alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/547999fadc06bd9b348b456a/review-steelseries-sensei-wireless-sang-revolusioner
[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER
Setelah menunggu lama pada line up terbaru dan teratas dari jajaran mouse Steelseries, akhirnya pada kesempatan ini saya bisa mencoba dan membagikan review dari Steelseries Sensei Wireless ini. Mungkin dari judul ini Anda sekalian bertanya-tanya mengapa saya memberi nama "Revolusioner" ? Simpan waktu Anda dan temukan jawabannya disini emoticon-Big Grin

Specification

- 50 to 8200 Adjustable CPI
- 1 ms Response Rate / 1000 Hz Polling Rate
- 150 Inches Per Second (IPS)
- 30 g Acceleration
- > 30 Million Click Durability
- 16 hrs Battery Life, Max 20 hrs
- 8 Programmable Buttons
- 16.8 M Color Illumination w. 4 Zones
- Soft-Touch Coating
- Cable Texture: Braided
- Weight: 120 g (0.264 lbs)
- Height: 41 mm (1.61 in)
- Width: 69 mm (2.72 in)
- Length: 129 mm (5.08 in)
- Cable Length: 2 m (6.5 ft)
- Base: 165x100x24 mm, 208 g

Packaging

Packaging pada Sensei Wireless ini terasa begitu berbeda apabila dibandingkan dengan pendahulunya yaitu Sensei Pro (atau yang biasa dikenal dengan Spectrum di Indonesia) dimana untuk membuka kemasannya, penutup atasnya mesti ditarik dulu, sebagai contoh seperti packaging pada iPhone series, yah kira-kira begitu emoticon-Big Grin

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Isi dari box :

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER
The mouse itself

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER
Braided detachable micro usb cable

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER
Docking as wireless receiver and charging

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER
Buku dan stiker, masih menggunakan stiker model lama disini

Cukup untuk packaging, terlihat mewah disini dengan box yang premium look dan masih menyimpan kesan minimalis yang menjadi karakter Steelseries sendiri. Saya tidak menemukan minus untuk bagian packaging, simple as always.

Design & Build

Sensei Wireless, pada bagian design bodynya mengambil tema seperti pendahulunya yaitu Sensei Pro namun dengan beberapa perubahan antara lain pada coating dimana pada Sensei Wireless menggunakan semacam rubber coating seperti digunakan pada Rival, perubahan lainnya ada pada terdapat port micro usb pada bagian ujung mouse, dimana berfungsi apabila ingin menggunakan wired mode dan juga sekaligus untuk melakukan charging.
[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER
Lalu, terdapat perubahan desain untuk dpi button dan juga bahan dimana Sensei wireless terlihat lebih tegas untuk desain tombol dan juga menggunakan coating brush metal disini. Semakin menambah kesan premium emoticon-Big Grin.

Pada sisi kiri dan kanan terdapat masing-masing 2 tombol makro layaknya terdapat juga pada Sensei yang lama. Tentu saja dapat Anda atur sendiri fungsinya menggunakan software. Pada bawah tombol juga terdapat thumb rest yang memiliki coating rubber seperti Sensei seri sebelumnya.

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER
Sorry for low lightning photo emoticon-Malu (S)

Untuk scroll dan palm rest terdapat LED yang tentunya seperti pendahulunya dapat diatur sendiri untuk variasi warnanya. Terdapat fitur steady dan breath untuk LEDnya.

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Untuk bagian bawah, tentunya terdapat perbedaan yang jelas dengan Sensei Pro yaitu pada Sensei Wireless terdapat pin plate yang berfungsi sebagai masuknya listrik saat charging melalui docking, yang kedua terdapat switch ON/OFF untuk mematikan atau menyalakan mouse, dan yang ketiga yaitu tombol Connect yang berfungsi untuk menghubungkan mouse dan docking.

