alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5460e82abecb170e0e8b4574/elang-jawa-inilah-sosok-asli-sang-garuda
Inilah Sosok Asli Sang Garuda

Elang Jawa, Inilah Sosok Asli Sang Garuda
emoticon-I Love Indonesia (S) Inilah Sosok Asli Sang Garuda emoticon-I Love Indonesia (S)

Elang Jawa, Inilah Sosok Asli Sang Garuda



Quote:Elang Jawa, Inilah Sosok Asli Sang Garuda
Quote:Jika ada spesies burung yang disebut-sebut menjadi inspirasi dari lambang negara Indonesia maka elang jawa (Nisaetus bartelsi) atau javan hawk-eagle merupakan sosok paling meyakinkan dari Sang Garuda. Sosoknya yang gagah dengan jambul panjang di bagian belakang kepala membuat elang jawa kerap diidentikkan dengan garuda. Dalam Kitab Adiparwa diceritakan bahwa garuda merupakan burung gagah berani yang dijadikan kendaraan sekaligus lambang panji-janji Dewa Wisnu.

Burung ini berdiam di surga, setelah misinya membebaskan ibunya dari perbudakan para naga selesai. Dalam cerita budaya Indonesia, garuda diperkirakan mulai menjadi mitologi sejak abad ke-10 Masehi. Sedangkan Presiden Soekarno memperkenalkan pertama kalinya kepada khalayak sebagai lambang negara pada 15 Februari 1950 di Hotel Des Indes Jakarta.

Dalam buku “Bung Hatta Menjawab” diungkapkan bahwa awal terpilihnya garuda sebagai lambang negara dilakukan melalui sayembara. Kala itu, terpilih dua karya terbaik dari Sultan Hamid II dan Mohammad Yamin. Namun pada akhirnya, Pemerintah dan DPR memilih karya Sultan Hamid II.

Meski telah terpilih, sketsa garuda karya Sultan Hamid II terus disempurnakan. Bersama Soekarno dan Mohammad Hatta, pita merah yang awalnya dicengkeram garuda diganti dengan putih dan ditambahkan kata ”Bhinneka Tunggal Ika”.

AG Pringgodigdo dalam buku ”Sekitar Pancasila” menyebutkan bahwa rancangan Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS pada 11 Februari 1950. Selanjutnya, Soekarno memperkenalkan kepada khalayak pada 15 Februari 1950 di Hotel Des Indes Jakarta.



Elang Jawa, Inilah Sosok Asli Sang GarudaElang Jawa muda. Foto: Harry Kartiwa/ Burung Indonesia
Quote:Berbeda dengan Kenyataannya

Namun, berbeda dengan Garuda yang disanjung-sanjung dan menjadi lambang negara, nasib elang jawa justru miris. Burung endemis Jawa ini masuk dalam kategori terancam punah dengan status Genting (Endangered). Menurut data BirdLife International saat ini populasi elang jawa di alam diperkirakan hanya tersisa sekitar 300 – 500 individu dewasa.

“Salah satu penyebabnya adalah makin menyusutnya luasan hutan alami di Jawa,” ujar Jihad, Bird Conservation Officer Burung Indonesia. Sebagai pulau dengan populasi penduduk terpadat di dunia, kebutuhan lahan untuk permukiman dan pertanian makin meningkat dari tahun ke tahun. Akibatnya, banyak hutan yang dibuka dan dialihfungsikan menjadi lahan pertanian maupun permukiman. Saat ini, hutan alami yang tersisa di Jawa diperkirakan hanya tersisa sepuluh persen.

Alihfungsi hutan itu membuat anggota suku Accipitridae ini terdesak dan sebagian besar hanya tersisa di hutan-hutan pegunungan. Maklum, elang berbulu dominan cokelat gelap itu sangat tergantung dengan keberadaan hutan, baik hutan alami maupun daerah berhutan terbuka yang dekat dengan hutan primer.

“Elang jawa juga memanfaatkan hutan sekunder untuk berburu ” tutur Jihad. Burung pemangsa ini biasanya berburu dengan terbang di dekat kanopi pohon atau bertengger di pohon dan menunggu mangsa yang lewat.

Tak hanya habitatnya yang dirusak, elang jawa juga kerap ditangkap dan diperjualbelikan sebagai satwa peliharaan. Padahal elang jawa merupakan burung yang dilindungi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta diperkuat lewat Kepres No. 4/1993 Tentang Satwa dan Bunga Nasional. Jenis ini juga termasuk salah satu dari 14 satwa prioritas untuk diselamatkan berdasar SK Dirjen PHKA Nomor 132/2011.

