alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5451b826d675d4a4708b456e/kartu-e-legowo-pertemuan-jokowi-jk-dan-petinggi-kmp-tak-mampu-dinginkan-dpr
[Kartu e-Legowo] Pertemuan Jokowi-JK dan Petinggi KMP Tak Mampu Dinginkan DPR
Quote:[Kartu e-Legowo] Pertemuan Jokowi-JK dan Petinggi KMP Tak Mampu Dinginkan DPR

Jakarta - Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan para petinggi Koalisi Merah Putih (KMP) sempat menuai banyak pujian. Langkah mereka dianggap bisa menurunkan tensi politik yang tegang usai Pilpres 2014. Namun ternyata, pertemuan itu belum bisa mendinginkan DPR yang justru makin memanas hingga kini terbelah.

Petinggi Koalisi Merah Putih pertama yang ditemui Jokowi adalah Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Pertemuan empat mata tersebut berlangsung di Galeri Seni Kunstkring, Jalan Teuku Umar, Jakpus, Selasa (14/10/2014). Keduanya mengaku ngopi bareng dan membicarakan permasalahan negara sebagai dua orang sahabat lama. Jumpa pers yang dilakukan usai pertemuan berlangsung santai. Sempat ada adu manuver ketika bicara tentang posisi Golkar di KMP, namun mereka pun mengakhirinya dengan tawa.

Jokowi melanjutkan safari politiknya. Tiga hari sebelum dilantik, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menemui Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman keluarga Prabowo, Jl Kertanegara, Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014). Keduanya sempat berbicara 4 mata selama 15 menit yang dilanjutkan dengan jumpa pers.

Sama seperti pertemuan dengan Ical, tawa mewarnai keakraban Jokowi-Prabowo. Rival saat Pilpres ini saling memuji satu sama lain. Prabowo mengucapkan selamat kepada Jokowi yang saat itu akan segera dilantik sebagai presiden serta memastikan akan selalu mendukung kebijakan Jokowi yang pro rakyat. Jokowi menyatakan siap menerima kritik dari eks Danjen Kopassus itu. Cairnya pertemuan mereka pun terbukti dengan saling lempar canda soal usia Prabowo dan Jokowi yang tidak mau diajak nyanyi bareng. Pertemuan mereka pun dipuji banyak pihak sebagai sarana mendinginkan tensi politik yang sudah lama tegang.

Cairnya hubungan antara elite-elite politik ini terbukti saat mereka dipersatukan kala pelantikan Jokowi-JK, Senin (20/10/2014). Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri hadir dan tersenyum saat disalami oleh Prabowo. Rakyat pun terpuaskan dan berharap suasana politik akan kondusif.

Tak hanya Jokowi, Wapres JK pun menjalin silaturahmi dengan para petinggi KMP. JK menerima kedatangan Prabowo di Istana Wakil Presiden, Selasa (21/10). JK juga ditemui oleh Ical yang mengantarkan undangan HUT Emas Golkar pada Jumat (24/10) di Kantor Wapres. Terakhir, JK bertemu dengan Ketua MPP PAN Amien Rais di Hotel Dharmawangsa semalam, Rabu (29/10).

Namun, suhu politik yang berhasil didinginkan oleh pertemuan-pertemuan para elite tersebut tidak berlangsung lama. Para anggota dewan yang duduk di Senayan tetap riuh memperebutkan posisi pimpinan komisi hingga terpecah belah dan muncul pimpinan DPR tandingan. Harapan agar anggota DPR mau duduk bersama dan bermusyawarah dengan kepala dingin, nyatanya belum terwujud hingga saat ini.

Presiden Joko Widodo telah melantik kabinetnya dan para menteri telah memulai kiprahnya menjalankan pesan Jokowi yaitu "Kerja kerja kerja!" Di sisi lain, para anggota dewan terus berseteru dan membuat suasana politik panas. Kapan mau mulai bekerja, anggota dewan?

Sumur


KMP sudah legowo hadir di pelantikan Jokowi tapi kenapa KIH masih ngotot minta jatah di DPR? haruskan Jokowi mengluarkan Kartu e-Legowo untuk pada anggota DPR dari KIH?