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Build quality pada Sensei Wireless ini layaknya Sensei yang lama, terasa solid saat digenggam dan tidak terasa ada yang kopong pada bagian tertentu. Ditambah dengan berat yang terasa sangat ringan untuk ukuran mouse wireless, apabila dibandingkan dengan G700s atau Mamba yang terasa berat dan kadang bagi beberapa user tidak suka menggunakan mouse yang terlalu berat. Super sekali untuk sektor ini, saya sendiri kaget ketika pertama kali memegangnya.

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Sekian untuk pembahasan design dan build, classy and premium.

Performance

Sensei Pro telah menjadi salah satu mouse legenda dalam sejarah Steelseries dan bahkan sejarah dunia gaming gear, orang-orang masih tetap mengidolakannya sebagai yang terbaik hingga sekarang meskipun umurnya sudah beberapa tahun. Dan apakah kehadiran Sensei Wireless dapat menggantikan atau melebihi performa Sensei Pro yang sudah jadi favorit banyak profesional ? Check this out emoticon-army

Sensor pada Sensei WIreless menggunakan Pixart 9800 atau biasa dikenal dengan Avago 9800, pada review lama saya yaitu Rival saya mengatakan ada kerancuan disini namun ternyata Pixart telah mengakuisisi Avago namun untuk seri sensor masih tetap menggunakan penomoran yang sama, so yah it's the same emoticon-Big Grin
Avago 9800 telah menjadi standart sensor untuk mouse high end namun tentu saja dengan tuningan berbeda menurut masing-masing brand.
Sedangkan untuk click switchnya, menggunakan switch milik Steelseries sendiri, bukan menggunakan Omron seperti pendahulunya. Sepertinya Steelseries mulai invest untuk membuat part sendiri emoticon-Big Grin
Feelnya jika dibandingkan dengan Sensei Pro, pada Sensei Wireless suaranya lebih mendem dan lebih berat, FYI switch click pada Sensei Pro terlalu berisik dan ada beberapa orang yang tidak terlalu suka dengan hal itu, pada Sensei WIreless ada perbaikan, good job Steelseries emoticon-Cendol (S)

Saya melakukan tes sensor pada Sensei Wireless diatas Shidenkai dan inilah hasilnya.

Pada 400 dpi 125 hz, terdapat jitter walaupun hanya sedikit namun jika dibandingkan dengan Sensei Pro lebih bersih pada pengetesan ini, 11 12 lah pada hasilnya.

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Pada 400 dpi 1000 hz, jitter yang ada semakin banyak.

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Untuk Accelleration, saya bisa bilang PERFECT, tidak ditemukan pada Sensei Wireless namun bisa disetting menggunakan softwarenya sendiri.

Lift of Distance juga saya bilang PERFECT dimana untuk level low LOD melalui software, level LOD jika dibandingkan dengan Sensei Pro dengan settingan yang sama, Sensei Wireless hasilnya lebih low, diangkat sedikit saja sudah tidak mendetect gerakan mousepad, DAMN !!!!

Angle snap / correction / prediction bisa di cek pada uji jitter, sama sekali tidak ditemukan.

Pada bagian perform bisa saya bilang ada upgrade signifikan bilang dibandingkan dengan Sensei Pro apalagi pada LOD level emoticon-Cendol (S)

Charging Dock

Saya menambah pembahasan khusus pada dock Sensei Wireless.

Untuk build quality, sangat bagus dimana terasa solid dan berat. Coating menggunakan brush metal dan terdapat LED pada pinggiran mouse base. LED ini sendiri dapat diatur warnanya menggunakan software.
Juga terdapat pin untuk melakukan charge pada mouse.

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Pada bagian bawah dock, terdapat tombol Connect dan juga informasi serial number.

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Pada bagian depan dock terdapat port micro usb untuk menghubungkan dock dengan komputer dan sekaligus berfungsi sebagai charge base dan wireless receiver.

