alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
4 Kritik pemerintah soal kegagalan SBY kelola sektor ekonomi
3 stars - based on 14 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545c3b03a2cb17b0778b458b/4-kritik-pemerintah-soal-kegagalan-sby-kelola-sektor-ekonomi

4 Kritik pemerintah soal kegagalan SBY kelola sektor ekonomi

Merdeka.com - Saat ini, pemerintahan Jokowi-JK, dihadapkan pada kondisi fiskal yang pas-pasan. Bahkan, data teranyar dari Badan Pusat Statistik menyebutkan, pertumbuhan ekonomi hanya 5,1 persen. Jauh di bawah target pemerintah.

Bahkan, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sampai akhir tahun, hanya 5,2 persen. Selain itu, kinerja perdagangan luar negeri masih belum bisa diharapkan untuk menggenjot pertumbuhan. Pasalnya, perekonomian dunia dan harga komoditas belum kunjung membaik.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, perlambatan pertumbuhan ekonomi tersebut sudah diperkirakan sebelumnya. Namun, dia memastikan, pemerintahannya bakal berupaya mengerek naik pertumbuhan ekonomi Indonesia 2015. "Kami masih usahakan kenaikan itu tahun depan."


1. Ekonomi lambat

Merdeka.com - Perlambatan ekonomi Indonesia saat ini, dinilai Wakil Presiden Jusuf Kalla, adalah efek dari kebijakan pemerintahan lalu. "Banyak faktor eksternal dan internal. Kalau tidak tercapai kan itu efek kebijakan yang lalu, suatu kebijakan ekonomi itu akan terasa selama 4-6 bulan mendatang, jadi aspek ini berasal dari pemerintah lalu bukan yang sekarang," ucap JK di kantornya, Jakarta, Kamis (6/11).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III tahun ini sebesar 5,01 persen (year on year). Ini melambat ketimbang pertumbuhan ekonomi kuartal sebelumnya yang mencapai 5,12 persen (year on year).

Pemerintah mematok pertumbuhan ekonomi 5,2 persen dalam APBN Perubahan 2014. Sementara Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini cenderung menyentuh batas bawah dari kisaran 5,2 persen-5,5 persen.


2. Salah buat strategi

Merdeka.com - Salah satu faktor, lambatnya potensi ekonomi Indonesia menjadi produk yang mendunia, menurut Menteri Perdagangan Rachmat Gobel adalah kesalahan strategi.

"Indonesia sebenarnya punya kemampuan yang besar. Hanya kita kurang memaksimalkan apa yang kita miliki. Kenapa industri kita kalah dibanding Thailand, Malaysia, bahkan Vietnam yang di belakang kita? kemampuan mereka sudah melebihi kita," kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Jakarta, Kamis (6/11).

Dia mencontohkan, Vietnam mampu membuat strategi tepat untuk industrinya. Atas dasar itu, industri dalam negeri harus berbenah. Salah satu harus dilakukan adalah menciptakan produk bernilai tambah.


3. Telat harmonisasi tarif


Merdeka.com - Kondisi industri saat ini, dinilai berbiaya tinggi. Bahkan, impor komponen yang diperlukan dalam negeri, lebih murah daripada harus bikin dalam negeri.

"Jadi value yang kita dapatkan kecil. Belum lagi barang-barang yang diproduksi di Indonesia semua, itu lebih banyak produk yang nilai tambahnya tidak seperti yang diharapkan. Kecil," Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Kamis (6/11).

Langkah yang harus dilakukan untuk adalah harmonisasi tarif dan regulasi antar kementerian yang bersinergi. "Jadi saya sudah bicara dengan menkeu, bagaimana membahas kembali harmonisasi tarif,"


4. Pasar bebas dalam negeri terlalu longgar

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengkritisi banyak pihak yang khawatir dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau pasar bebas ASEAN tahun depan.

Dia menegaskan, sebelum MEA diberlakukan, Indonesia sudah terlebih dulu mengikuti beberapa kebijakan pasar bebas. Salah satunya ACFTA (ASEAN-China Free Trade Area). Di luar itu, banyak perdagangan bebas yang dilakukan secara ilegal.

"Saya jawab simpel, tidak ada yang boleh ditakuti. Yang pertama kita harus hormati apa yang sudah disepakati. Dalam 10 tahun terakhir, kita sudah menghadapi pasar masyarakat bebas, "katanya.


