alexa-tracking

Opini pribadi tentang Video (Yang dianggap) Kristenisasi di CFD Jakarta

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54612e6f1a997583218b4570/opini-pribadi-tentang-video-yang-dianggap-kristenisasi-di-cfd-jakarta
Opini pribadi tentang Video (Yang dianggap) Kristenisasi di CFD Jakarta
Assalamualaikum, Salam Sejahtera dan Om Swastiastu bagi anda semua.


Hai agan - agan semua, kali ini ane ingin mengajak agan agan semua untuk mengkaji tentang video yang (dianggap) kristenisasi di CFD jakarta


Bagi agan agan yang belum tau ini ane kasih link berita, berikut videonya

Spoiler for Berita:





Quote:

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Update Opini
Quote:


TS minta maaf belum bisa masukin komen2 terbaik di page utama, karena TS masih sibuk kuliah. tapi nanti akan dimasukan.

Sekian dari ane, ane tidak berharap cendol, komen atau rating. Ane hanya berharap agar kita semua bisa lebih dewasa, lebih bijak dan lebih Open-minded dalam menyikapi segala hal.

TS mencoba mengingatkan, ini baru terjadi di CFD dimana banyak orang yang status sosialnya masih "berkecukupan". Bayangkan jika hal ini terjadi di kalangan umat islam yang berekonomi rendah.

Mereka akan meninggalkan Islam demi sekardus mi instan, sebungkus gula, sekarung beras dan beberapa jumlah uang saja. Mereka butuh makan, punya keluarga yang harus dinafkahi, apa hal ini tidak wajar ketika mereka menerimanya?

kemana anda ketika mereka membutuhkan?
beberapa dari anda hanya muncul ketika semua sudah terjadi dan apa yang anda lakukan? hanya menyalahkan mereka!


Jika hal ini terjadi, siapa yang akan anda salahkan lagi? Muslim yang berganti agama karena butuh makan? Anda ingin menyalahkan Umat kristiani karena menyebarkan agama mereka?

Kemana mana ngomongnya aqidah dan lain lain, di dunia ini tidak hanya butuh teori. Tapi aksi nyata, jika anda tidak rela umat islam masuk ke agama lain, ayo kita bareng2 jaga mereka. Jangan malah ditelantarkan.

TS masih menunggu agan agan yang menganggap TS salah, yang menganggap orang2 di video yang menerima makanan salah. TS masih menunggu sumbangan baik tenaga, pikiran dan uang untuk membuktikan bahwa kita memang mencintai sesama muslim melalui aksi yang nyata. Cinta dan kasih sesama muslim tidak sebatas di mulut saja.

Mereka tidak bisa makan omongan, mereka butuh makanan, butuh uang, butuh rumah.


Jika anda tidak mau melakukan aksi nyata, baik shodaqoh, tenaga, pikiran, ataupun yang lain. Maka anda jangan marah ketika umat islam semakin sedikit nantinya.



Wallahu 'alam Bishawab
Wassalam

Quote:


Terimakasih untuk cendol dan abu abunya
Opini pribadi tentang Video (Yang dianggap) Kristenisasi di CFD Jakarta
Reserved
iya tuh lagi banyak di ributin di mana2, semoga tetep damai2 dah
"Bagimu agamamu, bagiku agamaku"
Bener gan kayaknya ane setuju deh
inget kata alm. Gusdur, tdk penting agama atau suku mu. kalalu kamu bisa melakukan sesuatu yg baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agama mu.

kok kenapa akhir2 ini banyak temen2 yg masih mikir sempit main hujat sana sini kalau ada sesuatu yg bertentangan dg pandangan nya ya?

tanya kenapa?
ane mah woles aja gan emoticon-Ngakak
Salam gan..

Ane sndiri org katolik. Ane pribadi mmg ga setuju cara si ibu misionaris itu.

1. Cara memaksa si ibu tua td bagi ane udh berlebihanlah. Ga bs ky gt.

2. Lalu klo mslh bagi2 makanan dipermasalahkan. Sering jg byk yg nawar2in buku sholat atau buku2 ttg islam dijalan n lampu merah tnpa mereka liat2 (pukul rata). Disini konteksnya "bagi2" bkn memaksa. ane prnh dilampu merah ditawarin buku cara sholat. Lalu ane tunjukin dimobil ane ada salib tuh bpk msh maksa. Ane kesel ane kerasin aja.

Nh jd klo mslh bagi2 apapun itu ane rasa wajar2 aja. Tp klo sdh ada unsur memaksa, bru dh ane ga setuju. Mpok ane sndiri muslim n udh 3x naik haji hubungan ane fine2 aja. Inilah kelemahan kita, mudah digoyang utk aebuah hal yg namanya "agama".

