alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545250a8bccb1778528b4570/tahap-pertama-1-juta-kartu-indonesia-sehat-pintar-dan-keluarga-sejahtera-akan-diba
Tahap Pertama, 1 Juta Kartu Indonesia Sehat, Pintar, dan Keluarga Sejahtera akan Diba
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani memastikan sekitar 1 juta kartu Indonesia Sehat, Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera akan dibagikan dalam tahap pertama. Puan menjanjikan 1 juta kartu tersebut bisa dibagikan pada pekan pertama November hingga Desember.

"Peluncuran kartu Indonesia sehat dan pintar merupakan salah satu janji presiden dan wakil presiden. Ini memang harus diluncurkan secepatnya dan jadi prioritas hingga bisa dinikmati rakyat dan rakyat sejahtera," kata Puan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (29/10/2014) seusai mengikuti rapat dengan Wapres Jusuf Kalla dan sejumlah menteri lainnya.

Puan mengaku telah melaporkan persiapan peluncuran kartu tersebut kepada Wapres Jusuf Kalla. Menurut Puan, kartu ini akan diluncurkan pada 7 November dan diberkan kepada keluarga pra sejahtera yang belum mendapatkan fasilitas jaminan kesehatan masyarakat.

Politisi PDI-Perjuangan ini juga menyampaikan bahwa program Kartu Indonesia Sehat, Pintar, dan Keluarga Sejahtera tidak akan tumpang tindih dengan program jaminan kesehatan nasional (JKN) yang diluncurkan pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Program Kartu Indonesia Sehat ini, menurut Puan, justru akan melengkapi JKN.

"Ada pengobatan penyakit yang bertambah yang tadinya tidak di-cover Jamkesmas," kata Puan.

Dengan Kartu Indonesia Sehat, kata dia, bukan hanya warga yang sakit yang mendapatkan pelayanan kesehatan. Kartu ini juga mengakomodasi pencegahan penyakit. Mengenai anggaran untuk 1 juta kartu tersebut, Puan mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian Keuangan.

Dalam rapat dengan Wapres hari ini, kata dia, Menteri Keuangan menyampaikan bahwa anggaran untuk peluncuran kartu Indonesia sehat, Indonesia pintar, dan keluarga sejahtera sudah disetujui DPR.

"Dari mana ini kita akan bicara lebih detil lagi dengan Kemenkeu, kita akan bicara dengan menteri pendidikan, menteri kesehatan, mengenai anggaran, teknisnya di kementerian terkait," ucap dia.
Kriteria penerima KIS ini apaan ya? emoticon-Bingung (S)

Klo cuman dibilang keluarga yg pra sejahtera yg blom mendapatkan fasilitas jaminan kesehatan masyarakat saja masih agak rancu..

Faktanya, di tempat wa, ada masyarakat yg dulunya kebagian jamkesmasda, namun setelah era BPJS, kartunya tidak berlaku lagi karena jumlah jamkesmasda yg otomatis masuk BPJS terbatas. Sehingga disarankan ikut BPJS mandiri dan faktanya ternyata mereka mampu emoticon-Hammer. Tapi tidak memungkiri pula ada masyarakat yg benar2 tidak mampu bayar iuran BPJS kelas 3 (dan mereka tidak termasuk peserta Penerima Bantuan Iuran BPJS (PBI) jg, mungkin mereka2 inilah yg wajib dapet KIS.

Hanya saja mohon pendataannya dilakukan dengan benar dan tepat, karena bila tidak, masyarakat yg mau enaknya sendiri malah ngarepin dapat KIS padahal sesungguhnya mereka sanggup ikut BPJS..

Dengan kata lain, wa berharap KIS ini adalah bentuk evaluasi ulang thd masyarakat miskin yg seharusnya masuk dalam daftar peserta PBI tapi blom terdaftar, sehingga dengan KIS mereka menjadi terdaftar (KIS = tambahan peserta PBI BPJS era Jokowi)
kartu besok ngecornya kapan emoticon-Ngakak
Masalah pembayaran ke rmh sakitnya gimana ya? Kan percuma kalo pemakai kartunya ditolak sm rmh sakit.
gw lebih memilih tetep pake bpjs
pencegahan penyakit juga dicover? emoticon-Matabelo

yakin ni ga bikin bangkrut?

tapi sebagai rakyat ya gpp untung
Kenapa gak bpjs aja di galakkan bagus tuh programnya. Lanjutkan saja. Kalau terbit kis akan terjadi dualisme yg menurut ane kurang tepat. Kjs saja bermasalah soal.pembayarannya dirumah sakit sehingga banyak pasien yg terlantar. Mungkin baiknya bpjs saja tidak membebani keuangan negara
Quote:Original Posted By insanitis37
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani memastikan sekitar 1 juta kartu Indonesia Sehat, Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera akan dibagikan dalam tahap pertama. Puan menjanjikan 1 juta kartu tersebut bisa dibagikan pada pekan pertama November hingga Desember.

