alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54574aaa31e2e6e91c8b4572/tahayul-antara-percaya-dan-tidak
Tahayul.. Antara percaya dan tidak..
Tahayul, bagaimana menurut agan agan sekalian?? Percaya kah?? Apa agan percaya tapi tidak mau mengatakannya karena takut Musyrik??

Quote:Basa basi dulu..

Tahayul, bagaimana menurut agan agan sekalian?? Percaya kah?? Apa agan percaya tapi tidak mau mengatakannya karena takut Musyrik??
Ya memang agama melarang kita percaya dengan hal seperti itu, ane pun jg begitu, antara percaya dan tidak. Bukan berarti ane mengajak agan untuk musyrik, tapi ane cuma berbagi kisah di keluarga ane.
Tapi bagaimana pun jika kita hidup di daerah pelosok yg masih jauh dari keramaian, pastinya akan masih terikat dengan budaya mistis. Bagi orang orang yg imannya kurang kuat pasti merasa bingung. Ya itulah yg ane alami, karena ane orangnya gak terlalu alim, karena ane cuma rajin ngejalanin yg wajib aja.
Ane tinggal di daerah pedesaan yg lumayan jauh dari perkotaan. Daerah yg masih tentram, asri, hijau, jauh dari yg namanya polusi apapun. Tapi itu dari sisi positifnya, tpi agan semua pasti bisa bayangkan. Desa yg masih asri begitu banyak pepohonan yg begitu indah dipandang mata disaat cahaya terang (siang hari), tpi bagaimana jika kondisi gelap (malam hari), pohon yg rimbun, besar terlihat menjadi begitu menakutkan bukan?? Ya itulah sisi negatifnya..
Disini ane akan berbagi cerita, ane cuma pengen berbagi saja, kebanyakan agan agan disini menceritakan kisah horror di perkotaan (kampus, pondok, rumah, mall, dll), atau kisah yg banyak orang sudah tau tentangnya (urban legend), tapi ane pengen mengangkat cerita yg berasal dari desa. mungkin gak terlalu horor, karena jauh dari hantu yg berpenampilan menyeramkan. Yah biar gak bosen aja.. emoticon-Ngakak (S)


Quote:Tahayul “Jangan beraktivitas saat dzuhur (jam 12 siang)”

Pasti sudah pada tau kan tentang larangan itu?? Ane pun jg tau tentang itu. Itu adalah hal yg dilarang di daerah ane.
Saat itu ane dan kelurga ane sedang disawah gan (maklum, orang desa), kelurga ane terdiri dari bpak, ibu, ane dan adek ane, lagi asyik asyiknya bekerja di sawah, eh taunya udah adzan dzuhur, ya udah kami istirahat, tapi ibu ane tetep nglanjutin, katanya nanggung dikit lagi. Ya udah deh kami bertiga istirahat duluan di gubuk yg ada di tengah sawah. Lalu tiba tiba ibu ane jerit jerit sambil lari ke gubuk, beliau ngmong gak jelas sambil terengah_engah. Setelah minum air barulah beliau cerita, kalau tadi dia ngelihat ular Cobra sedang berdiri menatapnya, jadi langsung lari. Di desa ane pada percaya jam 12 siang (waktu dzuhur) itu waktunya ular pada keluar (dayang/penunggu). Setelah itu bapak ane coba ngecek ke tempat yg ada ular tadi, tapi gak ada apa apa. Bapak bilang “itu tadi nyuruh istirahat, makannya lebih baik istirahat sebentar, baru dilanjutkan.”


