alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545d8b3112e25792488b456e/mendagri--agama-lokal-boleh-dicantumkan-di-ktp
Mendagri : Agama lokal boleh dicantumkan di ktp
Seperti Orba, Mendagri Mau Hidupkan Aliran Kepercayaan
07 November 2014 14:30 WIB
Seperti Orba, Mendagri Mau Hidupkan Aliran Kepercayaan
Seorang warga adat Dayak Meratus menunjukkan KTP dengan kolom agama yang dikosongkan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--- Upaya Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mencantumkan aliran kepercayaan pada kolom agama di Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) menuai kritikan dari berbagai pihak.

Wakil Rektor Universitas Islam Negri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Mohammad Matsna, mengatakan langkah Kemendagri untuk mencantumkan aliran kepercayaan pada kolom e-KTP hanya akan memberi ruang aliran kepercayaan untuk tumbuh semakin banyak.

“Jelas ini akan membuat heboh, seolah aliran kepercayaan itu diberi ruang untuk hidup, padahal kita sudah ada kemajuan, orang harus beragama di Indonesia,” ujarnya saat ditemui Republika di Ciputat, Jum’at pagi (7/11).

Menurut Moh Matsna, merupakan kemunduran bagi bangsa Indonesia bila aliran kepercayaan dimunculkan mengisi kolom agama di e-KTP. Kata Moh Matsna, Pancasila khususnya sila kesatu jelas mempunyai maksud bahwa tidak ada rakyat Indonesia yang tidak bertuhan.

“kalau sekarang dimunculkan kejawen misalnya di e-KTP, ini akan kembali kezaman orde baru, aliran kepercayaan akan dihidupkan lagi,” katanya.

Red: Erdy Nasrul
Rep: C03

http://m.republika.co.id/berita/nasi...an-kepercayaan

Mantap , mendagri baru kita ini, sekarang sudah boleh dicantumkan agama lokal, ayo yang selama ini terpaksa mencantumkan agama resmi di ktp mulai sekarang ganti status agama di ktp
Hapus Kolom Agama, Kemendagri akan Kaburkan Status Keagamaan Seseorang
07 November 2014 14:38 WIB
Hapus Kolom Agama, Kemendagri akan Kaburkan Status Keagamaan Seseorang
KTP
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Moh Matsna, menyatakan pemerintah telah membuat kebijakan yang tidak jelas terkait kolom agama di KTP. Ada yang diisi aliran kepercayaan. Kemudian ada juga yang dikosongkan, hingga dihapus.

Hal tersebut justru akan membuat masyarakat tidak jelas dan kehilangan statusnya. “Kalau KTP kolom agamanya hilang orang tidak jelas agamanya, itu penting,” tuturnya, Jumat (7/11).

Meski demikian,tak sedikit orang yang menilai kolom agama sebagai bentuk diskriminasi dan pengelompokan.

“Tidak ada diskriminasi, atau mana itu mayoritas minoritas, diskriminasi tidak mesti menunjukan agama, orang sudah tahu, itu”

Menurutnya kolom agama sangat penting untuk menunjukan setatus agama sesorang.

Sementara itu, Ia mengatakan bagi aliran kepercayaan hanya tinggal mengikuti. “Aliran keercayaan itu bukanlah agama, misalnya kejawen ada islam, kristen,agamanya apa. yang ditulis di KTP agamanya bukan alirannya,” tuturnya

Pro kontra mencuat setelah Mentri Dalam Negeri,Tjahtjo Kumolo mengatakan Warga Negara Indonesia (WNI) Penganut Kepercayaan boleh mengosongkan kolom Agama di e-KTP. “Cukup lah agama titik dua, agamanya apa, tentu lima itu yang diakui Undang-Undang,” tutur Moh Matsna.

Dalam Undang-Undang No. 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan di sebutkan agama yang dicantumkan dalam e-KTP adalah agama resmi yang diakui pemerintah, yakni Islam, Kristen Budha, Hindu, Katolik, dan Konghucu.

