alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545d6926becb1788588b4578/rs-penasbung-kis-ditolak-rumah-sakit-mensos-bisa-saja-terjadi
[RS PENASBUNG ?]KIS Ditolak Rumah Sakit, Mensos: Bisa Saja Terjadi
Metrotvnews.com, Jakarta: Kartu Indonesia Sehat (KIS) dikabarkan mendapat penolakan di beberapa rumah sakit daerah.
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa pun menilai peristiwa penolakan itu memang mungkin saja terjadi.

Menurutnya, penolakan itu terjadi karena setiap rumah sakit belum tentu memiliki persediaan dana untuk melayani pasien pengguna KIS.

"Jadi mungkin ada rumah sakit yang dia tidak cukup stock money, sehingga mereka harus mendapatkan jaminan bahwa reimbursenya tidak sulit," kata Khofifah saat ditemui di Kementerian Sosial, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat
(7/11/2014).

Khohifah menambahkan, selama ini penolakan banyak terjadi karena kekhawatiran pihak rumah sakit yang bakal mengalami kesulitan saat klaim penggantian dana atau reimburse dana yang telah dikeluarkan rumah sakit untuk melayani pasien dengan bantuan pemerintah kepada pihak BPJS.

"Selama ini, reimburse kan lama,memang kalau reimbursenya lama mereka tidak punya fresh money, tidak bisa untuk layanan berikutnya," ujarnya.

Mantan Menteri Negara
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak era Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini menjelaskan, klaim penggantian dana ini diberikan oleh BPJS
sebagai penyelenggara kepada tiap-tiap rumah sakit. "BPJS (yang mengganti reimburse) dananya dari Kemenkes. Karena PBI (penerima bantuan iuran) diiur oleh pemerintah," lanjut dia.

Maka itu, Khofifah mengatakan, Presiden Jokowi telah meminta kepada BPJS sebagai penyelenggara agar dapat memiliki perwakilan sesegera mungkin di setiap kabupaten/kota, serta di setiap rumah sakit supaya proses reimburse mudah dilakukan dan masyarakat dapat terlayani dengan baik.

"Tapi, membuat infrastruktur itu kan tidak bisa bimsalabim, tapi itu yang sudah digarisi Presiden. Dengan begitu maka konsekuensinya adalah mekanisme reimburse itu tidak akan lama," bebernya.(LOV )

http://m.metrotvnews.com/read/2014/11/07/315604

rumah sakit pun sampe khawatir sama kis,mungkin krn kis(bpjs pbi perjuangan) cepat keluar jd kurang sosialisasi ke pihak rs saja. emoticon-Cendol (S) emoticon-Rate 5 Star
ya iyalah memangnya RS mau ambil resiko

BPJS baru
lah memang RS yang kerjasama terbatas kok..

model rumah sakit siloam enggak akan pernah kerjasama dengan BPJS/KIS ..... emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By Abidin_Domba
lah memang RS yang kerjasama terbatas kok..

model rumah sakit siloam enggak akan pernah kerjasama dengan BPJS/KIS ..... emoticon-Ngacir



itu kan rs internasional gan emoticon-Matabelo

Quote:Original Posted By redsandsasori
ya iyalah memangnya RS mau ambil resiko

BPJS baru




bkan baru gan,tapi perjuangan emoticon-Ngakak

emoticon-Sundul emoticon-Sundul
Metro lg yg beritain...wkwk
harusnya nama RSnya ditongolin biar bisa di bully ma kakuseremoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
tadinya ane tergerak juga utk ikutan ndaftar BPJS soalnya temen2x udah banyak yang di layani gratis dgn BPJS
tapi kalo denger berita begini, mending ane hold dulu selama 1-2 tahun dulu, nunggu stabil gak ada berita miring, baru deh ndaftar
untuk sementara, mending tetap pake cash aja, anti ribet, dilayani bak raja, proses cepat emoticon-Ngakak
Coba pemerintah rilis dulu nama-nama RS yang sudah bisa nerima kartu KIS
Sebenernya kalo saja pemerintah Jokowi mengakui bahwa program KIS ini adalah jamkesmas yang diganti kartunya dan menambah pesertanya saja, mungkin tidak akan ada masalah ditingkat pelaksana karena sistem klaimnya ya pasti sama.

