alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5451fa38138b46f1508b4570/besok-pelantikan-pimpinan-dpr-tandingan-yang-lantik-siapa-jangan-jangan-muri
Besok, Pelantikan Pimpinan DPR Tandingan. Yang Lantik Siapa? Jangan-jangan MURI
Besok, Pelantikan Pimpinan DPR Tandingan
Kamis, 30 Oktober 2014 | 12:48 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Pelantikan pimpinan DPR tandingan kreasi Koalisi Indonesia Hebat (KIH) akan dilaksanakan besok.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Aria Bima mengatakan pihaknya menyiapkan pelantikan pimpinan DPR versi KIH pada Jumat (31/10/2014).

"Kita rencanakan Jumat (31/10/2014) besok pelantikan, kita sedang cari payung hukum. Yang pasti proses politik berjalan," ujar Aria Bima di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Bima menjelaskan Koalisi Merah Putih (KMP) bersikap arogan dengan berlindung pada aspek hukum yakni UU No 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD serta Tata Tertib. "Ini kita lawan, menyangkut perimbangan. Ini kesewenangan, maka kita perlawanan," tegas Ario.

Ketika ditanya apakah Pramono Anung yang ditunjuk sebagai Ketua DPR tandingan menerima? Aria Bima menegaskan, "Masalah tugas bukan mau atau tidak. Mas Pramono tahu dan sepakat."

Saat ditanya siapa yang akan melantik pimpinan DPR tandingan ini, Aria Bima mengatakan pihaknya sedang mengupayakan Mahkamah Agung (MA). "Kita baru minta MA," tegas Bima.

Sebagaimana maklum, fraksi-fraksi yang tergabung di KIH sepakat menunjuk Pimpinan DPR yang diketauai Pramono Anung. Para Wakil Ketua Abdul Kadir Karding (FPKB), Saifullah Tamliha (FPPP), Dossy Iskandar (Fraksi Hanura) dan Patrice Rio Capela (Fraksi NasDem).
[url]http://nasional.inilah..com/read/detail/2149673/besok-pelantikan-pimpinan-dpr-tandingan#.VFH3WKhi5RI[/url]


Sekjen DPR Izinkan DPR Tandingan Pakai Ruang Paripurna, Asal Ikuti Aturan
Kamis, 30/10/2014 13:33 WIB

Jakarta - DPR tandingan berencana untuk menyelenggarakan sidang paripurna esok hari. Terkait penggunaan fasilitas berupa ruangan sidang, Sekjen DPR Winantuningtyastiti meminta agar semua pihak mengikuti aturan yang ada.

"Ruang sidang DPR kan untuk rapat, kegiatan DPR. Kalau ada anggota yang kirim surat mau pakai ruangan, ya kita pakai aturan hukum saja," kata perempuan yang akrab disapa Win ini saat dihubungi, Kamis (30/10/2014).

Win tidak memusingkan permasalahan dualisme kepemimpinan di DPR yang terjadi saat ini. Ia hanya mengingatkan bahwa setiap pihak yang ingin menggunakan fasilitas harus menyurati kesekjenan terlebih dahulu.

"Kalau mau pakai ruangan ya untuk apapun, kirim surat dahulu. Fraksi juga biasanya begitu. Ini fasilitas untuk anggota dewan," ujarnya.

Hingga saat ini, Win belum menerima adanya permintaan ruangan dari DPR tandingan. Sebelumnya, Politikus PDIP Aria Bima menyatakan DPR tandingan akan segera menyusun struktur lewat sidang paripurna esok hari. Pihaknya akan segera menghubungi sekjen DPR.

"Besok (31/10) kami akan Paripurna, rencananya jam 09.00 WIB. Ruangannya ya di ruang paripurna. Itu kan milik semua anggota dewan," ujar Aria di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2014).
http://news.detik.com/read/2014/10/3...l-ikuti-aturan


Apa jadinya kubu Jokowi bikin pimpinan DPR tandingan?
Kamis, 30 Oktober 2014 05:30

Merdeka.com - Partai politik pendukung Joko Widodo (Jokowi) di DPR membentuk pimpinan DPR tandingan. Hal itu sebagai wujud protes akibat Koalisi Merah Putih (KMP) menyapu bersih pimpinan komisi di DPR.

