alexa-tracking

KATANYA ...PIDATO G20 HARUS BAHASA INDONESIA...SO WHAT???

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545f2354902cfe707e8b4573/katanya-pidato-g20-harus-bahasa-indonesiaso-what
KATANYA ...PIDATO G20 HARUS BAHASA INDONESIA...SO WHAT???
Jakarta - Presiden Joko Widodo akan berpidato di tiga forum internasional yaitu KTT APEC, KTT ASEAN, dan G-20 Summit. Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana mengatakan Jokowi wajib menggunakan bahasa Indonesia di tiap forum internasional.

"Dalam kaitan penyampaian pidato resmi Presiden Jokowi, berdasarkaan Pasal 28 Undang-undang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan 2009 diwajibkan menggunakan bahasa Indonesia," kata Hikmahanto dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu (9/11/2014).

Pasal 28 menyebutkan, "Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pidato resmi Presiden, Wakil Presiden, dan pejabat negara yang lain yang disampaikan di dalam atau di luar negeri."

Menurut Hikmahanto, hal itu tidak dilakukan oleh Presiden SBY sejak berlakunya UU Bahasa ketika menyampaikan pidato di mana audiensnya kebanyakan orang asing. Terakhir, penyampaian pidato dalam sesi debat PBB bulan September lalu di mana SBY enggan menyampaikan dalam bahasa Indonesia.

"Penyampaian pidato oleh Presiden dalam bahasa Indonesia bukan karena Presiden tidak mau dan ketidakmampuan menggunakan bahasa Inggris, melainkan karena kewajiban yang ditentukan oleh UU," terangnya.

Oleh karenanya Menteri Luar Negeri perlu mengkomunikasikan hal ini ke pantia acara APEC, ASEAN dan G-20 serta memfasilitasi Presiden Jokowi dengan penterjemah bahasa Indonesia ke Inggris yang handal.

"UU mewajibkan Presiden menggunakan bahasa Indonesia agar bahasa Indonesia dikenal oleh dunia dan semakin kuat jati diri bangsa Indonesia," tegas Hikmahanto.

Gimana yah gan klo Presiden kita di begoin, gara gak ngerti bahasa inggris apalagi urusan diplomatik yg komunikasi F2F antar presiden....
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
Serah ente... orang pinter inggris belum tentu isa leaderahip
Quote:
Undang-Undang Kebahasaan (UU 24/2009)
PASAL 28 Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pidato resmi Presiden, Wakil Presiden, dan pejabat negara yang lain yang disampaikan di dalam atau di luar negeri. Penjelasan: Yang dimaksud dengan “pidato resmi” adalah pidato yang disampaikan dalam forum resmi oleh pejabat negara atau pemerintahan, kecuali forum resmi internasional di luar negeri yang menetapkan penggunaan bahasa tertentu.


So, Tidak ada yang perlu di perdebatkan lagi emoticon-Smilie
Loh, bukannya Pemimpin negara lain jg gitu ya?

Seperti China biasa bawa translater.

Atau kanselir Jerman, basa basi pake Inggris tp sisanya pake Jerman
penggunAan bahasa inggris sudah dilarang sama undang2 ya emoticon-Matabelo
haruslah, emoticon-I Love Indonesia
ini mengarang bebas ya? gak ada sumber berita nya emoticon-Cape d... (S)
forum daerah pake bahasa daerah, forum nasional pake bahasa nasional, forum internasional pake bahasa internasional

begitulah adatnya emoticon-Embarrassment
phobia jokowi

pidato belum, phobia didulukan emoticon-Big Grin
Interpreternya nempel terus nihh
Iya seperti ini...WARTAWANNYA SAMPE IKUTAN BINGUNG

Quote:SBY menoleh ke arah Sirleaf dan Cameron, tetapi keduanya tidak berusaha membantu sang presiden

Lawatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke New York, Amerika Serikat, pekan ini tampak berjalan mulus, meski resolusi antipenodaan agama yang diusulkannya tidak begitu mendapat sambutan meriah di panggung internasional.

Tetapi semua itu buyar ketika terjadi insiden memalukan yang terjadi dalam konfrensi pers, Rabu (26/9) silam.

Seperti yang dilaporkan The Jakarta Post, insiden dimulai ketika digelar konfrensi pers untuk membahas Panel Tingkat Tinggi Setjen PBB tentang Agenda Pembangunan Pasca-2015. Dalam konfrensi pers itu hadir SBY, Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf, dan Perdana Menteri Inggris David Cameron, ketiganya adalah pimpinan panel tersebut.

Perhatian mulai tertuju ke SBY ketika seorang wartawan radio Eropa bertanya ke pada SBY, dalam bahasa Inggris, tentang usulan resolusi antipenodaan agama. Alih-alih menjawab, SBY yang dalam pertemuan resmi di Tanah Air pun gemar menggunakan istilah berbahasa Inggris, justru terdiam.

SBY terdiam cukup lama. Seperti yang digambarkan The Jakarta Post, ia sempat menaikan alis matanya, menoleh seperti sedang mencari penerjemah.

Ketika reporter itu kembali mengulang pertanyaannya, setelah sekian lama hening, SBY menoleh ke arah Sirleaf dan Cameron, tetapi keduanya tidak berusaha membantu sang presiden.

SBY akhirnya diselamatkan oleh penerjemahnya menerobos keramaian wartawan dan petugas keamanan untuk membantu sang Presiden.

Sebenarnya banyak pejabat Indonesia yang hadir dalam konfrensi pers itu. Salah satunya adalah Hasan Kleib, Direktur Jenderal Multilateral, Kementerian Luar Negeri, yang berada paling dekat dengan podium, tetapi bukan dia yang membantu SBY malah sang penerjemah yang akhirnya berani naik ke panggung.

