alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5454053f1cbfaa07428b456c/pusak--jamah---tradisi-menjumput-makanan-di-komunitas-melayu-kayong-utara
Pusak/ Jamah - Tradisi Menjumput Makanan di Komunitas Melayu Kayong Utara
Quote:Pusak/ Jamah - Tradisi Menjumput Makanan di Komunitas Melayu Kayong Utara

Quote:Berhubung ane demen jalan-jalan di pelosok nusantara. Ane mulai sekarang akan mulai bikin trit tentang Indonesia dan hal-hal yang ane temui selama jalan-jalan. Ini trit pertama tentang warna-warni Nusantara tercinta yang elok permai, dari alam, orang-orangnye, sampai budayanya. Moga aja gak emoticon-Salah Kamar

Quote:
Untuk trit pertama ini ane akan ngajak lebih deket tentang budaya PUSAK/JAMAH yang ane temui di Kayong Utara, Kalimantan Barat. Sudah ada yang pernah main ke sana? Atau mungkin ada agan2 yang tinggal di sana? Bolehlah bagi-bagi ceritanya. Sebenernye tulisan ini sudah ane post di blog ane gan. emoticon-Malu (S) tapi biar lebih afdol ane bagi juga dimari.

Pusak/ Jamah - Tradisi Menjumput Makanan di Komunitas Melayu Kayong Utara
Kampung Melinsum, Sukadana - Kayong Utara



CEKIDOT

Quote:
PUSAK/JAMAH di Komunitas Melayu Kayong Utara


Petang itu aku sedang menikmati makan malam bersama keluarga Bang Edi, ada istri dan 2 orang anak perempuannya, di rumah kayunya yang sederhana. Kami berkumpul di dapur yang juga dipakai sebagai ruang makan kecil berukuran 4 x 4 mungkin. Beralaskan tikar pandan kecil yang hanya muat untuk sajian makanan dan gelas minum. Dalam kesibukan itu, tiba-tiba ada suara dari pintu depan pertanda ada tamu yang datang.

Spoiler for Rumah Bang Edi:


Spoiler for Ane tinggal di sini gan:


"Assalamuaikum" terdengar suara seorang bapak paruh baya sambil membawa map entah bertuliskan apa. Mungkin urusan desa, maklum Bang Edi adalah seorang pamong desa.
Istri Bang Edi yang biasa kupanggil Kakak menjawab, "Yo, masuk sinilah. Lagi makan ini, makan lah!".

Si bapak itu lalu masuk menuju tempat kami makan, dan kemudian duduk sebentar. Kupikir dia akan ikut makan bersama kami, tapi ternyata dia hanya mengambil sejumput nasi dan memakannya. "Pusak saja." katanya. Setelah itu dia berlalu dan menunggu di ruang depan yang hanya berjarak 3 meter dari tempat makan kami.

Heh? Pusak? Apa itu?

Itulah pertama kalinya aku kenal dengan budaya pusak atau jamah. Budaya ini kutemui di masyarakat Melayu yang tinggal di Sukadana dan , masih di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Pusak atau jamah berarti mencoba, mencicipi, atau menjamah makanan yang tidak sempat dimakan. Misalnya seperti kisah di atas, si bapak tamu tidak ikut makan malam bersama keluarga Bang Edi, tapi dia harus ikut mencicipi dan menjamah meski sedikit makanan itu. Itulah pusak. Atau ketika ada seorang suami yang akan pergi ke ladang atau ke suatu tempat, dia tidak sempat makan apapun. Maka sebelum pergi, dia harus memakan minimal sejumput makanan, bisa nasi, lauk, atau bahkan bubuk kopi.

Pada pokoknya, seperti yang kulihat dan juga kutelaah cerita dari beberapa orang, kewajiban pusak itu bisa muncul pada siapapun yang berhadapan dengan makanan, entah miliknya atau bukan tapi tidak sempat atau tidak bisa dimakan, maka wajib menjamahnya alias wajib pusak. Halah, trus kalo lagi makan di warung bagaimana? Itu lain cerita. Maksudnya bukan miliknya ini, misalnya jika bertamu lalu si tuan rumah menawari makan, tapi si tamu menolaknya.