Direktur riset SMRC Djayadi Hanan menyatakan kegaduhan politik di DPR oleh dua kubu ini akan berefek pada kinerja internal badan legislatif ke depan. Namun, konflik politik di DPR tak kan mempengaruhi kinerja Pemerintahan Jokowi secara langsung.

"Sikap menang-menangan ini akan menghambat kerja DPR sendiri. Itu belum pasti menghambat kinerja eksekutif, karena pemerintah dapat mengambil kebijakan-kebijakan strategis tanpa DPR," kata Djayadi saat dihubungi merdeka.com di Jakarta, Rabu (29/10).

Dia menambahkan, jika kondisi tersebut terus berlanjut maka akan memperburuk citra DPR di mata rakyat. Anggota DPR pun tak akan dapat bekerja dengan optimal akibat konflik itu.

"Kalau kegaduhan terus berlanjut, mereka akan dihukum rakyat dan merugi sendiri. Kerugian DPR baik pada kinerja yang macet maupun citra," terang dia.

Masih menurutnya, konflik yang seolah-olah tak berujung antar dua kelompok di DPR adalah akibat adanya celah kebijakan dalam peraturan pengajuan calon pimpinan komisi. Pimpinan komisi dalam peraturan itu harus diajukan oleh enam fraksi partai politik di DPR.

"Celah yang dapat digugat adalah syarat pengajuan paket pimpinan komisi oleh enam fraksi. Di sini ada PPP yang belum jelas mana yang berhak untuk mewakili, mundurkan dulu waktunya, biarkan mereka menyelesaikan masalah agar pemilihan tercapai musyawarah mufakat," ujar dia.

Selain itu, dia menyarankan agar pimpinan DPR lebih bijaksana lagi guna memediasi dua kelompok yang bersitegang di parlemen. Hasil mediasi itu harus dipatuhi oleh semua fraksi di DPR.

"Sebaiknya pimpinan DPR lobi dan konsultasi ke masing-masing pimpinan fraksi untuk mencari titik temu. Habis itu disepakati bagaimana memutuskan proses pemilihan pimpinan dan setelah sepakat semua fraksi harus mengajukan nama-nama" pungkas dia.
http://www.merdeka.com/politik/apa-j...tandingan.html

Pramono Tidak Setuju DPR Tandingan?
Surya Perkasa - 30 Oktober 2014 13:31 wib

Besok, Pelantikan Pimpinan DPR Tandingan. Yang Lantik Siapa? Jangan-jangan MURI
Twitter Pramono Anung

Metrotvnews.com, Jakarta: Pramono Anung disebut sebagai Ketua DPR tandingan yang diusung oleh Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Namun berbeda dengan pendapat lima fraksi yang berencana membentuk struktur DPR tandingan, Pramono tampaknya justru tidak setuju dengan rencana itu.

Politikus senior PDIP itu heran dengan KIH yang justru membentuk struktur DPR tandingan. Hal itu dapat dilihat dari kicauannya di akun Twitter pribadi @pramonoanung. "Hanya bisa menggelengkan kepala saja, apa yang harus ditandingkan #SelamatTidur," kicau Pramono.

Kicauan itu ditulisnya sekitar pukul 22.00 WIB, Rabu (29/10/2014) malam. Tidak lama setelah kisruh DPR tandingan mencuat. Pagi tadi, Pramono kembali mengeluarkan kicauan di Twitternya. "Lebih baik asli daripadi tandingan, akal sehat haris tetap dimiliki dalam tensi tinggi dipertandingan politik #Sabar," tulisnya pagi ini, Kamis (30/10/2014).

