alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5451b211c2cb179c5a8b4567/gelar-akademis-bukan-syarat-utama-menteri
Gelar Akademis bukan Syarat Utama Menteri
Gelar Akademis bukan Syarat Utama Menteri
JAKARTA - Gelar akademis tidak melulu menjadi syarat penunjukan seseorang menjadi menteri. Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla pun mengisi Kabinet Kerja dengan orang-orang bergelar akademis tinggi maupun profesional yang kaya pengalaman.

Berikut latar belakang pendidikan 34 menteri Kabinet Kerja, seperti dirangkum Okezone, Kamis (30/10/2014). Ini adalah bagian terakhir dari lima tulisan.

29. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly

Pendidikan dasar hingga tinggi dilalui Yasonna di Sumatera Utara. Dia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sumatera Utara (USU) pada 1978. Lalu, pria kelahiran Nias, 27 Mei 1953 itu melanjutkan pendidikan ke Virginia Commonwealth University pada 1986 dengan penghargaan Outstanding Graduate Student Award Virgina Commw University. Yasonna kembali melanjutkan pendidikan untuk tingkat doktoral di North Carolina University (NCSU) pada 1994.



30. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu

Pria kelahiran Palembang, 21 April 1950 itu menempuh pendidikan di Akabri pada 1974. Kemudian dia melanjutkan pendidikan di Suscapa selama 1985-1986 dan Seskoad pada 1991.

31. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

Menteri Luar Negeri perempuan pertama di Indonesia ini memperoleh gelar S-1 dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Alumni SMAN 3 Semarang itu kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 dan meraih gelar Master Hukum Uni Eropa di Haagse Hogeschool, Belanda. Selain itu, wanita kelahiran Semarang, 27 November 1962 itu juga sempat mendalami studi hak asasi manusia di Universitas Oslo.

32. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo

Sekretaris Jenderal PDI-P itu merupakan lulusan Sarjana Hukum dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang pada 1985. Pria kelahiran Solo, 1 Desember 1957 itu juga mengikuti pendidikan di Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) di Jakarta pada 1994

33. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhi Purdjiatno

Tedjo menamatkan pendidikan militernya di Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 21 tahun 1975. Selain itu pendidikan militer lainnya yang pernah diikuti adalah Kursus Perwira Remaja, Dikbang ABRI, Sus Prostis, Diklapa 2, Seskoal Angkatan 29, Sesko ABRI, dan Lemhanas KRA 34.

34. Menteri Enegeri dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said

Pria kelahiran Brebes, 16 April 1963 ini merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada 1984. Pada 1994, dia melanjutkan pendidikan di George Washington University, Washington DC, Amerika Serikat untuk program Master of Business Administration, Majoring in Human Resources Management and Organizational Behavior & Development. (tamat)
http://news.okezone.com/read/2014/10/29/65/1058612/gelar-akademis-bukan-syarat-utama-menteri
brarti ane ada kesempatan dong buat jadi mentri emoticon-Traveller
gelar akademis berderet tapi mentalnya korupsi ya sama aja.
mending gelar dikit atau gag bergelar sama sekali tapi beneran kerja n gag nyolong duit rakyat.
Quote:Gelar Akademis bukan Syarat Utama Menteri

Gelar Akademis bukan Syarat Utama Menteri
Quote:Original Posted By stonecrash
brarti ane ada kesempatan dong buat jadi mentri emoticon-Traveller


bisaa gann
Quote:Original Posted By mbahmomon
gelar akademis berderet tapi mentalnya korupsi ya sama aja.
mending gelar dikit atau gag bergelar sama sekali tapi beneran kerja n gag nyolong duit rakyat.

setuju dengan agan satu ini..emoticon-Toast

Quote:Original Posted By stonecrash
brarti ane ada kesempatan dong buat jadi mentri emoticon-Traveller


BIsa banget Gan...
Menteri itu jabatan politis.. kagak ada hubungannya sama gelar.. lha dulu jaman Orba berapa banyak menteri yang gak sarjana...???
Quote:Original Posted By stonecrash
brarti ane ada kesempatan dong buat jadi mentri emoticon-Traveller


Quote:Original Posted By sasrabirawa

BIsa banget Gan...
Menteri itu jabatan politis.. kagak ada hubungannya sama gelar.. lha dulu jaman Orba berapa banyak menteri yang gak sarjana...???


bisa

ada 2 cara :

rekam jejak yang baik

atau

kenalan ama orang-orang penting