Red: Erdy Nasrul
Rep: C03

http://m.republika.co.id/berita/nasi...maan-seseorang
jadi bingung mana berita yg beneremoticon-Hammer2
kalo lia eden termasuk lokal ya gan
Menurut Moh Matsna, merupakan kemunduran bagi bangsa Indonesia bila aliran kepercayaan dimunculkan mengisi kolom agama di e-KTP. Kata Moh Matsna, Pancasila khususnya sila kesatu jelas mempunyai maksud bahwa tidak ada rakyat Indonesia yang tidak bertuhan.

===

KAlimat di atas ada yg janggal??
Memang bertuhan itu hanya yg beragama??

Bilang aja takut member berkurang...gitu aja repot.
kejawen berKTP islam menjalankan ritualnya dikatain syirik nggak boleh bidah digebukin kebo-nya ditusuk.

sekarang sementara KTP mau dikosongin nunggu edit UU dan software KTP dimasalahin juga.

maumu apa?? emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By agninistan
Seperti Orba, Mendagri Mau Hidupkan Aliran Kepercayaan
07 November 2014 14:30 WIB
Seperti Orba, Mendagri Mau Hidupkan Aliran Kepercayaan
Seorang warga adat Dayak Meratus menunjukkan KTP dengan kolom agama yang dikosongkan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--- Upaya Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mencantumkan aliran kepercayaan pada kolom agama di Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) menuai kritikan dari berbagai pihak.

Wakil Rektor Universitas Islam Negri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Mohammad Matsna, mengatakan langkah Kemendagri untuk mencantumkan aliran kepercayaan pada kolom e-KTP hanya akan memberi ruang aliran kepercayaan untuk tumbuh semakin banyak.

“Jelas ini akan membuat heboh, seolah aliran kepercayaan itu diberi ruang untuk hidup, padahal kita sudah ada kemajuan, orang harus beragama di Indonesia,” ujarnya saat ditemui Republika di Ciputat, Jum’at pagi (7/11).

Menurut Moh Matsna, merupakan kemunduran bagi bangsa Indonesia bila aliran kepercayaan dimunculkan mengisi kolom agama di e-KTP. Kata Moh Matsna, Pancasila khususnya sila kesatu jelas mempunyai maksud bahwa tidak ada rakyat Indonesia yang tidak bertuhan.

“kalau sekarang dimunculkan kejawen misalnya di e-KTP, ini akan kembali kezaman orde baru, aliran kepercayaan akan dihidupkan lagi,” katanya.

Red: Erdy Nasrul
Rep: C03

http://m.republika.co.id/berita/nasi...an-kepercayaan

Mantap , mendagri baru kita ini, sekarang sudah boleh dicantumkan agama lokal, ayo yang selama ini terpaksa mencantumkan agama resmi di ktp mulai sekarang ganti status agama di ktp



Agama/ kepercayaan lokal malah damai kok..ga kayak agama arab yg sombong/arogan main keroyok..
Quote:Original Posted By agninistan
Hapus Kolom Agama, Kemendagri akan Kaburkan Status Keagamaan Seseorang
07 November 2014 14:38 WIB
Hapus Kolom Agama, Kemendagri akan Kaburkan Status Keagamaan Seseorang
KTP
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Moh Matsna, menyatakan pemerintah telah membuat kebijakan yang tidak jelas terkait kolom agama di KTP. Ada yang diisi aliran kepercayaan. Kemudian ada juga yang dikosongkan, hingga dihapus.

Hal tersebut justru akan membuat masyarakat tidak jelas dan kehilangan statusnya. “Kalau KTP kolom agamanya hilang orang tidak jelas agamanya, itu penting,” tuturnya, Jumat (7/11).

Meski demikian,tak sedikit orang yang menilai kolom agama sebagai bentuk diskriminasi dan pengelompokan.