Tidak ada yang memastikan apakah Pramono benar-benar tidak setuju dengan DPR tandingan. Juga belum dapat dipastikan apakah dia menolak untuk dinobatkan menjadi Ketua DPR tandingan. Hingga saat ini Pramono belum dapat dikonfirmasi secara langsung.
http://news.metrotvnews.com/read/201...-dpr-tandingan


Kayaknya Lembaga yang Bersedia "Melantik" Pimpinan "DPR Tandingan" hanyalah MURI?
Quote:Sidang Paripurna DPR Cetak Rekor, Masuk MURI?
28 Oktober 2014 oleh Yoshi

Besok, Pelantikan Pimpinan DPR Tandingan. Yang Lantik Siapa? Jangan-jangan MURI

Sidang paripurna DPR hari ini (28/10/2014) berhasil mencetak rekor baru, yaitu ambruknya dua buah meja, dan pecahnya dua buah gelas. Hal ini belum pernah terjadi sejak Indonesia merdeka tahun 1945. Jaya Suprana sudah dihubungi agar rekor ini bisa terdaftar dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Perseteruan yang terjadi di tubuh internal partai PPP, ternyata dibawa ke dalam sidang paripurna. Dua kubu yang bertikai, kubu Suryadarma Ali (SDA) yang didukung oleh Koalisi Merah Putih (KMP), dan kubu Romahurmuziy yang merapat ke Koalisi Indonesia Hebat (KIH), masing-masing memaksakan susunan anggota komisi buatan mereka.

Namun Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, yang berasal dari Partai Demokrat, mengumumkan bahwa pimpinan hanya mengakui susunan anggota komisi yang diajukan kubu SDA. Spontan Hasrul Azwar mendorong meja di depannya hingga ambruk berantakan.

Belakangan diberitakan oleh Detik, bahwa meja tersebut bukan dibanting, tapi tidak sengaja tersenggol. “Nggak sengaja itu. Jangan dibesar-besarkan,” ucap Hasrul.

He he . . . lucu-lucu politisi kita ini. Monggo ditonton videonya :
youtube-thumbnail

http://indomoto.com/2014/10/28/rapat...or-masuk-muri/


REKOR MURI UNTUK "KEBODOHAN, KEBEBALAN, DAN AROGANSI DPR"
October 20, 2010 at 12:02pm
Oleh Muhammad AS Hikam,Presiden University

Seandainya ada Rekor MURI untuk kebodohan, kebebalan, dan kesombongan untuk Wakil Rakyat, saya merekomendasi Nudirman Munir (NM) yang juga Wakil Ketua BK DPR itu untuk mendapatkannya. Bodoh, karena statemennya jelas tidak menggunakan pemikiran logis sesuai dengan tuntutan jabatan dan posisi baik sebagai anggota maupun Wakil Ketua BK. Bebal, karena ia tidak melakukan konter dengan cerdas dan masuk akal terhadap resistensi publik yang begitu luas atas rencana jalan-jalan ke Yunani dengan memakai alasan "belajar etika" itu. Arogan, karena prilakunya menampilkan sikap merasa paling kuasa dan memandang enteng, bahkan melecehkan, pendapat publik secara semena-mena. (http://www.detiknews.com/read/2010/1...ggota-dpr-saja)

Jika seorang wakil rakyat yang diberi amanah untuk memperjuangkan nasib konstituen dan rakyat pada umumnya ternyata bodoh, bebal dan arogan, semestinya partai yang mengusungnya harus melakukan sesuatu. Minimum NM harus diminta lengser dari posisi Wakil ketua Badan Kehormatan (BK) DPR, karena ia sudah gagal mebjaga nama baik badan tersebut, yang semestinya diisi oleh orang-orang yang memiliki integritas etik dan etiket cukup tinggi. Kemudian, NM juga harus meminta maaf kepada publik atas ucapan arogan itu, karena hal itu jelas melecehkan nalar dan nurani publik. Kalau dia tidak kunjung minta maaf, ya mestinya ditegur dan kalau perlu diberi sanksi oleh partai dan DPR.

