alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545ac26f507410e3258b4579/kritik-pdip-ke-jokowi-serius-atau-sekedar-quotcombe-combean-atau-bsh-setengah-hati
Kritik PDIP ke Jokowi, Serius atau Sekedar "Combe-combean'? Atau BSH Setengah Hati?
Kritik PDIP ke Jokowi, Nyata atau Sandiwara?
Rabu, 5 November 2014 | 20:31 WIB

inilah..com, Jakarta - Beberapa hari terakhir ini sejumlah politisi PDI Perjuangan mengkritik keras pemerintahan Joko Widodo. Pemicunya mulai soal formasi kabinet hingga rencana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kritik itu nyata atau hanya sandiwara?

Beberapa hari terakhir ini secara demonstratif, sejumkah politisi PDI Perjuangan mengkritik keras kebijakan Prresiden Joko Widodo. Mulai dari di media sosial hingga di depan wartawan. Kritiknya jelas dan konkret. Mengkritisi kabinet Jokowi serta rencana kenaikan harga BBM.

Seperti pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Effendi Simbolon yang menyebutkan pemerintahan Jokowi terlalu bernafsu menaikkan harga BBM. "JK kelihatannya yang bernafsu melakukan manuver luar biasa," kata Effendi di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Menurut dia, rencana penaikan harga BBM menunjukkan sikap yang tidak tenang dari pemerintah Jokowi. Menurut dia, pemerintah jangan sampai meliberalkan sektor minyak dengan menaikkan harga BBM. "Membuat kebijakan hanya untuk ingin meliberalkan komoditas yang menyangkut hajat hidup orang banyak, itu yang tidak setuju," tegas Effendi.

Terkait rencana penaikan harga BBM, Effendi juga menyoroti formasi kabinet di bidang ekonomi. Menurut dia, menteri di bidang ekonomi merupakan sosok yang memiliki klik dengan Wapres Jusuf Kalla. "Yang saya dengar, Sofyan Jalil, Rini Soemarno dan Sudirman Said itu orang-orangnya JK," tambah Effendi. Ia menuding, tim ekonomi Kabinet Kerja merupakan otak di belakang rencana kenaikan harga BBM.

Sebelumnya, anggota Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitalok juga mengrktisi tentang rencana penaikan harga BBM berbarengan dengan peluncuran sejumlah kartu sakti Jokowi seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Ia menulis "Selamat Pagi. Tolak Pencabutan Subsidi BBM, KIS & KIP TIDAK UNTUK DIBARTER DENGAN KENAIKAN BBM. Tetap di bawah kehendak rakyat dan konstitusi!," tulis Rieke dalam akun twitter pribadinya @rieke_diah, awal pekan ini.

Kritik dua politisi PDI Perjuangan ini janggal. Tidak ada kultur kritik seterbuka saat ini. Apalagi ditujukan pada pemerintahan yang disokong penuh oleh PDI Perjuangan. Selain ada Jokowi, ada Puan Maharani yang didapuk sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Puan Maharani tak lain puteri Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan.

Kritik kader PDIP ke pemerintahan yang disokong PDI Perjuangan tentu dicurigai publik. Langkah ini janggal. PDI Perjuangan tidak ada tradisi kritik di internal. Kritik orang per orang di PDI Perjuangan tentu harus dibuktikan sikap resmi partai ke depan.

Jika pada kenyataannya sikap resmi partai mendukung kebijakan harga BBM, tokoh seperi Effendi Simbolon dan Rieke Diah Pitaloka hanyalah suara minor saja di partai
[url]http://nasional.inilah..com/read/detail/2151586/kritik-pdip-ke-jokowi-nyata-atau-sandiwara#.VFrAOqhi5RI[/url]


PDIP: Kabinet Jokowi tak Tampak Ideologisnya
Selasa, 4 November 2014 | 15:21 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Masuknya beberapa nama menteri dalam Kabinet Kerja Jokowi seperti Sofyan Jalil, Rini Soemarno dan Sudirman Said dikhawatirkan membawa kebijakan yang liberal dan tak pro rakyat.