“Tidak ada diskriminasi, atau mana itu mayoritas minoritas, diskriminasi tidak mesti menunjukan agama, orang sudah tahu, itu”

Menurutnya kolom agama sangat penting untuk menunjukan setatus agama sesorang.

Sementara itu, Ia mengatakan bagi aliran kepercayaan hanya tinggal mengikuti. “Aliran keercayaan itu bukanlah agama, misalnya kejawen ada islam, kristen,agamanya apa. yang ditulis di KTP agamanya bukan alirannya,” tuturnya

Pro kontra mencuat setelah Mentri Dalam Negeri,Tjahtjo Kumolo mengatakan Warga Negara Indonesia (WNI) Penganut Kepercayaan boleh mengosongkan kolom Agama di e-KTP. “Cukup lah agama titik dua, agamanya apa, tentu lima itu yang diakui Undang-Undang,” tutur Moh Matsna.

Dalam Undang-Undang No. 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan di sebutkan agama yang dicantumkan dalam e-KTP adalah agama resmi yang diakui pemerintah, yakni Islam, Kristen Budha, Hindu, Katolik, dan Konghucu.

Red: Erdy Nasrul
Rep: C03

http://m.republika.co.id/berita/nasi...maan-seseorang


usul mengosongkan sementara = menghapus kolom.


CERDASSSSSSS U emoticon-Ngakak
Negara berdasarkan atas ketuhanan yang maha esa om. esa artinya satu ya.
Alhamdulillah, langkah maju bagi bangsa Indonesia mewujudkan semboyan kebhinekaan dlm persatuan.
emoticon-Kiss (S)

Semoga kaum jidat gosong yg pengen menguasai Indonesia & anti pd agama2 lain segera tobat. Atau pindah ke habitatnya di gurun sekalian klo gak mau hidup dlm pluralitas.
emoticon-Big Grin
la percaya terhadap tuhan gk harus lewat agama yg ada toh
kejawen, dan segala macam kepercayaan yg udah dari dulu juga bentuk kepercayaan mereka terhadap tuhan
malah itu budaya asli indonesia
gk seperti agama yg diakui saat ini yg justru bukan asli indonesia
malah dipermasalahkan
lucu bangsa ini
Quote:Original Posted By lain.tuyul
Negara berdasarkan atas ketuhanan yang maha esa om. esa artinya satu ya.

ooo ketuhanan ya bukan beragama emoticon-Embarrassment
kejawen punya tuhan ngga? parmalim punya tuhan nggak?

Mendagri : Agama lokal boleh dicantumkan di ktp

jangan kamu gebukin karena syirik lagi ya...
KTP ditulis agama islam tapi ketika menjalankan ritual kejawen = syirik;bidah;kafir

KTP sementara kolom agamanya dikosongin nunggu UU baru diedit = nggak boleh; menyakiti umat.

Maumu apa? emoticon-Cape d...

Bilang aja kalo semua agama dan kepercayaan harus ikut 1 agama secara murni dan konsekwen... yaitu ikut agama yg lu anut... gitu aja kok ngak ngik nguk pake alesan2 yg gak masuk akal...
Quote:Original Posted By satrianegara77

ooo ketuhanan ya bukan beragama emoticon-Embarrassment
kejawen punya tuhan ngga? parmalim punya tuhan nggak?

Mendagri : Agama lokal boleh dicantumkan di ktp

jangan kamu gebukin karena syirik lagi ya...
KTP ditulis agama islam tapi ketika menjalankan ritual kejawen = syirik;bidah;kafir

KTP sementara kolom agamanya dikosongin nunggu UU baru diedit = nggak boleh; menyakiti umat.

Maumu apa? emoticon-Cape d...

