alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ryamizard Kecewa Denda Pesawat Asing Sedikit
4 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5459d1b9bfcb1774778b456b/ryamizard-kecewa-denda-pesawat-asing-sedikit

Ryamizard Kecewa Denda Pesawat Asing Sedikit

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Jenderal (Purnawirawan) Ryamizard Ryacudu kecewa dengan besaran denda yang dibebankan pemerintah kepada pesawat terbang asing yang melanggar wilayah udara Indonesia. Musababnya, denda terasebut terlalu kecil dibanding modal TNI Angkatan Udara untuk mengejar dan mendaratkan paksa pesawat asing tersebut.

"Pesawat Sukhoi kita sekali mengejar habiskan Rp 400 juta, dua pesawat Sukhoi yang kejar sudah Rp 800 juta, masak dendanya cuma Rp 60 juta," ujar Ryamizard di Jakarta Selatan, Selasa, 4 November 2014. (Baca: Usir Pesawat Asing, Berapa Biaya Operasional Sukhoi?)

Solusinya, tutur dia, pemerintah harus mempertimbangkan penambahan besaran denda bagi pesawat-pesawat asing tersebut. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu mengaku sedang mengupayakan penambahan denda tersebut, antara lain, dengan membicarakannya sama Presiden Joko Widodo. (Baca: Pesawat Arab Saudi di Kupang Akhirnya Dilepas)

Solusi lain, Ryamizard berjanji memperkuat radar TNI Angkatan Udara. Sebab, radar udara sangat penting untuk memantau pesawat-pesawat asing yang sengaja masuk ke wilayah Indonesia. Ibarat kata, radar seperti mata bagi Angkatan Udara dalam mengamankan kedaulatan udara. "Penambahan pesawat tempur sudah pasti, bahkan kita rencanakan bikin sendiri," katanya. (Baca: Sepekan, TNI Paksa Dua Pesawat Asing Mendarat)

Menurut Ryamizard, masalah teknis dalam pengamanan wilayah Indonesia bukan sekadar dialami Angkatan Udara. Pengamanan wilayah laut juga sering terkendala masalah tersebut. Contohnya, kapal-kapal perang TNI AL tak bisa mengawasi perairan Indonesia setiap saat karena keterbatasan anggaran untuk bahan bakar. Walhasil, para pencuri ikan sudah tahu kapan saja kapal TNI AL berpatroli. "Ketika tidak berpatroli, mereka masuk dan mengambil kekayaan laut kita," ujarnya. (Baca juga: Respons Negara Lain Jika Pesawat Asing Masuk)
http://www.tempo.co/read/news/2014/1...-Asing-Sedikit

lama BEPnye neh emoticon-army
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
damai itu RP. 20.000
Quote:


ane pikir itu tarif ente semalam... emoticon-Angkat Beer
Sita pesawat nya.. pilotnya suruh jalan kaki balik negaranya wkwkw
Wah asek tilang nya bakal dibuat tambah mahal emoticon-Big Grin

kalo perlu tilangnya berdasarkan jumlah sukhoi yg ngejar
ya berarti minimal dendanya 800 juta dong..

belum termasuk ongkos ongkos lainnya ya 1M lah

paling enak sih, kalo bisa sita pesawatnya sekalian

khusus untuk pesawat jet penumpang arab saudi, disita juga pramugarinya..
Ryamizard Kecewa Denda Pesawat Asing Sedikit
emoticon-2 Jempol
Diubah oleh aduh.gue..lapar
Quote:


emoticon-Ngakak
emoticon-2 Jempol
Quote:


mending emas gan dari pada duit ato pesawatnya

Klo boleh tau denda serupa di negara lain berapa ya? Biar bisa jadi perbandingan
segera diperbarui undang-undangnya, kalau bisa denda yg besar sekalian biar pada mikir kalau lewat tanpa izin
ane setujuh kalau ini emoticon-Recommended Seller
orang asing ngelanggar aturan mah harus di kasih hukuman berat supaya kapok dan kita di segani emoticon-Recommended Seller

orang kita aja di luar negeri di kasih hukuman berat kalau bersalah terutama TKI emoticon-I Love Indonesia (S)
Knapa gak ditembak jatuh aja pesawatnya, mumpung ada kesempatan, tsratatstatatatatrata...duarrrrrrr.m..
Kok didenda? Ngga salah? Harusnya dikasih santunan.

Kan di Indonesia orang berbuat salah diberi santunan.
padahal..

Quote:
Quote:


emoticon-Ngakak
Bapak kan sudah jadi Menhan, tinggal dikoordinasikan dengan Pak Jonan dan Pak Jokowi, jangan koordinasikan dengan wartawan pak emoticon-Smilie
Quote:


betul, sekarang beliau bukan orang luar, bahkan pemegang kebijakan. jadi mending dibereskan ke dalam, kalau curhat ke wartawan kok serasa jadi pejabat yang gak punya wewenang di lapangan ya...
harus gede laa.. biar pada kapok
nombok dong pak emoticon-Cape d... (S)
Wah tiap kali nangkap negara tekor jadi ngapain di tangkap?

Tembak jatuh saja sekalian....
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di