alexa-tracking

Tahun 2004, PDIP Pernah Menyapu Bersih Pimpinan DPR Hingga Pimpinan Komisi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545200edc3cb173e508b4568/tahun-2004-pdip-pernah-menyapu-bersih-pimpinan-dpr-hingga-pimpinan-komisi
Tahun 2004, PDIP Pernah Menyapu Bersih Pimpinan DPR Hingga Pimpinan Komisi
Quote:


Quote:


diambil dari thread miliknya agan socmed2014

Quote:


susah juga untuk legowi emoticon-Malu (S)

DPR Perjuangan untuk kepentingan 'Rakyat' emoticon-Ngakak
anggota dewan iki kudu di revolusi mental kabeh, biar ndak ribut teruss.... emoticon-Matabelo








kok eneng pimpinan dpr tandingan emoticon-Matabelo
gak taulah gan, hasil "bimbingan" megatron ni..
KASKUS Ads
jiaaaah ......tipikal pdip banget ini dan partai lain jadi ikut2an, playing victimnya kasar banget, coba pada pinter lobi, ane respect sama mas pram, orangnya lues n mumpuni emoticon-Cendol (S) selebihnya lom ada yg masuk monitor .............

giliran roda sejarah berulang eeh malah gagal move on emoticon-Malu (S)
image-url-apps
Quote:


Mengutip pernyataan kabei..intinya di proses lobinya..

Quote:
pasti ada alasan tersendiri
image-url-apps
Quote:


Alasan nya pengen jd penguasa..itu sudah emoticon-Cool
Quote:


kemarin ane baca salah satunya adalah ada indikasi KMP ingin memakzulkan jokowi..

cm ane yakin, selama jokowi benar2 bekerja, menjalankan program2nya sesuai janji2 kampanyenya yang banyak menarik perhatian pemilihnya, tidak terlibat korupsi, ane yakin akan sangat susah memakzulkan jokowi.
image-url-apps
Kekuatan koalisi sby - jk ada 50 % fraksi nggak?
Masalahnya KIH pede membuat dpr tandingan krn punya kekuatan fraksi yg sama dgn lawannya.
namanya juga petugas partai megatron

11 12 laah sama mboke

emoticon-Ngakak
beda dulu beda sekarang.
dulu belum ada revolusi mental sekarang jamannya revolusi mental.

Tahun 2004, PDIP Pernah Menyapu Bersih Pimpinan DPR Hingga Pimpinan Komisi
image-url-apps
Quote:


Dalam berpolitik bernegara, makzul2-an itu hal yang wajar di demokrasi

Kalau tidak mau ,ya tidak usah jadi presiden

Bukannya malah buat DPR tandingan
Quote:


awalnya sih ga gan,, karena di koalisi PDI ada golkarnya juga,,
cuman beberapa waktu kemudian keadaan jadi berbalik saat JK naik jadi ketua,, golkar lompat ke koalisi nya SBY
image-url-apps
Quote:


Memakzulkan Jokowi bukan hal yg mudah, gan.
Sy pikir ke depan KMP gak akan berpikir senaif itu.
Yg ane liat motivasi KIH adalah karena PDI-P gak dapat manfaat apa2 dari popularitas Jokowi. Kecuali posisi sebagai menteri untuk beberapa gelintir anggota PDI-P.
Sepertinya, semboyan Jokowi Yes, PDI-P NO ", bener bener membawa berkah bagi PDI-P. emoticon-Big Grin
image-url-apps
Kemampuan KIH cuma sebesar dengkul krn otaknya semua disitu naik dikit paling di tit*t makanya gak akan jauh dari gank dolly
image-url-apps
Quote:


yaelah bang cuman gosip bang, cemen amet lah bang. SBY juga pernah ada gosip mau dimakzulkan.


btw, angel lelga buat gw ya bang
image-url-apps
Quote:


jangan2 yg mau jokowi dimakzulkan adalah KIH sendiri,

buktinya mereka.mendorong spy Jokowi mengeluarkan perppu ttg MD3.
Quote:


Fadli Zon Sebut PDIP Buruk dalam Lobi Politik


Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon membantah kekisruhan yang terjadi di parlemen disebabkan ego-ego koalisi. Kisruh terjadi setelah koalisi Prabowo menyapu bersih seluruh kursi pimpinan komisi. Mereka tak peduli dengan ketidakhadiran kubu PDIP dalam rapat penetapan pimpinan komisi. Kubu PDIP yang marah pun mengajukan pimpinan DPR tandingan.

