alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545c606b98e31bfa528b457e/bahan-bully-an-panasbung-surya-paloh-di-balik-impor-minyak-angola
[Bahan Bully-an Panasbung] Surya Paloh di balik impor minyak Angola
JAKARTA. Nama Sonangol mungkin
tak akrab di sebagian besar
telinga kita. Tapi, nama
perusahaan minyak milik Angola
itu adalah senjata Presiden Joko
Widodo (Jokowi) untuk membabat peran trader dalam impor
minyak. Sebab, Jokowi telah menunjuk
Sonangol EP sebagai pemasok
sebagian kebutuhan minyak
Indonesia, mengurangi peran
Petral. Akhir Oktober lalu,
kesepakatan itu sudah diteken antara Pertamina dan Sonangol. Nah, cerita yang bakal seru,
Surya Paloh adalah pembisik
utama nama Sonangol EP ke
telinga Jokowi. Benarkah? Pendiri Partai Nasdem ini tak
menampik. Ia mengakui
menyarankan Presiden Jokowi
agar Pertamina bekerjasama
dengan Sonangol. "Tapi saran
kecil saja," ujar Surya kepada KONTAN di Kantor Partai Nasdem,
Jakarta, Kamis (6/11), dengan
nada merendah. Surya menyatakan saran itu
bertujuan membantu pemerintah
baru agar bisa menghemat dari
impor minyak dan bahan bakar
minyak (BBM). Maklum, selama ini
Pertamina mengimpor minyak melalui pihak ketiga atau trader
alias tidak membeli minyak
langsung ke produsennya. Akibatnya, kata pemilik Media
Group ini, impor minyak jadi mahal
dan memberatkan negara. Nah,
dia yakin, jika Indonesia membeli
langsung ke produsen, biaya
impor bisa ditekan. "Seperti yang dilaksanakan dengan Sonangol,
itu baik," kata Surya. Namun, kendati melibatkan PT
Surya Energi Raya, perusahaan
minyak miliknya, dalam
mempertemukan Pertamina dan
Sonangol, Surya Paloh
membantah dirinya memiliki kepentingan bisnis dalam impor
minyak Angola. "Saya hanya
memperkenalkan mereka. Setelah
itu tak ada hubungan lagi,"
tandasnya. Sebagai catatan, Grup Sonangol
adalah kongsi lama Surya Paloh.
Tahun 2009, Surya Energi
mendapat pinjaman modal dari
China Sonangol International
Holding Ltd. Anak usaha Sonangol EP tersebut menyuntikkan dana
US$ 200 juta ke Surya Energi
untuk menggarap Blok Cepu. Asal tahu saja, Surya Energi
adalah pemilik 75% saham PT Asri
Darma Sejahtera. Sementara 25%
saham perusahaan ini dikuasai
oleh Pemerintah Kabupaten
Bojonegoro, Jawa Timur. Asri Darma inilah yang mendekap 4,5%
saham blok minyak jumbo di Cepu. Direktur Utama Surya Energi,
Reri Murdijat menyatakan,
Surya Energi memang terlibat
memfasilitasi kerjasama
Pertamina dengan Sonangol.
Namun, "Kami tidak memiliki hubungan apapun dalam
kerjasama antara Pertamina
dengan Sonangol," tandas dia. Dia menyatakan, kerjasama
Surya Energi dengan Grup
Sonangol sebatas pada
pendanaan proyek Blok Cepu
tahun 2009 yang senilai US$ 200
juta itu. "Saya enggak bisa ngomong lebih detail," jelas
dia. Bisnis minyak memang
menggiurkan. Mudah-mudahan
saja deal bisnis ini tak melahirkan
trader baru.

