alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5452c2e132e2e619538b4573/taaruf-vs-pacaranpilih-yang-mana-hayo
Cool 
Ta'aruf VS Pacaran...Pilih Yang Mana hayo
Bismillahirohmanirrohim
assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh


Ini adalah Thread Ane pertama, ane kutip dari beberapa sumber.

Dikarenakan banyak sahabat agan/wati yang bertanya tentang perbedaan taaruf dan pacaran, berikut saya perjelas pembahasannya.. semoga bermanfaat *_^

1. Apakah defenisi dari Ta’aruf ?

Taaruf adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah – taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal.

Sebagai sarana yang objektif dalam melakukan pengenalan dan pendekatan, taaruf sangat berbeda dengan pacaran. Taaruf secara syar`i memang diperintahkan oleh Rasulullah SAW bagi pasangan yang ingin nikah. Perbedaan hakiki antara pacaran dengan ta’aruf adalah dari segi tujuan dan manfaat. Jika tujuan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina, dan maksiat. Taaruf jelas sekali tujuannya yaitu untuk mengetahui kriteria calon pasangan.

2. Apakah Perbedaan Pacaran dan Ta’aruf ?

Dalam pacaran, mengenal dan mengetahui hal-hal tertentu calon pasangan dilakukan dengan cara yang sama sekali tidak memenuhi kriteria sebuah pengenalan. Ibarat seorang yang ingin membeli motor second, tapi tidak melakukan pemeriksaan, dia cuma memegang atau mengelus motor itu tanpa pernah tahu kondisi mesinnya. Bahkan dia tidak menyalakan mesin atau membuka kap mesinnya. Bagaimana mungkin dia bisa tahu kelemahan dan kelebihan motor itu.

Sedangkan taaruf adalah seperti seorang montir motor yang ahli memeriksa mesin, sistem kemudi, sistem rem, sistem lampu dan elektrik, roda dan sebagainya. Bila ternyata cocok, maka barulah dia melakukan tawar-menawar. Ketika melakukan taaruf, seseorang baik pihak pria atau wanita berhak untuk bertanya yang mendetil, seperti tentang penyakit, kebiasaan buruk dan baik, sifat dan lainnya. Kedua belah pihak harus jujur dalam menyampaikannya. Karena bila tidak jujur, bisa berakibat fatal nantinya. Namun secara teknis, untuk melakukan pengecekan, calon pembeli tidak pernah boleh untuk membawa pergi motor itu sendiri.

3. Ada Suatu Pertanyaan Seperti ini ?

a. Bagaimana hukum berkunjung ke rumah akhwat (wanita) yang hendak dinikahi dengan tujuan untuk saling mengenal karakter dan sifat masing-masing?

“Katakan kepada kaum mukminin hendaklah mereka menjaga pandangan serta kemaluan mereka –hingga firman-Nya- Dan katakan pula kepada kaum mukminat hendaklah mereka menjaga pandangan serta kemaluan mereka .”

Dalam Shahih Muslim dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma dia berkata:

“Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yg tiba-tiba ? mk beliau bersabda: ‘Palingkan pandanganmu’.”

Adapun suara dan ucapan wanita pada asal bukanlah aurat yg terlarang. Namun tidak boleh bagi seorang wanita bersuara dan berbicara lbh dari tuntutan hajat dan tdk boleh melembutkan suara. Demikian juga dengan isi pembicaraan tidak boleh berupa perkara-perkara yg membangkitkan syahwat dan mengundang fitnah. Karena bila demikian maka suara dan ucapan menjadi aurat dan fitnah yg terlarang. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Maka janganlah kalian berbicara dgn suara yg lembut sehingga lelaki yg memiliki penyakit dlm kalbu menjadi tergoda dan ucapkanlah perkataan yg ma’ruf / baik .”

Adalah para wanita datang menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan di sekitar beliau hadir para shahabat lalu wanita itu berbicara kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan kepentingan dan para shahabat ikut mendengarkan. Tapi mereka tdk berbicara lebih dari tuntutan hajat dan tanpa melembutkan suara.

4. Proses Ta’aruf

Lalu bagaimana proses taaruf yang syar’i sehingga menuju pernikahan yang barokah?