Fadli menjelaskan, pimpinan komisi murni dipilih anggota. "Gini lho, itu kan hak anggota untuk memilih pimpinannya. Kami tidak punya hak. Tidak ada Koalisi Merah Putih. Hak anggota di dalam komisi untuk memilih pimpinannya," ujar Fadli Zon di Gedung DPR/MPR, Kamis (30/10).

Persoalannya, menurut kubu PDIP, tak ada perwakilan mereka saat pemilihan pimpinan komisi. Anggota Fraksi PDIP, PKB, Nasdem, Hanura, dan PPP sengaja tidak hadir karena surat mereka ke pimpinan DPR tidak direspons. Surat itu berisi permintaan musyawarah terkait pembagian kursi pimpinan komisi. Kubu PDIP meminta jatah kursi pimpinan meski sedikit. Namun permohonan itu tak digubris pimpinan DPR.

Menurut Fadli, apa yang terjadi di parlemen saat ini berbeda dengan kisruh yang pernah terjadi tahun 2004. Saat itu, Koalisi Kebangsaan dan Koalisi Kerakyatan berkonflik panas. "Oh, beda. Ini enggak ada kaitannya. Ini kan 2014, bukan 2004," ujarnya menegaskan.

Pada 2004, kepemimpinan parlemen dikuasai sepenuhnya oleh Koalisi Kebangsaan yang terdiri atas Fraksi Partai Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Damai Sejahtera, dan Fraksi Partai Bintang Reformasi. Sedangkan Koalisi Kerakyatan terdiri dari Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Amanat Nasional, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, dan Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi tersingkir.

Namun pada akhirnya, ada kesepakatan dalam pembagian alat kelengkapan dewan antara Koalisi Kebangsaan dan Kerakyatan.

Fadli mengatakan pembagian semacam itu sudah tidak dapat dilakukan lagi karena saat ini ada aturan jelas yang tertuang dalam Tata Tertib DPR. "Tidak bisa berkompromi kalau aturan mainnya jelas. Waktu itu kan tidak ada aturan mainnya. Kalau sekarang, aturan mainnya diatur undang-undang. Peraturan tatib DPR," kata Wakil Ketua Umum Gerindra itu.

Menurutnya, fraksi-fraksi kubu PDIP harus tetap menyerahkan nama-nama yang akan disahkan menjadi anggota komisi. Setelah itu, melalui sidang paripurna mereka dapat ikut bertarung menentukan pimpinan-pimpinan komisi.

Selain itu, Fadli menganggap para anggota fraksi Koalisi Indonesia Hebat bukan politisi hebat. Buktinya, politisi kubu PDIP gagal melakukan lobi di tingkat komisi. "Seharusnya dalam negosiasi itu, mereka serahkan dulu nama-nama, kemudian ada lobi di tingkat komisi. Lobi di tingkat komisi itu adalah keandalan mereka sebagai politisi, mampu tidak untuk melakukan lobi. Kalau mereka tidak mampu berarti mereka bukan politisi yang andal," tuturnya.

http://www.cnnindonesia.com/politik/...-lobi-politik/

kl dr berita itu jumlah fraksinya 50-50 emoticon-Malu (S)

mgkn ada data tambahan?
Quote:


emang PPP nya itu udah sah ?
image-url-apps
Quote:


entahlah tp subtansi masalah nya sama cuman KIH aja yg tolol buat dpr tandingan pdhl dari KMP sudah memberikan sktr 6 posisi wakil pimpinan kpd KIH, tp KIH mau di bagi rata tiap fraksi posisi ketua. ngawur gak itu.
×