"Peluncuran kartu Indonesia sehat dan pintar merupakan salah satu janji presiden dan wakil presiden. Ini memang harus diluncurkan secepatnya dan jadi prioritas hingga bisa dinikmati rakyat dan rakyat sejahtera," kata Puan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (29/10/2014) seusai mengikuti rapat dengan Wapres Jusuf Kalla dan sejumlah menteri lainnya.

Puan mengaku telah melaporkan persiapan peluncuran kartu tersebut kepada Wapres Jusuf Kalla. Menurut Puan, kartu ini akan diluncurkan pada 7 November dan diberkan kepada keluarga pra sejahtera yang belum mendapatkan fasilitas jaminan kesehatan masyarakat.

Politisi PDI-Perjuangan ini juga menyampaikan bahwa program Kartu Indonesia Sehat, Pintar, dan Keluarga Sejahtera tidak akan tumpang tindih dengan program jaminan kesehatan nasional (JKN) yang diluncurkan pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Program Kartu Indonesia Sehat ini, menurut Puan, justru akan melengkapi JKN.

"Ada pengobatan penyakit yang bertambah yang tadinya tidak di-cover Jamkesmas," kata Puan.

Dengan Kartu Indonesia Sehat, kata dia, bukan hanya warga yang sakit yang mendapatkan pelayanan kesehatan. Kartu ini juga mengakomodasi pencegahan penyakit. Mengenai anggaran untuk 1 juta kartu tersebut, Puan mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian Keuangan.

Dalam rapat dengan Wapres hari ini, kata dia, Menteri Keuangan menyampaikan bahwa anggaran untuk peluncuran kartu Indonesia sehat, Indonesia pintar, dan keluarga sejahtera sudah disetujui DPR.

"Dari mana ini kita akan bicara lebih detil lagi dengan Kemenkeu, kita akan bicara dengan menteri pendidikan, menteri kesehatan, mengenai anggaran, teknisnya di kementerian terkait," ucap dia.


kalau penduduk Indonesia ada +/- 250 Juta Orang,,, yg dapat atau kebagian berapa juta orang ya..??? trus ada berapa juta tahap ya...??? emoticon-Bingung (S)
ya sudah kalau gak suka gak usah pake, ini buat yang mau saja emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By party.officers
Kenapa gak bpjs aja di galakkan bagus tuh programnya. Lanjutkan saja. Kalau terbit kis akan terjadi dualisme yg menurut ane kurang tepat. Kjs saja bermasalah soal.pembayarannya dirumah sakit sehingga banyak pasien yg terlantar. Mungkin baiknya bpjs saja tidak membebani keuangan negara


budaya masyarakat Indo kali bray yang males ngurus2,,, buktinya BPJS blom semua ngerti, apalagi yg tinggal dipinggiran..

nha ini di bikini dan dikasih aja sekalian mungkin maksudnya, tapi masih bingung ane duitnya drmana, APBN aja masih pake yg lama,,, ahsudahlah, yg penting mdah2an berhasil tanpa polemik lagi, kesian yg bener2 memerlukannya...
Quote:Original Posted By party.officers
Kenapa gak bpjs aja di galakkan bagus tuh programnya. Lanjutkan saja. Kalau terbit kis akan terjadi dualisme yg menurut ane kurang tepat. Kjs saja bermasalah soal.pembayarannya dirumah sakit sehingga banyak pasien yg terlantar. Mungkin baiknya bpjs saja tidak membebani keuangan negara


emoticon-Big Grin

bisa2 2 MAK dengan GOAL yg SAMA emoticon-Hammer
Padahal KIS ini bisa berpotensi membengkakkan beban negara (dengan asumsi mirip KJS) karena pengeluaran yg UNPredicted emoticon-Embarrassment
Karena klau beneran mirip KJS, SEMUA ratusan juta orang bakal dicover biayanya ma pemerintah, gk perduli sakit apapun dan separah apapun tanpa adanya talangan dr sumber lain (Murni APBN) emoticon-Embarrassment