Sumber: http://www.merdeka.com/uang/4-kritik...omi-labat.html

Ane sepakat gan emoticon-shakehand pemerintah sebelumnya memang sudah melakukan sesuatu, tapi masih jauh dari cukup..., masih banyak "lubang" dan celahnya sehingga membuat negara kita "jalan di tempat".

Mudah-mudahan duet Jokowi-JK bisa membuat Indonesia bangkit dan menjadi bangsa yang lebih baik lagi, lebih bermartabat dan sejahtera. Amin.
Banyak yg bisa diteruskan dr pemerintahan sebelumnya kok
yg bagus dipertahankan, yg kurang diperbaiki. gk ada masalah
Kritik yang baik adalah yang konstruktif dan bersifat memperbaiki.., dan Angie yakin Pak Jokowi dan kabinet mampu membawa Indonesia kearah yang lebih baik lagi emoticon-Kiss (S) emoticon-Kiss (S) emoticon-Kiss (S)
Karena produk dalam negeri kalah dengan produk vietnam, thailand, de el el, karena kita salah strategi. Oleh karena itu kita akan meningkatkan daya saing kita dengan strategi yang tepat yaitu dengan menaikkan harga bbm...

Kenaikan harga BBM adalah solusi dari perekonomian kita.. emoticon-Big Grin
Pemerintah sebelumnya telah menciptakan strategi yg salah sehingga kita kalah bersaing dengan produk2 dari thailand, china, bahkan Vietnam. Untuk itu kita akan menciptakan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saing kita yaitu dengan strategi menaikkan harga bbm agar industri dalam negeri kita bisa bersaing secara harga dan kualitas.. emoticon-Big Grin
Ditangan Jokowi-JK Indonesia bakal jadi negara dengan pertumbuhan ekonomi paling cepat di dunia gan.
Bisa-bisa Indonesia bisa jadi negara pemberi hutang buat negara lain. emoticon-Smilie
Pemerintahan Pak SBY bagus, tapi insya Allah pemerintahan Pak Joko Widodo lebih bagus emoticon-Angkat Beer
Itu masukan (yang bersifat membangun).., yang sudah baik (akan) ditingkatkan (menjadi) lebih baik.., yang masih kurang kita benahi (dan perbaiki) sehingga (menjadi) baik... Ndak masalah lah.., biasa biasa aja..., yang penting (kita bekerja) untuk kepentingan rakyat, Insya Allah lancar.., aman. Ndak ada yang istimewa hehehehe.


Bukannya kerja malah CURHAT emoticon-Najis


Biar pemerintah saat ini bisa bekerja dengan baik makanya semua rakyat bersatu. Semua sama sama bangsa Indonesia, jangan pada ribut sendiri. Yang akur lah, biar bisa sama-sama maju dan berkembang.
defense dulu.. baru kerja. kalau gak tercapai, ada alasan emoticon-Shakehand2
Pak SBY dan kabinetnya sudah maksimal, kalo pun masih ada pekerjaan yang belum tuntas/maksimal, itu menjadi "warisan" untuk penerusnya.

Selamat bertugas Pak Jokowi dan kabinet emoticon-Selamat
4 Kritik pemerintah soal kegagalan SBY kelola sektor ekonomi

kebanyakan ngomong sendiri sih
Quote:


Pagi pagi udah terguncaang aja ente tod... emoticon-Big Grin
Seendaknya SBY ga pernah ngeluarin kartu bingung.
buktikan dulu bahwa di era anda itu lebih baik daripada era sebelumnya, jangan langsung judge aja
Quote:


Kalo kalimat elu ini diterapkan buat barisan sapi sakit hati ya susah bro.. Mereka kapan mau mimpim negeri ini?? Padahal sebelum mereka jadi pemimpin di Indonesia mereka dilarang kritik emoticon-Ngakak

Dasar sapi!!! emoticon-Big Grin
Quote:


mau barisan apa kek yg penting buktikan dengan nyata, bukan asal judge kebijakan era sebelumnya..........
Quote:


Anti kritik donk ya? emoticon-Big Grin

Kalo nggak mau dikritik, suruh aja jadi dewa tuh idola loe emoticon-shakehand


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di