alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5459819f12e25737048b4576/pengamat-ui-jokowi-justru-harus-hati-hati-kepada-kih
Pengamat UI: Jokowi Justru Harus Hati-hati kepada KIH



JAKARTA, SOROTnews.com - Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Muhammad Budyatna mengingatkan Presiden Jokowi untuk tidak terlalu paranoid terhadap Koalisi Merah Putih. Presiden Jokowi menurutnya justru seharusnya lebih khawatir pada jajaran internal partai-partai pendukungnya dan juga Wapres Jusuf Kalla yang siap mengambil posisi Jokowi sebagai presiden.

“Jokowi sekarang justru harus lebih khawatir pada KIH daripada KMP. Kalau KMP jelas posisinya sebagai lawan, tapi KIH itu teman yang bisa menikam dari belakang. Kalau saya jadi Jokowi saya akan lebih takut pada KIH karena sebenarnya yang namanyua KIH itu sebenarnya adalah para pendukung JK.Jika tidak hati-hati, maka JK dengan dukungan KIH bisa mengambil alih kursi presiden,” tegas Budyatna kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/10/2014).

Jokowi menurutnya juga harus hati-hati terhadap partai utama pendukungnya PDIP karena banyak sekali elit-elit PDIP yang sudah berjuang untuk kemenangannya sakit hati karena tidak terakomodir sebagai mentri,. Saat ini Jokowi juga sendirian, karena para relawam juga banyak yang sakit hati karena tidak terkomodir olehnya.

”Banyak barisan sakit hati di PDIP ini yang tidak akan menolong Jokowi, jika Jokowi dikhianati oleh JK.Mereka yang sudah berdarah-darah untuk memenangkan Jokowi tapi tidak jadi mentri tentunya tidak akan tinggal diam juga. Apalagi faktanya justru Jokowi menerima usulan nama-nama mentri dari JK.Belum lagi relawan yang sakit hati,” tegasnya.

Dalam kabinet Budyatna tidak melihat satupun orang yang akan bisa loyak kepada Jokowi, karena memang tidak ada loyalis Jokowi didalam kabinet.Jokowi menurutnya tidak bisa berbauat apa-apa sehingga harus mengakomodir orang-orang tersebut.

Dalam pembentukkan kabinet dan meliht nama-nama yang menjadi mentri justru orang-orang JK lah yang menduduki jabatan..Budyatna pun mencontohkan yang namanya PKB itu sejak awal maunya JK jadi presidennya.Ketum Partai Nasdem punya hubungan khusus dengan JK dan Partai Hanura,Ketua Umumnya, Wiranto pernah menjadi cawapres JK pada pemilu 2009 lalu.Dengan demikian maka barisan mentri Jokowi adalah sebenarnya orang-orang JK.

“Sayangnya Jokowi tidak bisa membaca hal ini karena memang kemampuannya tidak sampai kesana.Yang dia lihat Prabowo saja sebagai musuh. Termasuk PPP yang masuk ke KIH sekarang adalah kelompok yang diprakarsai oleh Suharso Monoarfa yang pernah jadi anak buah JK di perusahaannya. Suharso inilah yang menginisiasi agar JK dijadikan capres sebelum pemilu lalu yang membuat panas kuping SDA. Dia juga yang mendorong PPP mendukung Jokowi karena ada JK didalamnya,” ujarnya.

Jokowi menurutnya juga hanya mengambil elit kelas 2 PDIP. Sementara elit-elit PDIP yang pintar seperti Pramono Anung, Ahmad Basarah, Eva Kusuma Sundari, Rieke Diah Pitaloka, Maruarar Sirait, Arief Wibowo, Arif Budimanta, Hasto Kristianto justru tidak diakomodir Jokowi.”Jokowi ini seperti dijebak, dia disodori dan dipaksa mengambil lapis kedua PDIP,” tambahnya.