Jika perdagangan dan alih fungsi hutan tidak dihentikan, maka bukan tidak mungkin suatu saat nanti elang jawa hanya dapat dilihat dalam bentuk gambar atau foto atau hanya dikenang sebagai burung yang identik dengan simbol negara, Garuda.


Quote:Sumber http://www.mongabay.co.id/2014/08/14...ampaign=buffer
sudah pernah baca tapi lupa di mananya emoticon-Hammer
Ane cuman pernah sekali liat elang jawa secara langsung gan dari jarak dekat, di salah satu tempat wisata di daerah Malang, Jawa Timur.
Salah satu burung paling langka ini, dan belum tentu semua kebun binatang punya koleksi Elang Jawa
tatapan nya gan emoticon-Matabelo
pengen punya burung kaya gitu emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By wzzphoenix
Ane cuman pernah sekali liat elang jawa secara langsung gan dari jarak dekat, di salah satu tempat wisata di daerah Malang, Jawa Timur.
Salah satu burung paling langka ini, dan belum tentu semua kebun binatang punya koleksi Elang Jawa


di malang dimana tepatnya gan?
nasibnya kayak Indonesia gan
Quote:Original Posted By movaldi
pengen punya burung kaya gitu emoticon-Matabelo


mau masuk hotel prodeo gan? emoticon-Big Grin
"termasuk dilindungi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta diperkuat lewat Kepres No. 4/1993 Tentang Satwa dan Bunga Nasional. Jenis ini juga termasuk salah satu dari 14 satwa prioritas untuk diselamatkan berdasar SK Dirjen PHKA Nomor 132/2011"
belom pernah liat langsung ini burung emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By fox.silverking


di malang dimana tepatnya gan?


Di Taman Wisata Sengkaling gan, di bagian kebun binatang mini, ane pernah liat elang jawa
yap tepat sekali..
memang burung garuda itu ya elang jawa..
dulu guru sejarah saya saat sekolah pernah memberitahukan nya emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By wzzphoenix


Di Taman Wisata Sengkaling gan, di bagian kebun binatang mini, ane pernah liat elang jawa


disini ya gan? cek spoiler gan
Spoiler for pict:
Quote:Original Posted By marben
yap tepat sekali..
memang burung garuda itu ya elang jawa..
dulu guru sejarah saya saat sekolah pernah memberitahukan nya emoticon-Big Grin


kok guru sejarah ane dulu gag ngasih tau ya? emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By fox.silverking


kok guru sejarah ane dulu gag ngasih tau ya? emoticon-Bingung (S)


nama guru sejarah saya " michael "
mungkin beda nama, beda ilmu bro emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By marben


nama guru sejarah saya " michael "
mungkin beda nama, beda ilmu bro emoticon-Ngakak


michael jackson mungkin tau bro emoticon-Big Grin
Spoiler for :
Gagah ya Elang jawa emoticon-army
sayang udh mulai langka dan terancam punah d habitat nya emoticon-Frown
Kalau di pelihara dengan benar....pasti bagus....tapi takut di tangkap polkis....

14 satwa prioritas untuk diselamatkan berdasar SK Dirjen PHKA Nomor 132/2011

Quote:1. Banteng
2. Badak Jawa
3. Harimau Sumatra
4. Gajah Sumatra
5. Babirusa
6. Anoa
7. Owa Jawa
8. Orangutan Kalimantan
9. Bekantan
10. Komodo
11. Jalak Bali
12. Maleo
13. Elang Jawa
14. Kakaktua kecil jambul kuning
ada juga yg bilang dari garudanya majapahit gan emoticon-Hammer (S)



emoticon-rose emoticon-rose emoticon-rose emoticon-rose emoticon-rose emoticon-rose emoticon-rose
Quote:Original Posted By Nergal666
Gagah ya Elang jawa emoticon-army
sayang udh mulai langka dan terancam punah d habitat nya emoticon-Frown

kalau mau lihat langsung, ada di beberapa taman satwa di Indonesia emoticon-I Love Indonesia (S)

Quote:Original Posted By ombengindah
Kalau di pelihara dengan benar....pasti bagus....tapi takut di tangkap polkis....

tmn ane pernah beli gan, tp abis beli langsung dikasihkan ke pihak yg berwenang (pemerintah) buat dipelihara emoticon-Cendol (S)

Quote:Original Posted By moderator.jahat
ada juga yg bilang dari garudanya majapahit gan emoticon-Hammer (S)



emoticon-rose emoticon-rose emoticon-rose emoticon-rose emoticon-rose emoticon-rose emoticon-rose

malah baru denger gan emoticon-Big Grin
×