Politikus PDIP Effendi Simbolon mengaku khawatir dengan menteri-menteri tersebut karena track record-nya dipertanyakan. "Saya meragukan, Sofyan Jalil, Rini Soemarno dan Sudirman Said," tandas Effendi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Menurut dia, keraguan juga dialami oleh masyarakat terhadap kabinet Presiden Jokowi dikarenakan namanya yang memakai Kabinet Kerja dan banyak diisi oleh para pengusaha. "Karena Jokowi enggak pakai Kabinet Trisakti, tapi Kabinet Kerja. Jadi tak tampak ideologisnya," ujarnya. Seperti diketahui, Sofyan Jalil ialah Menko Perekonomian, lalu Rini Soemarno juga sebagai Menteri BUMN dan Sudirman Said dipercaya menjadi Menteri ESDM pada Kabinet Kerja Jokowi-JK.
[url]http://nasional.inilah..com/read/detail/2151157/pdip-kabinet-jokowi-tak-tampak-ideologisnya#.VFq_76hi5RI[/url]


Politisi PDIP Akui Banyak Kadernya Kecewa Kabinet Jokowi-JK
Senin, 27 Oktober 2014 17:20

Jakarta, Sayangi.com - Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah mengtakan jumlah kursi menteri dari PDIP hanya empat orang. Jumlah tersebut sama dengan kader PKB yang suara pemilunya jauh di bawah PDIP. Ia juga tidak menampik bila ada sebagian kader PDIP yang kecewa. Namun penunjukan menteri pendamping Jokowi kata dia, harus diterima semua kalangan, termasuk kader PDIP sendiri sebagai bentuk sikap kenegarawanan dan keihklasan yang harus dibayar untuk menunjukkan pada rakyat bahwa kader PDIP negarawan.

Menurut dia, kader PDIP telah mengikhlaskan diri pada Presiden RI untuk memberi kesempatan pada kader bangsa di luar kader PDIP untuk mengisi kabinet Jokowi-JK. "Ini harus diapresiasi dan kepercayaan agar menteri-menteri mulai bekerja. Sebagian teman-teman PDIP mungkin kecewa, tetapi di dalam diri mereka tumbuh dan berkembang sikap kebanggaan karena mampu menunjukkan kenegarawanan yang merelakan kadernya," kata Basarah di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (27/10/2014).

Ia juga memastikan, meskipun sebagian kader PDIP kecewa, dia tak yakin akan ada perlawanan dari kader ini kepada partai. "Terkait hasil komposisi kabinet, seluruh kader PDIP di seluruh Indonesia taat pada kebijakan pimpinan partai mereka, taat pada ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri," jelasnya
http://www.sayangi.com/politik1/read...inet-jokowi-jk

-----------------------------

Sepuluh tahun masa penantian panjang bagi poltisi PDIP yang haus dan lapar akan kekuasaan. Giliran sudah dapat tiket berkuasa kembali, ternyata sang Pujaan yang digadang akan menarik mereka ikut berkuasa, tak memenuhi janjinya. Mereka tak diajak serta memerintah. Siapa yang idak sakit hati dibuatnya? Wajarlah sasaran kemarahannya ke Jokowi pada masa kini. Atau ini hanya trik murahan, susana pemerintahan dibikin mandeg, macet dan bahkan 'chaos' dengan manuver seperti "DPR Tandingan" itu agar Jokowi segera melakukan reshuffle kabinet tak begitu lama lagi, dan setelah itu pos-pos menteri yang kosong itu, akan diberikan ke mulut mereka yang sudah haus dan lapar kekuasaan itu


emoticon-Ngakak
keliatan gak semua politikus PDI seneng sama jokowi

sayang jokowi gak ngarep punya kubu

coba bikin kubu, tambah sip ne jokowi emoticon-Big Grin
kayaknya sih buat pemanis bibir aja gan..
khan mereka lagi butuh dukungan rakyat buat bikin DPR tandingan..
emoticon-cystg



