alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5456247331e2e670678b4572/ternyata-alkohol-itu-halal-gan
Thumbs up 
Ternyata Alkohol itu Halal Gan!
Bagian 1. Alkohol

Spoiler for Alkohol:


Bagian 2. Dari penjelasan di atas, ringkasnya alkohol digunakan untuk tiga istilah:

Spoiler for 1. Pertama:


Spoiler for 2. Kedua:


Spoiler for 3. Ketiga:


Untuk istilah yang ketiga sudah jelas keharamannya karena ia termasuk khomr. Sebagaimana disebutkan dalam hadits, “Setiap yang memabukkan adalah khomr. Setiap yang memabukkan pastilah haram.

Lalu bagaimana dengan alkohol pada istilah pertama dan kedua. Apakah dihukumi sama?

Inilah sebenarnya letak kesalahpahaman kebanyakan orang saat ini. Mereka tidak bisa membedakan tiga alkohol ini sehingga asal pukul rata. Pokoknya setiap makanan dan minuman yang ada alkohol atau etanol dihukumi haram.

Sebelum membahas lebih mendalam tentang alkohol point pertama dan kedua, terlebih dahulu kita lihat ulasan alkohol (etanol) secara umum.

Bagian 3. Proses Pembuatan Alkohol (Etanol)

Alkohol (etanol) dapat diproduksi melalui dua cara:

  1. Cara petrokimia (proses dari bahan bakar fosil) melalui hidrasi etilena. Etanol hasil hidrasi ini biasa digunakan sebagai feedstock (bahan sintesis) untuk menghasilkan bahan kimia lainnya atau sebagai solvent (pelarut).

  2. Cara biologis melalui fermentasi gula dengan ragi.


Spoiler for Prosesnya:


Bagian 4. Kegunaan Alkohol (Etanol)

  1. Sebagai pelarut (solvent), misalnya pada parfum, perasa, pewarna makanan, dan obat-obatan.
  2. Sebagai bahan sintesis (feedstock) untuk menghasilkan bahan kimia lain, contohnya sebagai feedstock dalam pembuatan asam asetat (sebagaimana yang terdapat dalam cuka).
  3. Sebagai bahan bakar alternatif. Bahan bakar etanol telah banyak dikembangkan di negara Brasil sejak mereka mengalami krisis energi. Brasil adalah negara yang memiliki industri etanol terbesar untuk memproduksi bahan bakar. Sembilan puluh persen mobil baru di sana, menggunakan bahan bakar hydrous ethanol (terdiri dari 95% etanol dan 5% air).
  4. Untuk minuman beralkohol (alkohol beverage).
  5. Sebagai penangkal racun (antidote).
  6. Sebagai antiseptic (penangkal infeksi).
  7. Sebagai deodorant (penghilang bau tidak enak atau bau busuk).


Bagian 5. Kandungan Etanol pada Minuman Beralkohol

Spoiler for Bagian 5:


Bagian 6. Apakah Semua Minuman Beralkohol Memabukkan?

Ir Muti Arintawati MSi, auditor LP POM MUI mengatakan, “Minuman beralkohol tidak hanya menyebabkan mabuk, akan tetapi pada tingkat tertentu dapat menyebabkan kematian. Pada tingkat kandungan 5-15 % etanol dalam darah peminum akan mengalami kehilangan koordinasi, pada tingkat 15-20 persen etanol menyebabkan keracunan, pada tingkat 30-40 persen peminum hilang kesadaran dan pada tingkat yang lebih tinggi lagi yaitu 50 persen dapat menyebabkan kematian.”

Hasil rapat Komisi Fatwa MUI tahun 2001 menyimpulkan bahwa minuman keras adalah minuman yang mengandung alkohol minimal 1 % (satu persen)

Bagian 7. Menghukumi Alkohol Haruslah Melihat ‘Illah

Spoiler for Hukum dengan 'Illah:


Bagian 8. Apakah Setiap Alkohol Dihukumi Haram dan Dihukumi Identik dengan Khomr?

