alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5486814c98e31b4e338b4568/kerusuhan-di-paniai-empat-orang-diberitakan-tewas-senin-8-12
Kerusuhan di Paniai empat orang diberitakan tewas ,Senin (8/12)
Kerusuhan di Paniai empat orang diberitakan tewas ,Senin (8/12)

ASUmber



Bijaksanalah dalam menanggapi berita semacam ini
saya tidak mengatakan berita ini salah, tapi tidak semua yang diberitakan media itu benar
hooh setuju ama TS tot emoticon-Cool

mohon komen bermutu emoticon-Cool

kaya saya emoticon-Cool
junk=bata emoticon-Cool
Quote:Original Posted By kartot

Selasa, 09 Desember 2014 ,


JAYAPURA - Situasi Kabupaten Paniai tegang pascapembakaran Kantor KPU Paniai dan penyerangan Kantor Koramil Enarotali serta Polsek Kota Paniai Timur yang berjarak 200 meter dari Koramil. Penyerangan dan pembakaran itu sendiri dilakukan oleh ratusan masyarakat yang muncul dari Gunung Merah, Paniai, Senin (8/12) kemarin.
Dari kerusuhan itu, empat warga sipil dikabarkan tewas. Sedangkan enam aparat keamanan, tiga dari anggota Polsek Kota Paniai Timur dan tiga anggota Koramil mengalami luka-luka.
Tak hanya itu, satu mobil milik Koramil dan tiga mobil milik warga yang diparkir di depan Koramil juga turut dibakar massa.
Sampai saat ini pihak kepolisian masih belum dapat mengidentifikasi motif penyerangan dan pembakaran, maupun siapa yang bertanggung jawab terhadap kerusuhan tersebut. Alasannya, kepolisian belum bisa masuk ke Paniai dan baru hari ini (Selasa,9/12) Kabidpropam dan Direskrimum rencananya akan ke Paniai untuk mengamankan situasi.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Pol. Sulistyo Pudjo Hartono kepada wartawan membeberkan kronologi peristiwa di Paniai itu, yaitu bermula dari pada Minggu (7/12) pukul 20.00 WIT terjadi kesalahpahaman antar dua kelompok masyarakat di Pondok Natal Gunung Merah, Paniai. Dari pertengkaran dua kelompok warga ini, sempat terdengar suara tembakan oleh salah satu kelompok masyarakat yang belum dapat diidentifikasi.
“Awalnya ada seorang masyarakat berkendara motor, kemudian lampu mati dan melintas di Pondok Natal. Nah orang itu diteriaki oleh masyarakat yang ada di Pondok Natal sehingga mengancam akan balik ke Pondok Natal bersama temen-temannya. Tak lama, 8 orang datang lalu baku pukul, lalu di antara 8 orang itu satu orang mengeluarkan tembakan,”jelas Pudjo, Senin (8/12).
Beberapa jam kemudian, Senin (8/12) dini hari sekitar pukul 02.00 WIT terjadi kebakaran Gedung KPU Paniai dan berhasil dipadamkan meskipun sudah rusak parah.
Pudjo menjelaskan bahwa sebetulnya gedung KPU tersebut telah dipalang oleh masyarakat waktu itu, diduga gara-gara persoalan Pileg yang masih belum selesai.
“Kemudian pukul 08.00 WIT pemalangan di Jalan Medi Enarotali oleh polisi dibuka dengan negosiasi. Tetapi saat negosiasi terdengar rentetan tembakan dari atas Gunung Merah sekitar 2-3 km. Setelah terjadi rentetan tembakan itu, masyarakat sekitar 400 hingga 600 orang turun dari gunung dan melakukan penyerangan ke Koramil Enarotali,” lanjut Kabidhumas.
Dikatakannya, penyerbuan itu bermula dari Koramil Enarotali dengan menggunakan batu, panah, parang dan tombak, disusul menyerang Polsek Kota Paniai Timur yang jaraknya sekitar 200 meter.
