alexa-tracking

[ADILKAH?] Kasus FLORENCE (bebas) & AM (terancam 10 th penjara)

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54522b2aa2cb1721128b4579/adilkah-kasus-florence-bebas-amp-am-terancam-10-th-penjara
Kesel 
[ADILKAH?] Kasus FLORENCE (bebas) & AM (terancam 10 th penjara)
KISAH FLORENCE:
[ADILKAH?] Kasus FLORENCE (bebas) & AM (terancam 10 th penjara)
Akhirnya, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menangguhkan penahanan Florence Sihombing, Senin, 1 September 2014, pukul 14.50 WIB. Florence meninggalkan tahanan ditemani Heribertus Jaka Triyana, Sekretaris Komite Etik Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Dua orang tuanya juga datang. Namun tak sepatah kata pun terucap dari keduanya.

Sekali lagi, Florence meminta maaf kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X dan masyarakat Yogyakarta atas tindakannya yang mencaci dan menghina masyarakat Yogyakarta di media sosial Path. Pernyataan itu ia sampaikan sesaat setelah dilepas dari sel tahanan lantai 3 gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda DIY.

"Pertama-tama, saya kembali meminta maaf atas kesalahan kata-kata yang saya sampaikan kepada warga Yogyakarta, kepada Sultan, untuk mau memberikan maaf kepada saya," kata Florence di Polda DIY, Senin, 1 September 2014.

Flo menambahkan, secara tulus, ia meminta maaf dan sangat memohon untuk dimaafkan. Ia juga berterima kasih kepada UGM yang telah bersedia membantu. (Baca: Hina Warga Yogja, Florence Mengaku Menyesal)

Adapun Heribertus menuturkan Fakultas Hukum UGM mengajukan penangguhan penahanan kepada polisi terhadap mahasiswanya itu. Pimpinan di Polda mengabulkan permohonan itu. Heribertus mengaku pihaknya juga akan mengikuti proses hukum yang sudah berjalan. (Baca: Pengamat: Florence Tak Layak Dijerat Undang-undang ITE)

"Dalam waktu dekat, kami juga akan melakukan pembinaan kepada anak (Florence) kami," kata Heribertus.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf dari pihak UGM kepada masyarakat dalam masalah ini demi kebaikan semua. Sedangkan kasus hukumnya, ujar dia, tetap jalan terus.

Soal penangguhan penahanan Florence ini, Komisaris Besar Kokot Indarto, Direktur Kriminal Khusus Polda DIY, menyatakan Rektor UGM telah menghadap Kapolda. Semangatnya ingin melakukan komisi etik internal. (Baca: Apa Hukuman yang Layak Buat Florence)

"Dalam penangguhan penahanan, ia dapat sewaktu-waktu dipanggil," ujarnya.

Meskipun penahanan ditangguhkan, ia menegaskan bahwa proses hukum yang menimpa Florence terus berjalan. Florence juga dikenai wajib lapor ke Polda DIY setiap Senin dan Kamis.

http://www.tempo.co/read/news/2014/0...s-dari-Tahanan


KISAH AM:
[ADILKAH?] Kasus FLORENCE (bebas) & AM (terancam 10 th penjara)
MA, 24 tahun, ditahan di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia karena dituduh menghina Presiden Joko Widodo di media sosial Facebook. Penahanan MA, warga Ciracas, Jakarta Timur, telah dilakukan sejak Kamis lalu hingga hari ini. (Baca: Penghina Jokowi di Facebook Unggah Gambar Cabul)

Kuasa hukum MA, Irfan Fahmi, mengatakan MA terjebak panasnya situasi politik saat pemilihan presiden Juli lalu. Saat itu ia memang memuat beberapa gambar yang didapatnya dari Internet tentang rupa dan kata-kata bermuatan SARA terhadap Jokowi. "Dia hanya ikut-ikutan saja, terjebak situasi politik saat itu," ujar Irfan saat dihubungi Tempo, Selasa, 28 Oktober 2014. (Baca: Hina Jokowi, Tukang Tusuk Sate Klaim Iseng)

Menurut Irfan, MA melakukan hal itu karena tak paham bahwa perbuatannya berujung penahanan. Apalagi, sehari-harinya, MA hanya bekerja sebagai tukang tusuk sate di sekitar rumahnya. "Konten-konten yang diunggahnya ke Facebook juga sudah dihapus karena takut," katanya. (Baca: Tukang Sate Penghina Jokowi Dibela Netizen)

Penangkapan MA berawal pada Kamis pagi, 23 Oktober 2014. Empat laki-laki berpakaian sipil mendatangi rumah MA. Mereka menanyakan beberapa hal, kemudian langsung menciduk MA dan ke Mabes Polri. "Setelah pemeriksaan selama 24 jam, MA ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat siang keesokan harinya," tutur Irfan. (Baca: Penghina Presiden di FB Ingin Sujud di Kaki Jokowi)

MA dijerat beberapa pasal berlapis, yaitu pasal pencemaran nama baik dalam Undang-Undang ITE dan UU Pornografi. Ancaman hukuman untuk MA mencapai 10 tahun penjara.