Coba kita simak terlebih dahulu penjelasan Syaikh Muhammad Rosyid Ridho dalam Fatawanya hal. 1631, yang dinukil oleh Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin. Ringkasnya, beliau rahimahullah berkata,

Spoiler for fatwa:


Apakah alkohol identik dengan khomr atau tidak? Apa hukum meminum dan mengkonsumsi alkohol dilihat dari kadarnya (kandungannya)? Apakah dia dihukumi najis sebagaimana khomr atau tidak?

Setiap bahan beralkohol mengandung alkohol sebagaimana yang kami ketahui. Akan tetapi kandungan alkohol tersebut untuk setiap bahan tadi bertingkat-tingkat. Tidak setiap bahan yang mengandung alkohol itu memabukkan ketika diminum. Oleh karena itu, jika kandungan alkohol dalam bahan-bahan tadi melebihi batasan tertentu sehingga jika seseorang mengkonsumsinya dalam jumlah banyak bisa membuat mabuk, maka minuman tersebut identik dengan khomr menurut mayoritas ulama sehingga dinamakan dengan khomr. Jika demikian, maka diharamkan meminumnya sedikit ataupun banyak. Peminumnya akan dikenai hukuman had. Juga berlaku pula najis namun masih dalam perselisihan antara ulama. Namun kalau menurut Imam Abu Hanifah dan ulama yang sependapat dengannya, alkohol semacam ini tidaklah dimasukkan dalam definisi khomr, sehingga tidaklah disebut khomr. Akan tetapi, seperti ini tetap mereka larang untuk diminum dalam jumlah banyak, namun tidak berlaku dalam jumlah sedikit.

Jika kandungan alkohol tersebut tidak mencapai kadar yang membuat mabuk ketika diminum dalam jumlah banyak, maka saat ini minuman tersebut tidaklah identik dengan khomr menurut mayoritas ulama. Untuk kondisi ini tidak disebut khomr sehingga tidak diharamkan untuk meminumnya, tidak diharamkan menggunakannya untuk mensucikan sesuatu, tidak diharamkan digunakan untuk parfum dan juga tidak dihukumi najis.

Ukuran bahan yang kandungan alkoholnya jika diminum dalam jumlah banyak dapat memabukkan, ini mesti dilihat dari pendapat para pakar yang ahli dalam hal itu.

Demikian penjelasan yang bisa disampaikan tentang alkohol.

Hanya Allah yang memberi taufik, shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Bagian 9. Mohon Dibedakan Antara Alkohol (Etanol) dan Minuman Beralkohol

Harus dibedakan antara alkohol sebagai senyawa kimia dan minuman beralkohol. Alkohol yang biasa digunakan dalam minuman keras adalah etanol (C2H5OH).

Berdasarkan “Muzakarah Alkohol Dalam Minuman” di MUI pada tahun 1993, telah didefinisikan bahwa minuman beralkohol (alkoholic beverage) adalah minuman yang mengandung alkohol (etanol) yang dibuat secara fermentasi dari jenis bahan baku nabati yang mengandung karbohidrat, seperti biji-bijian, buah-buahan, dan nira, atau yang dibuat dengan cara distilasi hasil fermentasi yang termasuk di dalamnya adalah minuman keras klasifikasi A, B, dan C (Per. Menkes No. 86/ 1977).

Anggur obat, anggur kolesom, arak obat dan minuman-minuman sejenis yang mengandung alkohol dikategorikan sebagai minuman beralkohol. Apabila suatu minuman sudah dikategorikan sebagai minuman beralkohol, berapapun kadar alkoholnya, maka statusnya haram bagi umat Islam.

Banyak orang menyamakan minuman beralkohol dengan alkohol, sehingga sering yang diharamkan adalah alkoholnya. Padahal tidak ada orang yang akan sanggup meminum alkohol dalam bentuk murni, karena akan menyebabkan kematian.

Alkohol bukan satu-satunya senyawa kimia yang dapat menyebabkan mabuk, karena banyak senyawa-senyawa lain yang terdapat pada minuman keras yang juga bersifat memabukkan jika diminum pada konsentrasi cukup tinggi. Secara umum, golongan alkohol bersifat narcosis (memabukkan), Secara umum, senyawa-senyawa organik mikromolekul dalam bentuk murni juga bersifat racun.

