alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Yusril Anggap Jokowi Mencontek SBY
2.71 stars - based on 14 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545b46b1dc06bdca0b8b456c/yusril-anggap-jokowi-mencontek-sby

Yusril Anggap Jokowi Mencontek SBY

Yusril Anggap Jokowi Mencontek SBY

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga program kartu sakti yang diluncurkan Presiden Joko Widodo disaat kabar rencana kenaikkan harga BBM berhembus, mendapat pro dan kontra. Tidak sedikit pihak yang mengkritik peluncuran tiga kartu sakti itu, salah satunya adalah mantan Menkumham Yusril Ihza Mahendra.

Dalam akun twitternya @Yusrilihza_Mhd, ia menginginkan ada terobosan dan gagasan baru dari Presiden Jokowi dalam mengatasi subsidi BBM yang selama ini dinilai telah membebani APBN.

"Namun‎ rupanya tidak ada terobosan/gagasan baru. Yang terjadi rencana pengurangan subsidi alias menaikan harga jual bbm bersubsidi," tulisnya.

Yusril juga menulis rencana menaikan harga BBM itu kini telah didahului dengan berbagai jenis bantuan tunai kepada masyarakat miskin sama persis yang dilakukan SBY saat akan menaikan BBM.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh Jokowi menunjukan jika presiden baru belum punya cara baru untuk mengatasi masalah subsidi BBM.

"Jadi masih sama yang dulu. Saya pikir akan ada terobosan baru dan cara baru. Sayang rupanya tidak ada," tulisnya.

Selain itu, Yusril juga belum mengetahui secara jelas dasar hukum yang dikeluarkan presiden Joko Widodo mengenai kebijakan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Keluarga Sejahtera.

Ia mengatakan niat baik untuk membantu rakyat miskin karena mau naikkan BBM memang patut dihargai. Namun menurutnya dalam mengeluarkan suatu kebijakan haruslah jelas dasar hukumnya. Karena cara mengelola negara tidak sama dengan mengelola rumah tangga atau warung.

Karena kata Yusril kalau mengelola rumah tangga atau warung, apa yang terlintas dalam pikiran bisa langsung diwujudkan dalam tindakan. "Negara tidak begitu," katanya.

Suatu kebijakan kata Yusril, harus ada landasan hukumnya ‎. Kalau belum ada siapkan dulu landasan hukumnya agar kebijakan itu dapat dipertanggungjawabkan.

http://nasional.republika.co.id/beri...-mencontek-sby


apa yg dipikirkan oleh seorang Yusril adalah spt yg pernah ane pikirkan ttg seorang Presiden Baru : seorang Jokowi, dg gagasan2 baru, segar dan tidak menimbulkan polemik : mudah2an niat ane terkabul dan negara ini makin maju emoticon-Matabelo

Ayo Pak Presiden, sgr jawab statement Yusril bhw itu tidak benar dan sgr buat terobosan yg baru, original dan sepi polemikemoticon-Matabelo
Diubah oleh: Facchetti.alm
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 4
jawab bahwa itu tidak benar? bentar lagi. kan bakal keluarin jurus ngeles emoticon-Big Grin
Coba sebutkan apa sih hal baru yang murni dari ide Jokowi sendiri?
emoticon-Sundul Up
Quote:


Baju kotak2 dan nyebur got emoticon-Big Grin
mangnya ad yg ori gan ...emoticon-Big Grin
Quote:


Minum air kobokan kaki sepertinya ide original
Quote:


ide "mengganti nama" orisinal ga emoticon-Bingung
Yang penting nama programnya beda walau pelaksanaannya sama, urusan di komplain kan ada panastak buat mengcover protes para panasbung emoticon-Ngakak

Quote:


100point!! emoticon-Ngakak

perubahan nama aja, jrengg.. jdilah program yg seolah olah baru emoticon-Big Grin
yang saya heran kenapa ini program seakan akan dipaksa terus berjalan.

Quote:


face nya gan.....ori punya
Quote:


jangan maen fisik gan emoticon-Mad (S)
Quote:

ente sepertinya paham banget.waktu itu ikut minum gan.brp gelas?
#nanyaseriusgan
yusril hebatttttt
betul gan cuma nama programnya aja yg diganti...yg paling penting turunkan harga sembako
Diubah oleh bright.day
Quote:


Ane tau gan yg orijinal piara kodok (baca panastak), tuh banyak dikaskus, orang2 bego yg gampang dibegoin emoticon-Ngakak
semoga tidak conntek
Quote:


nyentuh kagak.....dibilang main fisik emoticon-Cape deeehh
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di