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Steelseries Engine 3

Apalah arti mouse dengan fitur selangit tanpa kehadiran software pendukungnya, ya kali ini saya akan membahas Steelseries Engine 3 dimana pada software ini kita dapat melakukan settingan pada Sensei Wireless.

Kita akan disuguhi dengan tampilan awal seperti ini, ada informasi battery level disini.

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Kemudian masuk lebih dalam, terdapat banyak sekali tuningan untuk melakukan setting pada Sensei Wireless, kesan Sensei sebagai mouse dengan tuningan terbanyak sama sekali tidak hilang disini emoticon-Cendol (S)

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Saya jelaskan dulu masing-masing fungsi tuning ini.

Sensivitity CPI 1 dan CPI 2 = untuk mengatur dpi level, terdapat 2 CPI disini dan dapat di switch dengan menggunakan tombol dpi switch pada mouse.
Battery Saver Setting = mengatur performa mouse, ada High perform, Balanced dan Power saver.
Sleep Timer = mengatur waktu pada agar ketika idle, mouse akan mati dengan sendirinya
Sensor Smart Mode = ketika di ON kan, sensor akan mati ketika tidak digunakan, untuk menghemat battery
Illumination Smart Mode = ketika di ON kan, ketika terdapat gerakan pada mouse, makan lampu LED pada palm rest yang berupa logo Steelseries akan mati dan akan menyala lagi ketika tidak digerakkan.
Acceleration / Deceleration = Mengatur level pada accel dan decel, ketika ditinggikan maka gerakan kursor akan lebih cepat daripada gerakan mouse yang seharusnya.
Lift Of Distance = Mengatur tinggi sensor untuk tetap mendeteksi gerakan pada mousepad.
Angle Snapping (bahasa kerennya buatan Avago, biasanya dikenal dengan prediction atau correction) = ketika dinaikkan maka sensor akan lebih kurang untuk mendeteksi gerakan, jadi semisal kita melakukan garis melengkung, maka akan ada beberapa bagian yang menjadi lurus karena faktor angle snapping ini, cocok bagi designer yang melakukan gambar emoticon-Big Grin
Polling Rate = kecepatan transfer antara mouse dan komputer untuk ditampilkan melalui gerakan kursor.

Kemudian dari sini dapat mengatur warna dari LED dan juga mode antara lain breath atau steady.
Yang istimewa ada pada pengaturan LED dock dimana warna yang dapat di setting sesuai dengan level battery, apabila battery high maka berwarna hijau, battery mid berwarna kuning dan apabila low maka berwarna merah.

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Disini juga dapat mengatur macro pada tombol dan dapat menggunakan macro profile dari mouse sebelumnya asalkan tetap Steelseries pastinya emoticon-Big Grin

[Review] Steelseries Sensei Wireless, Sang REVOLUSIONER

Kesimpulan disini, Steelseries Engine 3 dapat mensupport Sensei Wireless dengan baik, transfer data setting dapat dilakukan dengan sekejap dan yang lebih penting lagi tidak terjadi crash seperti engine sebelumnya emoticon-Cendol (S)

Bonus

Saya lampirkan foto perbandingan Sensei WIreless dengan Sensei Fnatic, enjoy emoticon-Big Grin
Spoiler for :


Summary

Steelseries menghadirkan Sensei Wireless untuk meneruskan Sensei Pro yang lama dengan penambahan fitur wireless dimana fitur ini sudah mulai menjamur pada masa kini. Namun, pada beberapa produk dipasaran yang menggunakan fitur wireless, kendala yang ada pada daya hidup battery, transfer data yang buruk dengan komputer dan juga sensor yang tidak terlalu bagus. Pada kehadiran Sensei Wireless ini semua kendala itu seakan-akan tidak berlaku lagi, battery life pada Sensei Wireless setelah saya uji coba mampu untuk diatas 20 jam penggunaan non stop, transfer data yang cepat dengan komputer bahkan bisa dibilang tidak ada gap (kendalanya hanya dari mode sleep ke active memakan waktu sekitar 3 detik, selebihnya untuk pergantian dari wired ke wireless tidak lama, dibawah 1 detik saja) dan juga tentu saja sensor yang sangat bagus. Inilah alasan saya menyebutnya Sang REVOLUSIONER. Minus dari Sensei Wireless ini hanya 1 yaitu ketidak tersediaan layar dibawah mouse untuk melakukan setting atau untuk menampilkan gambar. Selebihnya bisa saya katakan Sensei Wireless ini sempurna, Dilepas diharga sekitar 2,2 juta, bisa saya katakan harga segitu worth to buy apabila Anda menyukai kinerja dan performa dari Sensei dan ingin mendapat fitur wireless yang sempurna disini.