Pembahasan dalam point-point sebelumnya yang kami utarakan adalah mengenai minuman beralkohol, kapan ia bisa dihukumi haram atau tidak. Minuman tersebut dihukumi haram dan statusnya khomr, apabila memabukkan. Jika tidak memabukkan, maka tidak dihukumi haram dan statusnya pada saat ini bukan khomr.

Sekarang permasalahannya bagaimana status etanol jika ia berdiri sendiri? Apakah halal atau haram?

Yang kita permasalahkan bukan minuman beralkoholnya, namun tentang status etanol itu sendiri.

Kami ilustrasikan sebagai berikut.

Air kadang bercampur dengan zat lainnya. Kadang air berada di minuman yang halal. Kadang pula air berada pada minuman yang haram (semacam dalam miras). Namun bagaimanakah sebenarnya status air itu sendiri sebagai zat yang berdiri sendiri, tanpa bercampur dengan zat lainnya? Apakah halal? Jawabannya, halal. Karena kita kembali ke hukum asal segala sesuatu adalah halal

Air ini bisa menjadi haram jika ia sudah berupa campuran, namun yang ditinjau adalah campurannya dan bukan lagi airnya. Misalnya air yang terdapat dalam miras. Pada saat ini, air sudah bercampur dan menjadi satu dengan miras. Dan miras dihukumi haram, termasuk pula air di dalamnya.

Sama halnya kita terapkan untuk etanol. Etanol kadang bercampur dan jadi satu dengan minuman keras. Kadang pula etanol berada dalam cairan etanol yang bercampur dengan air. Bagaimanakah hukum asal etanol ketika berdiri sendiri dan belum bercampur atau menyatu dengan zat lain?

Jawabannya, sama dengan air di atas. Kita kembali ke hukum asal bahwa segala sesuatu itu halal. Termasuk juga etanol ketika ia berdiri sendiri.
Nanti masalahnya berbeda ketika etanol tadi bercampur dan menyatu dengan miras. Ketika itu etanol juga bercampur dengan zat asetanilda, propanol, butanol, dan metanol yang kebanyakan bersifat toksik (racun). Pada saat ini, campurannya dihukumi haram karena sifatnya memabukkan, termasuk pula etanol di dalamnya.

Jika penjelasan ini dipahami, maka sebenarnya permasalahan lainnya mengenai alkohol (etanol) dalam parfum, kosmetik, deodorant, antiseptik, alkohol dalam tape dan teh kombucha dan alkohol dalam obat-obatan, dsb, sudah terjawab. Intinya, alkohol (etanol) dalam bahan-bahan tadi adalah alkohol yang halal. Sehingga tidak perlu mempermasalahkan berbagai bahan tadi. Karena itu sama saja bercampurnya zat yang halal dalam zat yang halal.

Jadi point penting yang mesti kita ketahui:

  1. Hukum asal etanol jika ia berdiri sendiri dan tidak bercampur dengan zat lain adalah halal.
  2. Etanol bisa berubah statusnya jadi haram jika ia menyatu dengan minuman yang haram seperti miras.
  3. Etanol ketika berada dalam miras, yang dihukumi adalah campuran mirasnya dan bukan etanolnya lagi.


Bagian 10. Kesimpulan

Spoiler for Kesimpulan:


Sumber

Update soal Durian
yuk minum dulu emoticon-Angkat Beer
segala sesuatu yang banyaknya bisa memabukkan maka sedikitnya adalah haram
kata ustadz sih gitu kak
Quote:Original Posted By sakitnya.disini
segala sesuatu yang banyaknya bisa memabukkan maka sedikitnya adalah haram
kata ustadz sih gitu kak

ane setuju gan emoticon-thumbsup
setetes miras itu juga haram emoticon-Takut (S)
mencari pembenaran emoticon-Ngakak

asal ga keminum :3
waduh kalo masalah halal / haram itu ane gda kemampuan ngejudge gan..

