alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5459c26196bde65a2f8b4575/effendi-simbolon-kenapa-jk-begitu-bernafsu-menaikkan-harga-bbm
Effendi Simbolon: Kenapa JK Bernafsu Menaikkan Harga BBM?
Effendi Simbolon: Kenapa JK Begitu Bernafsu Menaikkan Harga BBM?

Berita di Kompas: Effendi Simbolon: Kenapa JK Begitu Bernafsu Menaikkan Harga BBM?
Cuma Jokowi sebagai Presiden, tetap harus bisa mengendalikan Wapresnya JK. Sebab Presiden itu adalah pemimpin tertinggi.

Saat JK jadi Wapres SBY tahun 2004-2009, harga BBM dinaikkan oleh JK secara gila2an. Dari Rp 1810/liter jadi Rp 6000/liter. Oleh sebab itu Gus Dur mengkritik JK atas kenaikan harga BBM. Bukan SBY. Gus Dur di video ini sampai menyebut Batara Kala dan Kolo Jengking.
SBY sendiri pada tahun 2009-2014 tidak memakai JK lagi sebagai Wapresnya. Dan SBY menurunkan harga BBM dari Rp 6000 jadi Rp 4500/lter meski tahun 2013 naik lagi jadi Rp 6500/liter.

Saat kenaikan harga BBM yang sampai 3x lipat lebih dalam waktu 5 tahun, banyak rakyat menderita kelaparan. Tak heran Gus Dur marah2 dan Megawati menangis di tahun 2008 karena rakyat tak bisa beli Sembako. Dan saya menemukan banyak berita tentang kelaparan di Indonesia tahun 2008 tsb di Media Massa Nasional walau sekarang ternyata link beritanya sudah tidak ada lagi.

Seperti kata Effendi Simbolon, JK lebih bernafsu menaikkan harga BBM ketimbang Jokowi yang statusnya belum jelas. 3 Menteri Jokowi di bidang Ekonomi menurut Simbolon adalah Neolib yang akan menaikkan harga BBM yaitu Sudirman Said, Rini Soemarno, dan Sofyan Djalil.

Komentar Gus Dur Tentang Naiknya Harga BBM oleh Jusuf Kalla
youtube-thumbnail


youtube-thumbnail


Mega Menangis SBY Naikan harga BBM
Megawati Soekarnoputri menangis sesenggukan saat memberikan sambutan di Rakernas PDIP di Makassar. Mantan Presiden ini teriris hatinya melihat kemiskinan di Indonesia.
"Bangsa Indonesia terpuruk dan telah kehilangan martabat dan harga diri," kata Megawati, Selasa (27/5/2008).
Banyak rakyat lapar karena tingginya angka kemiskinan, tidak mendapatkan pendidikan yang bagus, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik," suara Mega pun terdengar surut dan nafasnya terdengar sesak.
Ketua Umum PDIP yang telah mantap mencalonkan diri maju dalam bursa pencalonan presiden 2009 mendatang ini pun menghentikan pidatonya untuk mengusap air matanya.
"Saya sedih melihat rakyat banyak yang menderita, padahal kita punya banyak kekayaan alam, namun angka kemiskinan tinggi," lanjutnya setelah berhasil meredakan emosinya.
http://news.okezone.com/read/2008/05...ikan-harga-bbm

108 juta dari 250 juta miskin menurut data Bank Dunia:
Poverty headcount ratio at $2 a day (PPP) (% of population)
Population below $2 a day is the percentage of the population living on less than $2.00 a day at 2005 international prices. As a result of revisions in PPP exchange rates, poverty rates for individual countries cannot be compared with poverty rates reported in earlier editions.
Indonesia tahun 2010: 46.3% Tahun 2011: 43.3%
http://data.worldbank.org/indicator/SI.POV.2DAY


Kartu Indonesia Pintar dan Indonesia Sehat = Kartu Sakti?


http://infozaman.blogspot.com/2014/1...indonesia.html


Effendi Simbolon: Kenapa JK Begitu Bernafsu Menaikkan Harga BBM?
http://nasional.kompas.com/read/2014...kkan.Harga.BBM