Jokowi harusnya sadar bahwa berbagai langkah blunder yang dilakukan anggota-angota koalisinya.dan berbagai kekalahan KIH terhadap KMP bisa jadi disengaja. Ini agar pemerintahan Jokowi tidak berlangsung lama. “Jadi bisa saja nanti Jokowi dijatuhkan tapi bukan oleh KMP,otaknya ada di balik para pendukungnya sendiri,” pungkasnya.(SON/mm)
jokowi jk lagi diadudomba emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By wasitnya.mantap
jokowi jk lagi diadudomba emoticon-Matabelo


http://www.jpnn.com/read/2014/11/05/...-Dikecam-PDIP-

Rencana pemerintah menaikkan harga BBM paling lambat akhir tahun ini mulai menuai berbagai kritikan. Menariknya kritik paling pedas justru dilontarkan PDIP yang merupakan pengusung utama pasangan Jokowi-Jusuf Kalla dalam Pilpres lalu.

Ketua DPP PDIP Effendi Sombolon menegaskan rencana menaikkan harga BBM hanya keinginan wapres Jusuf Kalla (JK). Ia pun mengecam JK yang dinilainya sangat getol mau menaikkan harga BBM bersubsidi jenis premium dari Rp 6.500 menjadi Rp 9.500 alias dinaikkan Rp 3 ribu. ”Nafsu” menaikkan harga BBM itu dinilai Effendi berbeda dengan sikap Presiden Joko Widodo yang terkesan lebih kalem terhadap rencana itu.

”Kenapa sih nafsu bangat mau naikkan harga BBM - Kok begitu semangatnya menaikan harga komoditas sih? Gak melihat sikon (situasi dan kondisi), kan’baru seminggu dilantik, kenapa (JK) sudah bikin heboh. Saya gak tahu ada apa di balik ini, yang saya pertanyakan kenapa JK bernafsu sekali," lontar Effendi di gedung DPR Jakarta, Selasa (4/11).

Devisit anggaran karena sebagian besar APBN dialihkan untuk subsidi BBM,menurut Effendi, akibat selama ini lalai dalam pengelolaan energi di negara ini. Akibatnya, pembenahan tata niaga tidak berjalan dengan baik.

”Jadi seharusnya dibenahi dulu tata kelola energi, lantas tata niaga dan distribusinya. Bukannya yang ditangani justru masalah program jaring pengaman sosialnya. Lebih baik gak usah ada saja pemerintahan Jokowi ini, mendingan lanjutkan saja SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) lagi,” papar Effendi gemas.

Ia pun mendukung penuh usulan ekonom Rizal Ramli yang menyarankan agar pemerintah tak perlu menaikkan harga BBM, naun cukup mengatur kadar oktan di setiap jenis BBM.

”Sudah betul itu Rizal Ramli, oktannya saja yang disesuaikan. Oktan yang murah diberikan kepada yang murah, seperti bajaj, motor, angkot,” jelas Effendi yang juga Wakil Ketua DPR versi Koalisi Indonesia Hebat ini.

Effendi juga mengaku khawatir kalau rencana kenaikan harga BBM sedang ditunggangi kepentingan kaum neoliberal yang menyusup ke dalam Kabinet Kerja Jokowi. ”Kami’kan ingin fokus masalah (pengelolaan) energinya dulu, tapi kok energinya belum ditangani malah akhirnya liberal,” imbuhnya sengit.

Terang-terangan diungkap Effendi ada beberapa menteri di sektor ekonomi di kabinet Jokowi yang bermashab neo liberal, yang artinya bertolak belakang dengan doktrin Trisakti dari Bung Karno.

”Sekarang saya tanya, siapa Sudirman Said (Menteri ESDM) ? Siapa Rini Soemarno (Menteri BUMN) ? Siapa itu Sofyan Djalil (Menko Ekonomi)? Jadi wajar saja kalau harga BBM katanya mau naik, karena pengambil kebijakannya bukan dari ideologi Trisakti. Saya gak tahu siapa mereka,” tutur Effendi sengit.