Sementara anggota hanya bertahan di Polsek dan Koramil untuk meminimalisir jatuhnya korban. Karena jika anggota keluar maka akan berbahaya karena melawan ratusan masyarakat.
“Dari peristiwa itu, tiga anggota Koramil Enarotali serta tiga anggota Polsek Kota Paniai Timur luka-luka. Tak hanya itu, satu unit mobil di Koramil dan tiga mobil milik masyarakat yang diparkir depan Koramil hancur,”sambung Pudjo.
Dari empat warga sipil yang diduga meninggal dunia, Kabidhumas mengatakan bahwa pihaknya masih belum bisa memastikan apakah keempat korban itu tewas dari penyerbuan atau perkelahiaan ketika di Pondok Natal.
“Kita masih menyelidiki kasus tersebut, termasuk ke rumah sakit. Penyelidikan itu dilakukan secara tertutup, mengingat takut menjadi sasaran pengeroyokan warga,” kata Pudjo.
Pada kesempatan itu, Kabidhumas berpesan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi, demikian juga kepada aparat kepolisian maupun TNI agar bertindak professional dan tidak terprovokasi balik.
“Ini masyarakat diprovokasi untuk menyerbu Koramil dan Polsek, namun masih belum kita ketahui siapa provokatornya. Maka itu, saya minta aparat bertindak profesional dan tidak salah langkah,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Staf Kodam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Deliaman TH Damanik saat dikonfirmasi terkait kerusuhan di Paniai itu mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidikinya, apakah prajuritnya terlibat atau tidak. “Sudah saya dengar tentang itu, tapi belum jelas informasinya bagaimana,” tegasnya didampingi Kapendam Kolonel Arh Rikas Hidayatullah, kemarin.
Di tempat terpisah, Ketua Dewan Adat Paniai, John N.R Gobay kepada wartawan menyampaikan bahwa kejadian kerusuhan di Paniai tersebut bermula pada 7 Desember pukul 24.00 WIT sebuah mobil Fortuner berwarna hitam melintasi perbukitan Togokotu Kampung Ipakiye Paniai Timur dengan kondisi lampu mobil yang dimatikan.
Di saat bersamaan di atas bukit tersebut terdapat sebuah pondok Natal yang di dalamnya terdapat beberapa anak muda. Karena mobil jalan dengan kondisi lampu mati membuat pemuda ini menegur dan meminta untuk menyalakan lampu. Namun permintaan tersebut berbuah pertengkaran mulut dan mobil tersebut melanjutkan perjalanan ke Posko Timsus 753 di Uwibutu kemudian kembali ke lokasi pondok tadi bersama beberapa anggota Batalyon 753.
“Saat itulah terjadi penganiayaan terhadap seorang anak yang berusia sekitar 12 tahun. Setelah penganiayaan tersebut pada pagi harinya atau Senin (8/12) kemarin rombongan masyarakat Kampung Ipakiye dengan jalan kaki menuju ke Kota Enarotali yang berjarak 5 KM untuk mempertanyakan pelaku dan mobil yang digunakan saat melakukan penganiayaan,” kata Jhon Gobay di Sekretariat ALDP, Padang Bulan, Waena, Kota Jayapura, Senin (8/12) kemarin.
Menurut Jhon, kedatangan masyarakat ini untuk meminta penjelasan. Lalu pukul jam 10.00 karena masyarakat marah akhirnya membakar mobil Fortuner tadi dan berkumpul di lapangan Karel Gobai, Enarotali sambil melakukan waita, menyanyi dan menari. Aksi ini kemudian ditanggapi aparat keamanan dengan melakukan pembubaran secara paksa hingga berbuntut pada penembakan yang menewaskan menewaskan 4 orang masyarakat sipil dan lainnya luka- luka.
Empat korban tewas yang disebutkan Jhon adalah Habakuk Degei, Neles Gobai, Bertus Gobai dan Apinus Gobai. Sementara 22 orang lainnya mengalami luka-luka dan 4 orang masih kritis.
