alexa-tracking

DPR Heran Terkait Rencana Pemerintah Naikkan Harga BBM

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545985f7118b46626c8b456a/dpr-heran-terkait-rencana-pemerintah-naikkan-harga-bbm
DPR Heran Terkait Rencana Pemerintah Naikkan Harga BBM

 DPR Heran Terkait Rencana Pemerintah Naikkan Harga BBM



 DPR Heran Terkait Rencana Pemerintah Naikkan Harga BBM


JAKARTA, (PRLM).- Kalangan DPR berpendapat harga BBM seharusnya tidak naik, karena harga di luar negeri juga sudah turun. Wakil Ketua DPR, Fadli Zon merasa heran terkait rencana presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Rencana kenaikan itu dianggap tidak relevan dengan harga minyak dunia saat ini..

"Asumsi harga BBM di APBN kita sekarang itu 105 dolar US per barel. Sementara, harga minyak dunia itu hanya 82 dolar US per barel. Harusnya turun dong, kenapa malah naik?" kata Fadli kepada media di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (3/11/2014).

Ia mencontohkan saat pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono menaikkan harga BBM, awal 2009 silam. Kebijakan tersebut diambil pemerintah saat itu lantaran harga minyak dunia mengalami kenaikan..

Ia pun tidak setuju jika alasan pemerintah Jokowi-JK menaikkan harga BBM adalah karena penggunaannya yang tidak tepat sasaran. "Kalau alasannya yang pakai bensin bersubsidi tidak tepat sasaran, dari 20 tahun lalu juga ngomongnya itu, argumentasi rutin saja," ujar Fadli.

Namun, jika memang alasannya demikian, Fadli mengkritik mengapa pemerintah tidak menyiapkan sistem dan perangkat aturan badan terlebih dahulu agar BBM bersubsidi tepat sasaran. Ia yakin tanpa persiapan sistem dan perangkat badan, kekacauan sosial akan terjadi.

"Yang susah rakyat miskin, yang tidak mampu mengejar harga BBM yang naik. Kan kalau harga BBM naik, harga-harga lain juga naik," ujar dia. "Kalau saya pribadi, tidak ada keharusan agar BBM naik. Tidak perlu, karena harga minyak dunia itu turun," tambahnya.

Sementara itu anggota DPR Firman Subagyo mengatakan, Pemerintah Jokowi diminta tidak menaikkan harga BBM mengingat PDI Perjuangan telah memiliki Buku Putih yang isinya antara lain penolakan kenaikan BBM yang telah dikeluarkan 2 tahun lalu. “Masih banyak cara untuk tidak melakukan kenaikan BBM,” kata politisi Golkar Firman Subagyo, Senin (3/11)..

Dikemukakan, rencana kenaikan BBM sudah beberapa kali disampaikan oleh pemerintah, bahkan semula akan dilakukan pada bulan November ini, namun Menko Ekuin Sofyan Jalil mengatakan kenaikan paling lambat pada akhir Desember mendatang.

Menurut Firman yang kini menjabat Wakil Ketua Baleg, pada saat kampanye lalu Jokowi pernah mengatakan tidak akan menaikkan harga BBM. Jadi setelah menjadi Presiden jangan mengecewakan rakyat, dan janji untuk tidak menaikkan harga BBM hendaknya ditangguhkan dulu. (Sjafri Ali/A-88)***


http://www.pikiran-rakyat.com/node/303242

Saudi Pangkas Harga, Minyak Semakin Terporosok

[url]http://pasarmodal.inilah..com/read/detail/2151000/saudi-pangkas-harga-minyak-semakin-terporosok#.VFmFmMlGS5I[/url]

inilah..com, New York - Harga minyak jatuh pada akhir perdagangan Senin, didorong laporan bahwa Arab Saudi telah memangkas harga ekspor untuk pasar AS, sementara menaikkan harganya untuk Asia.

Dow Jones Newswires mengatakan Riyadh telah menurunkan harga untuk pengiriman Desember ke Amerika Serikat, di mana pangsa pasarnya telah terpukul keras oleh kenaikan produksi dalam negeri dari endapan serpih.