Yang pertama yaitu tidak boleh menunggu, misalnya jarak antara taaruf dengan pernikahan selama satu tahun. Si akhawat diminta menunggu selama satu tahun karena ikhwannya harus bekerja terlebih dahulu atau harus menyelesaikan kuliah dulu. Hal ini jelas mendzolimi akhwat karena harus menunggu, dan juga apa ada jaminan bahwa saat proses menunggu itu tidak ada setan yang mengganggu??

Yang kedua adalah tidak boleh malu-malu, jadi kalau memang sudah siap untuk menikah sebaiknya segera untuk mengajukan diri untuk bertaaruf. Apabila malu-malu maka proses Ta’aruf akan tidak terjadi atau tidak akan lancar dalam prosesnya, nah jadi repot sendiri kita.

Kemudian yang ketiga dapat melalui jalur mana saja. Maksudnya adalah kita bisa meminta bantuan siapa saja untuk mencarikan calon pendamping kita, mulai dari orang tua, murobbi, saudara, kawan atau orang-orang yang dapat kita percaya.

Etika selama bertaaruf yaitu jangan terburu-buru menjatuhkan cinta. Misalnya ketika kita mendapatkan satu biodata calon pasangan tanpa mengenal lebih dalam, tiba-tiba sudah yakin dengan pilihan itu. Alangkah baiknya jika mengenal lebih dalam mulai dari kepribadian, fisik, dan juga latar belakang keluarganya, sehingga nanti tidak seperti membeli kucing dalam karung. Akan tetapi tidak terburu-buru dalam menjatuhkan cita itu juga tidak boleh terlalu lama dan bertele-tele. Sebaiknya menanyakan hal yang penting dan to the point. Hal ini juga untuk menghindari godaan setan yang lebih dahsyat lagi.

Proses taaruf dikatakan selesai jika sudah mendapatan tiga hal yaitu

1. Tentang budaya keluarga,

2. proyeksi masa depan dan

3. visi hidup dari masing masing.

Nah jika ketiga hal ini sudak didapatkan maka proses taaruf selesai, dan berlanjut ke tingkat berikutnya apakan dilanjutkan atau tidak. Jika iya maka segera untuk ditindak lajuti bersama dengan pihak keluarga kedua belah pihak kalau istilah jawanya “rembug tuwo”. Dan ingat pada saat proses menunggu datangnya hari bahagia itu godaan setan akan bertumpuk-tumpuk, akan ada saja yang menggoda kita melalui berbagai macam hal. Jadi untuk menghindari itu perbanyak dzikir mengingat Allah, dan memperbaiki hubungan dengan Allah. Karena dengan itu maka Allah akan senantiasa melindungi hati kita, pikiran kita dan tindakan kita dari hal-hal yang dilarang.

5. Kesimpulan

Dengan demikian jelaslah bahwa pacaran bukanlah alternatif yang ditolerir dalam Islam untuk mencari dan memilih pasangan hidup. Menjadi jelas pula bahwa tidak boleh mengungkapkan perasaan sayang atau cinta kepada calon istri selama belum resmi menjadi istri. Baik ungkapan itu secara langsung atau lewat telepon, ataupun melalui surat. Karena saling mengungkapkan perasaan cinta dan sayang adalah hubungan asmara yang mengandung makna pacaran yang akan menyeret ke dalam fitnah. Demikian pula halnya berkunjung ke rumah calon istri atau wanita yang ingin dilamar dan bergaul dengannya dalam rangka saling mengenal karakter dan sifat masing-masing, karena perbuatan seperti ini juga mengandung makna pacaran yang akan menyeret ke dalam fitnah.

Wallahul musta’an

(Allah-lah tempat meminta pertolongan).

Adapun cara yang ditunjukkan oleh syariat untuk mengenal wanita yang hendak dilamar adalah dengan mencari keterangan tentang yang bersangkutan melalui seseorang yang mengenalnya, baik tentang biografi (riwayat hidup), karakter, sifat, atau hal lainnya yang dibutuhkan untuk diketahui demi maslahat pernikahan. Bisa pula dengan cara meminta keterangan kepada wanita itu sendiri melalui perantaraan seseorang seperti istri teman atau yang lainnya. Dan pihak yang dimintai keterangan berkewajiban untuk menjawab seobyektif mungkin, meskipun harus membuka aib wanita tersebut karena ini bukan termasuk dalam kategori ghibah yang tercela. Hal ini termasuk dari enam perkara yang dikecualikan dari ghibah, meskipun menyebutkan aib seseorang. Demikian pula sebaliknya dengan pihak wanita yang berkepentingan untuk mengenal lelaki yang berhasrat untuk meminangnya, dapat menempuh cara yang sama.