Namun data lapangan yang diperoleh Cenderawasih Pos menyebutkan bahwa ada lima pemuda yang menjadi korban tewas tersebut adalah Abiai Gobai, Simon Degei, Otianus Gobai, Alvius Youw dan Yulian Yeimo. “Semuanya duduk di kelas 3 SMA dan ada kepala kampung Awabutu bernama Jerry Kayame yang juga masih dirawat di rumah sakit termasuk Yulian Tobai yang bekerja sebagai security di RSUD Paniai,” kata sumber Cenderawasih Pos yang berada di Paniai.
Menurut Jhon Gobay, kehadiran TPN/OPM selalu menjadi sasaran untuk menjustifikasi kekerasan yang dilakukan oleh aparat TNI/POLRI di Paniai. Seakan-akan semua masyarakat Paniai anggota TPN/OPM dan kekerasan di Paniai dilakukan oleh TPN/OPM. Padahal dalam kejadian ini tidak ada kaitan dengan TPN/OPM. “Ini murni masyarakat yang jadi korban kekerasan. Kejadian ini adalah bentuk pelanggaran HAM dan kejahatan kemanusiaan,” tegasnya.
Dari kejadian ini pihaknya meminta kepada Kapolda Papua dan Pangdam XVII/Cenderawasih untuk turun langsung ke Paniai, sebab masyarakat menuntut agar Kapolda dan Pangdam melihat langsung jenazah para korbannya. “Masyarakat menyatakan tidak akan mengubur jenazah para korban sebelum Kapolda dan Pangdam melihat langsung ke Paniai,” tuturnya.
Pihaknya juga meminta Kapolda dan Pangdam agar segera memeriksa Komandan Timsus 753 Enarotali, Kapolres Paniai dan Danpos Brimob untuk memastikan anggotanya yang terlibat dalam kejadian penembakan ini dan memproses secara hukum dan terbuka kepada masyarakat bahwa sebenarnya siapa yang telah melakukan penembakan. Pihaknya juga meminta agar Kapolda dan Pangdam tidak memutarbalikkan fakta dengan menuding TPN/OPM ikut terlibat atau melakukan intervensi terhadap kasus ini. Karena ini murni tuntutan keluarga korban penganiayaan. Pihaknya juga meminta agar Kapolri dan KASAD menarik semua pasukan baik Polres, Koramil, Timsus 753, Brimob, Kopasus termasuk BIN dari Paniai, karena tidak mengamankan masyarakat melainkan ikut melakukan kekerasan.
“Kami juga mengutuk tindakan Kapolres Paniai yang berupaya membangun opini dengan menyatakan tindakan penembakan ini dilakukan karena ada intervensi TPN/OPM dan telah mengganggu suasana kedamaian Natal di Paniai. Kami juga menuntut membayar denda kepala (denda adat), sebesar Rp 4 miliar, artinya 1 miliar/korban atas korban masyarakat sipil yang tidak berdosa karena selama ini aparat menembak orang tanpa merasa bersalah dan institusi tidak pernah secara transparan memproses pelaku dalam beberapa kasus penembakan di Paniai,” tegasnya.
Sementara salah satu anggota DPR Papua, Decky Nawipa juga membenarkan ada kejadian penembakan itu dan rencananya tim DPR Papua akan segera berangkat ke Paniai dengan didampingi Komnas HAM. “Semoga besok (hari ini,red) sudah bisa terbang langsung ke sana,” kata Decky.
Sumber lain di RSUD Paniai membenarkan bahwa ada satu pasien yang ditangani akhirnya meninggal. “Betul ada 1 pasien yang kami tangani akhirnya meninggal. Setelah dioperasi selama setengah jam akhirnya tak tertolong akibat pendarahan yang banyak sekali. Memang ada 13 orang yang dibawa (ke rumah sakit) setelah kejadian itu,” jelas salah satu pegawai RSUD Paniai.
Sementara Kapolres Paniai AKBP Daniel Prionggo yang dihubungi via telp ternyata Hpnya tak aktif. (rib/ade/fud)


