alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545efa700f8b46470f8b456a/panastak-kejang-kejang-3-contoh-ktp-keluaran-negara-komunis
[PANASTAK KEJANG-KEJANG] 4 Contoh KTP Keluaran Negara Komunis
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah turut angkat bicara terkait diperbolehkannya mengosongkan kolom agama di kartu tanda penduduk (KTP). Rencana tersebut diwacanakan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Menurut Fahri, ada perbedaan antara masyarakat barat dengan masyarakat timur. Jika orang barat, kata dia, tidak terlalu mempersoalkan identitas dalam kolom agama.

"Ada perbedaan masyarakat barat dan timur. Barat individualis tidak penting identitas. Timur kultur komunalisme, siapa tetangga, agama. Karena itu pancasila letakkan agama di sila pertama," kata Fahri kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/11).

Dengan tegas, politikus PKS itu tidak sepakat bila kolom agama dikosongkan. Sebab, kata dia, identitas agama seseorang perlu ditunjukkan dalam KTP.

"Bahaya kalau orang mau hilangkan ini, agama sumber konflik. Justru karena beda, kita bergaul yuk. Itu ajaran agama," jelas Fahri.

"Mazhab dari pikiran ini berbahaya. Bertentangan nilai-nilai agama. Kita tentang hilangnya kolong agama di KTP kita. Abis kosong kan ilang. Kan enggak jelas," imbuhnya.

Menurut Fahri, dengan adanya kejelasan identitas agama seseorang maka keberagaman menjadi penting. Orang dapat memahami dan menghormati orang lain walaupun beda agama.

"Misalnya tentang muslim Anda antar makanan buat orang tersinggung, enggak boleh itu. Uniknya Indonesia itu, keberagaman ini jangan dihilangkan, tapi dipahami. Pemimpin harus pahami, bukan dihilangkan," terangnya.

Oleh karena itu, pinta dia, Mendagri tidak boleh menghilangkan nama identitas dalam kolom agama di KTP. Dia lebih setuju jika ada penambahan nama identitas agama dalam KTP. "Kalau saya ditambah. Kita harus paksa diri tampil dengan identitas kita. Jangan sampai jadi sumber konflik," tandasnya.

http://www.merdeka.com/peristiwa/fahri-hamzah-bahaya-kalau-kolom-agama-di-ktp-dihilangkan.html

NEGARA-NEGARA TANPA KOLOM AGAMA:

INDONESIA (1965)
[PANASTAK KEJANG-KEJANG] 3 Contoh KTP Keluaran Negara Komunis

MALAYSIA NEGARA KOMUNIS
[PANASTAK KEJANG-KEJANG] 3 Contoh KTP Keluaran Negara Komunis

BRUNEI NEGARA KOMUNIS
[PANASTAK KEJANG-KEJANG] 3 Contoh KTP Keluaran Negara Komunis

IRAK NEGARA KOMUNIS
[PANASTAK KEJANG-KEJANG] 3 Contoh KTP Keluaran Negara Komunis

PAKISTAN NEGARA KOMUNIS
Quote:Original Posted By Lumoss


tambah ini om

[PANASTAK KEJANG-KEJANG] 3 Contoh KTP Keluaran Negara Komunis
katepe pakistan emoticon-Malu (S)
isinya cuman
Name
Father's name >> secara disono nama orang pada mirip2 emoticon-Big Grin jadi bin dan bintinya kudu jelas emoticon-Malu (S)
jenis kelamin
kebangsaan
nomer katepe
tanggal lahir
tanggal bikin katepe
tanggal kedaluarsa

sama tanda tangan.
itu sudah
Jadi, fix,Pakistan negara komunis dah emoticon-Malu (S)

Tunjukin KTP zaman Nabi Muhammad SAW dong! Ada kolom agamanya gak?
emoticon-Malu
silahkan....

e-ktp blom kelar2 dari sekarang emoticon-Cape d... (S)

kolom agama ga perlu ada cuma data agama dah ada dalem chip ktp emoticon-Matabelo
Bah parah, komunis parahh !!!!
Udah skak mat gan, gak usah diterusin.....
Panasbung udah diem. emoticon-Big Grin
uwo ternyata negara brunei yg jadi idola temen2 ane yg punya kapling di surga itu komunis emoticon-Malu (S)

antek pekai emoticon-Mad (S)

emoticon-Ngakak mereka uda pake cip cipan nah kita? paling juga datanya ditulis manual, ato pake mesin ketik emoticon-Ngakak
asumshit TS terlalu bodoh...
Quote:Original Posted By joukyuu
asumshit TS terlalu bodoh...


iya gan..maap

Catet, selain indonesa, negara laen yg punya kementrian agama itu

ternyata Israel Gan....

emoticon-Malu (S)
sori OOT dikit dr soal katepe...
[PANASTAK KEJANG-KEJANG] 3 Contoh KTP Keluaran Negara Komunis


[PANASTAK KEJANG-KEJANG] 3 Contoh KTP Keluaran Negara Komunis
imho sih, dibuat sprt meleysie saja,
kolom agama khusus umat islam

salah satu argumen pendukung kolom agama kan terkait ritual setelah mati, mandi dan solat jenazah, proses kubur. seandainya terjadi kecelakaan dan keluarga korban tidak bisa dihubungi.

setau ane yg punya ritual WAJIB setelah kematian, hanya umat islam. klo ritual itu nda dilakukan, seluruh umat islam sedunia kena dosanya.