mgkn bwh ane lebih paham.. emoticon-Malu
setubuh gan sama ente... emoticon-Big Grin
anes pantaus ajas gans
kalo bersihin luka gapapa yah?
menarik penjelasan nya gan, ane kira tadi mau menghalalkan minuman yang ber alkohol emoticon-Malu (S)

iya gan,,, pembahasan ini menjawab permasalahan apakah alkohol yang ada di minyak wangi halal atau haram,,,,, kalo dari kesimpulan ente sih yah gak haram,,, karena toh posisinya etanolnya ada di parfum , bukan di khamr dan jelas tidak memabukkan,, kecuali di minum,, bisa matiemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak



!
Quote:Original Posted By sakitnya.disini
segala sesuatu yang banyaknya bisa memabukkan maka sedikitnya adalah haram
kata ustadz sih gitu kak


betul gan. tepat sekali. baygon rasa jeruk jug haram gan

Quote:Original Posted By echoheri

ane setuju gan emoticon-thumbsup
setetes miras itu juga haram emoticon-Takut (S)


lah, tadi kyknya ngajak toast gan

Quote:Original Posted By ozatheshadow
mencari pembenaran emoticon-Ngakak

asal ga keminum :3


loh??? kebenaran ini

Quote:Original Posted By mr.wangdana
waduh kalo masalah halal / haram itu ane gda kemampuan ngejudge gan..

mgkn bwh ane lebih paham.. emoticon-Malu


betul gan, kecuali ente jadi wasit bola tarkam

Quote:Original Posted By blackmonkeyz
setubuh gan sama ente... emoticon-Big Grin


aw aw aw emoticon-Malu (S)

Quote:Original Posted By b4a
anes pantaus ajas gans


panus entes sudahs sembuhs gans?

Quote:Original Posted By jkx
kalo bersihin luka gapapa yah?


bentar gan, ane pikir dulu. mmmmm. boleh, tp gk pake khamr

Quote:Original Posted By redzalia
menarik penjelasan nya gan, ane kira tadi mau menghalalkan minuman yang ber alkohol emoticon-Malu (S)



Keren, agan ni baca kesimpulannya

Quote:Original Posted By !
iya gan,,, pembahasan ini menjawab permasalahan apakah alkohol yang ada di minyak wangi halal atau haram,,,,, kalo dari kesimpulan ente sih yah gak haram,,, karena toh posisinya etanolnya ada di parfum , bukan di khamr dan jelas tidak memabukkan,, kecuali di minum,, bisa matiemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak



!


woooow ID nya sepuh sekali emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By nyiroro.angkasa



woooow ID nya sepuh sekali emoticon-Matabelo


kenapa jadi komenin ID ane , bukan komentar ane yah emoticon-Bingung (S)



!
buat apa dulu ni gan?
walaupun ga diminum, tetapi memabukkan itu jelas haram gan.....
contoh : ente hirup aja banyak2 uap alkohol....pasti sampeyan mabukan?
Komeng dulu....
Baru baca.
Quote:Original Posted By !


kenapa jadi komenin ID ane , bukan komentar ane yah emoticon-Bingung (S)



!


komen ente soalnya affermative, pro, tidak kontra (halah), dan id ente menarik perhatian. haha
Quote:Original Posted By nyiroro.angkasa


komen ente soalnya affermative, pro, tidak kontra (halah), dan id ente menarik perhatian. haha



soalnya satu pemikiran juga gan,, emoticon-Shakehand2



!
Quote:Original Posted By Reazria
buat apa dulu ni gan?
walaupun ga diminum, tetapi memabukkan itu jelas haram gan.....
contoh : ente hirup aja banyak2 uap alkohol....pasti sampeyan mabukan?


mabuk uap alkohol selevel lebih tinggi dari mabok lem ya gan? emoticon-Ngakak

ngeplai.

Namun asal etanol adalah toksik (beracun) dan tidak bisa dikonsumsi. Sehingga jika etanol hanya bercampur dengan air, lalu dikonsumsi, maka cuma ada dua kemungkinan bila dikonsumsi, yaitu sakit perut atau mati.
alkohol buat pengobatan gan emoticon-Hot News
tapi tetep aja memabukan, mabok itu gak baik gan.