ASUmber


rusuh terus emoticon-Berduka (S)
padahal kan damai lebih indah emoticon-Berduka (S)
semoga lekas kelar dengan damai kerusuhannya
Quote:Original Posted By d.sagacious
rusuh terus emoticon-Berduka (S)
padahal kan damai lebih indah emoticon-Berduka (S)
semoga lekas kelar dengan damai kerusuhannya


damai sekarang tidak cukup goban emoticon-Berduka (S)



saiyah maklum kok emoticon-Embarrassment
tot emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By .PLUR.
tot emoticon-Ngakak


ancene mbeler cah siji kie emoticon-Blue Guy Bata (L)
komen sing mutu emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:Original Posted By cemungud..eaaa


ancene mbeler cah siji kie emoticon-Blue Guy Bata (L)
komen sing mutu emoticon-Blue Guy Bata (L)


nyelui teh ese sik bar iku komeng mosok ora oleh emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:Original Posted By .PLUR.
tot emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By cemungud..eaaa

ancene mbeler cah siji kie emoticon-Blue Guy Bata (L)
komen sing mutu emoticon-Blue Guy Bata (L)


ngurusi ogh wong edyiiaaannn emoticon-Cape deeehh
tiwas edan dhewe emoticon-Cape deeehh
Quote:Original Posted By Cemperacing




ngurusi ogh wong edyiiaaannn emoticon-Cape deeehh
tiwas edan dhewe emoticon-Cape deeehh


iyo dhe nak edan dewe ae emoticon-Recommended Seller
ojo ajak2 cah waras koyok gue emoticon-Cool
wooow emoticon-Matabelo

sayang pict nya cuma 1 emoticon-Berduka (S)
sip tot emoticon-Recommended Seller
saya akan lebih bijak lagi sesuai adat dan perundang undangan yg ada emoticon-army
Kerusuhan di Paniai ? emoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By Cemperacing


damai sekarang tidak cukup goban emoticon-Berduka (S)



saiyah maklum kok emoticon-Embarrassment


gara2 bbm naik dhe... tilang ikutan naik
Quote:Original Posted By cahmendut


gara2 bbm naik dhe... tilang ikutan naik


bbm-bini bini manja emoticon-Malu
pasti roknya yg naik ya emoticon-Wowcantik
Quote:Original Posted By .PLUR.


nyelui teh ese sik bar iku komeng mosok ora oleh emoticon-Blue Guy Bata (L)

gak entuk emoticon-Blue Guy Bata (L)
2015 DP tanpa junker emoticon-Recommended Seller
Quote:Original Posted By Cemperacing




ngurusi ogh wong edyiiaaannn emoticon-Cape deeehh
tiwas edan dhewe emoticon-Cape deeehh


nek ora durusi mendak mlayu sadalan dalan ora katokan emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By .PLUR.


bbm-bini bini manja emoticon-Malu
pasti roknya yg naik ya emoticon-Wowcantik


bini simpenan juga naik ums emoticon-Berduka (S)
tp roknya agak susah di naikin klo blm dapoat jatah emoticon-Betty
kalo ada rusuh mendingan kabur ke rumah gan

kunci pintu, lompat ke kasur, tarik selimut, tiduuurrr emoticon-Genit
Quote:Original Posted By anggryadi
kalo ada rusuh mendingan kabur ke rumah gan

kunci pintu, lompat ke kasur, tarik selimut, tiduuurrr emoticon-Genit


mau aa temenin gak neng emoticon-Cool
emoticon-Blue Guy Cendol (L)