi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Hal itu sebagai simbol bahwa warga telah menyerahkan wewenang dan kepercayaan untuk memberantas korupsi kepada lembaga negara itu," katanya.

Isi dari naskah Proklamasi Rakyat Indonesia Antikorupsi tersebut adalah bahwa sesungguhnya tanpa kita sadari korupsi adalah bagian dari budaya Indonesia, berjanji akan memerangi korupsi mulai dari diri sendiri dan keluarga, dan menuntut, memaksa dan akan terus menekan negara, parlemen, pemuka agama, dan elemen masyarakat lain untuk menjadikan korupsi sebagai musuh bersama.

Seusai pawai, kegiatan dilanjutkan dengan konser musik yang menampilkan sejumlah band seperti Shaggy Dog, Superman is Dead, Jogja Hip Hop Foundation dan Gigi.

Di sela-sela konser, naskah proklamasi tersebut dibacakan secara bersama-sama.

source
dikelilingin tomat, ketimun sama telor puyuh...maka jadilah tumpeng tikus raksasa.
habis diarak mau diapain itu tikus gan?
cari sensasi aja