http://www.tempo.co/read/news/2014/1...te-Ini-Ditahan

LALU DIMANA LETAK ADILNYA????
kasusnya sama om?emoticon-Matabelo
adil ga adil.. itu kenyataan
adil. emoticon-Shakehand2
Quote:


dibaca om..,bukan diliatin he.... he...
Tolol banget ini TS...
Itu kasusnya beda tong..
Florence <- Bacot dan tidak telanjang di SPBU (Penghinaan, No porno)

Panasbung <- Edit photo presiden ngetotin mantan presiden mengatron (Pornografi+Penghinaan simbol negara)

Sudah jelaskan , Biarkan hukum berjalan karena dilihat dari mata orang awam saja sudah terlihat perbedaanya. Jika anda merasa masih tidak ada keadilan silahkan Jihad ke kantor Polkis emoticon-Big Grin
Quote:


mana kasus florence nya ngelanggar pornografi om ?emoticon-Ngakak

kalo bandingin tuh yang kasusnya sama dong emoticon-Hammer2

FLORENCE TIDAK DIBEBASKAN TAPI DITANGGUHKAN

Beda kasus bro, lagian disidang aja belon emoticon-Nohope

Quote:

Numpang quote dah... makin banyak yang begini emoticon-Nohope

Pengen tau, kalau muka mereka dengan ibunya yang dipejeng terus disebarin ke medsos gimana rela ga?

Quote:


Quote:



Proses Hukum Tetap Berjalan Meski Laporan Florence Dicabut


[ADILKAH?] Kasus FLORENCE (bebas) & AM (terancam 10 th penjara)

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Penarikan laporan tidak memengaruhi proses hukum Florence Sihombing. Sebab, kasus yang menjerat mahasiswa Pasca Sarjana Kenotariatan UGM ini merupakan delik absolut.
"Tidak mencabut laporan. Kalaupun mencabut, prosesnya juga tetap jalan," jelas Fajar Irianto, Ketua LSM Jatisura, Rabu (3/9/2014).
Dalam pertemuan dengan Direktur Reskrimsus Polda DIY, Rabu (3/9/2014), disampaikan bahwa kasus Florence merupakan delik absolut (delik biasa), bukan delik aduan, sehingga pencabutan laporan tidak dapat menghentikan proses hukumnya.
"Pak Dir (Direskrimsus Polda DIY) tadi menyampaikan, kasusnya delik absolut. Jadi laporan dicabut juga tidak berpengaruh," tegasnya.
Fajar mengaku sampai hari ini belum ada satu pihak pun yang menghubunginya terkait kasus Florence, termasuk pihak UGM. Bahkan perihal rencana akan adanya dialog yang difasilitasi pihak Keraton pun pihaknya sebagai pelapor belum diberitahu.
"Sampai sekarang belum ada. Saya juga bingung baca di berita sudah ada dialog dengan pihak UGM. Acara dialog di Keraton juga saya belum dihubungi," tandasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Universitas Gadjah Mada (UGM) Wiwit Wijayanti mengatakan, seperti yang diutarakan Dekan Fakultas Hukum UGM seusai sidang etik, Selasa (2/9/2014) kemarin bahwa memang saat pertemuan kemarin tidak dihadiri oleh semua pihak pelapor.
"Pak Dekan menyampaikan memang tidak semua pihak pelapor datang saat dialog kemarin," ujarnya.

======

Penghinaan Presiden di Jaman SBY
Ini kalau mau yang lebih balance
Kasus menghina kapala negara berbuat mesum di posting di media Internasional di samakan dgn menghina suatu daerah emoticon-Cape d... (S) emoticon-Berduka (S)

Gak main2 ini yg di hina PRESIDEN saat ini dan EXPRESIDEN emoticon-Cape d... (S)
Quote:


kesamannya di MEDSOS...Kalo pornograpy, di KRUCIL banyak om!
Quote:


Beda lah...

Florence dijerat pasal Pasal 28 ayat 2 UU ITE

MA dijerat
- pasal 29 Juncto Pasal 4 Ayat 1 UU Pornografi
- Pasal 27, Pasal 45, Pasal 32, Pasal 35, Pasal 36, Pasal 51 UU ITE
Quote:


Astaga naga........salah msk thread emoticon-Ngacir
emang florence masang pic gituan? emoticon-Big Grin

beda kasus lah emoticon-Malu
Quote:

jauh banget.. Florence itu delik aduan
ini delik umum... tanpa aduan pun bisa diproses.
ariel lolos gak tuh?

disitu juga ada gambar 2 orang (satu calon presiden dan presiden terpilih, satu lagi mantan presiden) yang diedit secara vulgar.

Edit : Ternyata malah delik absolut (biasa)
Quote:


yaelah.....yang jadi masalah kan konten porno nya di edit buat ngehina emoticon-Cape d... (S)

Quote:


emoticon-Ngakak (S)
sangat adil sekali, kan AM golput pas pilpres ngapain dia menghina presiden, andil suara untuk memilih pemimpin negara ga ada kok minta bebas!
Kalo ga salah ya

Penghinaan itu delik aduan, jd bisa dicabut aduan dan polisi bisa ga proses
Sedangkan pornografi, itu delik laporan, jd kalopun laporan dah dicabut, polisi akan tetap proses

Cmiiw
trit orang tolol lagi... mendadak panasbung jadi supporter pornografi ? otak itu bukan buat nampung tinja dan urin..

florence itu ga bebas TOLOL.. berkasnya udah lengkap dan mau naik sidang