Dalil yang menunjukkan hal ini adalah hadits Fathimah bintu Qais ketika dilamar oleh Mu’awiyah bin Abi Sufyan dan Abu Jahm, lalu dia minta nasehat kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam maka beliau bersabda:

“Adapun Abu Jahm, maka dia adalah lelaki yang tidak pernah meletakkan tongkatnya dari pundaknya . Adapun Mu’awiyah, dia adalah lelaki miskin yang tidak memiliki harta. Menikahlah dengan Usamah bin Zaid.” (HR. Muslim)

Para ulama juga menyatakan bolehnya berbicara secara langsung dengan calon istri yang dilamar sesuai dengan tuntunan hajat dan maslahat. Akan tetapi tentunya tanpa khalwat dan dari balik hijab.

Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin dalam Asy-Syarhul Mumti’ (130-129/5 cetakan Darul Atsar) berkata: “Bolehnya berbicara dengan calon istri yang dilamar wajib dibatasi dengan syarat tidak membangkitkan syahwat atau tanpa disertai dengan menikmati percakapan tersebut. Jika hal itu terjadi maka hukumnya haram, karena setiap orang wajib menghindar dan menjauh dari fitnah.”

Perkara ini diistilahkan dengan ta’aruf. Adapun terkait dengan hal-hal yang lebih spesifik yaitu organ tubuh, maka cara yang diajarkan adalah dengan melakukan nazhor, yaitu melihat wanita yang hendak dilamar. Nazhor memiliki aturan-aturan dan persyaratan-persyaratan yang membutuhkan pembahasan khusus .

Itulah Theard ane yang ane kutip dari beberapa sumber.Semoga Membawa Manfaat.

Inilah Cara ISLAM menghargai dan menghormati Wanita.


Wallahu a’lam.

Wassallam

Pengurus Taarufyuk.com

TAHAPAN PROSES TA'ARUF

Sesungguhnya tidak ada taaruf yg syari' kecuali mendatangi rumah sang akhwat dan berkenalan sekaligus dengan keluarganya. Langkah2 dalam ta'aruf :

1. Sudah siap nikah, yg belum siap nikah tdk boleh ta'aruf, krn akn jd permainan dan menuju kpd pacaran. dan sudah tahu tatacara taaruf yg benar.

2. Niat yg baik utk menjaga pandangan dan menjaga kemaluan dgn menikah, serta untuk ibadah dan mencari syurga Allah.

3. ketika kedua pasangan sdh bersedia taaruf,maka admin akan memberikan no hp si akhwat kepada si ikhwan untuk bertukar biodata yg lebih lengkap dan bertanya yg lainnya. hendaknya tidak menelepon si akhwat, cukup pakai sms saja dalam bertanya biodata dan yang lainnya, karena suara akhwat dapat menimbulkan syahwat dan menelepon juga akan sulit untuk berbicara tentang apa yg akan ditanyakan, karena tdk sempat mikir. Jika khawatir, boleh diwakilkan oleh org ketiga yg dipercaya (misalnya saudara laki2 utk akhwat). Setelah kedua belah pihak mendapatkan data2 yg di inginkan dan merasa cocok, maka si ikhwan akan datang ke rmh si akhwat utk nadhor/melihat si akhwat dan saling tanya jawab serta berkenalan dengan keluarganya, tentunya keduanya sama2 didampingi walinya ( wajib bagi akhwat).

4. Stlh itu berikan waktu utkedua belah pihak berpikir apakah dapat dilanjutkan ke khitbah(lamaran). Makin cepat makin baik waktunya.

5. Jk sdh saling setuju, maka lamarlah wanita tsb, dan tetapkan hari pernikahan.

6. Selama belum akad nikah tdk boleh berdua2an atau jalan2 bareng.

7. kalau sudah akad nikah admin TAARUFYUK dikasih tahu, biar turut senang. bagi yang melanggar apa yang admin larang, mungkin admin tidak tahu, tapi tuhannya admin pasti tahu.

