alexa-tracking

Turis Vietnam berlutut dan menangis memohon refund iPhone 6 di Sim Lim Square, Singap

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545b3b0f529a45ed188b4571/turis-vietnam-berlutut-dan-menangis-memohon-refund-iphone-6-di-sim-lim-square-singap
Turis Vietnam berlutut dan menangis memohon refund iPhone 6 di Sim Lim Square, Singap
Merdeka.com - Publik Singapura sedang geger. Beredar foto dan video soal turis asal Vietnam yang digetok oleh pedagang nakal di Kawasan Slim Lim Square, Jalan Rochor Canal, Singapura.

Pria bernama Pham Van Thoai itu mengalami pengalaman tak mengenakkan saat membeli iPhone 6 di toko Mobile Air, seperti dilansir Stasiun Televisi Channel News Asia, Kamis (6/11). Toko itu terletak di Slim Lim, pusat belanja produk elektronik berharga miring, mirip Glodok di Jakarta.

Ceritanya, turis nahas ini membeli ponsel anyar buatan Apple itu dengan harga normal USD 950 (setara Rp 11,5 juta). Tapi, karena tidak bisa berbahasa Inggris, dia dipaksa menandatangani dokumen, isinya mewajibkan Pham membayar garansi USD 1.500 (setara Rp 18 juta). Kalau tidak dibayar tunai, ponsel tersebut tak boleh dia bawa pulang.

Menyadari kena trik sang pedagang nakal, Pham minta uangnya dikembalikan. Dia sampai menangis dan menyembah-nyembah, tapi pegawai Mobile Air malah menertawakannya.

Bersama pacarnya, Pham lapor polisi. Tapi setelah kasus ini ditangani Asosiasi Konsumen Singapura (CASE), pria Vietnam itu cuma mendapat pengembalian uang USD 400.

CASE beralasan secara hukum Mobile Air tidak salah, apalagi Pham terlanjur tanda tangan dokumen yang merugikan tersebut.

Toko elektronik ini memang dikenal nakal. Selama Agustus-Oktober, sudah ada 25 keluhan pelanggan yang masuk ke CASE. Publik Singapura marah di media sosial, karena toko itu dianggap merusak reputasi satu negara di mata turis asing. Adapun setelah kasus ini ramai, sejak tadi malam Toko Mobile Air tutup tanpa keterangan jelas.

Merujuk data CASE, bila anda ingin belanja barang elektronik di Slim Lim, hindari kios-kios berikut:

Mobile Air Pte Ltd

Mobile 22 Pte Ltd

Gadget Terminal Pte Ltd

Mobile Apps Pte Ltd

Mobile Planet Pte Ltd

Dari temuan tersebut, hindari juga berbelanja di lantai lima dan enam Mal Slim Lim. Pengelola pusat belanja itu mengklaim, cuma segelintir pedagang saja yang nakal. Selebihnya, ada 473 kios bagi turis berbelanja dengan harga miring.

untuk foto2nya klik lihat foto
wah, gak bener tuh toko. ckckck. parah
vietnam, singapore perbatesan purwakarta emoticon-Bingung (S)
baru tau singapura udah masuk indonesia
emang banyak pedagang nakal cari untung. tuh contoh banyak di glodok, terminal bus jual mnimu emoticon-Najis
3Quote:Original Posted By a***n
emang banyak pedagang nakal cari untung. tuh contoh banyak di glodok, terminal bus jual mnimu emoticon-Najis


Bisa di ceritain yang nakal di glodok gan.... modusnya gimana
Quote:Original Posted By rottendinner
3

Bisa di ceritain yang nakal di glodok gan.... modusnya gimana


barang bekas bilang baru (walo kondisi refurbish) emoticon-Najis
Quote:Original Posted By rottendinner
3

Bisa di ceritain yang nakal di glodok gan.... modusnya gimana


Kalau glodok ikut2an... bisa kerusuhan jilid sekian bro
Wes salah kamar gan. Gila amat itu nipu customer bisa kaya gitu. emoticon-Matabelo
Singapore sangat memalukan ....
Pemerintahnya cuman cuek bebek
emoticon-Salah Kamar bray , sejak kapan singapur tetanggan sama singaparna emoticon-Malu (S)

Karena ulah segelintar pedagang culas, siap2 satu mall di sana ga ada pembeli (terutama orang asing yg baca kasus ini).
salah kamar sih.. Tapi memang begitu gan di Singapura.

Harga elektronik disana jauh lebih murah daripada di Indo. tapi harus tw toko yang bagus en bener juga.

Trus disana berlaku peraturan yang suka di skip orang Indonesia.

BACA SYARAT DAN KETENTUAN YANG BERLAKU
tempat nongkrong ane nih kalau libur,,,bugis lanjut simlim squareemoticon-Matabelo
Beli hp sampe 18jt..... Sett.....
Memang disitu banyak markas penipu
Sok banget lagi...
Hindarin aja mall tsb





Lucky Plaza, Sim Lim. kumpulan bandit2.
singa entar lagi colapse dicaplok indo
udah dimulai tanda2nya
Kampret tuh tokonya, harus dibasmi
Makanya jangan tergiur harganya yang kaga wajar. Kayak di Indocomtech kemaren, tanya dulu hajar belakangan.

Yang diskon sampe 80% itu barang tanpa garansi, bekas pakai, bekas service, ada uang barang ada, langsung masuk kantong, tanpa jaminan isinya baik atau buruk. Intinya beli kucing dalam karung, itu lah resiko 80% tapi ngak semua 80% hanya 2 item saja yg 80% lebihnya cuman 35% - 40% ratenya.

Sales itu ngak semua bisa dipercaya omongannya, bajunya doang yang itulah, tapi ditanya spesifikasi tentang item yg detail prensentase hampir 80% Dari item yg gw kepingin juga udah keok ama gw kemarin kaga tau sama sekali, cantik doang ama sexy di unjukin supaya gw tertarik beli. Sorry ye liat telanjang aja gw kaga tentu mau keluarin duit dan sudi gesek ATM

Orang cerdas itu bukan sekedar bertanya2, anguk kepala dan percaya omongan sales SPG tapi bisa mengerti secara tekstur logis dan logika.
Dan diam itu tidak selalu benar, gw diam karena berfikir apa yang dikatakan sang SPG itu bisa di buktikan. Dan rata2 SPG atau SPB itu maen suara terbanyak bikin calon pembeli yakin dan mau beli.

Sorry jadi curhat, ini pengalaman real gw dateng ke pameran atau outlet liar msalah tecno.
Karena kalo loe mau beli baju atau celana di outlet liar bisa lo balikin atau mungkin aja kembali uang, tapi kalo HP, TV, dan elektronik lain jangan harap loe bisa liat isi dalamnya loe harus bayar dulu baru bisa tau, dan kalo rusak garansi hangus. Intinya jangan biasain beli elektronik sama kayak beli baju tanya2 KW (ciri2 orang bodoh dungu dan sok pintar)