alexa-tracking

Kisah Pembunuhan dan Mutilasi, Daging Anak-anak Dijual ke Rumah Makan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545c96ddbdcb171d728b4576/kisah-pembunuhan-dan-mutilasi-daging-anak-anak-dijual-ke-rumah-makan
Kisah Pembunuhan dan Mutilasi, Daging Anak-anak Dijual ke Rumah Makan
Quote:



SADIS!!! emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
apa rasanya tuh om?emoticon-Matabelo
kejam banget emoticon-I Love Kaskus (S)
Ngeri bgt dah.
Quote:


selamat mengalahkan agan rentenir emoticon-I Love Kaskus (S)

beneran mau coba?
ane ngilu banget bacanya emoticon-Berduka (S)

turut berduka untuk korban dan orang yang ditinggalkan emoticon-Berduka (S)

rasa kemanusiaan sudah tidak ada untuk orang ini emoticon-Berduka (S)
lsg mual gw.......



harus hukuman mati...

kalau perlu masukin ke kandang harimau, biar dimakan juga emoticon-Mad (S)
Quote:


nggak nongol rentenirnya om emoticon-Big Grin

ogah om emoticon-DP

..............................................................................emoticon-Ngacir
zon gak mau nengokin nih? emoticon-EEK!:
Hukumannya seharusnya dimutilasi juga tuh. Atau dikasih cuma2 ke ISIS buat digorok! emoticon-Takut
TURUT BERDUKA

buat


yang biasa makan di kedai daerah situ
Lokasi deket rumah temen ane, dagingnya di jual ke lapo daerah situ kalo kata temen ane... emoticon-Berduka (S)emoticon-Berduka (S)
buset...

ane mau muntah emoticon-Frown

rumah makan kok gak bisa bedain mana daging sapi mana daging manusia emoticon-Frown
Quote:


Pelaku dikenal sakit jiwa atau bagaimana itu tujuan pembunuhan ? Ilmu sesat gitu
GILAK. emoticon-Gila
Edaaaaaann, gila udah ga punya otak dan hati
Quote:


kalo kata temen ane sih emang sakit jiwa orangnya emoticon-Berduka (S) psikopat gt gan emoticon-Cape d... (S)
Quote:


tadi nanya emoticon-I Love Kaskus (S)
daging manusia, secara logika, memang paling enak..

nah skrng.. ntuh mereka bunuh2 mutilasi2.. tujuannya apa?? kcuali yg trakhir yg dijual sbg daging sapi x.x11
Sadis banget tuh pelaku. Dicincang balik aja sedikit demi sedikit...