Semua orang harus melakukan pusak, baik laki-perempuan dan tua-muda. Kenapa harus begitu? Dipercaya oleh orang-orang Melayu itu, bahwa jika pusak dilanggar akan menimbulkan sial dan bencana bagi pelanggarnya. Dan apa saja sial yang bisa muncul dari pelanggaran pusak? Aku tanya-tanya beberapa orang dan jawabannya sungguh ngeri dan membuat bulu kuduk sedikit merinding. Aku beri 2 contoh sialnya. Pernah ada seorang anak muda yang akan berangkat main ke desa lain, dia tidak melakukan pusak sebelum pergi. Akhirnya dia mengalami kecelakaan dan terjatuh dari motornya, padahal menurutnya waktu itu tidak ada apa-apa. Heeh? Lalu pernah ada seorang yang pergi ke hutan untuk berladang, belum pusak sebelumnya dan dia tersesat di jalan yang hampir setiap hari dia lewati. Halah! Sial sekali kan? Itu cerita yang kudapat dari orang-orang sekitar daerah ini.

Tradisi pusak ini sepertinya hanya berlaku bagi orang lokal. Itu karena ketika aku kemana-mana aku tidak pernah pusak. Kutanyakan apa akibatnya lalu dikatakan bahwa kalau orang luar tidak apa-apa. Hanya penduduk asli yang harus pusak. Lalu bagaimana dengan makanan di warung? Yah, ini beda kasus sepertinya. Makanan di warung bebas dari pusak. Ya iya juga sih, bagaimana juga mau icip-icip dagangan orang. Menurut perkiraanku,berjualan makanan jadi di warung adalah hal baru. Ketika pusak lahir, tidak ada warung makan. Jadi pusak tidak diberlakukan di warung makan karena memang tidak sesuai juga. Coba di cek kalau saya salah.

Spoiler for Anak-anak lucu:


Aku tidak tahu darimana asal muasal tradisi ini. Tapi aku rasa ini menarik. Di balik tradisi unik itu tersimpan sesuatu nilai pastinya. Menurutku pusak itu memiliki arti lain, selain daripada pencegah sial. Aku telah mencoba sedikit melihat arti pusak itu sendiri. Kira-kira seperti poin-poin di bawah ini.

Quote: 1. Pusak itu menyimbolkan penghargaan kepada makanan sebagai sumber kehidupan. Makanan sangat dihargai di sini. Sebagai informasi tambahan, orang Melayu Kalbar jarang sarapan pagi. Biasanya mereka makan 2 kali sehari, siang dan sore/malam. Meskipun 2 kali tapi porsinya benar-benar porsi dewa alias sangat besar, bisa-bisa 1 pinggan penuh dan itupun masih nambah lagi.


2. Pusak juga menunjukkan penghargaan kepada si pemasak. Meskipun kita tidak sempat memakan makanan yang ada, tapi minimal kita telah mencicipi hasil karya dari sang pemasak. (Padahal kalau sedikit mah mana kerasa ya. Hehehe).


3. Pusak juga memperlihatkan penghargaan kepada orang lain. Misalnya antara si tamu dan tuan rumah. Tamu dipersilahkan makan adalah bentuk penghargaan tuan rumah pada tamunya. Tapi ketika si tamu menolak, maka minimal dia ikut sedikit mencicipi makanan si tuan rumah. Itu adalah wujud penghargaan juga pada tuan rumah. Jangan disamakan dengan tawaran makan basa-basi seperti pada umumnya, di Kayong Utara basa-basi itu jarang ada. Aku bahkan sering melihat tamu yang ikut makan dengan si tuan rumah.


