alexa-tracking

DPRD Kabupaten Bekasi dalami tewasnya pasien gizi buruk

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545a20c8a1cb17e81d8b456d/dprd-kabupaten-bekasi-dalami-tewasnya-pasien-gizi-buruk
DPRD Kabupaten Bekasi dalami tewasnya pasien gizi buruk
Cikarang (ANTARA News) - Anggota DPRD
Kabupaten Bekasi Muhammad Jamil akan menelusuri
peristiwa meninggalnya Azahra Wulandari (1),
pasien gizi buruk warga Mangunjaya, Tambun
Selatan. "Penelusuran peristiwa ini penting kita lakukan
sebagai bahan evaluasi ke depan," kata politisi PAN
asal Daerah Pemilihan Tambun Selatan itu di
Cikarang, Rabu. Azahra diketahui meninggal dunia pada Selasa
(4/11) malam usai dipulangkan dari Rumah Sakit
Adam Thalib Cibitung, Kabupaten Bekasi. Putri dari pasangan Dirman (27) dan Nunu
Nurhayati (23) itu dilarikan ke RS Adam Thalib
setelah menerima penolakan di RSUD Kabupaten
Bekasi dengan alasan kamar perawatan penuh. Zahra kemudian dirujuk ke rumah sakit swasta
Adam Thalib dengan biaya perawatan mencapai
Rp7,5 juta per hari. Pihak keluarga pasien yang berasal dari kalangan
tidak mampu terpaksa memulangkan Zahra ke
rumahnya di Kampung Siluman RT 01 RW 18, Desa
Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan karena
tidak sanggup membayar biaya perawatan hingga
akhirnya pasien meninggal dunia. Dikatakan Jamil, pihaknya mengaku turut berduka
cita dan menyayangkan terjadinya peristiwa
tersebut di Kabupaten Bekasi. Namun untuk mendalami laporan itu, dia mengaku
perlu mendalami informasi tersebut dengan
mendatangi rumah duka pada Kamis (6/11). "Saya bersama anggota dewan dari Komisi D akan
menyambangi rumah keluarga korban untuk berbela
sungkawa dan menanyakan langsung kronologis
sampai putri keduanya meninggal dunia," katanya. Agenda kunjungan itu juga akan dilanjutkan dengan
mendatangi RSUD Kabupaten Bekasi untuk
mempertanyakan alasan manajemen menolak pasien
kritis tersebut. "Kita juga akan mendatangi RSUD Cibitung untuk
menanyakan alasan tidak memberikan pelayanan dan
lebih memilih merujuk pasien ke rumah sakit
swasta, padahal penyakit jenis gizi buruk harus
ditangani tanpa melihat pasien dari mana, bahkan
seharusnya digratiskan," ujarnya.
bupatinya dr parte?
kok isohemoticon-Bingung (S) emoticon-Big Grin
KASKUS Ads
Bahasanya khas: ditolak RS... Padahal (kalau benar anak ini butuh perawatan intensif dan butuh ICU) ruangan ICU nya terbatas

Tanpa bermaksud tidak turut berduka terhadap almarhum... Sebenernya kalau gizi buruk dan kondisi gawat dibawa ke RS kemudian meninggal yang salah RS nya apa orang tuanya ya yang sampai bisa anaknya jadi gizi buruk?

Hanya sekedar untuk difikirkan
masih ad gizi buruk?!?
Quote:


Setuju gan.. Cuma disini jarang yg bisa mikir.. Pokoknya pemerintah dan Rumah Sakit SALAH..
Udah lebih 60 taon umur negara ini, ternyata masih ada gizi buruk emoticon-Malu
bully bekasi lagi ...mash kurang yng kmren
wah yang beginian mah harus nya kita para kaskuser juga ngikutin kepedulian dong.apa lagi di umur kita yang udah belasan tahun.emoticon-Cool
Quote:


orang awam mana tau gan apalagi biaya sehari lbh dr 7,5jt pasti icu tuh.gak mgkn jg kali rs nolak.itulah kalimat yg seolah olah di tolak,pdhl icu rs klo uda penuh mau taruh dmana di ruang biasa atau hcu jg ada prosedurnya.apalgi pasien anak yg tiap rs blm tentu punya nicu/picu.
orang2 media ni ngerti ga sih bedanya "ditolak" ama "kamar penuh"? belajar basa indonesia lagi aja kali
klo kamar rawat udah penuh emang mau dirawat di lantai? uda tau belon tuh para dewan semenjak bpjs emang pasien2 membludak. lebih baik klo kamar rawat penuh mending dirawat di rumah para anggota dewan aja biar adil ngerasain juga efek bpjs
yg lebih salah lg ya ortunya klo uda tau miskin kagak mampu besarin anak, ya ngapain bikin anak..
bakal dibully lagi gak nih bekasi? emoticon-Malu