Note: Prose ta’aruf – akad nikah kira2 1-3/4 bln (lbh lama dari itu bisa terjebak dgn apa yg dinamakan pacaran).
ta'aruf aja kalo gitu

Cool 
PENJELASAN SINGKAT TENTANG TA'ARUF

Jika seorang lelaki ingin menarik hati seorang wanita, biasanya yang ditebarkan adalah berjuta-juta kata

puitis bin manis, penuh janji-janji untuk memikat hati, "Jika kau menjadi istriku nanti, percayalah aku satu-satunya yang bisa membahagiakanmu," atau "Jika kau menjadi istriku nanti, hanya dirimu di hatiku" dan "bla...bla...bla..." Sang wanita pun tersipu malu, hidungnya kembang kempis, sambil menundukkan kepala,

"Aih...aih..., abang bisa aja." Onde mande, rancak bana !!!(halahh...berlebihaan wkwkwk)

Lidah yang biasanya kelu untuk berbicara saat bertemu gebetan, tiba-tiba jadi luwes, kadang dibumbui 'ancaman' hanya karena keinginan untuk mendapatkan doi seorang. Kalo ada yang coba-coba main mata ama si doi, "Jangan macem-macem lu, gue punya nih!" Amboi... belum dinikahi kok udah ngaku-ngaku miliknya dia ya? Lha, yang udah nikah aja ngerti kalo pasangannya itu sebenarnya milik Allah SWT.

Emang iya sih, wanita biasanya lebih terpikat dengan lelaki yang bisa menyakinkan dirinya apabila ntar udah menikah bakal selalu sayang hingga ujung waktu, serta bisa membimbingnya kelak kepada keridhoan Allah SWT. Bukan lelaki yang janji-janji mulu, tanpa berbuat yang nyata, atau lelaki yang gak berani mengajaknya menikah dengan 1001 alasan yang di buat-buat.

Kalo lelaki yang datang serta mengucapkan janjinya itu adalah seseorang yang emang kita kenal taat ibadah, akhlak serta budi pekertinya laksana Rasulullah SAW atau Ali bin Abi Thalib r.a., ini sih gak perlu ditunda jawabannya, cepet-cepet kepala dianggukkan, daripada diambil orang lain, iya gak? Namun realita

yang terjadi, terkadang yang datang itu justru tipe seperti Ramli, Si Raja Chatting, atau malah Arjuna, Si Pencari Cinta, yang hanya mengumbar janji-janji palsu, lalu bagaimana sang wanita bisa percaya dan yakin dengan janjinya?

Nah...
Berarti masalahnya adalah bagaimana cara kita menjelaskan calon pasangan untuk percaya dengan kita? Pusying... pusying... gimana caranya ya? Ih nyantai aja, semua itu telah diatur dalam syariat Islam kok, karena caranya bisa dengan proses ta'aruf. Apa sih yang harus dilakukan dalam ta'aruf? Apa iya, seperti ucapan janji-janji seperti diatas?

Ta'aruf sering diartikan 'perkenalan', kalau dihubungkan dengan pernikahan maka ta'aruf adalah proses saling mengenal antara calon laki-laki dan perempuan sebelum proses khitbah dan pernikahan. Karena itu perbincangan dalam ta'aruf menjadi sesuatu

yang penting sebelum melangkah ke proses berikutnya. Pada tahapan ini setiap calon pasangan dapat saling mengukur diri, cocok gak ya dengan dirinya. Lalu, apa aja sih yang mesti diungkapkan kepada sang calon saat ta'aruf?

1. Keadaan Keluarga

Jelasin ke calon pasangan tentang anggota keluarga masing-masing, berapa jumlah sodara, anak keberapa, gimana tingkat pendidikan, pekerjaan, dll. Bukan apa-apa, siapa tahu dapat calon suami yang anak tunggal, bokap ama nyokap kaya 7 turunan, sholat dan ibadahnya bagus banget, guanteng abis, lagi kuliah di Jepang (ehm), pokoknya selangit deh! Kalo ketemu tipe

begini, sebelum dia atau mediatornya selesai ngomong langsung kasih kode, panggil ortu ke dalam bentar, lalu bilang "Abi, boljug tuh kaya' ginian jangan dianggurin nih. Moga-moga gak lama lagi langsung dikhitbah ya Bi, kan bisa diajak ke Jepang!" Lho? emoticon-Big Grin