4. Pusak mengajarkan disiplin. Sudah pasti ini. Jarang kudapati orang yang berani melanggar pusak. Mungkin ancaman sialnya menakutkan. Ehm, sebenarnya poin ke-4 ini aku agak ragu-ragu menulisnya. Apakah benar demikian? Tidak apa-apa lah, kutuliskan saja.


Mungkin ada yang bisa berbagi tentang tradisi pusak ini? Silakan berbagi.


Quote:Itulah gan cerita tentang Pusak. Tulisan semua ya. Soalnye ane demen nulis, jadinya jejeran huruf semua deh. Nyang penting I Love Indonesia Gan! Ajib bener ini tanah air. Ane senang jadi orang Indonesia, soalnya banyak ceritanye..

Spoiler for Bonus:


Spoiler for Bonus 2:

emoticon-I Love Indonesia
emoticon-I Love Indonesia

Quote:Ini ada Kaskuser Ketapang Nongol

Agan tripambudi
Quote:Ane warga kab. kayong utara gan, walopun kaskus regional ane ikut kab. ketapang Dan tradisi pusak bukan cuma di kayong utara, tapi dg, ketapang juga, pontianak juga, bahkan mungkin seluruh kalbar gan, karena suku melayu tersebar di sem
ua penjuru kalbar, . Pusak itu kalo menurut ane adalah doa gan. Menolak pusak berarti menolak doa, sederhana saja. . . Ngomong2, maen ke tempat ane gan, di kec. Seponti, desa telaga arum . . Ane juga warga kab. ketapang


Yang ini Kaskuser Banjarmasin yang punya adat mirip pusak juga nih.


Agan sundee1987
Quote:Quote:Original Posted By sundee1987
Kalau di banjarmasin istilahnya "merasani/merasai sedikit, biar kada kapuhunan"... Nah kapuhunan ini istilah kesialan yang diakibatkan tidak merasai makanan yg sdh ada didepan Mata tadi, sama dengan pusak....
Ragam budaya Indonesia gan...
(pejwan klo boleh)





Ane bukan kolektor ijo-ijo gan, tapi ane juga doyan sih kalau ada yg ngasih. emoticon-Malu (S) emoticon-Cendol (S)
pertamax - utk mengenal Bhinneka Tunggal Ika emoticon-I Love Indonesia (S)
Pejwan dong om emoticon-Cool
wiiih, petualangan keren emoticon-Big Grin
Harus terus dilestarikan budayanya sampai anak cucu nih gan emoticon-Matabelo
keren
baru tau ada tradisi pusak
ane bantu emoticon-Rate 5 Star gan
Wah tradisi nya unik gan. Ane setuju dengan prinsip agan yang menghormati yang buat makanan. Jadi walaupun nggak sempat makan banyak, setidaknya tuan rumah udah senang liat kita mencicipi hasil masakannya.
wow
bagus gan, tradisi unik
jalan-jalan nusantara ceritanya nih gan, salut gue
Ane warga kab. kayong utara gan, walopun kaskus regional ane ikut kab. ketapang emoticon-Big Grin Dan tradisi pusak bukan cuma di kayong utara, tapi dg, ketapang juga, pontianak juga, bahkan mungkin seluruh kalbar gan, karena suku melayu tersebar di semua penjuru kalbar, . Pusak itu kalo menurut ane adalah doa gan. Menolak pusak berarti menolak doa, sederhana saja. . . Ngomong2, maen ke tempat ane gan, di kec. Seponti, desa telaga arum emoticon-Smilie . . Ane juga warga kab. ketapang emoticon-Big Grin
Quote:Quote:Original Posted By patchkom
pertamax - utk mengenal Bhinneka Tunggal Ika emoticon-I Love Indonesia (S)


Quote:Original Posted By segantengghaida
wiiih, petualangan keren emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By aeronoors
Harus terus dilestarikan budayanya sampai anak cucu nih gan emoticon-Matabelo