Quote:Tahayul “Jangan beraktivitas saat dzuhur (jam 12 siang)” II

Kalau yg ini dari ibu ane gan, beliau pekerjaannya sebagai buruh tani gan (nanem padi/panen/dll) jadi lebih sering pengalamannya dengan yg seperti itu sebelumnya. Pernah suatu hari beliau sedang bekerja dengan grup kerjanya (kelompok buruh tani) ada 5 orang termasuk nenek ane, nenek ane bisa dibilang “pinter” dalam hal seperti itu.
Sama seperti sebelumnya saat sedang adzan dzuhur masih ada temen ibu ane yg nekat bekerja. Saat yg lain istirahat makan, tiba tiba orang tersebut duduk, tapi duduknya ditengah sawah gan, ya aneh kan duduk kok dilumpur, itu yg ibu ane dan temennya pikrkan.
Lalu org itu bangun, jalan ke tempat ibu ane dengan tubuh yg kelihatan lemas ketakutan, dia ambil minum lalu bertanya pada yg lain
“podo nyawang mbak’e kwi mau ora?” (pada lihat mbaknya tdi gak?),
sontak pada bingung, orang gak ada siapa siapa, Cuma ada mereka berlima, terus dia cerita kalau dia tadi ngelihat cewek berjalan diatas leleran (sawah yg siap tanam), yg lain jelas tidak percaya, masak ada cewek disitu selain mereka, lagian kalau ada ya gak mungkin bisa jalan di atas leleran/ngambang.
Terus nenek ane nyahut “mulakno yen wayahe leren yo leren, gaweane ditinggal disik” (makannya kalau waktunya istirahat ya istirahat, kerjaanya ditinggal dulu). Karena nenek tau apa yg dia alami, disuruhlah dia istirahat dulu


Quote:Tahayul “Jangan beraktivitas saat dzuhur (jam 12 siang)” III

Ini jg dari cerita yg dituturkan oleh ibu ane gan, saat beliau sedang kerja ngerit (memanen padi), beliau beserta rombongannya ngerit padi disawah orang yg digosipkan punya “peliharaan”, tapi kali ini ibu tidak bersama nenek, dia ikut rombongan lain,
Saat sedang motong padi terdengarlah adzan berkumandang, ibu ane mau istirahat, tapi karena dia melihat beberapa temenya yg masih lanjut dan tinggal dikit lagi, ibu ane pun melanjutkan memotong padi.
Ibu ane merasa ada yg merhatiin dari kejauhan, ibu ane melihat kakek tua pakai tongkat di bawah pohon pinggir sawah seperti nyuruh pergi, terus tiba tiba tangan tangan ibu ane jadi gatal, dan melihat begitu banyak benda putih di sepanjang padi yg akan ia potong. Terus ibu ane merhatiin benda kecil putih itu, ternyata ulat bulu, banyak sekali.. mungkin ada ribuan. Antara takut dan geli melihat ulat yg banyak sekali, ibu ane memilih menyudahi pekerjaannya, dan meninggalkan bagian tersebut dengan kaki gemetaran.
Temen ibu ane yg penasaran pun menghampiri ibu ane, kurang lebih begini percakapannya:
Temen ibu: “ngopo e jum, mung kurang sak iprit malah ditinggal?” (kenapa jum, Cuma kurang sedikit aja ditinggal?)
Ibu: “gak opo mbah, ayo leren sik wae” (gpp mbah, ayo istirahat dulu aja)
Temen: “oh, yo wis ayo” (oh ya udah ayo, temen ibu ane ini tau apa yg dialami ibu ane)
Terus mreka berdua berjalan di tempat istirahat, sesampainya di tempat istirahat dan menyantap bekal, temen ibu ane Tanya sama ibu ane,
Temen: “ngopo kowe mau jum? Ngomong wae” (kamu tadi kenapa jum? Ngomong aja)
Ibu: “Mau mbah, pas adzan mau, ono mbah mbah ngakon aku mentas, terus pari ngarepku njedul uler’e akeh bgt, aku gilo..” (tadi pas adzan ada mbah mbah nyuruh istirahat, terus padi didepanku muncul ulatnya banyak bgt, aku jijik)
Temen: “ow alah, kwi paling nggone juragane, yo wis mengko tak tandangane ” (itu paling punya juragannya, yaudah nanti biar aku yg ngerjain)


Spoiler for Pesugihan:


Quote:Pesugihan “babi ngepet”