Publik dan rakyat Indonesia semakin hari semakin disuguhi oleh sikap-sikap yang seperti ini oleh wakilnya. Dan NM juga seolah menyatakan bahwa menjadi anggota DPR adalah sarana untuk jalan-jalan ke luar negeri, bukan ke luar negeri merupakan salah satu sarana untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Jika yang kedua ini ada dalam pikiran dan hatinya, niscaya NM harusnya mempertimbangkan suara-suara kritis terhadap rencana melancong ke Yunani yang dianggap tidak rasional, mengada-ada, dan hanya sebuah topeng bagi pemborosan duit rakyat. Jika NM rasional, dia dkk bisa saja melakukan kajian ulang dan mempertimbangkan upaya lain yang bisa diterima nalar untuk memperkuat perjuangannya membentuk peraturan yang berkaitan dengan Kode Etik DPR.

Terus terang, sebagai seorang yang pernah duduk di DPR, saya mendukung program studi banding di luar negeri, sejauh ia rasional dan punya relevansi yang bisa dipertahankan dan dipertanggung jawabkan di depan publik serta tidak berbenturan dengan aturan main yg berlaku. Saya tidak sependapat dengan mereka yang asal tolak program studi banding, apalgi yang suka dikemukakan sebagian LSM bahwa anggota DPR tidak perlu ke luar negeri kalau perlu studi banding, tetapi cuma perlu menggun akan Google dan situs-situs internet. Saya menolak argumen murahan ini karena memang ada hal-hal yang tidak bisa dilakukan kecuali dengan melakukan kunjungan langsung ke negara-negara tertentu. Oleh karenanya yang penting bukanlah menolak studi banding DPR, tetapi membuatnya makin rasional dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Prilaku NM jelas irasional dan bahkan semakin merusak citra DPR. Parpol yang mengirimnya ke Senayan juga mesti bertanggungjawab untuk memberikan sanksi agar DPR bukan semakin dilecehkan dan diacuhkan oleh rakyat yang sejatinya adalah pemiliknya yang paling sah.
source


-----------------------------

Orang semua pada mulai bekerja keras. Ini ada anggota DPR yang sudah dilantik lebih sebulan, kok yaa masih pada menganggur, hanya makan gaji buta. Malahan bikin anarkhi pulak!

emoticon-Turut Berduka
emoticon-Kiss

sundul

pada stress semua yak!


emoticon-Ngakak
Kasihan mas Pram emoticon-Berduka (S)
kita tunggu pramono mau jd ketua dpr tandingan ga
Siapapun pemimpin komisinya, asal kasus korupsi berjamaah sperti pemilihan DSG BI miranda goeltom ga terulang lagi, emoticon-Takut
komisi berjamaah dalam 1 komisi emoticon-Recommended Seller
yang lantik ya emanya
dah ada disebelah....

Berhubung MA tandingannya belum terbentuk.. yg ngelantiknya notaris


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By anihu
kita tunggu pramono mau jd ketua dpr tandingan ga


ini bukan soal mau atau tidak mau, ini tugas.

Pramono ditugaskan jadi orang bodoh?
jadi dilantik hari ini ga nih..?
trus yang mau nglantik siapa??emoticon-Ngakak
pramono doank yg waras emoticon-Ngakak
Makin konyol. Gimana ngga makin ribut dan ruwet.
Semoga DPR tandingan ini ngk jadi terbentuk emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By anak.babi
Siapapun pemimpin komisinya, asal kasus korupsi berjamaah sperti pemilihan DSG BI miranda goeltom ga terulang lagi, emoticon-Takut
komisi berjamaah dalam 1 komisi emoticon-Recommended Seller


sikat semua maling maling
mao dpr lama mao dpr tandingan emoticon-Ngakak
DPR tandingan menginduk ke FIFA atau VIVA nihemoticon-Ngakak
udah jumat nih,, jd dilantik kagak nih? emoticon-Cool
Tar lama2 ada 2 presiden
kaya pssi ya,ada dualisme emoticon-Ngakak
yang lantik kodoknya presiden emoticon-Cool