Harga BBM Akan Naik, Effendi Simbolon Sebut 3 Menteri Jokowi Tak Anut Ideologi Trisakti
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon, menyebut tiga menteri sektor ekonomi dalam Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak mencerminkan ideologi Trisakti. Hal itu dikatakan Effendi menyikapi rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh pemerintah.
"Siapa Sudirman Said? Siapa Rini Soemarno? Siapa itu Sofyan Djalil? Apa mereka ini yang membawa garis liberal ekonomi?" ujar Effendi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2014).
Sudirman Said adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rini Soemarno adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sementara Sofyan Djalil adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Effendi menegaskan, sejatinya, arah politik ekonomi PDI Perjuangan adalah Trisakti. Mestinya, komoditas yang menyangkut hajat hidup orang banyak, salah satunya BBM, dikuasai oleh pemerintahan, bukan malah dilepas ke mekanisme pasar.
"Wajar saja kalau harga BBM katanya naik. Yang pengambil kebijakan regulasinya bukan dari ideologi itu (Trisakti). Saya enggak tahu, siapa ya mereka itu," lanjut Effendi.
http://nasional.kompas.com/read/2014...ologi.Trisakti


Wabah Kelaparan di Indonesia. Lebih dari separuh warga Indonesia menderita kemiskinan:
Dari Sabang Sampai Merauke Rakyat Indonesia Mati Kelaparan….
http://infoindonesiakita.com/2008/03...ati-kelaparan/

Link2 berita di bawah (kecuali Detik.com) banyak yang mati karena diterbitkan tahun 2008. Berita didokumentasikan di link infoindonesiakita.com di atas:

49 Balita Tangerang Derita Gizi Buruk
Kamis 13 Maret 2008, Jam: 19:24:00
http://www.poskota.co.id/news_baca.a...?id=35008&ik=4

3 Balita Busung Lapar Tewas
Kamis, 06 Maret 2008 | 12:27 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:Sedikitnya lima warga dari keluarga miskin di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal akibat busung lapar. Tiga di antara yang tewas itu berusia di bawah lima tahu. Dua lainnya masing berusia 13 dan 15.
http://www.tempointeraktif.com/hg/nu...118718,id.html

detikcom – Bayi Busung Lapar Muncul di Aceh
Dua balita mengalami gizi buruk jenis kwashioskor (kekurangan protein) atau disebut juga busung lapar, dan satu anak lagi menderita gizi buruk jenis …
Dari data yang ada, kasus gizi buruk di Aceh sampai 2006 tercatat mencapai 1.336 kasus dan 29 kasus di antaranya meninggal dunia. Sedangkan 1.030 kasus kondisinya membaik dan 177 kasus masih perlu penanganan.
( ray / aba )
www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/02/tgl/15/time/231955/idnews/894898/idkanal/10

43 Balita di Pinrang Busung Lapar
Rumah Sakit Lasinrang Pungut Biaya Pengobatan
Jumlah balita penderita busung lapar terus mengalami peningkatan di Kabupaten Pinrang.
Kalau sebelumnya hanya ditemukan 10 orang balita, dalam tiga bulan terakhir, jumlahnya meningkat menjadi 43 balita, dua diantaranya meninggal dunia. Bahkan tercatat ada balita yang berusia tiga bulan di Desa Kaseralau, Kecamatan Batulappa meninggal dunia akibat busung lapar.
http://www.ujungpandangekspres.com/v...80&jenis=Fokus

Rabu, 12 Maret 2008 21:48
Busung Lapar Rengut Tiga Nyawa di NTB
Kapanlagi.com – Kasus busung lapar atau gizi buruk di Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Januari hingga Maret 2008 tercatat 63 kasus, tiga orang diantaranya meninggal dunia.
http://www.kapanlagi.com/h/0000217623.html