Akhir kata, terimakasih pada Steelseries Indonesia untuk demo unit yang telah dipinjamkan, jangan bosan-bosan ya emoticon-Malu (S)


darkslay3r
Kaskus Gaming Gear Area
Nice Review gan. tapi ane pernah liat review juga, katanya kalo ada sinyal hape gitu dia kadang suka hilang koneksi mousenya. iya ga tuh ?
udah ada niatan beli tapi kalo suka lost connection ngeri juga lagi nembak nembak tiba tiba berenti haha
Quote:Original Posted By aullaul
Nice Review gan. tapi ane pernah liat review juga, katanya kalo ada sinyal hape gitu dia kadang suka hilang koneksi mousenya. iya ga tuh ?
udah ada niatan beli tapi kalo suka lost connection ngeri juga lagi nembak nembak tiba tiba berenti haha


hoax wkwkwkwkwk
nice review Gan. Kalo ane untuk saat ini masih prefer ke mouse wired, soalnya ribet juga pass maen tiba2 batrenya abis, mesti pasang kabel lagi. selain itu kalo batre mousenya udh drop repot juga
Quote:Original Posted By vineyardshop22
nice review Gan. Kalo ane untuk saat ini masih prefer ke mouse wired, soalnya ribet juga pass maen tiba2 batrenya abis, mesti pasang kabel lagi. selain itu kalo batre mousenya udh drop repot juga


semua kembali ke kebutuhan masing2 emoticon-Big Grin
setting delay bisa disetting sendiri gak angkanya gan? emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By riza_kasela
setting delay bisa disetting sendiri gak angkanya gan? emoticon-Big Grin


maksud delay apa ya ?
Quote:Original Posted By darkslay3r


maksud delay apa ya ?

delay macro tuh gan emoticon-Ngakak

mau nanya juga dong gan, buat polling rate itu sebenernya gimana sih kerjanya? masih ga ngerti emoticon-Bingung

ngeliat steelseries ngeluarin sensei wireless jadi ada niatan ganti mouse tapi nunggu sensei versi wired yang sama kayak sensei wireless performanya emoticon-Malu

salam MLG user :cheers
Quote:Original Posted By guyraldo

delay macro tuh gan emoticon-Ngakak

mau nanya juga dong gan, buat polling rate itu sebenernya gimana sih kerjanya? masih ga ngerti emoticon-Bingung

ngeliat steelseries ngeluarin sensei wireless jadi ada niatan ganti mouse tapi nunggu sensei versi wired yang sama kayak sensei wireless performanya emoticon-Malu

salam MLG user :cheers


kalau menurut gw sih ya itu kecepatan dan respond time antara mouse dan cpu dan apa yang kita lihat
semua player punya referensi masing2 mau pakai berapa polling rate, misal gw suka pake 125 hz karena menurut gw smooth di mata dan gerak lincah tapi mungkin teman gw main lebih suka yang 500 hz