Posted with kaskusQR
jng2 bkal dikudeta kandang banteng gan emoticon-Takut (S)
Simbolon berbeda sikap antara sebelum pengumuman kabinet dan sesudahnya.
saatnya bikin tandingan
Simbolon berbeda sikap antara sebelum pengumuman kabinet dan sesudahnya.
Yah di pikir sendiri aja lah emoticon-Traveller
pisau bermata dua emoticon-Smilie
http://video.liputan6.com/main/read/...ikan-harga-bbm

sudah ga bakal ada lagi kritik dari dalem emoticon-Smilie
Yah gitu deh emoticon-Cool
Quote:Original Posted By INCUBATOR
keliatan gak semua politikus PDI seneng sama jokowi

sayang jokowi gak ngarep punya kubu

coba bikin kubu, tambah sip ne jokowi emoticon-Big Grin


Betul gan, bakal seru nih kalau Jokowi untuk 2019 buat partai baru. Betapa sakitnya mega kalau ini terjadi
Quote:Original Posted By kala.ngkang
jng2 bkal dikudeta kandang banteng gan emoticon-Takut (S)


Yang bener yang mana neh?
Dikudeta kandang banteng apa kandang burung? Atau kandang sapi? emoticon-Bingung (S)

berarti dah terbukti Jokowi bukan Presiden Boneka
Panasbung gimana nih? emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By veiila
pisau bermata dua emoticon-Smilie


Seperti ente ya gan.
Awal2 ngikut cara id yang udah almarhum tiap kali bikin trit sama ngepost.
Kesininya rada tobat, agak jinakan tapi masih gitu deh.

Lu jonru kan? Kenapa lu takut pake nama lu sendiri? Atau malu? emoticon-Big Grin

Ternyata lu selama ini jadi SR di kaskus buat mantau id mana yang bakal lu pake ya. Setelah ada deal sama pemilik id yang almarhum, lu coba eksis di kaskus pake id ini. emoticon-Big Grin

O ooooo, kamu ketahuan...... emoticon-Big Grin

akting doang lah itu bacot
Kasian PDIP sudah terlena dengan Jokowi...
ehh...ditinggal pergi dan minim jatah kursi di kabinet

emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By n4z1


Seperti ente ya gan.
Awal2 ngikut cara id yang udah almarhum tiap kali bikin trit sama ngepost.
Kesininya rada tobat, agak jinakan tapi masih gitu deh.

Lu jonru kan? Kenapa lu takut pake nama lu sendiri? Atau malu? emoticon-Big Grin

Ternyata lu selama ini jadi SR di kaskus buat mantau id mana yang bakal lu pake ya. Setelah ada deal sama pemilik id yang almarhum, lu coba eksis di kaskus pake id ini. emoticon-Big Grin

O ooooo, kamu ketahuan...... emoticon-Big Grin



Dlu ajah dia paling getol nyerang jokowi dgn bahasa yg luar binasa, sekarang pura2 alim.
Biasa, pisau bermata 2 emoticon-Big Grin
selama kritik yg membangun boleh aja.. tapi kalo yg lain perlu dipertanyakan
Quote:Original Posted By n4z1


Yang bener yang mana neh?
Dikudeta kandang banteng apa kandang burung? Atau kandang sapi? emoticon-Bingung (S)



Bisa saja nanti kursi pak Jokowi digoyang para banteng kalo keinginan para banteng tidak dipuaskan contoh kasus di surabaya. Lobi ketat di DPR(duet maut KMP+KIH), mengumpulkan para maling APBN untuk menjatuhkan sang presiden. Note : jika pak joko sungguh2 berjuang sepenuh hati untuk rakyat dan siap dibenci partainya sendiri.