alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545a73c612e2574e548b457e/panasbung-songong-mensesneg-anggaran-cetak-kip-kis-dan-kks-dari-csr-bumn
[PANASBUNG SONGONG] Mensesneg: Anggaran Cetak KIP, KIS, dan KKS dari CSR BUMN
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjawab kritik yang dilontarkan politisi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atas biaya penerbitan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Menurut Pratikno, penerbitan semua kartu itu sama sekali tidak memakan anggaran negara, melainkan dari dana tanggung jawab sosial sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Itu kan sudah jalan, tapi itu kan bantuan dari berbagai pihak. Itu CSR dari BUMN, tidak masuk APBN," ujar Pratikno, saat dijumpai di Hotel Grand Clarion, Makassar, seusai mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan blusukan, Rabu (5/11/2014) malam.

Pratikno meminta agar DPR jangan terburu-buru menghakimi anggaran penerbitan kartu tersebut. Yang terpenting, kata dia, adalah fokus pada kelancaran penyelenggaran program KIS, KIP, dan KKS.

"Enggak usah ribut-ribut dulu di sana. Kita fokus ini saja dulu. Selama ini banyak anggaran, tapi tidak fokus, maka kita fokuskan," kata mantan Rektor Universitas Gadjah Mada itu.

Menurut Pratikno, penggunaan dana corporate social responsibility (CSR) BUMN ini hanya untuk sementara. Untuk tahun berikutnya, pengadaan KIS, KIP, dan KKS akan dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Tentu saja untuk ke depan, ini akan terkait APBN. Tapi sekarang pakai CSR BUMN," kata dia.

Dinilai janggal :

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mempertanyakan tender fisik kartu pada program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sebab, program itu tidak dikoordinasikan terlebih dahulu dengan DPR.

"Kartunya saja itu kan mesti ditender. Kartu itu satu bisa seharga Rp 5.000. Ini Rp 5.000 kali 15 juta orang, sudah berapa coba?" ujar Fahri di kompleks parlemen, Rabu (5/11/2014).

"Program di atas 1 miliar saja harus ditender, apalagi yang triliunan. Kan negara ini enggak main-main ya," lanjut dia.

Fahri menyayangkan program yang disebut-sebut andalan pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla tersebut tidak dibicarakan terlebih dahulu dengan parlemen.

"Tidak ada nomenklatur belanja negara yang tidak ada dasar undang-undangnya boleh dilegalkan. Makanya kita mau ngomong bareng-bareng bersama pemerintah saat ini," lanjut dia.

http://nasional.kompas.com/read/2014...tm_source=news

Keep songong emoticon-Traveller

pak pres emang suka nih bikin panasbung jd songong , suuzon emoticon-Ngakak (S) setelah panasbung puas dgn segala kesongongan nya , baru di skak mat dgn penjelasan resmi nya emoticon-Ngakak (S)

tunggu aja penjelasan selanjutnya, sementara menunggu itu , panasbung di persilahkan songong lg bntar emoticon-Traveller

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Hhaaahahaha

Kabinet panik

Ada yang bilang dari bpjs
Ada yang bilang dari dana taktis
Ada yang bilang dari anggaran kemenku
Sekarang
Ada yang bilang dari dana csr



Tukang ngibul
Tukang ngeles
Monggo panasbung emoticon-Ngakak
Ganti aja nama kabinetnya, jangan kabinet kerja
Tapi
Jadi kabinet tipu tipu
Quote:Original Posted By FerrariOwner
Monggo panasbung emoticon-Ngakak


Sekarang nyerangnya akun nubie mrk emoticon-Big Grin
csr apa bro?
csr perusahaan kerupuk pedas?
kabinet aneh nih...
emoticon-Ngakak
Abis ini bakal ada yg bilang sumbangan dari relawan......

..... tukang bakso
..... tukang ketoprak
...... tukang cetak kartu

emoticon-Cape d... (S)

bajaj mana bajaj?
Quote:Original Posted By FerrariOwner
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjawab kritik yang dilontarkan politisi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atas biaya penerbitan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Menurut Pratikno, penerbitan semua kartu itu sama sekali tidak memakan anggaran negara, melainkan dari dana tanggung jawab sosial sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Itu kan sudah jalan, tapi itu kan bantuan dari berbagai pihak. Itu CSR dari BUMN, tidak masuk APBN," ujar Pratikno, saat dijumpai di Hotel Grand Clarion, Makassar, seusai mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan blusukan, Rabu (5/11/2014) malam.