Quote:Original Posted By darkslay3r
kalau menurut gw sih ya itu kecepatan dan respond time antara mouse dan cpu dan apa yang kita lihat
semua player punya referensi masing2 mau pakai berapa polling rate, misal gw suka pake 125 hz karena menurut gw smooth di mata dan gerak lincah tapi mungkin teman gw main lebih suka yang 500 hz

langsung tes cocok di polling rate berapa deh hohoho
makasih bro inponya
Quote:Original Posted By guyraldo
langsung tes cocok di polling rate berapa deh hohoho
makasih bro inponya


siap bos tapi biasanya polling rate makin gede makin banyak jg jitternya
Quote:Original Posted By darkslay3r


siap bos tapi biasanya polling rate makin gede makin banyak jg jitternya


tracking kayaknya lebih enak di polling 125hz ya bro kayaknya emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

1000hz lebih buat pengguna "super high dpi user" kayaknya ye, yang butuh banyak transfer data gara gara super cepet tuh pergerakan mouse emoticon-Ngakak
apa sebaliknya ya gan emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By guyraldo
tracking kayaknya lebih enak di polling 125hz ya bro kayaknya emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

1000hz lebih buat pengguna "super high dpi user" kayaknya ye, yang butuh banyak transfer data gara gara super cepet tuh pergerakan mouse emoticon-Ngakak
apa sebaliknya ya gan emoticon-Bingung


ga usah mikir teori bos ribet mending lu coba in fact gimana dan nyaman dimana
Quote:Original Posted By darkslay3r


ga usah mikir teori bos ribet mending lu coba in fact gimana dan nyaman dimana


boleh sharing cara ngetesnya ala agan mungkin bro emoticon-Ngakak
bingung juga nentuin pilihannya

kerasa jitter sih di 1000hz tapi di 125hz kerasa lebih mulus aje gerakannya emoticon-Matabelo

ada downsidenya ga sih kalo ngambil di 125hz bro? kalo downsidenya nothing matter sih ngambil di 125? bingung juga 125 500 atau 1000

sreg di 125 tapi sreg juga di 500 emoticon-Ngakak

belom coba yang 250

edit: akhirnya menentukan di 1000hz
lebih berasa natural gerakan mousenya emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By guyraldo
boleh sharing cara ngetesnya ala agan mungkin bro emoticon-Ngakak
bingung juga nentuin pilihannya

kerasa jitter sih di 1000hz tapi di 125hz kerasa lebih mulus aje gerakannya emoticon-Matabelo

ada downsidenya ga sih kalo ngambil di 125hz bro? kalo downsidenya nothing matter sih ngambil di 125? bingung juga 125 500 atau 1000

sreg di 125 tapi sreg juga di 500 emoticon-Ngakak

belom coba yang 250

edit: akhirnya menentukan di 1000hz
lebih berasa natural gerakan mousenya emoticon-Matabelo


mau efektif ganti mousepad ke artisan shindenkai bro berasa less jitter

cara ngetes itu nature sih wkwkkw udah lama main pasti kerasa sendiri
Quote:Original Posted By darkslay3r


mau efektif ganti mousepad ke artisan shindenkai bro berasa less jitter

cara ngetes itu nature sih wkwkkw udah lama main pasti kerasa sendiri


ada ngincer hayabusha yang gede sih bro, pengen yang feelnya mirip mirip sama ini puretrak talent pas jaman kotak kaleng. kosong mulu tapi itu barang emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

sementara talent dulu deh. pelan pelan nelen racun GGAnya emoticon-Ngakak

ga sanggup kalo langsung tegak semua emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By guyraldo
ada ngincer hayabusha yang gede sih bro, pengen yang feelnya mirip mirip sama ini puretrak talent pas jaman kotak kaleng. kosong mulu tapi itu barang emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

sementara talent dulu deh. pelan pelan nelen racun GGAnya emoticon-Ngakak

ga sanggup kalo langsung tegak semua emoticon-Ngakak


hajar emoticon-Ngakak (S)
angka delay macro gan
nice review ndra emoticon-2 Jempol emoticon-Toast
kira2 mouse pad yang enak yg cocok sm SS sensei wireless ini apa ya?
×