Quote:Original Posted By huyeye2345
Ternyata banyak keragaman di nusantara ini



Iye gan. Nusantara itu sumpah indah banget dari budaya, alam dan orang-orangnya. Jangan sampai yang begini rusak karena hal-hal gak penting. emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By jkx
keren
baru tau ada tradisi pusak
ane bantu emoticon-Rate 5 Star gan


emoticon-Matabelo makasih gan.. ayok jalan-jalan

Quote:Original Posted By iceblue18
Wah tradisi nya unik gan. Ane setuju dengan prinsip agan yang menghormati yang buat makanan. Jadi walaupun nggak sempat makan banyak, setidaknya tuan rumah udah senang liat kita mencicipi hasil masakannya.

Bener gan. Gak pake basa-basi. Kalopun ikut makan, di sini juga sudah biasa. Hehehe.. Kalo ane cobain pusak dulu, tapi kalo enak lanjotin makan beneran. emoticon-Malu (S)

Quote:Original Posted By hotelcaliforni4
wow
bagus gan, tradisi unik


Iye gan. Ane juga baru tahu dimari.
Quote:Original Posted By neymar4321
jalan-jalan nusantara ceritanya nih gan, salut gue

Yuk gan, jalan-jalan bareng ane.
Quote:Original Posted By tripambudi
Ane warga kab. kayong utara gan, walopun kaskus regional ane ikut kab. ketapang emoticon-Big Grin Dan tradisi pusak bukan cuma di kayong utara, tapi dg, ketapang juga, pontianak juga, bahkan mungkin seluruh kalbar gan, karena suku melayu tersebar di semua penjuru kalbar, . Pusak itu kalo menurut ane adalah doa gan. Menolak pusak berarti menolak doa, sederhana saja. . . Ngomong2, maen ke tempat ane gan, di kec. Seponti, desa telaga arum emoticon-Smilie . . Ane juga warga kab. ketapang emoticon-Big Grin


Widihh.. ada orang dari Kalbar yang nongol. Iye gan. Ane seneng banget bisa ke sana. Udah 3 kali ane main ke Ketapang dan Kalbar. Mungkin tahun depan main lagi pas musim duren. Hehehe.. Duren Gunung Palung kan paling ajib tuh.
Oh gitu ya. Berarti pusak hampir ada di seluruh komunitas Melayu ya. Kalo agan biasa pusak gak? emoticon-Malu (S)
Siap gan. moga2 bisa main lagi kesana. Kalo di Ketapang ane demen soalnya banyak cafe-cafenya.emoticon-Malu (S)

emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By teNNoN


Widihh.. ada orang dari Kalbar yang nongol. Iye gan. Ane seneng banget bisa ke sana. Udah 3 kali ane main ke Ketapang dan Kalbar. Mungkin tahun depan main lagi pas musim duren. Hehehe.. Duren Gunung Palung kan paling ajib tuh.
Oh gitu ya. Berarti pusak hampir ada di seluruh komunitas Melayu ya. Kalo agan biasa pusak gak? emoticon-Malu (S)
Siap gan. moga2 bisa main lagi kesana. Kalo di Ketapang ane demen soalnya banyak cafe-cafenya.emoticon-Malu (S)

emoticon-I Love Indonesia (S)


Iya gan, duriannya emang enak gan, daus mini aja sampe ke ketapang buat nyobain durian emoticon-Big Grin , tapi kalo ente ke ketapang tapi blm nyobain makanan yg namanya ale-ale (sejenis kerang), artinya ente belum ke ketapang gan emoticon-Big Grin, kata orang sih gitu emoticon-Big Grin . . Pokoknya banyak kuliner di ketapang & kayong utara gan. . Amplang juga makanan khas dari ketapang. . Oh iya, yg penting ente jgn minum air sungai pawan, . Kalo ente minum, ente bakalan berat banget buat ninggalin ketapang emoticon-Big Grin
Ini tradisi menghargai si pembuat masakan nya
Quote:Original Posted By tripambudi