2. Harapan dan Prinsip Hidup


Warna kehidupan kelak ditentukan dengan visi misi suatu keluarga lho, terutama sang suami karena ia adalah qowwan dalam suatu keluarga. Sebagai pemimpin ia laksana nahkoda sebuah bahtera, mau jalannya lempeng atau sradak-sruduk, itu adalah emahirannya

dalam memegang kemudi. Karena itu setiap calon pasangan kudu tau harapan dan prinsip hidup masing-masing. Misalnya nih, "Jika kau menjadi istriku nanti, harapanku semoga kita semakin dekat kepada Allah" atau "Jika kau menjadi istriku nanti, mari bersama mewujudkan keluarga sakinah, rahmah, mawaddah." Kalo harapan dan janjinya seperti ini, kudu' diterima tuh, insya Allah janjinya disaksikan Allah SWT dan para malaikat. Jadi kalo suatu saat dia

gak nepatin janji, tinggal didoakan, "Ya Allah... suamiku omdo nih, janjinya gak ditepatin, coba deh sekali-kali dianya...," hush...! Gak boleh doakan suami yang gak baik lho, siapa tahu ia-nya khilaf kan?

3. Kesukaan dan Yang Tidak Disukai

Dari awal sebaiknya dijelasin apa yang disukai, atau apa yang kurang disukai, jadinya nanti pada saat telah menjalani kehidupan rumah tangga bisa saling memahami, karena toh udah dijelaskan dari awalnya. Dalam pelayaran bahtera rumah tangga butuh saling

pengertian, contoh sederhananya, istri yang suka masakan pedas sekali-kali masaknya jangan terlalu pedas, karena suaminya kurang suka. Suami yang emang hobinya berantakin rumah karena lama jadi bujangan), setelah menikah mungkin bisa belajar lebih rapi, dll. Semua ini menjadi lebih mudah dilakukan karena telah

dijelaskan saat ta'aruf. Namun harus diingat, menikah itu bukan untuk merubah pasangan lho, namun juga lantas bukan bersikap seolah-olah belum menikah. Perubahan sikap dan kepribadian dalam tingkat tertentu wajar aja-kan? Dan juga hendaknya perubahan yang terjadi adalah natural, tidak saling memaksa.

4. Ketakwaan Calon Pasangan

Apa yang terpenting pada saat ta'aruf? Yang mestinya menduduki prioritas tertinggi adalah bagaimana nilai ketakwaan lelaki tersebut. Ketakwaan disini adalah ketaatan kepada Allah SWT lho, bukan nilai 'KETAKutan WAlimahAN' emoticon-Big Grin Karena apabila seorang lelaki senang, ia akan menghormati istrinya, dan jika ia tidak

menyenanginya, ia tidak suka berbuat zalim kepadanya. Gimana dong caranya untuk melihat lelaki itu bertakwa atau tidak? Tanyakan kepada orang-orang yang dekat dengan dirinya, misalnya kerabat dekat, tetangga dekat, atau sahabatnya tentang ketaatannya menjalankan ketentuan pokok yang menjadi rukun Iman dan Islam dengan benar. Misalnya tentang sholat 5 waktu, puasa Ramadhan, atau pula gimana sikapnya kepada tetangga

atau orang yang lebih tua, dan lain-lain. Apalagi bila lelaki itu juga rajin melakukan ibadah sunnah, wah... yang begini ini nih, 'calon suami kesayangan Allah dan mertua.'

Inget lho, ta'aruf hanyalah proses mengenal, belum ada ikatan untuk kelak pasti akan menikah, kecuali kalau sudah masuk proses yang namanya khitbah. Nah kadang jadi 'penyakit' nih, karena alasan "Kan masih mau ta'aruf dulu..." lalu ta'rufnya buanyak buanget, sana-sini dita'arufin. Abis itu jadi bingung sendiri,

"Yang mana ya yang mau diajak nikah, kok sana-sini ada kurangnya?"

Wah..., kalo nyari yang mulia seperti Khadijah, setaqwa Aisyah atau setabah Fatimah Az-Zahra, pertanyaannya apakah diri ini pun sesempurna Rasulullah SAW atau sesholeh Ali bin Abi Thalib r.a.?

