alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
[RekorTERENDAH] Target serapan APBD DKI cuma 36.07 persen
3.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5485c594a1cb1784378b4570/rekorterendah-target-serapan-apbd-dki-cuma-3607-persen

[RekorTERENDAH] Target serapan APBD DKI cuma 36.07 persen

JAKARTA, KOMPAS.com - Rendahnya penyerapan APBD DKI 2014 membuat DPRD berniat mengajukan hak interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama. Hingga November 2014, serapan anggaran baru mencapai 36,07 persen dari total anggaran sebesar Rp 76,9 triliun. Padahal, serapan anggaran ditargetkan mencapai 97 persen.

"Kami dari PKS akan mengajukan hak interpelasi terkait penyerapan anggaran. Karena serapan anggaran tahun ini itu serapan anggaran sepanjang sejarah yang terendah di bawah 50 persen," kata anggota Fraksi PKS, Triwisaksana, di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (8/12/2014).

Menanggapi interpelasi ini, Ahok mengaku siap menjawabnya. Sebab, lanjut dia, penyerapan anggaran ini tidak sepenuhnya pemerintahan dia. "Enggak apa-apa tanya saja, aku (jadi Gubernur) baru dua bulan. Tanya ke Presiden juga dong yang memerintah sepuluh bulan lalu. Ha-ha-ha," kata Basuki tertawa.

Sekedar informasi, dari APBD 2014 sebesar Rp 76,9 triliun yang sudah terserap sebesar Rp 27,7 triliun. Persentasenya turun 19 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Ada 10 SKPD yang memiliki kinerja buruk sepanjang tahun 2014, karena serapan anggarannya di bawah 40 persen. SKPD tersebut yakni Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, yang menyerap Rp 196,6 miliar atau 8 persen dari anggaran Rp 2,44 triliun.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI menyerap Rp 625,7 miliar atau 10,21 persen dari anggaran Rp 6,12 triliun. Dinas Perhubungan DKI menyerap 15,55 persen atau sebesar Rp 149,7 miliar dari anggaran Rp 962,7 miliar.

Selanjutnya, Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah (Pemda) mencapai Rp 488,2 miliar atau 17,8 persen dari alokasi Rp 2,74 triliun. Dinas Olahraga dan Pemuda terserap 18,33 persen atau Rp 146,5 miliar dari total anggaran Rp 799,7 miliar. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menyerap Rp 241,9 miliar atau 26,87 persen dari anggaran Rp 900,5 miliar.

Selain itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana menyerap 27,08 persen atau Rp 241,9 miliar dari total anggaran Rp 1,54 triliun. Dinas Kesehatan menyerap Rp 521,4 miliar atau 27,34 persen dari Rp 1,9 triliun. Dinas Kebersihan menyerap Rp 658,7 miliar atau 28,48 persen dari Rp 2,3 triliun. Dinas Kelautan dan Pertanian menyerap 32,24 persen atau Rp 161 miliar dari anggaran Rp 499,4 miliar

Pinokio juragan kodok ngandelin media, wakilnya ngandelin bacot sakti, kinerja jd abal2 alias kacau balau emoticon-Najis (S)
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
Selama ini kerjanya hanya membacot
sesungguhnya, orang2 yg hatinya selalu dipenuhi dengan rasa kebencian, iri & dengki,
yg demikian itu hidupnya pasti akan selalu merasa tidak tenang, khawatir & merana...emoticon-Embarrassment
hehe, aduh gan, jgn jadi penebar kebencian gitu, klo kontra dgn pemerintah, silahkan di aspirasikan degn sumber yg agan miliki..
ane yakin agan udah dewasa, sudah mengerti etika dlm media sosial..
jadilah oposisi yg pintar, kritiknya juga tidak mengintimidasi..
salam kaskuser saudaraku
Quote:



percuma ente ngmg ame die gan,
biarin aje nape, biar seneng
emoticon-Ngakak
keluar lagi ini thread... dh repost berapa kali
lumayan strategi buat ngejatohinnya
perkiraan berhasil 0%
emoticon-Ngakak
Yang penting duitnya mesti disimpan.
Amankan dari segala macam korupsi
Diubah oleh Dash Bulletdzin
Quote:


namanya juga sesama manusia harua sling mengingatkan gan..
mungkin ada alasan knapa TS menulis thread begini..
kita sesama kaskuser ga serta merta dpt mengubah karakter seseorg, tpi kita bisa mnjadi jembatan bagi perubahan yg lebih baik...
paling ngga ane sudah mengingatkan, mungkin TS nya khilaf.
Kerja ahoax
Quote:




Quote:




Quote:


bacaaa nii giippp... emoticon-Ngakak
Diubah oleh metzinsomnia

Daripada dikorup, Ahok cuek saja penyerapan anggaran DKI rendah

http://www.merdeka.com/peristiwa/dar...ki-rendah.html

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tak ambil pusing dengan rendahnya penyerapan anggaran DKI Jakarta. Sampai November 2014, baru 36,07 persen dari total jumlah APBD 2014 sebesar Rp 76,9 triliun yang diserap.

Padahal DKI telah menargetkan penyerapan seharusnya lebih tinggi yang didapat tahun lalu yang mencapai 84,5 persen.

"Enggak apa-apa penyerapannya rendah," kata Ahok di Balaikota DKI, Jakarta, Senin (8/12).

Ahok mengaku telah mengetahui permasalahan yang menghambat penyerapan anggaran tersebut. Menurutnya ada 10 dinas di DKI yang memang tidak memiliki kinerja yang baik.

Dia menyebutkan, salah satu permasalahan penyerapan anggaran rendah di 10 dinas itu lantaran program yang tidak jelas. Sehingga beberapa program terpaksa dihentikan.

"Kita sudah tahu 10 dinas itu. Banyak anggaran tidak bisa dicairkan karena programnya tidak jelas. Makanya kita mau coret. Beberapa yang enggak mau, akan kita stop," kata Ahok.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengatakan, dinas yang paling tak maksimal menggunakan anggaran adalah Dinas Perhubungan.

"Dishub itu tahun ini hanya menyerap anggaran sekitar 3,7 persen," kata Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/11).

Salah satu penyebab kecilnya penyerapan anggaran di Dishub karena kasus penyalahgunaan anggaran pengadaan Transjakarta dan bus sedang pada tahun anggaran 2013. Ditambah lagi, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, memutuskan untuk tidak melanjutkan program tersebut. Padahal rencana pembelian tersebut memiliki nilai Rp 3,2 triliun.

Anggaran di Dishub sendiri mencapai Rp 4,12 triliun. Artinya, jika hanya 3 persen anggaran yang terpakai, maka Dishub DKI baru menggunakan anggaran sekitar Rp 120 miliar.

"Mereka (Dishub DKI) lebih berhati-hati atau sebanyak mungkin tidak mengadakan lelang. Kemarin saat kasus penyalahgunaan anggaran transjakarta dan bus sedang tahun 2013, banyak pejabat juga yang dipanggil Kejagung untuk menjadi saksi, makanya mereka mungkin takut menyerap anggaran," jelas Heru.

Selain Dishub, SKPD lain yang serapannya buruk adalah Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Hingga kini, dinas yang dikomandoi oleh Nandar Sunandar itu baru mampu menyerap anggaran sebesar 7,7 persen.

Rendahnya serapan anggaran di Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta terkendalanya pembelian lahan. Kemudian disusul, Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta sebesar 9 persen dari total alokasi anggaran sebesar Rp 6,29 triliun. Dari total dana tersebut, Rp 6,156 triliun digunakan untuk belanja langsung.
Quote:


asli goblok lu komenannye.
Quote:


emoticon-Ngakak

Jangan lupa pegangan ya bray.
"Kami dari PKS akan mengajukan hak interpelasi terkait penyerapan anggaran"
jatah berkurang jadi sewot
[RekorTERENDAH] Target serapan APBD DKI cuma 36.07 persen [RekorTERENDAH] Target serapan APBD DKI cuma 36.07 persen
Daripada dihambur hamburkan buat proyek ga jelas, mending dihemat...

Perasaan Koh Ahok udah berapa kali jelasin soal ginian... masih aja ndableg...
Quote:



hati ente kek malaekat gan
emoticon-Matabelo
wah...... abidin bisa sujud syukur tahu yang beginian......
Quote:


emoticon-Request Baru nemu orang gini.. emoticon-I Love Indonesia (S)
mana nih FHRZ.. emoticon-Mad (S)
Wah bagus dong 36.07 persen tapi pembangunan terlihat nyata. Yang 63% sisanya gak bocor ke kantong sapi komunis wannabe.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di