Salam persatuan n kesatuan.
NKRI harga mati

Parah2 masa dipaksa sih emoticon-No Hope
"maksa" orang untuk convert ke agama lain apakah dibenarkan?
Untukmu agamamu,, Untukku agamaku.. *edit, tadi salah, ngaktuk emoticon-Stick Out Tongueeace:

Ga perlu kan ada acara macem gini..
Eh ini agamaku, ayo percaya deh..
Yuk, demi indonesia.. Percayai agamaku..

Itu aja pendapat ane, dari video itu sebetulnya udah jelas tampak siapa yang salah.

Ternyata, mengajak seseorang untuk memeluk agama baru, padahal orang itu sudah memiliki agama merupakan perbuatan yang melanggar aturan. Hal itu mengacu pada Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1979 tentang Tata cara Pelaksanaan Penyiaran Agama dan Bantuan Luar Negeri kepada Lembaga Keagamaan di Indonesia.

Sementara itu, Pasal 4 berisi, "Pelaksanaan penyiaran agama tidak dibenarkan untuk ditujukan terhadap orang atau kelompok orang yang telah memeluk/menganut agama lain dengan cara: a. Menggunakan bujukan dengan atau tanpa pemberian barang, uang, pakaian, makanan dan atau minuman, pengobatan, obat-obatan dan bentuk-bentuk pemberian apapun lainnya agar orang atau kelompok orang yang telah memeluk/menganut agama yang lain berpindah dan memeluk/menganut agama yang disiarkan tersebut."
omongan ibu2 itu ke nenek berkerudung yg ane ga suka, apa2an ditengah jalan dicegat, tiba2 nangis kyk udah kenal lama aja, trus nyebut2 agama yg udah jelas2 beda lagi

klo masalah bagi2 barang2 atau apa pun itu ane rasa ga masalah selama tidak memaksa
Quote:

ingat gan, kata baik itu berbahaya jadi tolong jangan salah artikan maksud dari almarhum

apa yg diucapkan oleh gusdur itu dalam taraf agama yg tinggi gan
maksudnya, kalau orang bertingkah laku sesuai dengan tujuan agama yaitu melakukan perbuatan baik sesama manusia selain hubungan dengan Tuhan hal tersebut wajar adanya sehingga ente gak perlu tau agamanya apa

dan dalam kasus bertentangan dengan pandangan agama mengenai hal baik juga ada kok
kalau ente pemakai narkoba dan ente diberi cuma2 oleh orang lain pasti ente memberi predikat "orang baik" kepada orang tersebut
dan tentu ente gak perlu tau agamanya apa

betul? emoticon-Big Grin
Quote:


gan, ralat ya,, bagimu agamamu, bagiku agamaku ato untukmu agamamu, untukku agamaku,, dalam UUD 1945 pasal 29 ayat 1 dan 2 aja udah jelas kok gan, bahwa gak ada paksaan untuk seseorang dalam memilih agama dan kepercayaannya masing-masing dan hal ini menurut ane udah sesuai ama syariat Islam,, gak boleh mencampur aduk agama apalagi memaksa seseorang utk masuk ke agama yg lain,, gak tau juga dech klo perorangan, misal klo ada yg pacaran trus nikah (padahal beda agama,,), gak paham konsepnya gmana klo kasus seperti itu,, emoticon-Shakehand2
masalahnya ini kristenisasinye ke org yg ude punya agamaaa...kl org masuk islam itu karena hidayah bukan karena dipaksa2 kaya begini..hadeuhhh..baek2 deh kl ngomong soal toleransi dan kebangsaan..itu salah satu cara juga..
Kalo prinsip ane, "Untukmu agamamu, untukku agamaku." Udah jelas di akhir surat Al Kafiruun gan emoticon-Smilie
Quote:


hehe thanks gan ralatnya...

emoticon-Malu (S)
walaupun tidak membenarkan aksi oknum di video tersebut, tapi ane hampir semuannya setuju apa yang ente bilang. kebiasaan umat muslim saat ini memang hobi menyalahkan pihak lain, tanpa mau melihat diri sendiri, tapi sekali lagi aksi di video tersebut benar-benar tidak etis
ane udeh atheis
ortu biasa aje

when I pray 5 times a day
I realized I was just talking to myself

sakit+brobat+sholat = sembuh
sakit+brobat = sembuh
sakit + sholat = sakit
Quote:


Jadi menurut agan, Islam masuk ke Indonesia dalam keadaan di mana rakyat saat itu tidak beragama?
Setau ane saat itu mayoritas adalah Hindu & Budha.
Coba dipikir lg