Nah lho...!!!
Apabila hukum pernikahan seorang laki-laki telah masuk kategori wajib, dan segalanya pun telah terencana dengan matang dan baik, maka ingatlah kata-kata bijak, 'jika berani menyelam ke dasar laut mengapa terus bermain di kubangan, kalau siap berperang mengapa cuma bermimpi menjadi pahlawan?'

Ya akhi wa ukhti fillah,

Semoga antum segera dipertemukan dengan pasangan hidup, dikumpulkan dalam kebaikan, kebahagiaan, kemesraan, canda tawa yang tak putus-putusnya mengisi rongga kehidupan rumah tangga. Kalaupun nanti ada air mata yang menetes, semoga itu adalah air mata kebahagiaan, tanda kesyukuran kepada Allah SWT karena Ia telah memberikan pasangan hidup yang selalu bersama mengharap keridhoan-Nya, aamiin allahumma aamiin.

Wallahu a'lam bishowab, fii khairin.
Wah, berarti mendingan pacaran aja yah emoticon-Cool
pilih pacaran dulu..
kalo udh siap lahir batin n nemu jodoh yg pas baru ta'aruf emoticon-Cool

caranya ta'aruf di Taarufyuk.com

PROSEDUR YANG HARUS DITAATI SAAT BERKIRIM BIODATA KEPADA ADMIN TAARUFYUK.COM

1. DAFTAR DATA DIRI ANDA DI www.taarufyuk.com
2. Isi biodata yang lengkap(selengkap-lengkapnya)
3. Sertakan PHOTO CLOSE UP dan KTP (UNTUK KTP BISA DIKATAGORIKAN KE PRIVATE)
4. Menggunakan Email Yang Valid untuk proses verifikasi dan melakukan pemberitahuan jika ada Agan/wati yang merasa cocok

HANYA YANG MEMENUHI SYARAT DAN KETENTUANLAH YANG AKAN DIPROSES.

TAHAPAN YANG AKAN DILALUI SAAT PROSES TA’ARUF

Jika Agan/wati merasa cocok dengan salah satu Member Taarufyuk.com dan menghubungi kami,maka kami akan menghubungi pemilik biodata tersebut. maka kami akan melanjutkan proses dengan mengajak kedua member untuk chat paralel di dampingi oleh admin taarufyuk.com pria dan wanita (Minimal satu admin).

Ditahap ini, diharapkan member saling terbuka untuk memberikan info diri masing-masing.Terbuka untuk saling bertanya apa saja yang ingin diketahui dari pihak lain. Waktu yang kami berikan untuk tahap ini adalah 2 (dua) Minggu. Jika sudah dua minggu,maka member yang bersangkutan sudah harus memberikan jawaban apakah akan melanjutkan proses atau tidak.

Jika member/agan/wati memutuskan untuk melanjutkan, maka, Admin akan mempertemukan kedua belahpihak (Nadhor) di tempat yang disepakati.

Setelah keduanya bertemu, kami memberi waktu maksimal 1 (satu) minggu untuk kedua belah pihak kembali berfikir, apakah proses akan dilanjutkan atau tidak. Jika keduanya memutuskan untuk melanjutkan, maka kami akan meminta keduanya segera mempersiapkan untuk khitbah. Dan segera menikah, tidak lebih dari 3 (tiga) bulansejak nadhor. MAKA HARUS YANG BENAR-BENAR SIAP MENIKAH DALAM WAKTU DEKATLAH YANG AKAN KAMI PROSES.

Admin akan terus mendampingi hingga proses benar benar selesai di pernikahan.


Barokallahulakum wabarakaalaikum, wajama’abainakuma fii Khairiin…


ane belum siap nikah, berarti pacaran aje emoticon-Ngakak
Ta'aruf lebih cocok dengan budaya Indonesia, jadi kenal sama keluarganya.

Kalau pacaran, mungkin cocoknya di barat, karena di sana nikah kan nggak perlu ijin keluarga.