Sumber
repos om. uda ada barusan
emoticon-Matabelo wah om brewok ampe segitunya yahemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By haperuzak
JAKARTA. Nama Sonangol mungkin tak akrab di sebagian besar telinga kita. Tapi, nama perusahaan minyak milik Angola itu adalah senjata Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membabat peran trader dalam impor minyak.
Sebab, Jokowi telah menunjuk Sonangol EP sebagai pemasok sebagian kebutuhan minyak Indonesia, mengurangi peran Petral. Akhir Oktober lalu, kesepakatan itu sudah diteken antara Pertamina dan Sonangol.
Nah, cerita yang bakal seru, Surya Paloh adalah pembisik utama nama Sonangol EP ke telinga Jokowi. Benarkah?
Pendiri Partai Nasdem ini tak menampik. Ia mengakui menyarankan Presiden Jokowi agar Pertamina bekerjasama dengan Sonangol. "Tapi saran kecil saja," ujar Surya kepada KONTAN di Kantor Partai Nasdem, Jakarta, Kamis (6/11), dengan nada merendah.
Surya menyatakan saran itu bertujuan membantu pemerintah baru agar bisa menghemat dari impor minyak dan bahan bakar minyak (BBM). Maklum, selama ini Pertamina mengimpor minyak melalui pihak ketiga atau trader alias tidak membeli minyak langsung ke produsennya.
Akibatnya, kata pemilik Media Group ini, impor minyak jadi mahal dan memberatkan negara. Nah, dia yakin, jika Indonesia membeli langsung ke produsen, biaya impor bisa ditekan. "Seperti yang dilaksanakan dengan Sonangol, itu baik," kata Surya.
Namun, kendati melibatkan PT Surya Energi Raya, perusahaan minyak miliknya, dalam mempertemukan Pertamina dan Sonangol, Surya Paloh membantah dirinya memiliki kepentingan bisnis dalam impor minyak Angola. "Saya hanya memperkenalkan mereka. Setelah itu tak ada hubungan lagi," tandasnya.
Sebagai catatan, Grup Sonangol adalah kongsi lama Surya Paloh. Tahun 2009, Surya Energi mendapat pinjaman modal dari China Sonangol International Holding Ltd. Anak usaha Sonangol EP tersebut menyuntikkan dana US$ 200 juta ke Surya Energi untuk menggarap Blok Cepu.
Asal tahu saja, Surya Energi adalah pemilik 75% saham PT Asri Darma Sejahtera. Sementara 25% saham perusahaan ini dikuasai oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Asri Darma inilah yang mendekap 4,5% saham blok minyak jumbo di Cepu.
Direktur Utama Surya Energi, Reri Murdijat menyatakan, Surya Energi memang terlibat memfasilitasi kerjasama Pertamina dengan Sonangol. Namun, "Kami tidak memiliki hubungan apapun dalam kerjasama antara Pertamina dengan Sonangol," tandas dia.
Dia menyatakan, kerjasama Surya Energi dengan Grup Sonangol sebatas pada pendanaan proyek Blok Cepu tahun 2009 yang senilai US$ 200 juta itu. "Saya enggak bisa ngomong lebih detail," jelas dia. Bisnis minyak memang menggiurkan. Mudah-mudahan saja deal bisnis ini tak melahirkan trader baru.

Sumber
gak ada komisi lho yah, cuman makelar doang.
biar makelar bukan mafia emoticon-Malu (S)

Weleh2 koalisi tanpa syarat...termasuk KKN ngga nih???
bisik2 bikin lebih murah omemoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By dudamanja
repos om. uda ada barusan


oya? Berarti ane kalah cepet dong. Tapi biarin aja dah biar rame emoticon-Ngakak
jgn komen aneh2 duluuu...

mungkin ada bagusnya posisi pak brewok dsini...

gak tersangkut dagang minyak yang lalu.
punya koneksi sampe level wapres d negara produsen.
& berani pasang badan krn uda jd musuh mafia minyak yg sekarang emoticon-Big Grin
minusnya cm krn dia pemodal jokower kmrn emoticon-Big Grin
urusan triliunan.. dan semudah itu ternyata bisiki wiwi

emoticon-Ngakakemoticon-Najisemoticon-Ngakak
Dari awal emang udah curiga. Hari gini mau bisnis minyak gak pake komisi? emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By domom.kcuf
gak ada komisi lho yah, cuman makelar doang.
biar makelar bukan mafia emoticon-Malu (S)




pasti dah sebentar lagi ada yg komplen jokowow antek aseng, wahyudi, mamarika, remason emoticon-Ngakak
ada jembut di balik bewok emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By dudamanja
jgn komen aneh2 duluuu...

mungkin ada bagusnya posisi pak brewok dsini...

gak tersangkut dagang minyak yang lalu.
punya koneksi sampe level wapres d negara produsen.
& berani pasang badan krn uda jd musuh mafia minyak yg sekarang emoticon-Big Grin
minusnya cm krn dia pemodal jokower kmrn emoticon-Big Grin


betul jg bro.. emoticon-Shakehand2
Kita lihat ... dan gimana komennya Kurtubi. emoticon-linux2
asal menguntungkan bagi negara, gak ada masalahlah
Quote:Original Posted By cempopo
ada jembut di balik bewok emoticon-Ngakak


quote of the day.
Lhah...terus masalahnya apa???....emoticon-Embarrassment:

Lha klo.dibisikin sama si brewok...dan emang bener bisa menghemat apbn....khan oke.....klo ada yg laen yg bisa mbisiki lagi dengan yg lebih murah lagi agar lebih bisa menghemat apbn lagi....ya bisiki aja si jokowi...tar biar di pertimbangin....

Yach gitu aja kok repot.....

emoticon-Cape deeehh