Kecuali....

emoticon-Ngacir
Soalnya ga ada sosialisasi ga ada prosedur yg baku gmn reimbursenya.. Makanya kl blm siap infrastruktur dan sebagainya sampai teknisnya ya jangan keburu diluncurin.. Ntar prematur lagi... Blm waktunya lahir udah dibrojolin.. emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kabei
harusnya nama RSnya ditongolin biar bisa di bully ma kakuseremoticon-Ngakakemoticon-Ngakak


Dibully otak yang merasa lebih ahli dari para ahli hanya karena bermodalkan nonton metromini doang, bei?

emoticon-Ngakak
klo dijawa sich gampang

susahnya tuh yg di luar jawa

________

ini rs emang urusannya mensos, bukannya menkes

emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By guitarista


Dibully otak yang merasa lebih ahli dari para ahli hanya karena bermodalkan nonton metromini doang, bei?

emoticon-Ngakak


yui, yang ngerti hukum aja pendapatnya sama eh yang ga ngerti hukum, ga ngerti pola APBN sok tau segalanya emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By guitarista
Sebenernya kalo saja pemerintah Jokowi mengakui bahwa program KIS ini adalah jamkesmas yang diganti kartunya dan menambah pesertanya saja, mungkin tidak akan ada masalah ditingkat pelaksana karena sistem klaimnya ya pasti sama.

Kecuali....

emoticon-Ngacir


kecuali apa gan? emoticon-Bingung (S)



Quote:Original Posted By bandrex87
Soalnya ga ada sosialisasi ga ada prosedur yg baku gmn reimbursenya.. Makanya kl blm siap infrastruktur dan sebagainya sampai teknisnya ya jangan keburu diluncurin.. Ntar prematur lagi... Blm waktunya lahir udah dibrojolin.. emoticon-Big Grin


jadi inget besok ngecor emoticon-Malu (S)
Quote:
Quote:Original Posted By guitarista


Dibully otak yang merasa lebih ahli dari para ahli hanya karena bermodalkan nonton metromini doang, bei?

emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By kabei


yui, yang ngerti hukum aja pendapatnya sama eh yang ga ngerti hukum, ga ngerti pola APBN sok tau segalanya emoticon-Ngakak



siapa om?sebutin nama dong emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kala.ngkang


kecuali apa gan? emoticon-Bingung (S)





jadi inget besok ngecor emoticon-Malu (S)


sudah berwujudkah yang besok ngecor itu bos? emoticon-Matabelo
jadi gimana?
ganti kartu domino ?
asuu...asuu..asuuu emoticon-Mad
Berasa bikin lomba maraton pesertanya udah disuruh start tapi panitia nya belum dikasih tau rutenya..
Metro mini berani2nya beritain yg beginian emoticon-Marah
Makanya to, bu Kofifah! Atau Pak Jokowi.
Mbok kalo bikin program itu jangan grusa-grusu.
BPJS itu sudah bagus. Animo rakyat untuk berobat ke RS sudah sangat tinggi gara2 BPJS. Sampai2 saya kemarin yang mau berobat mbayar aja harus kebagian sore hari, gara2 dokter nya kebagian ngobati pasien BPJS dulu. Artinya, program BPJS itu sudah bagus, tapi tetap masih ada kekurangan yg harus diperbaiki.
Contoh nya sosialisasi peraturan BPJS dan banefit nya.
Gara-gara euforia kebablasan, sampai-sampai di itu RS nempelin pengumuman, "Bagi peserta BPJS yg rawat inap atas inisiatif sendiri tanpa rujukan, akan di perlakukan sebagai pasien biasa yg mbayar!"
Hal2 seperti itu dulu yang diperbaiki.
Daripada sibuk pencitraan peluncuruan progaram KIS supaya terlihat kerja, mending Pak Jokowi fokus membenahi fasilitas Puskesmas, agar pasien nyaman mendatangi Faskes 1 nya untuk berobat. Gak kayak sekarang, peserta BPJS berbondong-bondong mendatangi RS tanpa mempedulikan faskes 1 nya, Mencret aja, masuk rumah sakit!

Ayolah pak Jokowi! Anda sudah jadi presiden. Saat nya kerja. Bukan sinetron pencitraan lagi.