alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545c6819902cfe36698b4569/beda-nasib-tukang-sate-yang-hina-jokowi-dan-satpam-yang-hina-prabowo
Beda Nasib Tukang Sate yang Hina Jokowi dan Satpam yang Hina Prabowo
Beda Nasib Tukang Sate yang Hina Jokowi dan Satpam yang Hina Prabowo

Jakarta - Tukang tusuk sate M Arsyad (23), harus berurusan dengan polisi gara-gara memasang gambar porno hasil editan wajah Joko Widodo dengan Megawati Soekarnoputri di facebook. Arsyad yang sempat depresi karena ditahan, segera bebas tak lama setelah mendapat penangguhan penahanan.

Adalah Fadli Zon, Wakil Ketua DPR RI yang memberikan bantuan hukum kepada Arsyad. Politisi Gerindra itu muncul di tengah kasus yang sedang mendapat sorotan media. Ia mendatangi rumah keluarga Arysad hingga Bareskrim Polri untuk membantu penangguhan penahanan.

"Saya datang sebagai wakil rakyat, saya concern terhadap anak ibu ini. Jangan sampai wong cilik mendapat kriminalisasi," kata Fadli di depan ibu kandung Arysad di Jl. H. Geni, Jaktim, Jumat (31/10) lalu.

Fadli Zon mengatakan akan menyiapkan pengacara dan menyampaikan penangguhan penahanan. Tiga hari berikutnya Senin (3/11), Arsyad atas pertimbangan hukum dari Polri akhirnya dibebaskan dan bisa kembali ke rumah. Dua hari sebelum itu, orang tua Arsyad sempat bertemu Presiden Joko Widodo ke istana untuk menyampaikan maaf atas ulah anaknya.

Lain Arsyad, lain lagi Brama. Tinggal ratusan kilometer jauhnya dari tempat Arsyad tinggal di Jakarta, Brama seorang satpam di Sidoarjo, Jawa Timur juga harus ditahan akibat tersandung kasus penghinaan dan pencemaran nama baik lantaran menulis status di facebook yang menghina Prabowo sambil mengaku anggota Brimob Polda Jatim.

"Kalau sampai negara ini dipimpin oleh pecatan kopasus, tak terpikirkan olehku. Takutnya kejahatan akan merajalela. Ya Allah aku hanya pengen hidup tenang, menangkan jokowi ya Allah, karena aku sangat yakin dengan kepemimpinannya jokowi kalau beliau bisa menjadi presiden RI". tulis Brama mengaku Bribda Candra Tanzil bertugas di Kompi 4 Den A Sat Brimobda Polda Jatim.

Kasus Brama kini tak kalah mendapat sorotan seperti Arsyad. Memang kasusnya berada dalam dua konteks, yaitu menghina Prabowo (UU ITE) dan mencemarkan nama institusi Polri saat Pemilu Presiden. Namun setali dua uang dengan orang tua Arsyad, Sulastri ibu Brama juga meratap menangis meminta anaknya dibebaskan. Apa kata Fadli Zon?

"Ini dua hal berbeda yang tidak bisa dibandingkan. Kalau kasus Arsyad kan dia wong cilik dan dilaporkan tim Jokowi. Kalau ini, kita nggak melaporkan kok," kata Fadli Zon saat dimintai tanggapan Rabu (5/11) kemarin.

Sulastri sudah menyampaikan permohonan ke Kasat Brimob atas ulah anaknya. Namun, polisi sudah menyerahkan semua proses persidangan ke pengadilan. "Kalau sudah proses persidangan itu kan kewenangan pengadilan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono, Rabu (5/11).


#Nasib








SETELAH TUKANG SATE, GILIRAN SATPAM PENGHINA PRABOWO YANG DIBUI

Cuma ngingetin, hati-hati klo mau kritik, sampaikan dengan santun & no bully

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Desmond Mahesa mengatakan partainya sedang menyelidiki kasus penangkapan Brama Japon Janua. Pria yang bekerja sebagai staf satuan pengaman (satpam) di Sidoarjo, Jawa Timur itu ditahan di Rutan Medaeng karena menghina Prabowo. 

Menurut Desmond, Gerindra masih mencari tahu siapa yang melaporkan Brama. "Sejauh ini bukan kader kami yang melaporkan," kata dia saat dihubungi Tempo, Rabu malam, 5 November 2014.

Saat ini, ia menambahkan, koordinasi dilakukan di internal partai untuk menelusuri lebih jauh kasus yang menimpa satpam sebuah perusahaan BUMN di Tanjung Perak itu. Desmond enggan berkomentar banyak ketika ditanya kemiripan kasus ini dengan kasus MA, tukang sate yang juga menghina Presiden Joko Widodo melalui Facebook.

"Kami masih belum paham benar tentang kasusnya. Kami akan melakukan investigasi dulu siapa yang melaporkan kasus ini," kata Desmond.

Brama menulis dirinya di akun facebook dengan nama Bribda Candra Tanzil yang bertugas di Kompi 4 Den A Sat Brimobda Polda Jatim. Dalam status facebooknya, tertulis kalimat penolakan terhadap Prabowo untuk menjadi presiden.

"Kalau sampai negara ini dipimpin oleh pecatan kopasus, tak terpikirkan olehku. Takutnya kejahatan akan merajalela. Ya Allah aku hanya pengen hidup tenang, menangkan Jokowi ya Allah, karena aku sangat yakin dengan kepemimpinannya Jokowi kalau beliau bisa menjadi presiden RI," tulis Brama di akun facebook-nya. Status itu diunggah pada masa pemilihan presiden lalu.

Gara-gara status tersebut, Brama dibui sejak 6 Agustus 2014 lalu. Ia diduga melakukan pencemaran nama baik melalui jejaring sosial. Ancamannya, hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Sumber: Yahoo Indonesia
#Renungan #prabowo   #Semangat #IndonesiaOnly #Indonesia #jokowi  http://www.tipssehatalami.com/2014/11/7-makanan-sehat-untuk-diet-yang-sehat.html
Beda Nasib Tukang Sate yang Hina Jokowi dan Satpam yang Hina Prabowo
ini masalahnya bukan hina wowo lagi, tpi korps brimodemoticon-Big Grin
buat pelajaran hidup omemoticon-Matabelo
#savesatpam

emoticon-Big Grin
Makan TAI noh zonker!!!
Quote:Original Posted By hellhatred
#savesatpam

emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak
ori
Quote:Original Posted By Rentenir
ini masalahnya bukan hina wowo lagi, tpi korps brimodemoticon-Big Grin


edit
Quote:Original Posted By Rentenir
ini masalahnya bukan hina wiwi lagi, tpi pornografiemoticon-Big Grin

Standar janda si zonk emoticon-Ngakak (S)

Wong cilik kriterianya apa sih?? emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By Oegank
ori


edit

emoticon-Ngakak
jelas beda dong..
tukang sate jualan sate kalo satpam jual apa??
kemarin udah ada save tukang sate , kapan nih save satpamnya emoticon-Toast