yg laen langsung dilempar ke lubang tanpa dimandikan dan disolatin nda papa. cmiiw____emoticon-Ngacir
komunisnya dimana? emoticon-I Love Kaskus (S)
cuma katefe difermasalahkan, memang fartai barokah satu ini mirif kontoI ana wan emoticon-Cool
Kejang2 dan gagal crott?
ktp malaysia ada kolom agama gan,cuma kalau umur 18 ke atas kolom agamanya boleh dikosongkan emoticon-Angkat Beer
Quote:Original Posted By the fan
imho sih, dibuat sprt meleysie saja,
kolom agama khusus umat islam

salah satu argumen pendukung kolom agama kan terkait ritual setelah mati, mandi dan solat jenazah, proses kubur. seandainya terjadi kecelakaan dan keluarga korban tidak bisa dihubungi.

setau ane yg punya ritual WAJIB setelah kematian, hanya umat islam. klo ritual itu nda dilakukan, seluruh umat islam sedunia kena dosanya.

yg laen langsung dilempar ke lubang tanpa dimandikan dan disolatin nda papa. cmiiw____emoticon-Ngacir


kenapa brunei tidak ada? emoticon-I Love Kaskus (S)
Kolom agama di e-ktp memang ga ada tapi di database pusat penduduk ada.

Gimana bisa mereka menghitung statistik agama kalo ga ada data agama. Padahal ada statistik agama di negara itu.
Angkut postnya agan masutpb :

Quote:Original Posted By masutpb
Tulisan Dari Ardyan M Erlangga tentang Kolom Agama di KTP.

Saya enggak paham sama orang melulu ribut "banyak ganjalan kalau kolom agama di KTP dihapus". Kau bisa sulit dikubur lah, ada potensi merusak akidah lah, tak sesuai Pancasila lah, menyimpang dari adat ketimuran, blablabla...

Gini lho, wahai kaum malas baca terus suka menyimpulkan sendiri.

Pertama, itu aturan lama, dari awal Reformasi yo wis ono. Mendagri anyar cuma mempertegasnya. Dari mana tiba-tiba kalian bisa menyimpulkan kolom agama dihapus? Gimana kok bisa lompat masyarakat perlahan diminta mengosongkan kolom agama? Apakah kita berada di planet yang sama? Membaca berita dan UU yang sama?

Kedua, cuk, aturan ini bukan buat kalian, para pemeluk agama nan saleh dari enam ajaran yang diakui resmi pemerintah. TAK ADA YANG MEMAKSA KALIAN MENGOSONGKAN KOLOM AGAMA DI KTP. Kenapa harus mikir sampai sejauh itu. Yang sudah beragama, ya sudah toh, aman. Apa yang bikin kalian harus terdampak dari pilihan tersebut????

Ini tuh soal mereka yang jadi penganut Kaharingan, Sunda Wiwitan, Sapto Dharmo, dan lain sebagainya. Dari segi iman, mereka tidak masuk enam agama yang diakui pemerintah. Sementara kalau keterangan KTP mau ditambah, belum ada dasar hukumnya. Solusi paling pas, kosongkan dulu sampai ada kepastian dari DPR.

Intinya, JELAS MEREKA MEYAKINI AGAMA YANG BERBEDA. Sesulit apa sih memahami itu? Eling lakum dinukum waliyadin.

Masalahnya tuh kalian orang yang ribut soal kolom agama, mana pernah merasakan diskriminasi. Mereka itu lho, manusia beriman, bayar pajak juga kayak kalian, tapi malah tidak boleh urus ini itu hanya karena agamanya ndak masuk sistem administrasi negara.

Tidak ada upaya mengkafirkan umat. Tidak ada upaya menistakan agama resmi. Bahkan, sebagian ajaran ini sudah dikenal penghuni nusantara jauh sebelum agama samawi datang.

Apane dari mereka yang harus ditakuti umat mayoritas? Atau memang kubu ribut soal kolom agama ini baru puas kalau para penganut agama lokal syahadat, dibaptis, atau ke pura?

Walau saya pesimis kelompok yang ributnya ndak elok soal kolom KTP itu baca sampai sini, tetep saya ulang: Kebijakan ini BUKAN BUAT KALIAN COY. PEMELUK ENAM AGAMA RESMI TIDAK DIUTAK-ATIK, HAK KALIAN DILINDUNGI NEGARA SEPERTI BIASA. SILAKAN BERIBADAH DENGAN NYAMAN.

Sekali lagi, kebijakan itu buat ribuan WNI yang justru terasing di tanah airnya sendiri. Mereka yang kesulitan ngurus KK, ngurus akta kelahiran, nyari kerjaan, cuma karena agamanya sementara ini enggak masuk daftar pemerintah.

Opone yang ateis dan komunis dari kebijakan pilihan mengosongkan kolom agama? Lha wong kabeh le diomongke podo-podo percoyo Tuhan. Podo-podo nduwe agama. Mereka sama-sama menjalankan sila pertama Pancasila NKRI yang sakti mandraguna itu.

Hentikanlah perdebatan tidak perlu ini. Seburuk-buruknya mahluk hidup, menurutku, adalah yang meributkan hal tanpa mereka tahu duduk persoalannya. Ngeyel pula.

N.B: Kesimpulannya semakin banyak populasi penduduk Indonesia melek aksara, cuma baca judul berita. Ini berbanding lurus dengan membiaknya kebodohan dan rasa inferior golongan mayoritas.


Malas komen lagi soal kolom agama di KTP ini. Ane ijin kopas aja ya post ente ini buat ane angkut ke trit2 soal begini di BP gan. emoticon-I Love Indonesia (S)
brati kita poto lagi nih????
anggaran lagi????
ane lebih memilih disahkannya poto selfie di taruh di e-KTP.
karena itu bisa memberi kita kebebasan dalam berkreasi.
UDAH CUKUP!!!TITIK!!!!