alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ketua KPK: Pelanggaran Berat Bawa Istri Ke Kamar Dibiayai Negara
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545ef6be1cbfaacc3d8b456f/ketua-kpk-pelanggaran-berat-bawa-istri-ke-kamar-dibiayai-negara

Ketua KPK: Pelanggaran Berat Bawa Istri Ke Kamar Dibiayai Negara

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mencontohkan tindakan penyalahgunaan fasilitas negara di lingkungan KPK yang masuk kategori pelanggaran berat.

"Saya memberikan contoh saat saya Ke Makassar," kata Abraham ketika acara Penandatanganan Pernyataan Komitmen Penerapan Pengendalian Gratifikasi BPKP dan KPK, Jakarta Timur, Selasa (2/9/2014).

Abraham melanjutkan, ketika sedang bertugas ke luar kota dan ingin membawa istrinya, maka fasilitas yang didapatkan seperti tiket pesawat dan kamar hotel tidak boleh dirasakan istrinya juga.

"Saya harus membelikan tiket pesawat untuk istri saya. Dan saya pun enggak boleh membawa istri saya ke dalam kamar hotel yang saya dapatkan dari fasilitas (negara, red)" sambung Abraham.

Jika memasukkan istrinya ke dalam kamar, maka Abraham telah mengaku melakukan pelanggaran berat. Untuk menghindari perbuatan itu, Abraham harus memesankan kamar lain dan baru boleh tidur bersama istrinya.

"Kamar lain yang saya pesan untuk istri juga harus pakai uang pribadi saya. Jadi, memasukkan istri saya ke kamar itu pelnggaran berat di KPK," ucap Abraham yang mengaku cukup satu periode jadi pimpinan KPK.

Cerita tersebut sontak membuat riuh seisi ruangan yang dipenuhi pejabat BPKP pusat atau daerah yang ikut menyaksikan acara tersebut. "Jadi memasukkan istri ke kamar enggak boleh pak?" ucap salah satu pejabat BPKP sambil tertawa.
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 3
Ini kan di KPK gans.. Kode etiknya emang keras
Quote:


Emang kalo bukan kapeka kode etiknya beda ya Gan ?
klo ngamar bareng artis, dibayarin gak? emoticon-Malu
Quote:


Keknya gapapa gan asal TIDAK dibiayai negara emoticon-Embarrassment
Bakalan kahiyang lagi nih yang dibahas disini... emoticon-Big Grin
klo masukin bini orang boleh berarti ya emoticon-Malu (S)
ato .... emoticon-Genit:
emoticon-Ngakak aneh2 aja,ga manusiawi
Masukin dlm arti apa nih emoticon-Ngakak (S)
Ga masuk akal juga ceritanya emoticon-Big Grin

Kalo dia pesenin kamar baru duu buat istrinya, dan setelah itu baru istrinya bole masuk ke kamar Samad dan tidur bareng, yang jadi pertanyaan :

1. Si Samad tidur dimana? Di lantai?
2. Kalo di ranjang tidurnya, istrinya tidur di mana? Di lantai?
3. Kalau sama2 tidur di ranjang, buat apa Samad pesen double bed kalo gitu?
Kalo biasa dia tidur sendirian, harusnya khan pesennya Single bed aja cukup!!

Kecuali Samad yang ga pake fasilitas kamar dia dan Samad yg pergi tidur bareng di kamar istrinya!!!

Trus kalo dalam kasus Wiwi gimana nih? Buat anak Wiwi pake duit sendiri ga biaya hotelnya?



emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Diubah oleh rsryomantap
klo selingkuhan yg di bawa ke kamar termasuk pelanggaran bukan ya............... emoticon-Ngacir
kalau kaya boediono gimana, bawa kelurga tapi dibayarin sendiri, ampe biaya parkir pesawat juga
bacot aja gede

SDA lu cokok

lha ini yang bawa anak ?

emoticon-Cape deeehh
Kalo bawa cabe2an yg bayarin siapa gan emoticon-Bingung :
lebay lu ah

emoticon-Traveller
Itung2an amat sih kpk. Pejabat kan udah bekerja utk rakyat dgn ikhlas, masa istrinya sendiri disuru bayar. Kan sama aja bayarnya per malam bukan perorang emoticon-Frown

Koruptor kakap bagaimana kabarnya? Masi ada yg berkeliaran tuh walaupun sdh tersangka
Diubah oleh Fenz
Quote:


emoticon-Ngakak
ini sih bukan revolusi mental

tapi revolusi mêntal

pakai ê bukan e
Diubah oleh andx.andx
Quote:


tuh SDA di cokok KPK gara2 bawa kerabat dekat kan, dianggap korupsi lho itu
kalo yg dimasukin ke kamar bukan istri boleh dong?
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di