Iya gan, duriannya emang enak gan, daus mini aja sampe ke ketapang buat nyobain durian emoticon-Big Grin , tapi kalo ente ke ketapang tapi blm nyobain makanan yg namanya ale-ale (sejenis kerang), artinya ente belum ke ketapang gan emoticon-Big Grin, kata orang sih gitu emoticon-Big Grin . . Pokoknya banyak kuliner di ketapang & kayong utara gan. . Amplang juga makanan khas dari ketapang. . Oh iya, yg penting ente jgn minum air sungai pawan, . Kalo ente minum, ente bakalan berat banget buat ninggalin ketapang emoticon-Big Grin


Ampe tahu ada Daus Mini gan. emoticon-Malu (S)
Iye, ane sering ke Ketapang tapi belon kesampean makan ale-ale, baru sempet foto di tugu ale-ale. Kalo amplang udah sering makan. Sarang walet juga ajib tuh, tapi mahal gila..
Ane gak tahu tuh ada mitos begituan di Sungai Pawan. Ntar deh, ane cobain minum tuh air, tapi airnya bagus kan. emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By enkyteamz
Ini tradisi menghargai si pembuat masakan nya


Iye gan.
Pernah denger belon gan? Critain di mari dong. emoticon-Malu (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
namanya pusak ya, gan? ane baru tau kl namanya itu.
tp om ane yg tinggal di sekadau, kalbar pernah ngalamin sendiri, gan.
jadi waktu itu dia baru pindah sekeluarga kesana dr jakarta.
pas mampir ke rumah warga lokal, doi ditawarin makanan, tp gak dijamah makanannya. padahal sebelimnya udh ada yg ingitin kl ditawari makanan seenggaknya nyicipin dikit kl gak nanti akan sial.
krn gak percaya jd di diemin aja.
gak lama pulang dr situ om ane ditabrak babi, gan. lukanya lumayan parah. padahal om ane dlm kondisi mengendarai motor dan babinya jalan kaki -_-
trs cerita ke sodaranya yg udh lama tinggal disana katanya lain kali jgn melanggar lg.
tp om ane msh ga percaya. besoknya diulang lg.
eh pas pulang doi nyungnsruk diselokan, entah gimana ane gak ngerti.
pas dr situ barulah percaya.
Kalau di banjarmasin istilahnya "merasani/merasai sedikit, biar kada kapuhunan"... Nah kapuhunan ini istilah kesialan yang diakibatkan tidak merasai makanan yg sdh ada didepan Mata tadi, sama dengan pusak....
Ragam budaya Indonesia gan...
(pejwan klo boleh)
Quote:Original Posted By Kagehoshi
namanya pusak ya, gan? ane baru tau kl namanya itu.
tp om ane yg tinggal di sekadau, kalbar pernah ngalamin sendiri, gan.
jadi waktu itu dia baru pindah sekeluarga kesana dr jakarta.
pas mampir ke rumah warga lokal, doi ditawarin makanan, tp gak dijamah makanannya. padahal sebelimnya udh ada yg ingitin kl ditawari makanan seenggaknya nyicipin dikit kl gak nanti akan sial.
krn gak percaya jd di diemin aja.
gak lama pulang dr situ om ane ditabrak babi, gan. lukanya lumayan parah. padahal om ane dlm kondisi mengendarai motor dan babinya jalan kaki -_-
trs cerita ke sodaranya yg udh lama tinggal disana katanya lain kali jgn melanggar lg.
tp om ane msh ga percaya. besoknya diulang lg.
eh pas pulang doi nyungnsruk diselokan, entah gimana ane gak ngerti.
pas dr situ barulah percaya.


Yang bener gan? Ajib bener inih Pusak sakti! Ceritanya susah dipercaya yak. Tapi menurut orang2 sih emang sudah banyak kejadian, sperti juga Om agan itu, bisa2 ditabrak babi.
Memang seharusnya dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Pasti sekarang om agan ga berani lagi langgar pusak.
emoticon-I Love Indonesia