Setelah dibantu, SBY baru bisa menjawab pertanyaan itu, meski dia menolak membahas pertanyaan karena menurutnya tidak sesuai dengan topik diskusi itu.

>>>>> Setelah perisitiwa itu sejumlah jurnalis asing membuat lelucon. Seorang reporter mengatakan "Orang Indonesia memang membingungkan," yang disambut oleh tawa oleh rekan-rekannya yang lain. <<<<<
Yudhoyono gets lost in translation at UN

Bagus BT Saragih, The Jakarta Post, New York | Headlines | Sat, September 29 2012, 10:06 AM

http://www.thejakartapost.com/news/2012/09/29...

Some of the luster of President Susilo Bambang Yudhoyono’s visit to New York faded earlier this week after he apparently fumbled a press conference at United Nations headquarters.

Yudhoyono backed out of a reception hosted by UN Secretary-General Ban Ki-moon after the awkward incident on Wednesday, even though his presence had been confirmed by Indonesian officials, according to some delegates.

Instead, the President went directly to the Millennium UN Plaza Hotel, where he has been staying while in town for the General Assembly.

The incident began at a press conference on Wednesday featuring Yudhoyono, Liberian President Ellen Johnson Sirleaf and UK Prime Minister David Cameron on stage to discuss the High-level Panel on Post-2015 Development Agenda, which the trio co-chair.

As the press conference proceeded, an apparently confused President did not respond to a question asked by a European radio reporter speaking in English.

When Yudhoyono failed to respond after the reporter repeated her question, an Indonesian interpreter rushed to the podium to translate for the President, making his way past a security guard who attempted to block him.

The reporter had asked Yudhoyono to elaborate on his call for an international instrument to ban blasphemy in the aftermath of violent riots following the distribution of the US-made anti-Muslim film Innocence of Muslims on the Internet.

“When you made a statement about the instrument, were you speaking specifically about anti-blasphemy? Could you elaborate a little bit more on that?” the reporter asked.

Yudhoyono, who speaks English, was silent, raising his eyebrows and turning his head in an apparent search for a translator.

When the question was repeated after several moments of silence, a still mute Yudhoyono looked to Sirleaf and Cameron, neither of whom aided the President.

The President was saved when the interpreter, at last, joined him at the podium.

Other Indonesian officials at the press conference might not have been able to aid the President due to the crowd of journalists.

Although the Foreign Ministry’s director-general for multilateral relations, Hasan Kleib, was near the podium, it was the interpreter, apparently spontaneously, who stepped in to aid the President.

Yudhoyono eventually answered the question, albeit in a less-than-pleased tone.

“I think your question is not closely connected to the message of this panel to prepare new global collaboration to combat poverty. I have made my statement in my speech delivered before the General Assembly on that matter. But we have to learn to work together in this world by respecting other beliefs, faiths, and religions,” Yudhoyono said.

Some foreign journalists made light of the incident when leaving the press conference.“Indonesian is really confusing,” one reporter said to the laughter of his colleagues.

Yudhoyono may have been reluctant to speak in English later in the day in a discussion with billionaire philanthropist George Soros, Singaporean academic Kishore Mahbubani and moderator Donald K. Emmerson.

All spoke, except Yudhoyono, who apparently hesitated to join the discussion, laughing only when the others panelists laughed.

The moderator was eager to ask Yudhoyono one question before concluding the discussion, which was unrelated to the press conference but about a topic that the President had presumably mastered: his role as a co-chair of the Post-2015 panel.

bagus lah... biar negara lain tau bahasa kebangsaan kita...
selama ini si kebo pake english...


yang penting bukan vicky prasetyo yang jadi pembicara nya... itu baru bikin malu... krn kamus bahasa nya hanya dia yg punya... emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By DDwiesel
bagus lah... biar negara lain tau bahasa kebangsaan kita...
selama ini si kebo pake english...


yang penting bukan vicky prasetyo yang jadi pembicara nya... itu baru bikin malu... krn kamus bahasa nya hanya dia yg punya... emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


english pake teks...giliran di tny ya sami mawon emoticon-Cape d... (S) bingung translatenya
Quote:Original Posted By hentaionthesky
penggunAan bahasa inggris sudah dilarang sama undang2 ya emoticon-Matabelo


iya & id-mu segera ganti ke bahasa indo emoticon-army
pake bahasa indonesia di bilang goblok
pake bahasa asing dibilang gk nasionalis
emoticon-Ngakak
kok kasus begini gk heboh jaman sby yaemoticon-Bingung (S) emoticon-Malu (S)
jadi inget pelm ini

KATANYA ...PIDATO G20 HARUS BAHASA INDONESIA...SO WHAT???
Ya semoga presiden kita nggak pernah ketipu kayak kasus orang vietnam ketipu di singapura....
Quote:Original Posted By xjacxx
pake bahasa indonesia di bilang goblok
pake bahasa asing dibilang gk nasionalis
emoticon-Ngakak
kok kasus begini gk heboh jaman sby yaemoticon-Bingung (S) emoticon-Malu (S)


Karena jaman SBY media di batasi untuk meliput...jd keblunderan SBY tdk terlihat emoticon-Ngakak tuh ada wartawan di MAMARIKA yg membuka kedok SBY kesulitan berbicara english emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By veiila


So, Tidak ada yang perlu di perdebatkan lagi emoticon-Smilie


emoticon-shakehand
gue juga gak pernah lihat SBY bicara bahasa Inggris yang panjang lebar tanpa teks..
kalo bicara sekalimat sekalimat sih sering..