alexa-tracking

Menteri ESDM : Surya Paloh di Balik Impor Minyak Angola

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545c9690529a457c678b456b/menteri-esdm--surya-paloh-di-balik-impor-minyak-angola
Menteri ESDM : Surya Paloh di Balik Impor Minyak Angola
VIVAnews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang mengupayakan pengiriman minyak dari perusahaan minyak nasional Angola, Sonangol EP.

Menurut Sudirman, dengan menggandeng Sonangol EP, pemerintah berharap bisa memasok minyak mentah untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri.

"Saya realistis dalam waktu dekat, lifting (produksi) minyak akan meningkat. Lalu, persediaannya dari mana? Kami tidak ingin ada ketergantungan dari sumber-sumber tertentu," tuturnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat 7 November 2014.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melakukan penandatanganan kerja sama pembelian minyak dengan Wakil Presiden Angola Manuel Domingos Fincente di Istana Merdeka, Jumat 31 Oktober 2014 lalu.

Usai perjanjian ini ditandatangani, rencananya PT Pertamina (Persero) yang mewakili Indonesia akan membeli minyak dari perusahaan minyak nasional, Sonangol EP.

Sudirman mengungkapkan, Pertamina bersama Sonangol EP akan menggali berbagai potensi proyek hulu minyak dan gas bumi maupun proyek pembangunan kilang, baik di Indonesia, Angola, atau negara lainnya.

Surya Paloh di belakang kerja sama ini

Di sisi lain, beredar kabar mengenai Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh, bertindak sebagai 'pembisik' Presiden Joko Widodo untuk menunjuk perusahaan asing tersebut sebagai pemasok ke Indonesia.

Ketika ditanyakan terkait kabar tersebut, Sudirman pun membenarkannya. "Ya, tetapi menurut saya, jangan terlalu menyoroti siapa yang berada di balik kerja sama tersebut," ujarnya.

Hal ini, sambung Sudirman, kerja sama yang dilakukan merupakan salah satu cara tanpa adanya keuntungan pribadi atau tertentu.

"Jadi, jangan lihat siapa di belakangnya, tetapi lihat apa bermanfaat bagi masyarakat dan asalkan bisa menyehatkan bisnis ini. Terpenting, bisa menguntungkan negara," tutur Sudirman.

Seperti diketahui, Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Pertamina, Muhammad Husein, menjelaskan Pertamina dan Sonangol EP melakukan kerja sama untuk pengembangan bisnis hulu, hilir dan perdagangan minyak dan gas (migas).

"Pertamina dan Sonangol EP akan menggali berbagai potensi proyek hulu minyak dan gas bumi maupun proyek pembangunan kilang, baik itu di Indonesia, Angola atau negara lainnya. Pembangunan kilang sangat penting untuk menjamin ketahanan energi nasional kita," ujarnya pada Rabu 31 Oktober 2014 lalu. (asp)

https://id.berita.yahoo.com/menteri-...085630149.html
image-url-apps
uda 4trid serupa
Quote:


idem om emoticon-Matabelo
KASKUS Ads
1. Oh TUHAN,.,,,,,,, maafkan lah hambamu ini yang telah memilih si JOKODOK ini................................................emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

2. Ternyata ooh ternyata,...................................................emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:


kenape lo? emoticon-Bingung (S)
biasa aja ah..ga ada yg salah hmm...emoticon-Bingung
baca ni baek baek


TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menandatangani perjanjian kerja sama pembelian minyak dengan Wakil Presiden Angola Manuel Domingos Fincente di Istana Merdeka, Jumat, 31 Oktober 2014. Jokowi mengatakan pembelian minyak ini dari Angola bisa meningkatkan efisiensi anggaran. "Langsung dibeli dari perusahaan nasional di Angola," kata Jokowi.

Setelah perjanjian ini diteken, Indonesia yang diwakili PT Pertamina (persero) akan membeli minyak dari perusahaan minyak nasional Angola, Sonangol EP. Dalam pertemuan itu, Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto. (Baca: BBM Naik Rp 3.000, Tarif Angkutan Naik 42 Persen.)

Jokowi berharap kerja sama antar-pemerintah bisa memberikan manfaat langsung kepada rakyat. Dia mengimbau kementerian terkait untuk menindaklanjuti perjanjian kerja sama itu melalui skema teknis. "Kalau tidak bisa dirasakan oleh rakyat, tidak usah tanda tangan," ujarnya.

Menteri Energi Sudirman Said mengatakan pembelian minyak dari Angola ini dapat menghemat pengeluaran negara sebesar US$ 2,5 juta atau sekitar Rp 30 triliun sehari. Sudirman mengatakan nilai dan volume pembelian minyak dari Angola masih dibahas. Namun Sudirman memberi gambaran, jika Indonesia mampu membeli 100 ribu barel sehari, nilai impor minyak yang selama ini dibelanjakan bisa ditekan hingga 25 persen. "Seperempat dari kebutuhan impor sudah dipenuhi oleh satu perusahaan," katanya.
sumber
Quote:


Tempo di percaya gan ???? yang bener ? itu kan punya...nya ......emoticon-Ngacir2emoticon-Ngacir2emoticon-Ngacir2emoticon-Ngacir2emoticon-Ngacir2
Quote:


berarti harga BBM gak jadi naik dong, aseeekkkk
ooo kamu ketahuan, emoticon-Ngakak
jangan diliat siapa-siapanya ya emoticon-Mad (S)

Ya gpp sih siapa pun pembisiknya.. selama hal tersebut ada manfaatnya bagi masyarakat..

Bukannya kita emang harus selalu mendapatkan informasi yg tepat kapan pun juga?? dan informasi itu bisa dari siapa saja..
surya paloh antek angola!
Quote:


Jangan-jangan harga BBM malah bisa turun, yes horeeeee.
image-url-apps
dibalik semua kebijakan pasti ada orang yang mikir, mulai jaman sukarno mpe jokowi, nah tinggal yang mikir ini ada kepentingan pribadi ndakkk, itu lain cerita
celaan versi panasbung :

Jokowi di setir Surya Paloh ! emoticon-Ngakak

Quote:

mau selain tempo??

http://bisnis.liputan6.com/read/2127...-rp-11-triliun

mau berita dari mana gan? pks piyungan? rcti tv one? coba deh kasi tau gw gan emoticon-Smilie

Quote:

takut gak dapat jatah minyak gan?

lagian bukannya mending ya cari alternatif supplier? kalau lu kerja di perusahaan, atau punya perusahaan dan gak punya alternatif supplier, kehidupan tu perusahaan tinggal itungan jam kali.

lu kenal importir minyak? lebih murah dari sekarang? blowup aja ke media, kalau lebih murah pasti Presiden bakal pertimbangkan supplier lu.
×