Pemangkasan harga menunjukkan "bahwa kerajaan itu sedang mencoba untuk bersaing dengan minyak serpih AS," kata Dow Jones. "Arab Saudi menaikkan harga minyak di lokasi lain, termasuk Asia, di mana negara itu telah memangkas harganya untuk empat bulan berturut-turut."

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, turun 1,76 dolar AS menjadi 78,78 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, hargapenutupan terendah sejak Juni 2012.

Patokan Eropa, harga minyak mentah Brent untuk penyerahan Desember, turun 1,08 dolar AS menjadi 84,78 dolar AS per barel pada akhir perdagangan di London.

Harga minyak secara umum telah turun karena pertumbuhan konsumsi telah melambat seiring melambatnya ekonomi dunia sementara produksi telah meningkat, terutama di Amerika Serikat.

Saudi, anggota lawas OPEC dan produsen utama di dunia, telah bergumul dengan tanggapan mereka antara pilihan menurunkan produksi untuk menopang harga, dan memotong harga untuk mempertahankan pangsa pasar mereka.(AP)
Bbm skrg di negeri ini bukan masalah harga pasar tp masalah politik. Setiap oposisi selalu teriak2 ga boleh naik "demi rakyat" n rakyat jg kebanyakan bodoh tdk mengerti ekonomi makro n dasar penentuan harga bbm. Oposisi selalu memakai isu ini walau tau gmn APBN tertekan n hutang bisa menggunung, tp benar mrk peduli ato cm omong doang demi kekuasaan praktis. Toh bagi anggota legislatif gaji n tunjangan msh besar, blm lagi studi banding n cipratan proyek2 yg bisa dinikmati.

Pengamat banyak yg protes tp seperti biasa tanpa solusi, tergantung berpihak ke mana n untuk kepentingan siapa. Rakyat mgkn sudah muak dgn kebohongan eksekutif yg selalu menaikkan bbm tp tdk taraf kesejahteraannya. Rakyat yg katanya pemegang kekuasaan tertinggi skrg ibarat orang kaya bego yg suara n pengaruhnya dipakai utk kepentingan elite politik, tp tetap saja mesti kerja keras n bayar pajak utk menopang kemewahan hidup para pejabat. Ga salah rakyat marah n kecewa selama ini, TAPIIII...

Skrg yg jadi pertanyaan bukan brp kenaikan bbm. Tp apakah rakyat percaya klo pemerintahan Jokowi menaikkan bbm diikuti dgn kenaikan kesejahteraan rakyat, minimal bidang pendidikan n kesehatan. Apakah rakyat percaya klo bbm naik pemerataan kesejhteraan bagi seluruh rakyat terpenuhi. Apakah rakyat percaya pemerintahan skrg paling tdk mulai melakukan "revolusi mental" bahwa pejabat adl pelayan rakyat. Apakah rakyat percaya klo suatu tindakan yg sakit seperti kenaikan harga bbm perlu dilakukan utk mendapat kelonggaran APBN(yg sdh dikunci pemerintah sblmnya)

Tergantung kedewasaan n pilihan kita sbg rakyat skrg...
82+15 ongkos produksi = $97 per dollar
x12rebu = 1164000 per barrel
dibagi 159 liter = 7300 per liter
yaa aturan nggak jauh dari segini lah naeknya klo boleh. kecuali ada yg itung2annya lebih manteb dari ane mohon pencerahan
Kalo mnrt gw jgn naik dlu. Kan minyak dunia lagi turun emoticon-Embarrassment
Quote:


yang heran juga kenapa DPR tidak mendukung sosialisasi ini? emoticon-I Love Kaskus (S)
Sudahlah naikkan harga minyak

dijamin harga sembako menurun
dijamin rupiah menguat
dijamin IHSG melonjak
dijamin kemiskinan menurun
dijamin ukuran konti pria indo makin panjang

emoticon-Ngakak