Rabu, 05 Maret 2008 19:55 WIB
166.167 Balita di Riau Alami Gizi Buruk
Reporter : Rudi Kurniawansyah
PEKANBARU–MI: Sebanyak 166.167 balita di Riau dikategorikan mengalami gizi buruk. Jumlah ini sekitar 33,3% dari total 499 ribu bayi dari 11 Kabupaten/kota yang disurvei Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau sepanjang tahun 2007 lalu.
“Jumlah itu belum termasuk 20 kasus gizi buruk kronis atau busung lapar yang terdapat di Kabupaten Rokan Hulu dan Kota Pekanbaru,” kata Kepala Sub Dinas (Kasubdin) Pelayanan Kesehatan dan Gizi Dinkes Riau Burhanuddin Agung kepada Media Indonesia, Rabu (5/3).
Disebutkannya, pada 2006 lalu terdata sebanyak 41 kasus gizi buruk kronis dengan empat kasus kematian. Sedangkan pada 2005, kasus gizi buruk kronis mencapai 88 kasus dengan empat kasus meninggal dunia.
http://www.media-indonesia.com/berit....asp?Id=161801


Senin, 03 Maret 2008 14:30 WIB
Separuh Penduduk Miskin di Kalsel Belum Terdata
Reporter : Denny Saputra
BANJARMASIN–MI: Sebanyak 49 persen dari 843.837 Jiwa penduduk miskin di Kalimantan Selatan belum terdata secara lengkap. Hal ini menyebabkan segian penduduk miskin tidak mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal.
Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Rosihan Adhani, Senin (3/3), mengungkapkan hampir separuh penduduk miskin belum terdata. “Selama ini kita hanya berpegang pada data BPS mengenai data perkiraan penduduk miskin. Tetapi tidak secara detail terkait nama dan alamat bersangkutan,” ungkapnya.
Sesuai data Badan Pusat Statistik di Kalsel terdapat 245.900 keluarga miskin atau 843.837 jiwa yang tersebar di 13 kabupaten/kota. Namun hingga kini baru 51 persen penduduk miskin terdata lengkap dan mendapatkan kartu pelayanan asuransi kesehatan bagi warga miskin (Askeskin).
http://www.media-indonesia.com/berit....asp?Id=161457


Sabtu, 01 Maret 2008 21:10 WIB
Diduga Kelaparan, Ibu dan Anak Tewas Mengenaskan
Reporter : Lina Herlina
MAKASSAR–MI: Kisah tragis keluarga miskin terjadi di Makassar. Daeng Besse, 36, yang sedang mengandung tujuh bulan dan anaknya, Fahril, 4, Jumat (29/2), meninggal dunia diduga akibat kelaparan.
Daeng Besse, yang bersuamikan Daeng Basri yang berprofesi sebagai penarik becak, tinggal di rumah kontrakan di Jl Daeng Tata I blok V Lorong 2 Makassar. Sebagai penarik becak, Basri sendiri hanya memiliki penghasilan maksimal Rp10 ribu untuk bisa menafkahi isteri dan lima anaknya.
Beruntung derita yang dialami keluarga ini segera diketahui warga setempat. Tiga anak Basri lainnya, Salma, 9, Baha, 7, dan Aco, 3, oleh warga dibawa ke Rumah Sakit Haji Makassar untuk mendapat perawatan akibat kekurangan gizi.
http://www.media-indonesia.com/berit....asp?Id=161296

Saat JK jadi Wapres di tahun 2004-2009.
Apakah ini akan terulang lagi dengan kenaikan harga BBM yang drastis?


Jumat, 15/02/2008 23:19 WIB
Bayi Busung Lapar Muncul di Aceh
Dari data yang ada, kasus gizi buruk di Aceh sampai 2006 tercatat mencapai 1.336 kasus dan 29 kasus di antaranya meninggal dunia. Sedangkan 1.030 kasus kondisinya membaik dan 177 kasus masih perlu penanganan.
http://news.detik.com/index.php/deti...898/idkanal/10

Wapres JK Naikkan Harga BBM 3x hingga 300% Selama 5 Tahun
http://infozaman.blogspot.com/2014/0...3x-hingga.html
emng jk presiden ? emoticon-Cool