Cool 
Rukun, Syarat, dan Larangan Pekimpoian dalam Islam

Pernikahan merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Hal ini tersurat dalam firman Allah:
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenis kamu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS Qr-Ruum:21)

“Dan kimpoikanlah oran-prang yang sendirian di antara kamu dan mereka yang berpekerti baik, termasuk hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan.” (QS An-Nuur:32)

Dari firman tersebut, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa perkimpoian merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan oleh Allah. Lantas perkimpoian seperti apakah yang sesuai dengan syariat islam, dan apa saja rukun dan syarat dari sebuah perkimpoian?
Berikut kami uraikan sedikit tentanf rukun, syarat dan larangan dalam perkimpoian menurut ajaran Islam:

Rukun Perkimpoian

Setiap ibadah tentunya mempunyai rukun dan syarat, agar ibadah tersebut sah dan sesuai dengan ajaran islam. Dalam konteksnya dengan perkimpoian, rukun dari sebuah pernikahan adalah:

a. Adanya calon mempelai pria dan wanita

b. Adanya wali dari calon mempelai wanita

c. Dua orang saksi dari kedua belah pihak

d. Adanya ijab; yaitu ucapan penyerahan mempelai wanita oleh wali kepada mempelai pria untuk dinikahi

e. Qabul; yaitu ucapan penerimaan pernikahan oleh mempelai pria (jawaban dari ijab)


Syarat Pernikahan

Setiap rukun yang ada harus memiliki syarat-syarat tertentu. Hal ini demi sahnya sebuah pernikahan. Adapun syarat-syarat pernikahan tersebut adalah:

a. Mempelai pria:
• Beragama Islam
• Tidak ada paksaan
• Tidak beristri empat orang
• Bukan mahram mempelai wanita
• Tidak memiliki istri yang haram dimadu dengan calon mempelai wanita
• Calon istri tidak haram dinikahi
• Tidak sedang ihram haji atau umrah
• Cakap melakukan hokum rumah tangga
• Tidak ada halangan pernikahan

b. Mempelai wanita
• Wanita (bukan banci/maho)
• Beragama islam
• Member ijin kepada wali untuk dinikahkan
• Tidak bersuami atau dalam masa iddah
• Bukan mahram mempelai pria
• Belum pernah di li’an oleh calon suami
• Jelas orangnya
• Tidak sedang dalam ihram haji atau umrah
• Tidak ada halangan pernikahan

c. Seseorang dinyatakan tidak terhalang pernikahannya karena:
• Hubungan darah terdekat (nasab)
• Hubungan persusuan (radla’ah)
• Hubungan persemendaan (mushaharah)
• Talak ba’in kubra
• Permaduan
• Beristri 4 orang
• Li’an
• Masih bersuami atau dalam masa iddah
• Mempelai pria yang non-muslim
• Ihram haji atau umrah

d. Wali mempelai wanita
• Pria
• Beragama islam
• Mempunyai hak atas perwalian
• Tidak ada halangan untuk menjadi wali

e. Saksi
• Dua orang pria
• Beragama islam
• Baligh
• Hadir dalam acara akad nikah
• Mengerti arti dan maksud pernikahan

f. Syarat akad nikah
• Adanya ijab dari eali mempelai wanita
• Adanya qabul oleh mempelai pria
• Ijab menggunakan kata-kata nikah atau yang searti dengannya
• Ijab dan qabul harus jelas dan saling berkaitan
• Ijab dan qabul dalam satu majlis
• Tidak sedang dalam ihram haji atau umrah

Larangan Pernikahan


Selain rukun dan syarat penikahan, ada juga hal yang harus diperhatikan dalam sebuah pernikahan. Pernikahan dianggap batal apabila ada larangan dalam pernikahan. Larangan dalam pernikahan yang dimaksud adalah:

a. Adanya hubungan mahram antara kedua mempelai
b. Tidak terpenuhinya rukun pernikahan
c. Terjadi pemurtadan

Semoga tulisan yang tidak seberapa ini dapat berguna bagi kita semua, terutama saudara-saudara seiman yang ingin melangsungkan pernikahan.

ane udah nerapin metode ta'aruf gan, kenal sama istri ane cuma 2 (baca: dua) bulan. Bulan pertama kenalan, bulan kedua melamar, bulan berikutnya married......simpel gan...so ane pacaran after married.

Kelebihannya:
1. jauh dari zina (zina mata, zina hati apalagi zina beneran)
2. gak ada yang ditutup-tutupin seperti pacaran.
3. mempelajari masing2 sifat setelah married emang beneran murni gak pura2
4. enak pacaran after maried tuh bebas dan halal.
5. banyak lagi dah...

Kekurangannnya:
1. gak ada kekurangannya...

