alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tjahjo Usul Kolom Agama di KTP Dikosongkan, MUI: Jangan Lihat Negatifnya Dong
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545c2820128b4613638b4569/tjahjo-usul-kolom-agama-di-ktp-dikosongkan-mui-jangan-lihat-negatifnya-dong

Tjahjo Usul Kolom Agama di KTP Dikosongkan, MUI: Jangan Lihat Negatifnya Dong

close dulu gan berita gak mendidik judul dan isi bias SORRY emoticon-Malu (S)


SUMUR

emoticon-Ngakak
maaf agan sekalian kalau ane hilaf emoticon-Ngakak
manusia penuh hilaf ane slah memaknai karna berita judul , dan isi berita di detik bias penuh jebakan batman emoticon-Malu (S)


Diubah oleh isok4t
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 3
opo hubungane sama komunis

wuak wuak
Judul ama komen TS goblok.
Mau tahu letak kegoblokannya? emoticon-Embarrassment
Diubah oleh satrianegara77
kok bisa, ngosongin kolom agama bertentangan dengan sila 1 pancasila ?? emoticon-Confused:
TS masih anak SMP blm cukup umur utk menyerap berita..
emoticon-Najis emoticon-Najis
jgn dong....masa ampe segitunya sih
Quote:

barangkali baca judul langsung onani emoticon-Embarrassment
Di trit sebelah katanya udah bicara sama MUI...lah ini Komisi Hukum dan UU MUI malah menentang...ada apa ini..
ywdah sih bikin pengecualian aja. kita ya gak bisa maksa orang nyantumin agama yang bukan kepercayaannya cuma karena gak termasuk di yang enam itu. tapi jangan semuanya agamanya di ilangin. soal yang men-sholatkan mayat itu tadi bener tuh. kan gampang juga jadinya.
Quote:


dalam sistem komunis kan gak menyangkutkan agama dlm administrasi negara. emoticon-Matabelo

Quote:


kan emang kenyataanya sekarang begitu om ..

yang gak beragama gak ada tu tulisan agamanya di ktp emoticon-Matabelo

Quote:


ada beberapa aliran kepercayaan yg belum tuntas dibahas pemerintah

dan ente terlalu jauh kalau menghubungkan sama komunis

emoticon-shakehand
Quote:


dimana letak gobloknya jelaskan berdebat sehat emoticon-Matabelo
Quote:


mungkin yang 6 tetep ditulis
teru kalo yang nganut selain 6 gak ditulis gitu gan
menurut gue sih harusnya kolom agama dihilangkan, kalo soal ketika meninggal, mau disholatkan apa tidak, upacara agamanya apa sih bisa ditanya ke keluarganya, lagian biasanya juga diurus sama keluarganya.

KTP menurut ane sih, cuma sebagai Administrasi Negara saja dalam bentuk kartu. KTP wajib dimiliki oleh seorang warga negara yang telah berusia 17 tahun. Jika ada kolom agama, berarti sebelum 17 tahun seseorang harus sudah menentukan agama yang diipilihnya, sebagai agama yang dianutnya, untuk dimasukkan ke dalam kolom agama. Padahal persoalan menentukan agama yang akan dianutnya itu tidak bisa dibatasi oleh umur, artinya seseorang tidak bisa diberi batasan umur yang diharapkan sudah dapat menentukan agama yang dianutnya agar bisa dimasukkan ke Kolom Agama dalam Sistem Administrasi. Artinya rentang waktu Pencarian Akan Tuhan tidak bisa disinkronisasi dengan batasan umur dalam Administrasi Negara

Pada umur 17 tahun (anak SMA) itu seseorang belum tentu sudah menentukan Tuhannya, belum tentu benar benar sudah meyakini agama yang dianutnya, karena secara mentalitas masih labil, belum tentu sudah mendapat hidayah, pola pikir dan intelektualitasnya pun belum matang.