Ditegaskannya pula, para menteri tersebut diduga kuat membawa garis liberal ekonomi. Padahal sejatinya arah politik ekonomi PDIP adalah Trisakti. Jadi seharusnya komoditas yang menyangkut hajat hidup orang banyak yang salah satunya BBM itu dikuasai negara. ”Bukannya malah dilepas ke mekanisme pasar,” ujar anggota Komisi VI DPR ini.

Ia menambahkan, semestinya kenaikan harga BBM diikuti dengan sejumlah kebijakan strategis seperti membangun kilang minyak, memperbaiki jalur distribusi minyak, dan meningkatkan produksi minyak. ”Lah ini menterinya belum ngapa-ngapain, Petral saja belum dibubarkan, malah mau langsung naikin harga BBM,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wapres JK menegaskan bahwa kenaikan harga BBM dilakukan bulan ini juga, alasannya untuk mengalihkan subsidi ke sektor yang lebih produktif. Ia menambahkan pemerintah masih akan mencari waktu yang tepat untuk menaikkan harga BBM sambil menunggu tersebarnya Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar. (ind)
Setuju sm bapak yg satu ini..moga2 awet bpk.Presiden kita...
JK dgn nama besarnya memang faktor besar kemenangan Jokowi,
Ya smua orang boleh punya pendapat. Tapi kalo ane sih no.
mbuh lah
emoticon-Matabelo
Otak Jokowi mana sampai ke sana?
Kritis sekali analisanya emoticon-Big Grin
Makin dimari kelompok jokowi makin terkotak kotak. emoticon-Ngakak
Bisa jadi
Quote:Original Posted By victimofgip21
Otak Jokowi mana sampai ke sana?


apalagi otak lu ye gip, otak udang emoticon-Ngakak

kader pdip gk byk yg gk dijadiin jokowi sbg menteri...bagussssss dnk, it membuktikan bahwa pdip gk bisa nekan jokowi..... Relawan sakit ati,,,ane kagak tuh, pendukung'a yg disini juga gk ad sakit hati tuh..kecewa iya, mgkin karena penunjukkan puan it....tp, mari kita lihat aj kinerja'a selama 5 tahun ini.,,,
Quote:Original Posted By rain_land


apalagi otak lu ye gip, otak udang emoticon-Ngakak



Debat yuk. Kita buktikan otak siapa yang otak udang emoticon-Malu
"God, protect me from my friends, I'll take care of my enemies”

--Voltaire

emoticon-Cool
Cukup masuk akal. apalagi melihat reaksi beberapa orang pas pengumuman susunan menteri yang diharapkan banyak dari PDIP selaku partai pengusung, ternyata "cukup sukses" dipaksa gak terjadi monopoli. walau pos penting tetep diisi yang sudah diduga sih..
manuver berikutnya dari kumpulan yang gak kebagian jatah akhirnya ngebikin DPR tandingan dengan alasan gak percaya sama kabinet KMP. serba salah deh emang. legislatif isinya emang pihak oposisi tulen semua gitu. dibiarin salah, dilawan juga susah. eh wujud perlawanan juga begitu. makin kacau.
pas lagi angot-angotnya, malah meluncurkan program primer kartu-kartu sakti itu yang menurut gw pribadi masih belum matang..

nambah masalah.
Quote:Original Posted By victimofgip21


Debat yuk. Kita buktikan otak siapa yang otak udang emoticon-Malu


oh aku takut, kamu jago debat soalnya ... kamu kan pintar sekali .... emoticon-Malu (S) emoticon-Ngakak
megatron is the best lah pokoknya, titisan ratu emoticon-Cool
hehehe ... jokowi mo milih mana nih
bingung deh emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Klo gini berarti jelas kan siapa musuh rakyat?