Smile 

Quote:Original Posted By sxg75
ane udah nerapin metode ta'aruf gan, kenal sama istri ane cuma 2 (baca: dua) bulan. Bulan pertama kenalan, bulan kedua melamar, bulan berikutnya married......simpel gan...so ane pacaran after married.

Kelebihannya:
1. jauh dari zina (zina mata, zina hati apalagi zina beneran)
2. gak ada yang ditutup-tutupin seperti pacaran.
3. mempelajari masing2 sifat setelah married emang beneran murni gak pura2
4. enak pacaran after maried tuh bebas dan halal.
5. banyak lagi dah...

Kekurangannnya:
1. gak ada kekurangannya...


Alhamdulillah sudah ada yang menerapkan Ta'aruf.
Semoga Menjadi Keluarga Sakinah, Ma'waddah dan Warrohmah. Aamiin
ane pilih ta'arufan aja deh emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By taarufyuk
PROSEDUR YANG HARUS DITAATI SAAT BERKIRIM BIODATA KEPADA ADMIN TAARUFYUK.COM

1. DAFTAR DATA DIRI ANDA DI www.taarufyuk.com
2. Isi biodata yang lengkap(selengkap-lengkapnya)
3. Sertakan PHOTO CLOSE UP dan KTP (UNTUK KTP BISA DIKATAGORIKAN KE PRIVATE)
4. Menggunakan Email Yang Valid untuk proses verifikasi dan melakukan pemberitahuan jika ada Agan/wati yang merasa cocok

HANYA YANG MEMENUHI SYARAT DAN KETENTUANLAH YANG AKAN DIPROSES.

TAHAPAN YANG AKAN DILALUI SAAT PROSES TA’ARUF

Jika Agan/wati merasa cocok dengan salah satu Member Taarufyuk.com dan menghubungi kami,maka kami akan menghubungi pemilik biodata tersebut. maka kami akan melanjutkan proses dengan mengajak kedua member untuk chat paralel di dampingi oleh admin taarufyuk.com pria dan wanita (Minimal satu admin).

Ditahap ini, diharapkan member saling terbuka untuk memberikan info diri masing-masing.Terbuka untuk saling bertanya apa saja yang ingin diketahui dari pihak lain. Waktu yang kami berikan untuk tahap ini adalah 2 (dua) Minggu. Jika sudah dua minggu,maka member yang bersangkutan sudah harus memberikan jawaban apakah akan melanjutkan proses atau tidak.

Jika member/agan/wati memutuskan untuk melanjutkan, maka, Admin akan mempertemukan kedua belahpihak (Nadhor) di tempat yang disepakati.

Setelah keduanya bertemu, kami memberi waktu maksimal 1 (satu) minggu untuk kedua belah pihak kembali berfikir, apakah proses akan dilanjutkan atau tidak. Jika keduanya memutuskan untuk melanjutkan, maka kami akan meminta keduanya segera mempersiapkan untuk khitbah. Dan segera menikah, tidak lebih dari 3 (tiga) bulansejak nadhor. MAKA HARUS YANG BENAR-BENAR SIAP MENIKAH DALAM WAKTU DEKATLAH YANG AKAN KAMI PROSES.

Admin akan terus mendampingi hingga proses benar benar selesai di pernikahan.


Barokallahulakum wabarakaalaikum, wajama’abainakuma fii Khairiin…




photonya gk boleh pake 360 kan gan emoticon-Hammer2
sorry gan,ane milih single emoticon-Cool
Quote:Original Posted By imung3


photonya gk boleh pake 360 kan gan emoticon-Hammer2


nanti pas nadhor/bertemu gmn dunk?
Lebih baik apa adanya saja, daripada dibuat-buat.

hadeuh.......Aya2 wae si Agan/wati ini
emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By taarufyuk


nanti pas nadhor/bertemu gmn dunk?
Lebih baik apa adanya saja, daripada dibuat-buat.

hadeuh.......Aya2 wae si Agan/wati ini
emoticon-Ngakak



secara gan 360 bisa bikin wajah canrik/ganteng kurang dari 5 detik emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By imung3


secara gan 360 bisa bikin wajah canrik/ganteng kurang dari 5 detik emoticon-Ngakak


nanti kalau pas ketemu langsung ifiel gmn tuh?

Ane mah silakan aja, itu hak agan/wati
Ta'aruf
amankan utk dibaca nanti