Bilang aja kalo semua agama dan kepercayaan harus ikut 1 agama secara murni dan konsekwen... yaitu ikut agama yg lu anut... gitu aja kok ngak ngik nguk pake alesan2 yg gak masuk akal...


pancasila no satu aja Ketuhanan Yang Maha Esa. Esa kan satu. Jadi dari awal juga negara ini hanya mengakomodir agama tertentu aja kan.
Ente ga puas? Silahkan usul buat merubah pancasila dan Preambule karena ada atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa.
wah makin kacau ini mendagri, sepertinya musdah mulia mulai beraksi lewat mendagri..
agama : CIU emoticon-Kiss (S)
Quote:Original Posted By lain.tuyul
pancasila no satu aja Ketuhanan Yang Maha Esa. Esa kan satu. Jadi dari awal juga negara ini hanya mengakomodir agama tertentu aja kan.
Ente ga puas? Silahkan usul buat merubah pancasila dan Preambule karena ada atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa.

kejawen tuhannya satu
parmalim tuhannya satu
katholik kristen tuhannya satu
problem?
emoticon-Bingung
klo org Ahmadiyah cantumin ISLAM diamuk FPI.. kalau dikosongin Mendagri disalahkan
Quote:Original Posted By satrianegara77

kejawen tuhannya satu
parmalim tuhannya satu
katholik kristen tuhannya satu
problem?
emoticon-Bingung


protestan, hindu, buddha, konghucu?
Quote:Original Posted By lain.tuyul


protestan, hindu, buddha, konghucu?


semua 1
Quote:Original Posted By lain.tuyul
hindu, buddha, konghucu?

gw gak tahu lu cari aja.
apapun itu sudah diresmikan sebagai agama resmi pemerintah.
atas mereka sudah diakuin pemerintah dan kolom agama tetap wajib diisi. ngerti?
Yang diusulkan pak mendagri itu sementara UU belum diedit, kolom agama segala kepercayaan itu boleh dikosongkan. Nanti setelah perangkat hukum dan software siap baru boleh diisi parmalim kejawen dll

nih baca pelan2 biar paham
Quote:Original Posted By satrianegara77
PENJELASAN MENDAGRI

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berpendapat kolom agama di KTP boleh dikosongkan untuk penganut kepercayaan di luar 6 agama yang diakui oleh negara. Namun hal ini ditanggapi berbeda oleh sebagian pihak. Apa penjelasan Tjahjo?

"Depdagri dalam memproses kolom agama dalam UU kan sudah ada ketentuan bahwa wajib hukumnya mencantumkan agama yang jumlahnya ada 6 (enam), yang sah diakui sebagai agama negara dan diperingati secara nasional. Ini yang wajib diisi," kata Mendagri Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Jumat (7/11/2014).

Kemudian kata Tjahjo, ada sebagian warga negara yang menganut keyakinan atau kepercayaan tertentu yang menurut mereka di luar ketentuan 6 agama tersebut. Lalu bagaimana menuliskan agama di KTP.

"Saya pribadi baru berpendapat 'dikosongkan dulu yang di luar 6 agama', tapi harus diingat bahwa kita bukan penganut sekuler dan juga setiap warga negara mempunyai hak kewajiban sesuai agamanya masing-masing," paparnya.

Tjahjo menerangkan, sebagai Mendagri dia pasti harus berkonsultasi dengan Menteri Agama dan masukan dari tokoh-tokoh agama di MUI, PGI, Parisada Hindu, KWI, dan lain-lain unttuk mendengarkan mereka yang masuk kategori ajaran sesat apa saja, sebelum ada keputusan resmi tersebut.

"Kalau semua clear baru kemendagri mengeluarkan aturan resmi dan semua ada prosesnya. Dan kemendagri kan ingin memberikan pengayoman kepada seluruh warga negara Indonesia yang mejemuk ini," ucap politisi PDIP itu.


Ngerti ora sooon
Jangan emosi aja yang didahulukan
Gak paham berita maen jeplak aja.
masih inget Tabayyun??

emoticon-Cape d...


Atau kamu mau maksain mereka masuk 6 agama itu? Yang islam tapi beritual nyembah2 keris?
Kalo itu maumu ya selamanya bakal muncul konflik emoticon-Nohope