alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54523f4d138b468b488b4569/waspada-75-persen-bangunan-di-jakarta-gampang-roboh-saat-gempa
Waspada... 75 Persen Bangunan di Jakarta Gampang Roboh saat Gempa!
Quote: Waspada... 75 Persen Bangunan di Jakarta Gampang Roboh saat Gempa!

KOMPAS.com - Tanah di Indonesia memiliki variasi pada tingkat kepadatannya, yakni lunak dan keras. Tetapi, kebanyakan tanah di Indonesia lunak.

Demikian dikatakan Ketua Himpunan Alhi Konstruksi Indonesia (HAKI), Dradjat Hoedajanto, pada seminar Hari Bangunan Indonesia, Kamis (30/10/2014). Tidak hanya itu, Indonesia juga masuk wilayah rawan gempa dan baik pelaku konstruksi maupun pemerintah, kurang memperhatikan aspek tersebut saat membangun suatu gedung.

"Aspek geologi dan geoteknik ini seringnya tidak dipahami," kata Dradjat.

Dradjat mengutarakan, kebanyakan pelaku konstruksi hanya bertumpu pada UU No 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung. Menurut dia, hal itu tidak cukup kuat dijadikan dasar pembangunan gedung yang tahan terhadap gempa.

"Risiko gempa lebih tinggi dibandingkan ketentuan. Minimal dua kali lebih besar daripada (UU) Tahun 2002. Otomatis, hampir lebih dari 75 persen bangunan bisa roboh," tutur Dradjat.

Sementara itu, pada peraturan SNI 1726:2012, yakni tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non-gedung, Dradjat menganggap ketentuan tersebut masih kurang menjamin suatu gedung akan kuat dihantam gempa besar. Selama ini, banyak terjadi kegagalan pada bangunan akibat gempa.

Sayangnya, hal tersebut tidak dijadikan pelajaran, baik oleh pemerintah maupun para pelaku konstruksi. Bangunan yang sempat terkena gempa dibangun kembali, suatu ketika dihantam gempa lagi, kerusakan akan tetap terjadi.

"Padahal, gempa tidak bisa diketahui kapan akan datang dan seberapa besar kekuatannya," ujarnya.

Peraturan negara maju

Dradjat mengatakan, membuat gedung yang sama sekali tidak rusak pada saat gempa merupakan hal yang mustahil. Tetapi, ada cara bisa dilakukan untuk meminimalisasi dampak negatif gempa terhadap gedung.

"Namanya struktur bangunan terkait tahan gempa, artinya dia boleh rusak, tapi jangan ambruk sehingga penghuni atau yang di sekitarnya tetap selamat," jelas Dradjat.

Drajat pun mengacu pada negara maju, misalnya Amerika Serikat. Di sana, gedung-gedung secara rutin dilakukan penguatan setiap ada peraturan terbaru. Jika Indonesia tidak segera mengikuti langkah tersebut, maka gedung-gedung, khususnya di Jakarta, hanya tinggal menunggu datangnya gempa lantaran tidak pernah ada peninjauan ulang kelayakan gedung.

"Tiap bangunan kan punya izin. Izin laik pakai, laik fungsi atau izin membangun. Izin membangun itu tiap lima tahun harus di-review, apakah dibolehkan lagi untuk tetap berfungsi," katanya.http://m.kompas.com/properti/read/20...ersen.Bangunan


Tinggal tunggu waktunya aja nih jakarta... emoticon-Takut
pertamaxemoticon-Ngakak
yg boneng ni
Wahhh wahhhh ngeri jugaemoticon-Takut
serem juga..padahal banyak bangunan tinggi di jakarta emoticon-Takut (S)
Ya semoga aja dugaannya salah..emoticon-Angkat Beer
Bikin parno yang kerja di gedung tinggi dong ya ini..emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By sarwowno
serem juga..padahal banyak bangunan tinggi di jakarta emoticon-Takut (S)


Sudah di jelaskan di berita kalo bangunan tinggi di jkt gak ada perawatan juga daur ulang emoticon-Cape d... (S)
Setahu ane kajian kelayakan struktur itu emang ada gan .contohnya seperti di transportasi ada dasar-dasar kelayakan makanya ada proyek 'penggantian jembatan' ,jalan dan pengaspalan kembali, itu terlihat jelas. Atau ttg keairan, irigasi dan sungai pun ada buktinya yaitu dgn adanya pekerjaan normalisasi. Jadi tentang kelayakan gedung jg ada, cuma kaitannya disini bhw gedung" itu adalah milik swasta. Dan ini sangat berkaitan erat dgn kinerja tata kota. Itu wewenang mereka ,dan dari segi teknis utk merubuhkan dan pembangunan kembali tanpa terlalu mengganggu kondisi disekitarnya ,dalam ilmu teknik sipil itu bukan sesuatu yg baru.
gw ga kaget.

waktu ujung kulon gempa, gedung jakarta retak2 parah.

itu skala 6 di ujung kulon, apalagi kalo skala 7 mungkin jakarta udah bubar.