Pratikno meminta agar DPR jangan terburu-buru menghakimi anggaran penerbitan kartu tersebut. Yang terpenting, kata dia, adalah fokus pada kelancaran penyelenggaran program KIS, KIP, dan KKS.

"Enggak usah ribut-ribut dulu di sana. Kita fokus ini saja dulu. Selama ini banyak anggaran, tapi tidak fokus, maka kita fokuskan," kata mantan Rektor Universitas Gadjah Mada itu.

Menurut Pratikno, penggunaan dana corporate social responsibility (CSR) BUMN ini hanya untuk sementara. Untuk tahun berikutnya, pengadaan KIS, KIP, dan KKS akan dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Tentu saja untuk ke depan, ini akan terkait APBN. Tapi sekarang pakai CSR BUMN," kata dia.

Dinilai janggal

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mempertanyakan tender fisik kartu pada program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sebab, program itu tidak dikoordinasikan terlebih dahulu dengan DPR.

"Kartunya saja itu kan mesti ditender. Kartu itu satu bisa seharga Rp 5.000. Ini Rp 5.000 kali 15 juta orang, sudah berapa coba?" ujar Fahri di kompleks parlemen, Rabu (5/11/2014).

"Program di atas 1 miliar saja harus ditender, apalagi yang triliunan. Kan negara ini enggak main-main ya," lanjut dia.

Fahri menyayangkan program yang disebut-sebut andalan pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla tersebut tidak dibicarakan terlebih dahulu dengan parlemen.

"Tidak ada nomenklatur belanja negara yang tidak ada dasar undang-undangnya boleh dilegalkan. Makanya kita mau ngomong bareng-bareng bersama pemerintah saat ini," lanjut dia.

http://nasional.kompas.com/read/2014...tm_source=news

Keep songong emoticon-Traveller


Kelamaan kalau pake tender, belum musti rapat sama DPR
Quote:Original Posted By FerrariOwner
Monggo panasbung emoticon-Ngakak


Ane panasgor deh lg laper emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By dewa.uchiha91


Ane panasgor deh lg laper emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By kangdamz


Kelamaan kalau pake tender, belum musti rapat sama DPR


Quote:Original Posted By bosjankrick


Sekarang nyerangnya akun nubie mrk emoticon-Big Grin


panasbung tau nya suuzon mulu emoticon-Ngakak

negara ngawur

Ngawur negara saudara. .pikir!
dari manapun anggarannya gw gak masalah, yang penting dananya harus bisa dipertanggung jawabkan.
mudah-mudahan gak jadi blunder karena 'buru-buru' ini ya pakdhe.


Quote:Original Posted By FerrariOwner






panasbung tau nya suuzon mulu emoticon-Ngakak


Ya itulah mereka klo d kaskus emoticon-Ngakak
wkkkkkkkkkkkk gagal ngecrot lg nasbung jgggggg
Semoga menjadi jawaban bagi panasbung emoticon-linux2
Quote:Original Posted By bandung2010
Hhaaahahaha

Kabinet panik

Ada yang bilang dari bpjs
Ada yang bilang dari dana taktis
Ada yang bilang dari anggaran kemenku
Sekarang
Ada yang bilang dari dana csr



Tukang ngibul
Tukang ngeles


Sinabung kmrn dari dana operasional/dana taktis Presiden 200jt emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By cassanova588


Sinabung kmrn dari dana operasional/dana taktis Presiden 200jt emoticon-Cape d... (S)



Tipikal ngeles
Siapa juga yang nanyain dana sinabung
Berusaha mengalihkan topik.
Buka trit baru aja sono nyet
mensesneg bilang dari csr bumn emoticon-Cape d... (S)
menkes bilang dari BPJS emoticon-Cape d... (S)
mensos bilang dari bansos,,, emoticon-Cape d... (S)
panastak bilang dari dana taktis presiden... emoticon-Cape d... (S)
kokk gak kompak,,,, yg bener yg mana.... amburadul.... emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By bandung2010



Tipikal ngeles
Siapa juga yang nanyain dana sinabung
Berusaha mengalihkan topik.
Buka trit baru aja sono nyet


emoticon-Ngakak oh di sinabung kmrn gak di ksh KIS dan KIP ya? emoticon-Ngakak ckckckck... ngeles? Lu yg guoblok kalee....