Ini cerita dari desa tempat ane tinggal, sewaktu ane baru masuk ke SMP, ane beserta keluarga pindah dari kota ke desa dikarenakan factor ekonomi. Kami tinggal di rumah nenek ane (tempat kelahiran ibu), sialnya kami pindah disaat desa sedang gencarnya beredar isu tentang babi yg setiap malam terlihat berkeliaran di desa. Karena terbiasa tinggal di kota jauh dari hal mistis kami sekeluarga cuek aja, sampai suatu malam sekitar jam 11 ketika kami sedang berkumpul di depan tv terdengar suara langkah kaki di sebelah timur rumah, rumah ane di bagian paling timur desa, di bagian belakang, depan, dan sebelah barat terdapat rumah tua yg kosong yg di fungsikan sebagai kandang ayam oleh warga, sedangkan dibagian timur ada kebun yg langsung menuju ke persawahan. Langkah kaki tadi terdengar semakin cepat jadi seperti berlari, lalu iba tiba terdengar gonggongan anjing, entah kenapa anjing itu terdengar seperti berlari ke arah rumah kami, anjing tersebut menggonggong tanpa henti sambil berlari mengelilingi rumah kami beberapa kali seperti mengejar sesuatu, karena takut anjingnya nanti masuk rumah jadi kami hiraukan saja, lalu terdengar suara anjing tersebut berantem dengan sesuatu yg berbunyi seperti babi, karena penasaran bapak ane ngecek keluar katanya di melihat anjing tersebut berkelahi dengan seekor hewan yg berwarna hitam, tidak terlalu jelas. Setelah beberapa saat anjing tadi lari lagi mengejar hewan tsb. Karena merasa tidak ada yg aneh lalu bapak masuk lagi menyuruh istirahat karena sudah malam.
Keesokan paginya sehabis sholat subuh, desa ane geger gan, ada tetangga ane yg melihat ada orang tergeletak di gang sempit. Posisi dia tengkurap gan, tapi yg aneh badan dia penuh dengan luka seperti bekas cakaran binatang , ternyata dia jg salah satu warga desa, lalu oleh warga di angkat ke salah satu rumah. Warga mengaitkan dia dengan kejadian semalam (warga jg mendengar anjing+babi semalam), karena sepertinya ada yg mencurigakan. Para warga menduga kalau dia pasti si “babi” yg sering berkeliaran tiap malam. Setelah mendatangi rumah org tsb dan memanggil istrinya, para warga berunding dengan para sesepuh desa, dan diketahuilah bahwa dia memang “babi” yg sering berkeliaran setelah istrinya orang tsb mengaku dan mohon ampun. Setelah dimusyawarahkan warga meminta pasangan suami istri tsb pergi dari desa.
Juragan nya punya uler banyak kak?
mitos aja tuh
Bukannya Tahayul tuh setara sama mistis yah?

emoticon-Cool
itu ulah jin gan.
mitos emoticon-Cool
wahhh makanya jgan batu (susah diblngin) jd orang...soalnya pasti stiap larangan itu ada mksdnyaemoticon-Ngakak
bener gan emoticon-Ngakak
ngaco ah emoticon-Big Grin long live Zimbabwe
jin itu ada dibenarkan ko gan di al-qur'an juga ulah jin kayaknya emoticon-Bingung (S)
sepertinya cuma hanya mitos emoticon-Ngakak
TS ganteng itu juga tahayul emoticon-Cool
cuma 1 di dunia ini yg gak tahayul, yaitu..... ane ganteng emoticon-Cool
percaya ga percaya kalau sudah masuk ke dalam bawah sadar ya pasti kejadian
tahayul gak boleh dipelihara gan dia suka nyolong uang
Semua takhayul yg terjadi itu hanya kebetulan aja gan..jangan kita percaya akan hal2 bisa membuat kita jadi musyrik emoticon-Smilie
ane gak percaya yg begono-begonoan gan.. emoticon-Ngakak
Tahayul tu sejenis makhluk halus/jin yg suka ambil uang ya??
Quote:Original Posted By xbutakx
Tahayul tu sejenis makhluk halus/jin yg suka ambil uang ya??


Itu ente gan,emoticon-Leh Uga
Gemboked
×