Bahkan menurut ane, persoalan mendapatkan hidayah versi agama masing masing, tidak bisa ditentukan umurnya, ada yang udah uzur, udah sekarat di Panti Jompo, baru dapat hidayah.

Alhasil kolom agama itu biasanya diisi sesuai dengan agama yang dianut leluhurnya, orang tuanya, keluarga besarnya atau lingkungannya, bukan berdasarkan pada keyakinan diri sendiri.

Padahal pencarian akan Tuhan itu tidak ada habis habisnya, selalu berkembang seiring dengan kita terus mempelajari agama. Bukan tidak mungkin jika kita membuka diri mempelajari semua agama yang ada, sebelum kita menentukan pada satu agama yang paling benar menurut dirinya setelah mempelajari semua agama.

Hal inilah yang dibatasi oleh Kolom Agama di KTP. Artinya KTP membatasi kemerdekaan tiap tiap orang untuk mempelajari terlebih dahulu agama agama yang ada, sebelum menentukan pilihan agama mana yang paling benar. Artinya KTP memaksakan agar seseorang harus mau tidak mau beragama sesuai dengan leluhurnya, orang tuanya, lingkungannya. Artinya pencatuman kolom agama di KTP bertentangan dengan Undang Undang Dasar Pasal 29.

Nak kalo masalahnya sudah bertentangan dengan Undang Undang Dasar, gue paling demen dah, soalnya pasti berurusan dengan si Hamdan Zoelva K*p*rat yang mirip Pontius Pilatus yang cuci tangan sesudah memutuskan suatu perkara.

Kenapa orang orang yang merasa dirugikan dengan adanya Kolom Agama tidak melakukan gugatan saja Ke Mahkamah Konstitusi? Tapi menurut gue sih jangan melakukan gugatan dulu sekarang deh, ntar aja sesudah 2015, sesudah si Hamdan diganti sama yang lebih baik. Kalo sekarang sih ntar sama si Hamdan diputus semena mena mirip UU MD3.
Diubah oleh aduh.gue..lapar
Quote:

SORY emoticon-Malu (S)
Diubah oleh isok4t
Quote:

ya itulah yang diusulkan untuk dibolehkan dikosongkan ama tjahjo kumolo
bukan menghapus kolom agama.emoticon-Hammer

contoh: Ada yg pengen kejawen, dia gak mau agama di KTPnya diisi agama tertentu, emangnya negara mau maksain dia untuk ngisi kolom agama???
emoticon-Cape d...

Quote:

di sini letak kegoblokannya
baca lagi berita yang lu post
Diubah oleh satrianegara77
coba si luthfie disuruh ngaku beragama lain. mau ga?
Quote:


Lalu bagaimana kalau misalnya seorang Kejawen/Malim , misal mati kecelakaan, tapi di KTP tercantum "Muslim/Kristen", Lalu dishalatkan/dimakamkan secara Kristen. Bagaimana?

Lagian ini bukan menghapus kata Islam/Kristen/Katolik/Buddha/Konghucu/Hindu dari kolom agama, tapi bagi yang menganut kepercayaan di luar itu, karena mau nambah kolom kepercayaan di eKTP harus edit program nya, juga ubah undang-undang dulu, jadi sementara dikosongkan dulu.

Baca berita jangan setengah2, dan jangan satu sumber aja lol
Diubah oleh svr_samsth7
Lho nyambungnya kok ke komunis emoticon-Bingung (S)

Emang penempatannya itu ada baik n buruknya c. Dikosongin atau nda sama" ada manfaat masing". Menurut ane dilihat aj dah yang manfaatnya lebih banyak yang mana, itu yang diterapin emoticon-I Love Indonesia (S)
yg beragama nyantumin di ktp..tp yg tdk beragama ngosongin kolom ktp..tp bl yg beragama ngosongin kolom ktp mungkin mrasa didiskriminatif soal agamany..
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di