Padahal Konsep BPJS dah bagus, sebagian besar dibiayai/ditanggung Premi yg mampu (pekerja swasta/PNS/BUMN/D/Pejabat/Wiraswastawan/dll) dan bagi yg gak mampu/bekerja ditanggung Pemerintah sebesar Rp35 triliun/thn pada puncaknya (diprediksi 2019). Pada tahun pertama ini aja diperkirakan anggaran BPJS malah surplus, karena iuran dah masuk tapi klaim pengguna lebih sedikit, dan surplusnya ini bisa digunakan untuk memperbaiki kualitas RS yg ada emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By Uthe18


emoticon-Big Grin

bisa2 2 MAK dengan GOAL yg SAMA emoticon-Hammer
Padahal KIS ini bisa berpotensi membengkakkan beban negara (dengan asumsi mirip KJS) karena pengeluaran yg UNPredicted emoticon-Embarrassment
Karena klau beneran mirip KJS, SEMUA ratusan juta orang bakal dicover biayanya ma pemerintah, gk perduli sakit apapun dan separah apapun tanpa adanya talangan dr sumber lain (Murni APBN) emoticon-Embarrassment

Padahal Konsep BPJS dah bagus, sebagian besar dibiayai/ditanggung Premi yg mampu (pekerja swasta/PNS/BUMN/D/Pejabat/Wiraswastawan/dll) dan bagi yg gak mampu/bekerja ditanggung Pemerintah sebesar Rp35 triliun/thn pada puncaknya (diprediksi 2019). Pada tahun pertama ini aja diperkirakan anggaran BPJS malah surplus, karena iuran dah masuk tapi klaim pengguna lebih sedikit, dan surplusnya ini bisa digunakan untuk memperbaiki kualitas RS yg ada emoticon-Smilie


Nah ini yg ane seneng. Setuju ama pendapat agan lanjutkan saja bpjs. Keuangan negara tidak akan terbebani. emoticon-shakehand
Quote:Original Posted By djiah


budaya masyarakat Indo kali bray yang males ngurus2,,, buktinya BPJS blom semua ngerti, apalagi yg tinggal dipinggiran..

nha ini di bikini dan dikasih aja sekalian mungkin maksudnya, tapi masih bingung ane duitnya drmana, APBN aja masih pake yg lama,,, ahsudahlah, yg penting mdah2an berhasil tanpa polemik lagi, kesian yg bener2 memerlukannya...

Kjs saja perlu pengurusan dokumen gan. Masalahnya tinggal sosialisasi dr pemerintah yg gencar soal bpjs ini. Jujur manfaatnya mulai terasa lebih mengena. Keuangan negara kritis gan upaya penghematan dan pengeluaran yg tepat sasaran lebih dipertimbangkan bukan sekedar meredam gejolak sosial karena bbm mau naik.
Quote:Original Posted By party.officers


Nah ini yg ane seneng. Setuju ama pendapat agan lanjutkan saja bpjs. Keuangan negara tidak akan terbebani. emoticon-shakehand


dah KEBIASAAN di Indonesia, kebijakan yg lama gk akan mau diteruskan ma pejabat yg baru emoticon-Stick Out Tongue
Karna klau berhasil, pejabat lama yg bakal dapat nama (politis) emoticon-Embarrassment
Gk ada yg mo mikir demi kepentingan lebih luas. Padahal pergantian kebijakan itu bisa memulai lg semua dari "NOL" emoticon-Nohope

jadi inget ma kurikulum emoticon-Malu
Yg penting tuh kartu beneran bisa dipake ya bu menteri.
Quote:Original Posted By RyoEdogawa
Kriteria penerima KIS ini apaan ya? emoticon-Bingung (S)

Klo cuman dibilang keluarga yg pra sejahtera yg blom mendapatkan fasilitas jaminan kesehatan masyarakat saja masih agak rancu..

