alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545c6ae4a2cb1708768b456b/buat-ibu-ibu-harga-cabe-melambung-ke-angka-65-ribu
[Buat Ibu-ibu] Harga Cabe Melambung Ke Angka 65 Ribu
[Buat Ibu-ibu] Harga Cabe Melambung Ke Angka 65 Ribu

BOGOR – Harga cabe rawit merah kembali bikin kere. Setelah sempat menyentuh angka Rp45 ribu per kilogram pada dua minggu lalu, kini harga cabe melambung ke angka Rp65 ribu per kilogramnya. Padahal, normalnya harga cabe rawit merah berada pada kisaran Rp25 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabe telah diprediksi sebelumnya oleh Guru Besar Agronomi bidang Pemuliaan Tanam Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. DR. Muhammad Syukur, menyusul menurunnya pasokan karena berkurangnya jumlah petani yang menanam.

"Harga cabe sudah mulai naik, dan akan tambah naik karena barangnya tidak ada di pasaran sebab petani sekarang lebih memilih menanam padi," kata Syukur di Bogor, Jumat (7/11).

Prof Syukur mengatakan kenaikan harga cabe terutama cabe merah keriting telah terjadi di wilayah Sumatera yakni mencapai Rp60.000 per kilogram.

Kenaikan ini dikarenakan stok cabe dari sentra cabe di Sumatera Barat sudah berkurang, lantaran banyak petani yang beralih menanam padi seiring datangnya musim hujan.

"Sepekan lalu kami berkunjung ke Sumatera Barat, petani menyebutkan harga sudah mulai naik, tapi pasokan cabe berkurang karena sudah malas menanam cabe," kata Syukur.

Turunnya minat petani menanam cabe dikarenakan beberapa faktor selain karena pengaruh cuaca, juga karena selama setahun ini petani cabe merugi karena tidak mendapatkan keuntungan dari penjualan cabe.

Menurut Syukur, harusnya petani meraup untung dengan naiknya harga cabe saat panen tiba, akan tetapi selama satu tahun ini harga cabe relatif murah sehingga petani tidak diuntungkan.

Anehnya, lanjut Prof Syukur, musim panas saat ini menyebabkan panen cabe gagal, sehingga pasokan berkurang. Akan tetapi, harga cabe di pasaran tetap normal. "Diindikasikan ada impor gelap terutama untuk saos, industri mengambil pasta impor untuk produksi saos," kata Prof Syukur.

Kasubid Kebijakan Pertanian Direktorat Kajian Strategis Kebijakan Pertanian (KSKP) IPB Suryo Wiyono mengatakan saat ini petani sedang mengupayakan menanam padi sebagai imbas dari kekeringan serta harga panen cabe tahun jatuh selama bulan Juni-Juli dan Agustus.

Menurut dia, berkurangnya jumlah petani menanam cabe akan mempengaruhi pasokan cabe nasional yang berdampak pada kenaikan harga.

"Adapun yang masih menanam cabe hanya petani di wilayah dataran tinggi seperti kawasan perbukitan Banyuwangi," kata Suryo yang juga Dosen Departemen Proteksi Tanaman IPB.

Suryo mengatakan upaya mengantisipasi lonjakan harga cabe telah dilakukan lewat teknologi tanaman cabe rendah air, maupun teknologi menanam cabe di musim kering.

Hanya saja ada faktor budaya di petani yang mempengaruhi, seperti petani akan menanam cabe bila ingin mendapat keuntungan lebih, karena pola tanam cabe membutuhkan biaya besar tetapi jika harga naik maka keuntungan juga diraih.

Tetapi, karena tahun ini petani tidak diuntungkan dengan cabe, petani beralih menanam padi dengan memanfaatkan hujan yang mulai turun pasca kekeringan.

"Tetapi, jika tidak terjadi kenaikan harga, pasokan berkurang ini yang kita curigai industri mendapat pasokan cabe dari mana," kata Suryo. (cok)

- See more at: http://www.indopos.co.id/2014/11/har....2x1jNESw.dpuf

emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
gile september kemaren cabe merah di daerah ane cm 2000 - 2500 perak. untuk hrga pasar. dan pertengahan oktober 25rb. gile bener kasian para petani cabe pada rugi semua dan utang2nya buat modal tanam pada nunggak emoticon-Ngakak
Jokowi mana?