Faktanya, di tempat wa, ada masyarakat yg dulunya kebagian jamkesmasda, namun setelah era BPJS, kartunya tidak berlaku lagi karena jumlah jamkesmasda yg otomatis masuk BPJS terbatas. Sehingga disarankan ikut BPJS mandiri dan faktanya ternyata mereka mampu emoticon-Hammer. Tapi tidak memungkiri pula ada masyarakat yg benar2 tidak mampu bayar iuran BPJS kelas 3 (dan mereka tidak termasuk peserta Penerima Bantuan Iuran BPJS (PBI) jg, mungkin mereka2 inilah yg wajib dapet KIS.

Hanya saja mohon pendataannya dilakukan dengan benar dan tepat, karena bila tidak, masyarakat yg mau enaknya sendiri malah ngarepin dapat KIS padahal sesungguhnya mereka sanggup ikut BPJS..

Dengan kata lain, wa berharap KIS ini adalah bentuk evaluasi ulang thd masyarakat miskin yg seharusnya masuk dalam daftar peserta PBI tapi blom terdaftar, sehingga dengan KIS mereka menjadi terdaftar (KIS = tambahan peserta PBI BPJS era Jokowi)


Kalo flashback ke jaman kampanye, jokowi bilang kalo KIS ini implementasi lebih luas dari KJS. Jadi semua penduduk Indonesia akan tercver tanpa kecuali, asal mau di kelas 3 dan tidak bisa naik kelas (sama persis dengan Jamkesmas).

Denger2, sumber dana dari APBN ini akan dikelola oleh BPJS selaku provider JKN.
Andaikan sekarang total peserta BPJS (Jamkesmas, askes, TNI/Polri dan Mandiri) ada 100juta dan jumlah penduduk total ada 250juta, maka pemerintah harus menyiapkan dana 150juta x Rp19.225 (premi pemenrintah u/ PBI) tiap bulannya.
Semoga lancar programnya

Quote:Original Posted By insanitis37
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani memastikan sekitar 1 juta kartu Indonesia Sehat, Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera akan dibagikan dalam tahap pertama. Puan menjanjikan 1 juta kartu tersebut bisa dibagikan pada pekan pertama November hingga Desember.

"Peluncuran kartu Indonesia sehat dan pintar merupakan salah satu janji presiden dan wakil presiden. Ini memang harus diluncurkan secepatnya dan jadi prioritas hingga bisa dinikmati rakyat dan rakyat sejahtera," kata Puan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (29/10/2014) seusai mengikuti rapat dengan Wapres Jusuf Kalla dan sejumlah menteri lainnya.

Puan mengaku telah melaporkan persiapan peluncuran kartu tersebut kepada Wapres Jusuf Kalla. Menurut Puan, kartu ini akan diluncurkan pada 7 November dan diberkan kepada keluarga pra sejahtera yang belum mendapatkan fasilitas jaminan kesehatan masyarakat.

Politisi PDI-Perjuangan ini juga menyampaikan bahwa program Kartu Indonesia Sehat, Pintar, dan Keluarga Sejahtera tidak akan tumpang tindih dengan program jaminan kesehatan nasional (JKN) yang diluncurkan pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Program Kartu Indonesia Sehat ini, menurut Puan, justru akan melengkapi JKN.

"Ada pengobatan penyakit yang bertambah yang tadinya tidak di-cover Jamkesmas," kata Puan.

Dengan Kartu Indonesia Sehat, kata dia, bukan hanya warga yang sakit yang mendapatkan pelayanan kesehatan. Kartu ini juga mengakomodasi pencegahan penyakit. Mengenai anggaran untuk 1 juta kartu tersebut, Puan mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian Keuangan.

Dalam rapat dengan Wapres hari ini, kata dia, Menteri Keuangan menyampaikan bahwa anggaran untuk peluncuran kartu Indonesia sehat, Indonesia pintar, dan keluarga sejahtera sudah disetujui DPR.

"Dari mana ini kita akan bicara lebih detil lagi dengan Kemenkeu, kita akan bicara dengan menteri pendidikan, menteri kesehatan, mengenai anggaran, teknisnya di kementerian terkait," ucap dia.
wadu bakal tebel nih dompet gara-gara kartu yg gk jelas maksudnya emoticon-Hammer (S)
paling juga ditolak lagi..emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By Krabberz
kartu besok ngecornya kapan emoticon-Ngakak


nanti bro, setelah KDMJ (Kartu Dua Minggu Jadi) keluar emoticon-Recommended Seller